MAFIA KEJAM JATUH CINTA

MAFIA KEJAM JATUH CINTA
Bab 84


__ADS_3

🌛🌛🌛


sampai dalam kamar derson menyuruh via langsung istirahat dikasur, lalu ia pergi ke balkon untuk menghubungi seseorang. derson merogoh saku celananya dan mengambil hpnya.


derson langsung menelfon nomorj james tapi telfon itu tidak diangkat sampai derson menelfonnya ketiga kali.


"dari mana? kok lama. baru ngangkat?" suara kesal derson saat telfonnya baru diangkat.


"aku habis mandi, ada apa?".


"hari ini aku nggak kekantor kamu handle kantor dulu hari ini".


"tapi hari ini aku sepertinya lama baru kekantor soalnya mengantarkan lily mengerjakan tugas kelompok dengan lukas" seru james dari seberang telfon.


"yaudah kamu batalin janji untuk kliean hari ini, siang baru kamu pergi kekantor".


setelah selesai menelfon derson kembali kekamar, dan melihat via sedang menerima telefon juga.


"iya mah, kalau begitu via matikan telfonnya dulu ya" ucap via.


"siapa yang menelfon sayang?" ucap derson sambil mendekati via yang sedang bersandar di dasbor ranjang.


"mama yang telfon nanya kabar kita, terus aku bilang kita sehat dan sekalian aku kasih tau kalau mama bentar lagi punya cucu".


"terus kata mama dia mau datang nanti malam kesini" tambah via lagi.


"hmmm" jawab derson cuek, kalau sudah membahas tentang mawar derson pasti cuek.


*****


betul saja malam ini mawar beserta suaminya datang kerumah aderson untuk menjenguk via, mawar sangat senang memdengar berita kehamilan via ini adalah cucu pertama yang akan mewarnai hidup mereka, walau derson tidak menganggap mawar ada tapi mawar tetap care kepada via sebagai menantunya.


diruang tamu saat ini via duduk disebelah mawar sedangkan derson berada sedikit jauh dari mereka, alfi sama dengan derson duduk berjauhan dan juga saling diam, kedua laki-laki itu tidak ada terlibat dalam percakapan menantu dan mertua itu.


"sayang kamu jaga baik-baik kandungan kamu ya, supaya kejadian yang menimpa lily dahulu tidak terjadi lagi saat kamu hamil, kita tidak tau kalau misalnya ada orang yang tidak menyukai kita harap berhati-hati saja" ucap mawar sambil menggemgam tangan lily.


"iya mah, kata derson selama via hamil via nggak boleh keluar rumah kecuali derson ikut" ucap via sambil melirik derson yang duduk tanpa ekspresi.


"iya sayang itu lebih bagus, mama juga berharap lily cepat menyusul kalian biar tambah banyak anggota keluarga kita" ucap mawar.

__ADS_1


"mama tidur disini?".


"nggak sayang mama pulang kerumah soalnya besok pagi lily berkunjung kerumah mama, kalau kamu mau kamu datang juga ya kerumah mama! kamu kan belum pernah datang" ucap mawar.


"hmm aku rasa anak mama itu pasti nggak mau, tapi aku coba bujuk nanti ya ma" ucap via sambil menunjukkan derson dengan bibirnya.


"hehe ia sayang mama tunggu kabar baiknya ya. kalau begitu mama pulang dulu deh sudah larut malam".


mawar mengajak alfi pulang karena jam sudah menunjukkan pukul 10 malam, dalam satu bulan ini mawar menghabiskan waktunya untuk mengunci anak-anaknya yang terpisah satu sama lain,mawar mempunyai anak kandung 3 dan satu anak tiri dan ketiga ini semua berpisah hanya jhosua yang didekatnya.


🌛🌛🌛


hari sudah mulai cerah matahari tidak tanggung-tanggung mengeluarkan cahayanya, membuat siapa pun yang akan berjemur pagi ini akan merasa puas.


hari ini hari minggu james tidak pergi kekantor, james mengajak lily ke mall tapi ia menolak dan ingin berkunjung kerumah mamanya saja, dan sekarang mereka diperjalan menuju rumah mawar.


james mengendari mobil dengan fokus sedangkan lily hanya duduk santai disamping james dan melihat keluar. tidak sengaja mata lily melihat mobil kakaknya lewat mendahuli mobil yang mereka kendarai.


