
" Ehh tidak apa-apa tuan...Manda hanya terharu karena kami lama tak bertemu " jawab Doddy sambil menunduk
" Sebaiknya bapak jawab dengan jujur pak... berbohong denganku tak akan baik untuk masa depan kalian !!" ucap Ryan tak senang
" Manda menangis karena ia menolak untuk di jodohkan dengan orang kaya... puas !!" celetuk Sumiati membuat Doddy melotot...
" Ibu...masuk aja kamu !!! " ucapnya sambil melotot...mulut berbisa istrinya itu bisa membuatnya tambah masuk jurang
" Tidak...biarkan wanita tua itu di sini, saya ingin mendengar apa lagi yang terjadi. Jadi kalian memaksa Manda menikah dengan orang lain walaupun sudah tau ia memiliki kekasih ..begitu ??"
" Ya..dan itu untuk kebaikannya sendiri, dicarikan lelaki kaya kok ngak mau " mulut Sumiati tetap nyerocos walaupun Doddy sudah memberi kode berkali-kali agar dia diam.
" Jadi kalau saya yang menjadi calon menantu ibu...ibu keberatan ??" tanya Ryan lagi
" Ya...seumur hidup aku tak akan pernah mengakui mu sebagai menantu !! " jawab Sumiati
" Ibu..!! jaga mulutmu itu 😡😡 " bentak Doddy
" Apaan sih pah...ibukan bener, kan bapak sendiri yang mau jodohin Manda sama tuan Budi, lelaki paling kayaahhh di Bandung iya kan Lina ?? ngak kaya kamu...kayanya yahhh seujung kuku eh bukan seujung kutil kale ha ha ha " ucapnya sambil mencibir Ryan
Duarrrrrr.... dada Ryan rasa terbakar, mulutmu harimau mu wanita tua beracun.... kau telah membangunkan macan tidur, tahukan kalian siapa yang membalaskan sakit hati tuan Samudra hingga Mahendra dan Naura jatuh miskin... semiskin-miskinnya 😈😈, siapa si pintar yang membuat perusahaan Samudra berkembang begitu pesat... siapa yang memiliki ide untuk mengembangkan usaha Samudra ke sektor Mall... itu aku...aku si Ryan . Di Jakarta aku boleh menjadi ke dua...tapi di sini akulah rajanya , senyum miring menghiasi wajah tampan yang mulai mengeras itu... tangannya mengepal menahan lonjakan kemarahan yang naik tiba-tiba mendengar suara ceriwis si ibu tiri
Doddy menarik tangan Sumiati agar agak menjauh dari Ryan...
" Bu...kalo kubilang diam ya diam jangan memperkeruh keadaan... kau tak tau siapa yang kau hadapi 😡😡" bisik Doddy kesal
" Maaf ...tuan Ryan, istri saya hanya bercanda saja... semua yang dikatakannya tolong jangan di masukkan ke dalam hati ya " mohon Doddy dengan suara bergetar melihat wajah keras dingin Ryan...bahkan posisi duduknya sudah tidak santai seperti tadi.
Kembali seisi rumah merasa heran dengan kelakuan Doddy yang berubah 180° ketika bertemu Ryan..sebenarnya siapa Ryan...mengapa papah begitu takut padanya....?? tanya semua orang
Manda menarik tangan Ryan hingga Ryan menoleh padanya, hatinya kembali mendingin setelah melihat wajah Manda yang tersenyum walau ketir padanya
" Aa...sudah , sebaiknya kita pergi saja dari sini ... kita pulang ke Jakarta ya " ucapnya pelan
" Jangan...jangan, tidak.. eh maksud papah.. kalian baru sampai masa langsung mau pulang , belum juga minum " rayu Doddy sambil menyuguhkan sendiri minuman yang di bawa pembantu
Ryan menarik nafas panjang..ia tersenyum pada Manda sambil menepuk pelan punggung tangan Manda ...
" Baiklah pak Doddy... saya sudah mendengar ultimatum dari wanita tua itu, sekarang saya ingin mendengar pendapat bapak... apakah bapak merestui hubungan saya dengan Manda ??" tanya Ryan
" Iya...iya.. saya setuju sangat setuju, jangan khawatir he he he " sahut Doddy girang bukan kepalang
__ADS_1
" Papah...!! " protes Sumiati dan Lina bersamaan...Doddy hanya melotot pada keduanya
" Anda yakin pak Doddy...??" tanya Ryan sekali lagi
" Iya...iya...yakin sekali he he " ucapnya sambil menghapus keringat di keningnya... jika ia salah langkah tamatlah riwayatnya
Ryan tersenyum sambil memandang Manda
" Kau dengar itu sayang... jangan takut berlebihan, papahmu menyetujui hubungan kita " ucapnya lembut membuat Manda senang bercampur lega
" Terimakasih pah !!" ucap Manda
" Iya Manda...iya..😅😅." sahut Doddy cepat
Pandangan Ryan kini beralih pada Lina dan Adam....
