MAFIA KEJAM JATUH CINTA

MAFIA KEJAM JATUH CINTA
Bab 118


__ADS_3

Sudah seminggu Via pulang kerumah, dalam kesehariannya merawat baby Devi dibantu oleh baby sitter namun hal itu tidak membuat Derson berdiam diri atau tidur tenang saat malam, karena kalau baby Devi bangun ia juga bakal bangun setidaknya memberi semangat buat Via.


Sedangkan Tono dan Rita sudah tinggal bersama Derson, disini mereka sudah dianggap sebagaoli orangtua Derson, mereka berdua dirumah ini sangat disegani dan dihargai layaknya Mawar yang datang.


Bidan desa yang ikut andil saat merawat Derson juga sudah dibawa kekota Jakarta, dia sekarang membuka klinik yang dibiayai oleh Derson.


Pagi ini hari pertama Derson kembali kekantor untuk bekerja, Via membantunya dalam mempersiapkan baju Derson walau Derson sudah melarangnya untuk tidak menyiapkan baju untuknya.


"Sayang aku bisa sendiri, kamu istirahat saja" ucap Derson.


"Sayang kayaknya kita harus ganti nama panggilan, kamukan sudah jadi daddy bagaimana kalau aku panggil deddy aja" ucap Via.


"Hmm boleh, tapi kamu mommy nya bukan mami lagi. karena pasangan daddy itu mommy lebih cocok" ucap Derson.


"Ok deddy" ucap Via dengan alay Karena ini pertama kali ia memanggil Derson sebutan daddy.


Oek...Oek.... saat Via ingin membantu Derson memasang dasi baby Devi menangis.


"Cup... cup.... sayang daddy bentar ya mommy mu keras kepala sayang, katanya harus bantu daddy siap-siap" seru Derson.


"Udah siap daddy, daddy turun duluan aja aku kasih baby Devi minum ASI dulu ia pasti haus".


"Baik mommy sayang" ucap Derson lalu mencium pipi Via sebelum ia keluar dari kamar.


Muachhh.....


Via malah membalas ciuam Derson dibibirnya dengan gemas dan lama.


Oe... oe.... lagi-lagi Devi memangis karena tidak kunjung diangkat oleh mommynya


"Udah sana mommy anak kita cemburu" ucap Derson setelah Via melepaskan ciumannya.


"Hehe ok daddy" via berjalan ke box dimana baby Devi ditidurkan dan sekarang bangun karena haus.


"Cup.... cup.... anak mommy haus ya? sini mommy gendong, biar mommy kasih minum" ucap Via mengajak baby Devi berbicara lalu mengangkatnya dari box.


Via mendudukan bokongnya disofa lalu membuka resletik gamisnya supaya baby Devi bisa minum ASI.

__ADS_1


"Haus banget ya sayang? lahap banget" ucap Via lagi saat mrlihat baby Devi sangat lahap menyedot ASI Itu. setelah selesai minum ASI Via memberi baby Devi kepada baby sitternya yang ada dikamar sebelah lalu ia turun, untuk menemai sang suami sarapan.


"Selamat pagi pak, buk" sapa Via kepada Tono dan Rika yang sudah duduk dimeja makan.


"Pagi nak, cucu ibu dimana? masih tidur ya?" tanya Rika.


"Dijaga baby sitternya dulu buk, soalnya Via mau melayani suami makan dulu" jawab Via sopan dan tidak lupa ia mengeluarkan senyum lebarnya.


Tanpa banyak bicara lagi mereka semua mulai makan dan hanya ada keheningan yang ada saat mereka makan.


"Buk, Pak Derson pergi kekantor ya, kalau kalian bosa bisa pergi jalan-jalan aja suruh supir yang menemani" ucap Derson saat mereka sudah siap makan semuanya.


"Ia nak, tapi kami disini aja nanti kami main-main sama cucu ibu saja".


Derson mulai mengangkat bokongnya dari kursi begitu juga Via, ia berdiri dan mengantar sang suami sampai ke teras rumah.


