
" Hai jantung dan hatiku ... tolonglah kalian kuat sedikit ya, jangan sampai jatuh dari tempat kalian... aku takut nanti kalian pecah dan hancur, kasian masa cowok seganteng aku engak punya jantung dan hati lagi 😂😂 " ucap Ringgo mengusap area dadanya yang sispack setelah memakai celana renang di ruang ganti.
Dengan gugup Ringgo melangkah menuju kolam renang, di mana Sandra dan Amira sedang bermain di kolam dangkal. Punggung Sandra yang begitu putih bersih terlihat dari kejauhan...
Glek...glek...
terdengar Ringgo menelan salifanya berkali-kali, walau gimanapun ia lelaki normal yang pasti berdesir hebat melihat penampakan indah di depannya
" Papa Gogo....papa Gogo..." Amira yang melihat nya berteriak memanggilnya sambil mengangkat tangannya ke arah Ringgo, Sandra yang semula memunggunginya pun berlahan berbalik menghadap Ringgo... keduanya tersenyum padanya membuat dada nya seolah berhenti berdetak
Mata Sandra mengawasi Ringgo yang berjalan ke arahnya...
" Wow.... Ringgo ngak nyangka badan kamu bagus banget... kamu rajin olah raga ya.. iya keras banget otot kamu dan setelah dilihat-lihat ternyata kamu cakep juga ya, pantasan Amira suka sama kamu " cablak nya sambil memencet- mencet lengan Ringgo yang berotot
Ringgo hanya bisa diam pasrah... matanya kini di suguhi pemandangan si kembar yang begitu indah dan bercahaya di tempa lampu dan basahan air
" Ya Tuhan... ini sudah yang namanya di pukulin orang satu kampung ngak bisa ngelawan, cuman bisa melihat dan merasakan ngak bisa yang lain ..😭😭😭 " jerit Ringgo dalam hati ia lalu bergegas mengambil Amira dan memunggungi Sandra
" Udah non renang gih sampe puas.. jangan kelamaan takut nanti Amira masuk angin " ucap Ringgo tak berani menatap ke arah Sandra...
" Papa Gogo... yenang hi hi , yenang " ucap Amira minta di turunkan ke air...Ringgo pun menurunkan Amira ke air dan keduanya lalu asik bermain sambil tertawa-tawa, Sandra yang melihatnya jadi tertegun...
".Mas... lihatlah, Ringgo yang bukan papahnya aja bisa membuat Amira tertawa senang... mengapa kau tak bisa dekat dengan anakmu sendiri, kasihan Amira membutuhkan perhatianmu " keluh Sandra dalam hati
Amira sangat senang dengan Ringgo...Ringgo juga sangat menyukai Amira.. karena anaknya sangat riang dan menggemaskan.
Setelah satu jam mereka lalu menyudahi renangnya dan kembali ke bawah.
🌷🌷🌷🌷
Singkat cerita mereka pun kembali ke Mansion Erlan. Semua masuk ke kamar masing-masing... begitu pun Ringgo. Malam ini Ringgo tak bisa tidur, bayangan keseksian Sandra terus berputar di kepalanya
" Ini tak bisa dibiarkan, kau harus merefisi isi otakmu Go, nona sudah bersuami dan horang kaya sedangkan kamu... tak lebih dari butiran debu " ucapnya lalu keluar dari kamarnya dengan pakaian lengkap, ia mendatangi rekannya yang sedang berjaga dan pamit untuk pulang ke rumah Moe... rumah keduanya karena rumah ibunya lumayan jauh.
Sesampainya di rumah Moe sudah jam 2 malam, Ringgo membuka kunci dan tidur di sofa ruang tamu... ia merasa begitu lelah... lelah hati terutama.
