Melodi I Love You

Melodi I Love You
10. Hukuman


__ADS_3

Hai hai sista bertemu lagi dengan mak outhor di cerita yang berbeda ya... mohon maaf jika slow motion abis up nya, Karena terbatasnya waktu yang tersedia untuk dunia halu.


Tapi seperti biasa mak outhor selalu menunggu partisipasi dari kalian untuk mendukung novel ini... semua semuanya di terima dengan senang hati ya...


Like....


Komen....


Vote....


Point....


Hadiah.... 😘😘


🔮🔮🔮🔮


" A.... Apakah saya akan di pecat tuan...?? " tanyanya dengan suara bergetar... Samudra menatap Melody dengan tatapan yang tak bisa di artikan.


Melody masing ingat wanti-wanti dari pak Joko, jangan bersinggungan dengan para kepala divisi dan terutama bigboss, sedikit saja kesalahan maka Ia bisa langsung di pucat.


" Tidak.... tapi kau harus di hukum!! " ucap Samudra


" Di.. di hukum tuan?? " tanya Melody memastikan


" Ya... mulai besok jam 8.30 kau harus keruanganku membawakanku kopi dan membersihkan ruanganku sampai benar-benar bersih ..mengerti!! " ucapnya tegas membuat Melody kaget


" Siap... mengerti tuan boss !! " sahutnya sambil menghormat.. membuat ke 4 pengawal Samudra tersenyum geli


" Dasar bocah!! " ucap Samudra pelan. Joko yang baru saja selesai sholat terkejut melihat bigbos nya berada di ruang makan dengan Melody


" Waduh gawat nih... mudahan Melody tidak melakukan kesalahan " ucapnya cemas lalu langsung masuk ke ruang makan


" Selamat siang tuan.. maaf saya tadi tidak di tempat , Melody pergi sholat dulu sana " ucap Joko berusaha mengeluarkan Melody dari bahaya


" Pergilah kalian..!! " ucap Samudra, dengan segera Melody dan Joko keluar dari ruang makan. Joko segera mewawancarai Melody


" Mel... Apakah kau melakukan kesalahan, mengapa wajah tuan seperti kesal begitu? " tanyanya


" Ia pak Joko... tadi waktu tuan suruh buat Kopi.. Mel tanya namanya siapa karena bilang pak Joko kan setiap orang beda seleranya.... " jelas Melody


" A... apa kau bertanya nama tuan pada tuan langsung... plak.. " Joko langsung melepak keningnya


" Iya... Salah ya pak he he.. Soalnya kan Melody memang ngak tau siapa tuan itu " ucap nya lagi


" Trus Gimana...?? "


" Mel di marahin sama bapak Gede pengawal tuan itu.. Katanya sama pemilik perusahaan bekerja kok ngak kenal... jadi tuan juga nanya apaan benar Mel ngak tau siapa dia " jelasnya lagi


" Lalu... apa jawabanmu..?? " tanya Joko penasaran


" Ya Mel bilang apa adanya pak... Mel ngak tau.... " ucapnya tertunduk


" Ya Allah Mel... gimana ngak marah tuan... kalo kamu jawabnya begitu, kamu memangnya beneran ngak tau sama wajahnya tuan Samudra ?? "


" Iya pak... kan Melody belum pernah ketemu.. baru ini...jadinya Melody di hukum Pak " adunya

__ADS_1


" Di hukum apa kamu?? "


" Mulai besok jam 8.30 Mel harus bawakan kopi dan membersihkan ruangan tuan sampai benar-benar bersih " jelasnya... Joko menarik nafas lega


" Setidaknya kamu tidak di pecat.. Alhamdulillah, Ya sudahlah.. Nanti besok pagi datang agak cepat.. bapak ajarin cara membersihkan ruangan tuan Samudra " ucap Joko lega


" Baik Pak.. Terimakasih... " ucap Melody, Ia bersyukur sekali punya Mitra kerja yang baik seperti pak Joko.


👓👓👓👓


Keesokan harinya.. Melody datang lebih pagi.. sembari menunggu pak Joko Ia membersihkan kamar mandi luar terlebih dahulu. Pas selesai 2 kamar mandi di bersihkan Pak Joko pun datang


" Wah pagi sekali kamu Mel " ucapnya kaget


" Ya namanya mau di tolongin ya harus lebih dulu datang dong Pak " jawab Melody


" Ayo.. kita ke ruangan tuan " ajak Joko


Keduanya lalu masuk ke ruangan Samudra... Melody ternganga melihat kemewahan ruangan Samudra... ruangannya juga sangat luas dan rapi.


" Wahhh.... mewah sekali ya pak.. ruangan tuan boss " puji Melody


" Ya namanya juga yang punya perusahaan, ya pasti ruangannya yang paling bagus lah " jawab Joko. Joko segera mengajari Melody apa-apa saja yang harus di kerjakan Melody


" Ingat satu pesan bapak ... Jangan sekali2 kau berani mengambil barang yang bukan milikmu walaupun barang itu tak bertuan... ingat itu dan satu rahasia yang perlu kau tau.. di ruangan tuan Samudra ini ada cctv nya.. mengerti!! " pesan Joko


" Iya Pak.. mengerti!! " sahutnya


" Ya sudah.. hati-hati dalam bekerja, selalu berdoa agar Allah melindungimu dari amarah tuan.." pesanya lagi


Jam 8.30 Samudra datang di ikuti Ryan dan dayang-dayang nya, Melody segera membuat kopi dan berjalan ke ruangan Samudra. Sesampainya di depan ruangan Samudra...