"Daddy hati-hati ya suruh supir menyetir pelan-pelan saja, aku nggak mau kejadian dulu terulang lagi, kalai bisa sebelum berangkat cek dulu konidisi mobil baru berangkat" ucap Via.


"Iya mommy sayang, semuanya sudah aku atur sesuai dengan keinginan mu. daddy pergi dulu ya" ucap Derson sambil mencium kening Via dan juga pipinya.


Sebagai istri berbakti tidak lupa Via mencium tangan suaminya.


*****


"Kak bajunya banyak nggak untuk dibawa".


"Tidak usah sayang, nanti kita beli disana lagian aku lebih suka kamu nggak pake baju, jadi pake baju saat keluar kamar aja" ucap James si otak mesum.


"Kakak sudah mulai mesum ya, dulu aja sok jual mahal".


"Hihi saat itu aku masih belum yakin kamu bisa menerima ku, maka dari itu aku selalu menolak untuk melakukan hal itu".


"Kalau sekarang?" tanya Lily lagi.


"Kalau sekarang maunya tiap malam setidaknya ada satu jam bergumul denganmu, tapi kalau nanti kita bulan madu nggak satu jam dalam satu malam, tapi berjam-jam".


"Matilah aku kak kalau berjam-jam".

__ADS_1


"Nggak tenang aja, cepat tutup kopernya kita sarapan dulu sebelum berangkat" ucap James. berhubung James tidak memiliki helikopter pribadi seperti Derson maka mereka pergi liburan naik pesawat umum.


Mereka berdua jalan keruang makan disana sudah ada sarapan yang disiapkan bibi yabg bekerja disana.


Selesai makan mereka langsung berangkat kebandara diantar oleh supir pribadi James, tujuan mereka kali ini adalah ke amerika serikat tempat Amelia dulu, katanya ia merindukan kota itu dan juga adiknya bernama Isla.


****


Derson yang sudah lama tidak pergi kekantor memeriksa kembali berkas-berkas yang menurutnya sangat penting, sampai jam 5 sore ia memeriksa berkas penting-penting itu.


"Tidak salah aku memilihnya jadi asisten ku dulu, semua pekerjaanya tidak pernah mengecewakanku" batin Derson sambil memegang pulpen ditangannya.


"Sudah jam 5 sore aku pulang dulu, tapi aku masih ingin melihat aktivitas karyawan dikantor Ini selama aku nggak ada" batin Derson.


"Aku minta soft kopi dari post keamanan saja biar aku tonton dirumah putaran cctv kantor ini" batin Derson, lalu ia berangkat dari ruangannya untuk segera pulang kerumah.


Derson naik kedalalam lift untuk membawanya kelantai paling bawah, sampai dilantai bawah ia langsung berjalan keruang keamanan.


"Sore tuan ada yang bisa kami bantu?" tanya mereka dengan sopan.


"Saya mau salinan CCTV selama tiga bulan, tolong kopikan ke flasdisk saya" ucap Derson sambil menyerahkan flesdisk pada mereka.


Karyawan itu langsung mengerjakan apa yang diminta oleh Derson, Derson menunggu sangat lama karena banyak salinan yang ia minta sampai kakinya pegal.


"Apa kalian tidak mengijinkan ku duduk, kursi ada kosong tapi kalian membiarkan ku berdiri seperti patung" sindir Derson.


"Maaf tuan, maaf kami lupa" ucap mereka lalu segera memberi kursi kosong itu kepada Derson untuk ia duduki.


Derson duduk dengan tenang sambil menunggu mereka, hampir 15 menit ia duduk baru file itu sidah selesai disalin.


"Ini pak, sudah kami salin semua sesuai permintaan bapak".


"Terimkasih" ucap Derson lalu ia segera pergi dari sana ia melirik jamnya sudah jam 5.30 sore.


*****


Malam semakin larut tapi Derson masih setia melihat rekaman CCTV itu, malam ini ia melihat rekaman CCTV Dipintu masuk dulu mana tau ada yang terlambat, atau bagaimama. lalu ia beralih melihat parkiran mobil karyawan biasa sampai parkiran miliknya.

__ADS_1


🌛🌛🌛


Jangan lupa dukung ya.


__ADS_2