Pagi menjelang... Moe yang keluar dari kamarnya kaget mendapati Ringgo tertidur di ruang tamunya...bukan di kamar
" Go...Ringgo mengapa kau pulang, aku tak memerintahkan mu untuk pulang !! " tanya Moe setelah membangunkan Ringgo, nampak Ringgo yang mengucek matanya yang memerah akibat kurang tidur
" Bos saya izin ngak kerja hari ini, badan saya ngak enak.." ucapnya kemudian... Moe lalu meraba kening Ringgo ya agak hangat memang
" Kau tidak ke dokter ? " tanya istri Moe
" Tidak... saya hanya butuh istirahat saja... bos ganti saja posisi saya sekalian dengan yang lain, saya mungkin akan mengambil cuti panjang... mau ngajak ibu jalan-jalan ke kampung " ucap Ringgo lagi
__ADS_1
Moe menarik nafas panjang, di saat yang genting begini Ringgo malah mau cuti... sedangkan Anton pun punya tugas khusus memata-matai Dandi ... suami Sandra, kedua tangan kanannya tak ada akan membuatnya repot luar biasa
" Kalau kau sakit istirahatlah sampai sembuh, masalah cuti atau rolling kerjaan aku belum bisa menyetujuinya, aku harus laporan dulu dengan tuan... kau kan tau beberapa hari lagi tuan akan mengadakan resepsi setelah itu bulan madu.. pekerjaan kita banyak Go " sahut Moe
" Baik boss... " sahut Ringgo akhirnya, ia tak bisa memaksa... memang benar apa yang dikatakan oleh bos Moe
" Sebenarnya ada masalah apa Go... terbukalah padaku, kau sudah seperti anakku sendiri, aku tau ada yang tak beres denganmu !!" selidik Moe saat sarapan... Ringgo hanya mengaduk-aduk nasi di depannya
" Beneran ngak papa bos, saya hanya lelah " sahutnya lagi lalu berjalan masuk ke kamarnya setelah meminum obat yang di berikan istri Moe atau ibu angkatnya itu. Moe dan istrinya saling pandang
" Ia seperti sedang patah hati pah " ucap istrinya... Moe hanya bisa menarik nafas panjang... saat ini ia tak belum bisa memikirkan Ringgo, pekerjaan besar sedang menantinya kini.
In Mansion....
" Papa go go ... Hua Hua Hua...papaaaa " Amira sedang mengamuk, ia mencari Ringgo
" Ini papa sayang... ini sudah papa gendong !" terdengar suara Dandi merayu anaknya
" Ukan...ukan....papa Gogo 😭😭😭 " Amira terus mengamuk sampai sesegukan membuat Dandi marah
" San ... kamu selingkuh ya sama Ringgo, sampe Amira memanggilnya Papa...😡😡??!!" tanya Dandi kesal... mendengarnya mata Sandra langsung membulat
" Apa mas bilang ?? aku selingkuh .. enak saja !!" balas Sandra sambil berkacak pinggang
" Terus... look Amira , dia memanggil papa pada orang lain " balik Dandi
Dandi terdiam mendengarnya.... anaknya kini mengamuk di pelukannya sampai sesegukan
" Mami... Mami....Gogo 😭😭" pintanya, Sandra lalu mengendong Amira dan menyusuinya
" Kemana sih Ringgo mah... sudah 2 jam Amira nangis ngak mau berhenti ini ??" tanya Sandra
" Kata Moe ... Ringgo sakit hari ini dia off , sudah kau jaga anakmu dengan suamimu... Ringgo kemungkinan akan di rolling mengawal kakakmu bulan madu kata Moe " jawab Sakura membuat Sandra kaget
" Yah ... kok di rolling, Amira sudah biasa sama Ringgo mah... kasihan nanti dia nangis terus " ucap Sandra... Amira yang seolah mengerti ucapan mama nya lalu melepas susu mamanya dan menangis kembali
" Papa Gogo.... Gogo... Gogo... papa " tangisnya lagi
" Iya nak.. iya... sebentar ya om Gogonya sakit "
" Gogo atit...papa Gogo atit ??" ucapnya seolah mengerti
" Iya.... Amira jadi anak pintar ya, nanti kalo om Gogo sembuh... om Gogo akan jaga Amira lagi ya..." hibur Sandra, seolah mengerti Amira mengangguk dan kembali menyusu sampai tertidur
" Go... bangun, makan siang dulu... itu hp mu berdering terus dari tadi , jadi mama off kan biar ngak menganggu istirahatmu " panggil istri Moe dengan sabar , Moe dan istrinya tidak memiliki anak... itulah sebabnya mereka dengan senang hati merawat Ringgo dan menganggapnya sebagai anak sendiri.
