Melodi I Love You

Melodi I Love You
186. Jepang


__ADS_3

Setelah 3 hari di Bali... rombongan Pengantin baru pun meluncur ke Jepang. Melody tertidur sepanjang perjalanan karena kelelahan seharian jalan-jalan kemaren.


Mereka mendarat di Internasional Narita yang merupakan salah satu bandara terbesar di Jepang tepatnya di kota Tokyo. Tanpa membangunkan Melody ... Sam mengendong istrinya itu ke mobil, walaupun melelahkan namun ia sangat menikmati moment ini. Sam ingin memberi kejutan nanti jika Melody bangun mereka sudah berada di rumah nenek Sam.


Mobil melaju menuju daerah bernama Futako tamafawa, di sanalah nenek Sam tinggal bersama para pelayannya. Setelah kakek Sam yang asli orang Jepang meninggal... neneknya yang sebenarnya adalah orang Indonesia malah tak mau meninggalkan Jepang, alasannya ingin selalu dekat dengan kuburan suaminya.


Mereka sampai di kediaman nenek Sam tepat jam 12 malam, pelayan menunjukkan kamar Sam dan para pengawal tanpa nenek Sam karena nenek Sam sudah tidur semenjak jam 9 malam .


Sam merebahkan Melody di ranjang ala jepang itu dengan berhati-hati.. iapun langsung tertidur setelahnya.


🎉🎉🎉🎉


Beautiful morning.....


Entah mengapa memeluk suaminya terasa sangat membuatnya nyaman saat ini, mungkin karena udara yang terasa begitu dingin. Merasa Melody memeluknya erat ... Samudra tak tinggal diam, ia mengelus-elus punggung Melody sambil menciumi keningnya


" Ay jam berapa ini ??" tanya Melody


" Emm jam 06.15 , tidurlah lagi masih pagi.."


" Yah.... lewat dong subuhnya ... ayang kok ngak bangunin Mel sih !!" rengeknya


" Aku kasihan melihatmu... tidurnya nyenyak sekali "


" Bangunin aja ay... kan sholatnya jadi bolong, ayang sholat ngak ??"


" Iya... tadi jam 5.30 " sahut Samudra sambil menarik pakaian Melody hingga terlepas


" Jangan di lepas ay... dingin atuh " protesnya sambil menarik selimutnya, namun Samudra tak menghiraukannya... satu persatu pakaian Melody merosot dari tempatnya


" Ayyyy......"


" Sudah... aku akan menghangatkanmu, kemarilah peluk aku... rasakan jadinya sangat hangatkan " rayu Samudra sambil menempelkan kedua tubuh polos mereka


" Hemm iya hangat ay.. tapi kok perasaan Mel ngak enak ya " ucap Melody karena merasakan sesuatu mengeras di bawah sana


" Sayang ... ini satu-satunya cara agar kau merasa hangat... sangat hangat dan nikmat he he " dan mulailah Samudra melakukan peleburan untuk mencari kehangatan beserta kenikmatannya. Yang terdengar kemudian hanyalah ******* dan erangan keduanya silih berganti .


Dengan terburu buru Melody mandi dan berpakaian karena nenek Samudra sudah menunggu untuk sarapan bersama


" Ayang sih ... pake acara ngambil pagi-pagi, jadinya begini kan... Mel malu tau !!" omel Melody sambil menutupi bekas kissmark yang bertaburan di dada dan lehernya... Samudra hanya tersenyum simpul melihat kegabutan istrinya itu


" Sudah santai saja... nenek mengerti kok kalau kita pengantin baru, nenek kan pernah muda juga " sahut Samudra


" Ah ayang paling bisa kalau ngeles, kalau nenek sampai marah awas aja ayang.. ngak boleh ngadon lagi selama di sini 😡😡😤😤" lanjut Melody


" Mau dosa sama suami... ??"


" Biarin aja... Wek !!" sahut Melody yang udah kelanjur keky


" Lho kok gitu ??"


