MAFIA KEJAM JATUH CINTA

MAFIA KEJAM JATUH CINTA
Bab 43


__ADS_3

Author mau ingatin nih hari inikan hari senin pasti semua readers punya vote diakun masing-masing kasih kenovel aku dong biar tambah semangat authornya buat Up heheh


Terimaksih yang sudah mau kasih Vote nya


🌛🌛🌛


"Ayoklah jangan membangkang, sedikit saja kamu turuti ucapan ku, sekarang aku bukan hanya asisten kakak mu tapi juga suamimu" ucap James tidak kalah kesal dengan jawaban Lily, apalagi James melihat mimik wajah Lily yang cutek padanya.


"Kita akan menjadi suami istri saat anak kamu lahir habis itu kita pisah".


"Kalau begitu selama kamu jadi istriku maka turuti semua perintah ku dan jangan membangkang" kini tangan Lily sudah dicekal oleh James lalu diajak James kekamar.


Saat keduanya sudah sampai dilantai dua lagi-lagi Lily berjalan kearah kamarnya, James langsung menoleh dan kembali menarik tangan Lily menuju kamar James.


"Mulai hari ini sampai sembilan bulan kedapan kamarmu disini bukan disana lagi" ucap James tegas, lalu membuka pintu kamar miliknya setelah mereka berdua masuk James langsung menutup pintu dan memasukkam kunci kedalam kantong celananya.


"Kak aku bisa tidur dikamar ku, aku nggak harus tinggal disini dan lihat bajuku apa aku istirahat pake baju kebaya ini".


"Baju mu ada dilemari, dan disana sudah aku siapkan untuk baju mu dikamar ini dan mulai hari ini pake baju itu saja mengingat kamu sedang hamil".


James merebahkan badannya setelah selesai membuka jas yang Ia pakai, sedangkan Lily berjalan menuju lemari yang ditunjukkan oleh James mata Lily membulat saat melihat baju yang ada dilemari, dan baju itu sepertinya tidak yang diinginkan oleh Lily.


"Kak kok Lily pake baju daster sih?" omel Lily tidak terima.


"Kamu sedang hamil lebih baik pake baju daster".


"Nanti kakak tergoda sama kulit mulus ku dan memperk*sa ku".


"Aku tidak memperk*sa mu, itu sudah wajar kita lakukan dan mulai hari ini belajarlah untuk melayani ku diranjang ini".


"Aku tidak mau" bentak Via tidak terima.


"Sekarang kamu ganti baju dulu, tidak ada gunanya kamu menolak ku sekarang" ucap james berjalan kearah Lily yang masih berdiri dan memegang daster dan belum dipakainya. dengan gerakan cepat James membuka kancing baju kebaya Lily yang kebetulan kancing kebaya ada didepan.


James membuka kancing itu satu persatu hingga kancing terakhir terbuka, tanpa rasa malu James membuka baju itu hingga tertinggal kamisol dibadan Lily.


"Apa ini aku juga yang membukanya?" tanya James menunjukkan kamisol milik Lily sedangkan Lily masih syok dengan perlakuan James dia hanya bisa diam saja.

__ADS_1


Karena tidak ada jawaban tangan James membuka resletik kamisol itu tapi saat resletingnya sudah terbuka setengah tangan Lily menghentikannya.


"Biar aku saja kak, terimakasih sudah membantu" ucap Lily gugup.


"Cepat ganti kakak tunggu dikasur, hari ini kayaknya kakak akan tidur seharian besok kakak banyak kerjaan dikantor".


Setelah selesai mengganti baju dengan rasa sungkan Lily mendekat kearah James yang sudah terlentang diatas kasur dengan menatap langit-langit kamar.


"Sudah naik kekasur saja tidak usah sungkan kakak tidak akan melahapmu hari ini".


Lily merentangkan badannya disamping James, Lily langsung memutar arahnya kepada James sambil membuat tangannya menjadi bantal.


"Kak bagaimana dengan kuliah ku? aku baru masuk kuliah nggak mungkin aku kembali cuti" adu Lily dengan wajah manja seperti biasanya.


"Sekarang sudah bisa mengerlurkan wajah manja tadi dari mana saja kok wajah jutek saja yang nampak?" tanya James balik.