" Mba Kartika.. biasanya kalo masuk pake ketok pintu dulu apa ngak ya?? " tanya Melody


" Sini tugas mba kok mengantar kopi ke ruangan bos " ucap Kartika... Melody lalu menyerahkan kopi di tangannya, Ia lalu membawa peralatan tempurnya.


" Selamat pagi tuan.. ini kopi tuan " salam Kartika..Samudra melihat saja tanpa suara sampai Kartika keluar kembali meninggalkan Melody sendiri. Melody sudah hendak memulai tugasnya... namun...


" Sepertinya kau memang minta di pecat ya!! " ucap Samudra sambil memelototi Melody..


" A.. apa salah saya tuan bos?? " tanya Melody spontan


" Kan sudah kubilang... Kau yang membawa kopinya, mengapa tadi Kartika yang membawanya hah...!! "


Melody langsung menepuk jidatnya...


" Ya Allah... maaf tuan bos, tadi Melody sudah bawa sampai di depan pintu, cuman kata mba Kartika sudah tugasnya untuk mengantar kopi ke ruangan tuan bos " ucap Melody dengan polosnya... membuat Samudra Merasa geli dengan kepolosan si bocah... tapi ia tak menampilkannya, seperti nya enak juga ni bocah kalau di kerjain..ucapnya dalam hati


" Sebagai hukuman keteledoranmu... pijit bajuku sampe hilang pegalnya!! " titahnya


" Baik.. tuan bos... " ucap Melody lalu berjalan menuju kursi Samudra, Ia kini berdiri di belakang Samudra dan bersiap untuk memijit...


" Tuan Bos... pijitnya yang keras atau sedang?? " tanyanya


" Yang keras!! " titahnya, Melody pun mulai memijit-mijit bahu Samudra..

__ADS_1


" Ya ampun... keras banget sie ini bahunya tuan boss kayak tembok... harus ngeluarin tenaga extra nih " omel Melody dalam hati


" Enak juga pijitannya si bocah ini... he he lumayan nih pijit gratisan " ucap Samudra sambil menutup matanya menikmati pijitan Melody . Bunyi telfon membuyarkan waktu istirahat Samudra


" Sudah Melody.. lanjutkan pekerjaanmu!! " titahnya lalu mengangkat telfonnya. Melody lalu membersihkan ruangan Samudra sesuai dengan yang di ajarkan Joko Sedangkan Samudra larut dengan pekerjaannya.


Ryan yang masuk ke ruangan Samudra kaget melihat keberadaan Melody di ruangan tersebut


" Lho.. kok kamu yang membersihkan ruangan ini Melody? kemana Joko? " tanya Ryan


" Mel di sini karena Mel lagi kena hukuman sama tuan boss... " sahutnya pelan...


" Mengapa kau kena hukuman?? " tanya nya lagi


" Karena Ia tidak tau siapa aku...!! sudah untung dia tidak kupecat " potong Samudra kembali jengkel mengingat ada karyawannya yang tak mengenalinya.


" Apa...?? kamu ngak tau sama tuan Samudra?? " beo Ryan tak percaya


" Sekarang sudah.. kemaren belum " jawabnya spontan


" Bha hahahhahahah ha hi hi... " Ryan tertawa geli mendengar jawaban Melody


" Ehem ehem.... " Samudra menegur Ryan dengan dehemannya... Ryan pun langsung terdiam


" Maaf tuan... ini laporan yang tuan minta " ucapnya sambil menyerahkan berkas di tangannya..


" Tugas sudah selesai tuan.. saya permisi " pamit Melody...


" Ini kau baca... besok aku akan menanyaimu!! " titah Samudra sambil memberikan sebuah majalah yang mengupas habis tentang dirinya.


" Baik tuan bos.. permisi " pamitnya sambil mengambil majalah yang di berikan Samudra. Samudra mengamati seluruh ruangannya...apakah pekerjaan bocah itu bagus atau tidak... ternyata bagus.


" Tuan... ternyata ada juga gadis yang tidak mengenali anda ha ha ha " ucap Ryan


" Dia bukannya gadis... dia itu bocah ingusan " timpal Samudra, tak mau harga dirinya sebagai duren yang paling di minati wanita sampai turun


" Jam berapa kita keluar?? " tanya Samudra mengalihkan pembicaraan


" Satu jam lagi tuan... "


" Kalau begitu.. tinggalkan aku sendiri!! " titahnya... Ryan pun langsung keluar... Samudra mengambil telfon mejanya dan menelfon seseorang


" Selamat pagi tuan... Ada yang bisa saya bantu " sambut di sebrang telfon


" Suruh Melody membersihkan kaca di luar ruanganku... sekarang !! " titahnya


" Baik tuan ..." Jokopun segera meneruskan perintah Samudra


Tanpa ba bi bu Melody segera ke balkon dan mengelap kaca tinggi di luar ruangan Samudra... Ia menaiki tangga dan asik membersihkan kaca tanpa menyadari sang bos sedang memperhatikannya dari dalam ruangan.


Hayyo.... Samudra ngapain ngintip-ngintip si bocah.... sudah mulai ada rasa ya... 😅😅


See you next eps


Jangan lupa like komen dan vote nya

__ADS_1


__ADS_2