" Habisnya ayang... dikit-dikit dosa.. dikit-dikit istri harus nurut, tapi ayang sendiri kalo ngomong ngak pernah di tepatin janjinya " ucap Melody membuat Sam tergelak kala mengingat ia memang selalu mengingkari janji untuk tidak mengadon tapi nyatanya ngadon pake nambah lagi 🤭


" Iya .... maaf deh, ayo kita menemui nenek... ia sangat menantikan mu sayang " ucap Samudra lalu mengandeng istri cantiknya itu ke ruang makan. Begitu keluar kamar Melody sangat terpana melihat isi rumah yang begitu indah... rumahnya begitu segar serasa berada di alam bebas

__ADS_1


" Cantik banget desainnya " celotehnya mulai keluar sudah katronya


" Iya... kamu suka desain seperti ini ??"


" Iya ay... seger banget dilihatnya !!"


" Ya sudah kalau begitu nanti mansion kita yang baru interiornya kita buat seperti ini " ucap Sam senang dengan selera istrinya


" Mansion baru... maksud ay apa ??"


" Aku sudah beli tempat tinggal yang lebih luas untuk kita... nanti pulang dari Jepang kita lihat ya... masih di renovasi "


" Kok beli rumah lagi sih... kan kita sudah ada apartemen " protes Melody


" Sudah .. jangan banyak protes, itu nenek... beri salam " ucap Samudra


Melody kaget saat melihat nenek Samudra... ia mengira nenek Samudra akan memakai pakaian Jepang dengan rambut di sanggul, tapi ternyata nenek Sam malah berpakaian tertutup dan berhijab


" Pagi nek... ini cucu menantu nenek sudah datang " sapa Sam


" Pagi Sam.... wah cantik sekali, kemari sayang siapa namamu... Sam sepertinya istrimu masih sangat muda , atau kau yang ketuaan ??" tanyanya


" Nenek....😤😤 " Sam jadi illfill di bilang tua 🤭🤭


" Pagi nek ... nama saya Melody umur hampir 20 , senang bertemu nenek " ucap Melody sopan...


" Nama nenek Siti Mutmainah, nenek asli orang Bandung. Memang daun muda ... kau itu Sam jangan terlalu ganas ya kasihan masih muda ha ha ha " gelak Mutmainah melihat beberapa totol yg tak sempat di tutupi Melody


" Ya namanya lama menduda nek....he he he " sahut Samudra sambil memainkan matanya pada Melody yang wajahnya kini dah nano nano


" Oh ya Mel... nenek ini kembar lho, tapi saudara kembar nenek sudah berpulang 20 tahun yang lalu... nenek rasa nanti kau yang akan menuruni punya anak kembar... karena sakura anaknya tidak kembar " jelas Siti Mutmainah dengan semangat


" Mudahan ya nek... nanti nenek ya yang kasih nama anaknya Sam " jawab Sam senang... yang diangguki neneknya


" Sam... setelah sarapan kau tenggok dulu perusahaan kakekmu ya.. bekerjalah hari ini, nenek ingin menghabiskan waktu nenek dengan Mel hari ini " pinta nenek


" What no...no... nenek Sam kemari itu kan mau bulan madu kok disuruh kerja sih ngak mau nek...!!" tolak Samudra


" Kalau kau ngak mau urus sana kamu jual aja jadi ngak ribet " akhirnya mau tak mau Sam mengalah... dengan berat hati ia menggeret Melody ke kamar sebentar sebelum berangkat


" Ayang ... apaan sih ??" tanya Melody


" Biasa ... minta Sangu " ucapnya lalu mencium bibir Melody dengan mesra..... dan lama.... tangannya pun kemana-mana sesukanya membuat Melody kewalahan. Seru nafas Melody terdengar begitu Sam memepaskan pagutannya, bibir Melody terasa bengkak dan kebas... memang suaminya ini 🙄🙄😩😔 Mel tak bisa berkata-kata sudah


" Aku pergi ya... jangan kemana-mana di rumah saja temani nenek !!" titahnya sambil merapikan rambut dan pakaian Melody yang acakkadul


" Hemm ... iya.. ayang hati-hati juga ya " ucap Melody keduanya lalu keluar kamar sambil bergandengan tangan... Melody mengantar Sam sampai ke depan rumah... ia mendadah sampai mobil suaminya menghilang dari pandangan


" Ayo Mel....nenek ajak berkeliling habis itu kita ke taman .. memelihara bunga2 nenek, kita akan sangat sibuk hari ini " ajak Siti... keduanya lalu masuk dan memulai aktifitas mereka


Di mobil.....