"Jawab dulu lah pertanyaan ku kak".


"Kamu akan kuliah sampai semester ini selesai, habis itu kamu akan cuti satu semester untuk menyambut kelahiran anak kita, aku akan mengurusnya kamu tinggal tenang dan jangan banyak melawan".


"Baiklah kalau begitu, Lily tidur dulu ya kak ngantuk juga soalnya tadi malam lily jam 1 malam baru tidur" ucap lily sambil menutup matanya.


🌛🌛🌛


"Wah... ternyata disini adem juga ya" ucap Derson sambil menghirup udara yang dingin.


"Ya ademlah aku sering kesini waktu kamu pergi ke Amerika serikat jadi setiap siang sampai sore aku menghabiskan waktu disini".


"Aku saja yang sudah tinggal dirumah ini bertahun-tahun bari hari ini duduk santai disini, ternyata kamu sudah sering kesini".


"Aku sangat sibuk bekerja sehingga aku lupa untuk menyenangkan hatiku dari hal-hal kecil begini" tambah Derson lagi.


Via hanya menjadi pendengar setia saat Derson berbicara banyak padanya dan tidak sadar kalau Derson sudah duduk disamping via sambil memegang tangan Via.


"Sayang apa kamu sudah menerima ku menjadi suamimu?" tiba-tiba Derson membahas yang lebih serius.


"Dasar laki-laki nggak peka, kalau aku tidak menerima mu tidak mungkin aku mau kamu sentuh begitu saja" batin Via kesal dengan ucapan Derson.

__ADS_1


"Sayang kamu tidak mendengarkan aku bicara?".


"Menurutmu aku terima atau nggak" Via bukannya menjawab malah bertanya balik.


"Menurut ku sih kamu sudah menerima ku".


"Nah itu tau kenapa masi bertanya?".


"Benarkah sayang?" dengan gemas derson memeluk Via dengan erat hari ini rasa bahagianya double, tadi malam dapat servisan dari sang istri yang belum pernah ia rasakan sebelumnya dan saat ini dia dapat pengakuan dari via kalau via sudah mulai menerimanya jadi suami.


"Sayang apa boleh setiap makan siang kamu membawaku bekal dengan masakanmu sendiri?".


"Aku tidak bisa memasak".


"Mulailah belajar untukku sayang" ucap Derson dan dianggukan oleh Lily.


"Iya aku akan belajar masak untuk mu".


Cup.....


Tanpa aba-aba Derson menciuam pipi Via karena merasa senang lalu berbisik ditelinga Via dengan suara serak yang membuat Via membelalakkan matanya.


"Sayang aku mau dong seperti tadi malam, aku baru pertama kali marasakannya tapi aku marasa ingin mengulanginya berkali-kali denganmu".


Setalah banyak alasan yang dibuat Via untuk menolak keinginan Derson tapi hal itu tidak membuat Via menang hingga saat ini sepasang suami istri itu mulai berjalan kekamar untuk melakukan ritual suami istri itu lagi.


Klek....klek..... dengan sigap Derson menutup pintu kamar setelah mereka berdua masuk kedalam kamar, Derson langsung menggedong Via lalu meletakkannya diatas kasur dengan tidak sabar Derson langsung menyerang Via hingga siang ini terjadi lagi adegan tadi malam.


Kedua orang itu sudah mulai merima satu sama lain hingga keduanya akan memulainya dengan memadu kasih diatas ranjang dengan pasangan halalnya.


Siang hari ini dikamar milik Aderson dan Via keluar suara erangan-erangan dari mulu keduanya menandakan mereka berdua menikmati adegan itu.


Setelah memakan waktu lebih dari setengah Jam Derson mau pun Via sudah terlentang diatas kasur dengan badan yang basah dan juga lemas Karena merasa capek.


Jika dikamar ini siang ini merasakan hangatnya bersama pasangan sangat berbeda dengan kamar yang ada disebelah sepasang suami istri yang baru menikah itu tidur dengan nyenyak dengan posisi saling membelakangkan pasangannya.


🌛🌛🌛

__ADS_1


jangan lupa tinggalkan jejak ya


__ADS_2