Melodi I Love You

Melodi I Love You
52. Berhenti


__ADS_3

" Lho kok kasihan bu.. bukannya seharusnya kalian senang karena gaji nona Melody akan berlipat dari sebelumnya " tanya Moe bingung


" Bukan nya kami tak bersyukur dengan gaji besar yang akan diterima oleh Melody ..tuan Moe, tapi Melody kami ini masih terlalu muda untuk bekerja sekeras itu, baru juga lulus SMU.. dimana teman-temannya pada sibuk belajar dia harus sudah bekerja " papar Imah sambil mengelus rambut Melody


" Ngak bu.. Mel bisa kok ngerjain semua pekerjaan Mel dengan baik.. lagian tuan juga ngak saklek2 amat.. kalo Mel cape Trus ketiduran tuan ngak pernah marah , iya kan tuan Moe? " sahut Melody


" Iya ibu. bapak.., saya juga selalu mengawal tuan dan nona Melody.. saya berjanji akan menjaga nona dengan baik " timpal Moe


" Mel.. apa ngak sebaiknya Mel berhenti saja kerja dan menerima lamaran dari anak nya nyonya ibu? " tanya Imah


" Apa lamaran...?? ada yang ngelamar Mel bu..?? " beo Melody terkejut.. apalagi Moe.. bisa hancur rencananya kalau sampai Melody menerima rencana ibunya


" Ibu... bapak sudah bilang jangan... kasihan nanti anak kita, bagaimana seandainya ia menjadi menantu tapi malah di perlakukan jadi pembantu oleh mertuanya.. tidak bu bapak ngak setuju " protes Iwan langsung.. Moe pun langsung bisa bernafas lega


" Iya bu.. ihh lagian Mel kan masih kecil, pacaran aja belum pernah masa langsung nikah...!! " sahut Melody


" Ohh jadi anak ibu mau bandel ya.. diam-diam mau pacaran...?? ibu sudah bilang ngak boleh pacaran.. denger nih kuping!! " tegur Imah sambil mencoel kuping Melody, Melody pun pura-pura kesakitan dan berpindah ke pangkuan bapaknya


" Ibu jahat... bapak kuping Mel sakit nih hu hu hu " adunya bermanja pada Iwan... Iwan tertawa geli melihat kelakuan manja Melody


" Cup cup sudah.. nanti malam bapak hukum ibumu di kamar.. tenang aja " ucap Iwan sambil bermain mata pada Imah..


" Apaan sih pak sudah tuek juga.. mau hukum2 ibu.. kayak kuat2nya aja " sahut Imah sambil tersipu malu... Moe akhirnya ikut ngakak mendengarnya. Pantasan Melody sifatnya begitu polos dan ceria.. walaupun hidup kekurangan kedua orang tuanya mendidiknya dengan baik dan bersahaja


" Baiklah saya pamit dulu ibu.. bapak.. nona Melody, bagaimana besok subuh mau saya jemput atau bagaimana ?? " tanya Moe


" Nanti Mel di antar sama bapak aja " jawab Melody


" Kalau begitu saya pamit.. selamat malam " pamit Moe


" Malam uncle.. hati2 si jalan!! " sahut Melody


" Jadi Melody perginya subuh Besok?? " tanya Iwan


" Iya pak.. jam 6 kurang kita sudah berangkat ke apartemennya tuan, Mel harus menyiapkan sarapan untuk tuan dulu baru berangkat bersama ke kantor " jabar Melody


" Kalau gitu sudah sholat dulu baru tidur.. Mel sudah makan nak? " tanya Imah


" Belum bu.. Mel lapar " sahutnya manja

__ADS_1


" Ya sudah.. sholat sana.. ibu siapkan makan.. ibu bapak lho belum makan juga nungguin kamu "


" Siappp laksanakan ibuku cantik.. muahhh " sahut Melody senang sambil mencium pipi Imah


Imah tersenyum mendapat ciuman dari anak semata wayangnya itu...


" Semoga kau selalu dilindungi Allah dimanapun kau berada nak... semoga hidupmu nanti sukses dan bahagia " seuntai doa yang di sematkan oleh Imah untuk anaknya


" Pak.. bapak ngapain?? " tanya Imah melihat suaminya tak juga masuk setelah ia selesai menyiapkan makan malam


" Ini bapak habis ngecek sepeda yang di dapat Melody.. ternyata bukan merk abal2 lho bu.. harganya 10 juta ini, bapak tanya di mbah google!! " jawab Iwan dengan semangat


" Alhamdulillah pak... rezeki mu, kalau begitu sepedanya di taruh di dalam aja pak.. nanti hilang kalau di luar!! "