__ADS_1
" Iya ma... terimakasih " sahut Ringgo, keduanya lalu makan siang bersama
" Katakan pada mama, apa yang menganggu pikiranmu Go , kau tau kau tak bisa berbohong pada mama !!, mata tua ini tau kau sedang patah hati " todong nya
" Ya bisa di bilang begitu... anggaplah Ringgo jatuh cinta pada wanita yang salah dan Ringgo tak pantas untuknya, jangan beritahu bos ya ma " pinta Ringgo.... istri Ringgo tersenyum sedih ia melihat bagaimana hati Ringgo begitu sedih
" Ya sudah... badanmu sudah tidak panas lagi, tapi beristirahat lah lagi ya.. mama tinggal dulu ada arisan " pamit Istri Moe
Namun Ringgo bukannya istirahat ia ke ruang olahraga... ia perlu menghajar kegalauan hatinya , dan menghabiskan banyak tenaga dan keringat selama 3 jam hingga ia kelelahan dan masuk ke kamar lalu kembali tidur
Ting tong...Ting tong
" Papa... tumben sore gini sudah pulang ??" sambut istri Moe melihat suaminya datang
" Papa membawa tamu untuk Ringgo " sahut Moe
" Oh non Sandra dan Amira ... mau jenguk Ringgo ya, sebentar saya bangunkan dulu " sahutnya
" Papa Gogo...papaaa 😭😭😭" Amira kembali mengamuk mencari Ringgo
" Ngak usah di bangunin, biar Amira saya bawa ke sana... dimana kamarnya ??" tanya Sandra berusaha menenangkan Amira yang menangis, Moe lalu menunjuk ke arah atas... dimana kamar Ringgo berada, bergegas Sandra ke atas sambil mengendong Amira... Moe hendak mengikutinya namun istrinya menahan tangan Moe
" Beri mereka waktu pa... papa makan saja dulu, mama tadi siang masak " ajak istrinya
Sandra membuka pintu kamar Ringgo berlahan, nampak Ringgo tertelentang di ranjang hanya memakai celana Levis tanpa baju...
" Mamamia... tubuh mu sangat sispack Ringgo, pengen nyubit deh jadinya " cicit Sandra dalam hati
" papa Gogo...papa Gogo..." ucap Amira senang, ia sampai bertepuk tangan saking senangnya, Sandra lalu meletakkan Amira ke ranjang... Amira mendekati Ringgo berlahan... lalu
Plak... kedua tangannya melepak pipi Ringgo dengan keras, membuat Ringgo terbangun seketika
" Aw sakittt..A...Amira ??!!" ucap Ringgo kaget luar biasa
" papa Gogo atit...??" tanyanya cemas membuat Ringgo terkekeh
" Ngak...Gogo hanya mengantuk " jawabnya
" papa Gogo... angen...angen " ucap Amira memeluk leher Ringgo, Ringgo tersenyum dan membalas pelukan Amira
" Iya om Gogo juga kangen he he " ucapnya
" Kangennya sama Amira aja ?? mami nya enggak ??" tanya Sandra mengangetkan Ringgo
cie cie cie... ada yang nyusul nek....gimana Go kangen ngak ama maminya Amira 🤣🤣🤣🤭
__ADS_1
Hari ini kembali 1400 kata ya sis... love you all ❤️❤️