" Kalian berdua... ada yang ingin kalian sampaikan pada Manda ?? aku menunggu permintaan maaf kalian " ucap Ryan
" Permintaan maaf....atas apa ??? " protes Lina
" Atas semua tetes air mata yang keluar dari mata indahnya, atas caci maki dan bentakan mu pada kekasihku...dan atas segalanya yang membuat Manda tak nyaman !! " ucap Ryan dengan suara lebih tinggi
" Lina..!! turuti apa perintah tuan Ryan !!" ucap Doddy
" Enggak... Lina ngak salah apapun pah !!" kekeh Lina
" Bagaimana denganmu Adam...?? apa kau juga merasa tak punya dosa dengan Manda ?? " tanya Ryan dengan tatapan kesal, ia kesal melihat seorang Adam yang dulu pernah menjadi pacar Manda ...hatinya merasa panas tanpa bisa di hentikan. Manda begitu mahir berciuman...ciumannya sangatlah manis dan memabukkan....
" laki-laki brengsek itu pasti pernah menciumnya dulu argh....😡😡😤😤😤" kesellll bangettt si Ryan melihatnya....
" Tidak... saya tidak melakukan hal salah pada Manda, sebelum berpacaran dengan Lina saya sudah memutuskan Manda " kekeh Adam juga...
Ryan memandangi Manda... entah apa yang di rasakannya kini...
" Manda kau ini sangat cantik dan cerdas...bagaimana mungkin kau bisa berpacaran dengan lelaki jelek dan amnesia seperti itu hah...??" ucapnya kesal sambil mencoel kening Manda beberapa kali
" Aaa....sakit " cicitnya manja membuat Ryan tertawa
" Assalamualaikum..." terdengar suara tamu lain yang tak lain dan tak bukan adalah tuan Budiono
" Wa alaikum salam... oh tuan Budiono..orang paling kayah di Bandung, selamat datang tuan...silahkan masuk 😚😚😚" sambut Sumiati senang
__ADS_1
" Terimakasih Bu..." sahut Budiono sambil tersenyum lalu masuk ke ruang tamu... ia kaget melihat Ryan ada di sana
" Ryan.... kebetulan kita bertemu lagi di sini, ada urusan apa kau di sini ?? " tanya Budiono sambil memeluk Ryan
" Baik om ...Ryan kemari mengantar kekasihku untuk menemui papahnya selama kami di Bandung " jawab Ryan
" Manda kekasihmu... ?? oh om tidak tau " ucap Budiono kaget
Senyum Sumiati langsung sirna...
" Kok tuan Budi malah memeluk lelaki geblek itu ya ?? " umpatnya
" Maaf tuan Budi kenal sama dia ?? " tanya Sumiati
" Tentu saja...memangnya suamimu tak memberitahu kalau Ryan ini sekarang adalah pemilik saham hotel SS terbesar saat ini, bisa di bilang dialah pemiliknya sekarang... dia pria muda yang sangat kaya ha ha ha...baiklah kalau begitu kehadiran saya tak lah di perlukan saat ini, Maaf Ryan om pergi dulu " pamit Budiono
" Apa....?? pacar Manda adalah pemilik hotel SS...berarti 😱😱😱...." Sumiati memegang dadanya yang serasa di lempar puluhan karung beras.... sakit 😭😭😭😭
Begitu pun Lina dan Adam yang hanya bisa ternganga begitu mengetahui kenyataan yang terpampang nyata di depan mereka
" Tidak...tidak...bagaimana mungkin Manda memiliki kekasih yang begitu tampan dan sultan ...aku tak terima 😤😤" jerit Lina tak terima...walau hanya bisa dalam hati
Manda pun tak kalah terkejut.. matanya melebar sempurna sambil memandangi Ryan
" Aa... benar semua yang di katakan duda beranak Pinak itu, aa pemilik hotel SS ? aa kok ngak bilang Ama Manda ??" tanya Manda tak percaya
" Sayang.... aku tak perlu mengatakan itu semua padamu, yang terpenting kau tetap memandangku seorang tak perlu memandang apa yang ada di belakangku !! " sahutnya sambil tersenyum geli melihat bibir Manda yang ternganga macam ikan mas koki 😁😆😆
Ryan kembali duduk bersandar dengan santai....
" Sekarang..... saatnya pembalasan ...untuk kau...kau...dan kau...." ucapnya sambil menunjuk satu persatu penghuni rumah....
Omo Omo Omo kerennnnn
Othor tunggu seperti apa pembalasanmu ya Ryan...
Jangan lupa sista...voteeeee
please.... novel ini masih minim vote....yang semangat feedback-nya ya biar bisa masuk rangking
Love you all
__ADS_1