" Ya iyalah bu.... pemberian anak kita harus di jaga baik-baik, wah bapak bisa gaya sudah kalau acara sepedaan.. bapak pake sepeda baru he he " ucap Iwan senang


" Bapak senang...?? " suara Melody terdengar dari dalam


" Iya dong.. makasih ya anak bapak yang paling cantik " jawab Iwan


" Sama2 bapak Mel yang paling ganteng se rt he he... ibu sabar ya.. nanti habis gajian bulan depan giliran ibu yang dapat hadiah spesial pake telor " ucap Melody sambil memeluk Imah dari belakang


" Ngak usah hambur2 uang nak, simpan uang gajimu baik-baik untuk biaya kuliahmu nanti " pesan Imah


" Bisa dong... kebetulan daging yang Mel beli masih ada sedikit " jawab Imah.. keluarga kecil itupun asik makan sambil bercengkrama.


🦁🦁🦁🦁


Sementara itu Moe yang baru saja menjalankan mobilnya menerima telfon dari Samudra


" Moe.. kok kamu belum ada melapor, Mel sudah sampai rumah belum? " tanya Samudra


" Sudah tuan.. ini saya baru kembali dari rumah nona Melody, tadi saya di minta mampir dan di suguhi kopi.. jadi saja mampir dulu " jawab Moe


" Oh ya tuan.. tadi hampir saja nona Melody di suruh berhenti kerja oleh ibunya " ucap Moe sambil tersenyum usil...


" Lho Kenapa..?? gajinya kurang? " tanya Samudra kaget.. ia sampai berdiri dari duduknya


" Bukan Masalah itu tuan... ada yang mau melamar nona Melody.. anak dari majikan ibunya Melody " lapornya lagi

__ADS_1


" Apa..?? anak masih bocah gitu dilamar.....?? terus Gimana?? " tanya Samudra histeris... Senyum Moe semakin lebar.. ternyata benar dugaannya tuannya itu sudah menyukai Melody... kerjain aja ah biar kebakaran jenggot... 🤗🤗


" Ya kalau nona Melody itu anaknya nurut banget sama orang tuanya tuan.. jika orang tuanya bilang a.. ya dia nurut.. bilang b juga nunut " sahut Moe lagi


" Jadi mereka menerima lamaran itu?? gila, kamu ngak menghentikannya Moe?? " ucap Samudra.. intonasinya sudah bertambah tinggi , dia sudah berkacak pinggang kini... he he kena kau bos.. 😅😅😅


" Saya sudah jelaskan tuan.. tidak baik menikah muda " lanjut Moe


" Trus....!! " desak Samudra


" Untung bapaknya Melody menolaknya tuan, dia takut nanti Melody jadi menantu tapi di perlakukan seperti pembantu karena ibunya sudah lama menjadi pembantu di sana " sahut Moe... Samudra langsung saja bernafas lega


" Ya sudah kalo begitu " pembicaraan di putus oleh Samudra... Moe ngakak sendiri di dalam mobil...


" Ahhh senangnya sesekali bisa ngerjain bos, pasti malam ini tuan gelisah he he.. aku akan lihat matanya besok pasti kayak ikan busuk wkwkwkwk ha ha hi hi " ucap Moe. sambil tergelak


🐓🐓🐓🐓


Kembali pagi yang indah...... keluarga kecil sudah bangun sebelum matahari terbit, mereka semua akan pergi bekerja hari ini.. namun sebelumnya Iwan akan mengantar Melody ke apartemen Samudra.


" Bu makasih ya bekalnya... muah.. Assalamu alaikum!! " pamit Melody di atas motor


" Wa alaikum salam... alon alon pak, jangan ngebut !! " balas Imah


Melody memeluk pinggang bapaknya dengan erat.. cuaca masih terasa dingin


" Kenapa ngak pake jaket tadi Mel... " ucap Iwan


" He lupa pak.. nanti besok ingatin Mel ya "


" Iya... Mel ..bos kamu itu baik apa ngak orangnya, trus istrinya ngak marah kalo kamu kemana-mana sama bos mu itu? " tanya Iwan


" Tuan bos itu duda pak.. ngak ada istrinya..." sahut Melody


" Lho jadi selama ini kamu kalau di apartemen cuman berdua aja?? " tanya Iwan kaget


" Bahaya loh Mel.. kamu anak gadis berduaan sama lelaki dewasa, nanti kenapa-Kenapa lagi anak gadis bapak, sudah Mel. berhenti saja kerja!! " ucap Iwan lalu menghentikan laju motornya..


Jiahhh apa ngak tambah ngamuk si kingkong kalau begini... 😅😅😅

__ADS_1


See you next eps


Jangan lupa like komen dan votee nya


__ADS_2