" Ringgo... pendidikanmu sampai mana ??" tanya Samudra tiba-tiba


" Saya masih kuliah UT Tuan ambil jurusan management semester akhir... insha Allah setelah magang 6 bulan bisa ujian dan lulus " jawab Ringgo mengagetkan Sam

__ADS_1


" Kapan jadwal magangku ??"


" Bulan depan saya seharusnya mulai magang, semoga tuan berkenan memberikan saya cuti panjang ... jika tidak bisa saya berencana mengundurkan diri dari pekerjaan ini tuan " jawab Ringgo


Samudra terdiam sejenak... ia menimbang beberapa hal di otaknya sampai dering telfon mengagetkannya.. rupanya dari Moe


" Ya Moe ada apa..??"


" Maaf tuan menganggu anda.. apakah Ringgo bersama anda, mengapa hp nya tidak aktif ??" tanya Moe


" Ringgo... hp mu tidak aktif ya ??" tanya Samudra bergegas Ringgo pun mengambil hp nya


" Oh iya tuan... maaf semalam saya cash lupa saya on kan ... sebentar !!" sahutnya


" Apakah itu suara Amira yang menangis ??" tanya Sam


" Ia tuan... Amira mau vc dengan Ringgo sedari tadi.. ini sampe mewek " lapor Moe


" Ya sudah vc pake hp ku saja dulu...Go ini Amira " ucap Sam setelah mengalihkan panggilan dengan mode vc " Ringgo pun mengambil hp tersebut dan sudah nampak wajah Amira yang memerah karena menangis


" Lho... Amira kok nangis ?? kenapa ??" tanya Ringgo


" Papa Gogo kapan ulang... Aiya angen hik hik... Aiya au ain telbang Ama papa !!" tanyanya lagi


" Papa Gogo masih kerja... pulangnya masih lama, Amira main sama om Anton dulu ya " rayu Ringgo


" Ngak au...Aiya au ain Ama papa aja " tolaknya... tangan mungilnya menghapus deretan air mata di pipinya


" Ya sabar ya... papa janji kalo papa sudah belikan boneka Elsanya papa pulang ya , Amira harus pintar jadi papa cepat pulang ya .. cup cup sudah nangisnya ya " lanjut Ringgo... akhirnya Amira mengangguk


" Papa anji ya... epat ulang !!" pintanya dengan wajah melotot membuat Samudra yang mengintip dari belakang tertawa geli


" Iya .. papa janji, sekarang papa mau kerja dulu ya dadah ..." pamit Ringgo lalu mengembalikan hp Samudra


" Kasihan Amira sangat mendambakan sosok ayah, terimakasih kau mau menghiburnya Go..." ucap Samudra


Keduanya lalu sampai di perusahaan kakek Sam....sebenarnya sudah beralih menjadi miliknya dan Sandra namun Sam lebih suka mengurus perusahaan yang di bangunnya sendiri di Indonesia. Mendengar Ringgo kuliah di jurusan Management.....Sam tertarik untuk menjajal kemampuannya, ia pun mengajak Ringgo membantunya di perusahaan Kakeknya itu seharian dan ia puas dengan ketanggapan Ringgo atas segala pekerjaan yang di berikan ya


Di perjalanan pulang...


" Ringgo kulihat kau Pasih berbahasa Jepang ??" tanya Sam lagi


" Ya tuan.. bos Moe mengajari saya sejak 5 tahun lalu....awalnya sangat sulit, sekarang saya sudah menguasainya dengan baik " sahut Ringgo membuat Sam mendapatkan sebuah ide brilian


" Ringgo aku akan memberimu izin penuh selama kau magang dengan catatan kau magangnya di sini ... di perusahaanku, aku akan memberimu posisiku sebagai direktur , bagaimana ??" ucap Samudra


" A... apa.. tuan serius ??" tanya Ringgo tak percaya


Nah lho.... bisa ngak pulang nih papa Gogo ke tanah air.


Ok lanjut lagi besok ya.... sudah 1500 kata cukup panjang kan....🥰🥰🥰


Salah satu sudut rumah nenek Sam


__ADS_1


__ADS_2