"kakak kemana pagi-pagi begini, biasanya kalau hari minggu pasti dia molor apalagi ada kak via menemani ia molor" batin lily.


"kakak ada lihat mobil kak derson lewat?".


"ada".


"nggak tau".


"apa mungkin mereka pergi kepantai?".


"mumgkin".


"tapi kan masih pagi, biasanya orang pergi kepantai itu sore hari".


"nggak ataulah aku kalau begitu".


"ihhh nyebelin banget sih kak? kakak niat nggak sih jawabnya, kalau dikamar aja mgomongnya manis. pas di luar kamar ngomongnya irit banget" omel lily.


"sayang aku lagi nyetir, dan urusan derson itu bukan urusan ku jadi jangan tanya aku kemana mereka, ok sayang" ucap james.


"di omeli dulu baru manggil sayang, apa sebenarnya kakak nggak sayang sama lily sih?".

__ADS_1


"sayang dong, cinta juga" ucap james serius.


james dan lily selama satu bulan ini hubungannya makin baik dan sudah saling mengungkapkan perasaan masing-masing, tapi kadang james membuat lily kesal karena cuek saat menjawab pertanyaan lily.


"ngomong aja nggak cukup".


"jadi maunya gimana sayang, mau dimanja atau gimana?" kini james menatap mata hitam lily dan posisinya sekarang james memarkirkan mobilnya karena melihat lily mengomel.


"mau dimanja juga, tapi lily nggak suka kalau kakak jawab pertanyaan lily dengan cuek".


"maaf sayang, tapi kakak tadi sedang nyetir kakak nggak mau ngambil resiko kalau sampai kita kecelakaan".


"yaudah jalan lagilah kak nanti kita terlambat".


james kembali menjalankan mobilnya menbelah jalanan kota sampai mobil itu sudah mulai memasuki perkarangan rumah mawar dan alfi.


"kak itu mobil kak derson, apa kak derson kesini? kakak kan tidak suka sama mama tumbenen dia mau kesini".


"bagus dong sayang itu artinya derson akan memaafkan mama, dan itu berita yang sangat bagus. ayok turun" ajak james lalu ia segera membuka pintu mobil dan keluar dari dalam mobil.


saat james dan lily sudah sampai diruang tamu ternyata derson dan via sudah ada disana sedang mengobrol dengan mawar. lily langsung menyapa orang disana dan tidak lupa memeluk mereka.


"tumben kak derson mau kerumah mama?" bisik lily tepat ditelinga via.


"lihatlah wajahnya ada raut wajah tidak iklas, aku memaksanya hihihi" jawab via dalam bisikan juga.


"hihihi suami takut istri" jawab lily pelan lalu melepaskan pelukannya.


lily, via dan mawar berbincang sampe tidak tau batas waktu sedangkan para lelaki didepan mereka sudah seperti jombi nggak ada bahan pembicaraan dan hanya diam memandangi ketiga orang itu.


alfi yang sudah mulai bosan ditambah lagi sifatnya yang pendiam undur diri dari sana dan masuk kedalam kamarnya, kakau jhosua tadi pagi sudah pergi jalan-jalan bersama teman laki-lakinya.


"apa kita perlu petak umpet dulu ya, supaya nggak bosan?" tanya james sambil meliha wajah derson yang sudah jenuh.


"aku tidak mau, malulah sama calon baby ku, apa katanya nanti melihat daddynya main petak umpet" ucap derson lalu meminum teh yang ada didepannya.


🌛🌛🌛


Jangan lupa Like, Komen, Favorite, dan juga Vote, kasih Mawar juga ya, kalau suka kasih Bintang 5 nya juga.

__ADS_1


Makasih ❤❤❤


belum revisi boss nanti malam baru revisi


__ADS_2