Melodi I Love You

Melodi I Love You
233. Kapok


__ADS_3

Setelah mendapatkan tas bayi si kembar, dengan langkah seribu Anton kembali ke mobil dan supir langsung tancap gas.


" Memangnya anakmu berapa si Anton... baru satu ??" tanya Samudra kesal


" dua tuan... ni dah jadi yang ke tiga he he " jawabnya sambil cengegesan


" Ketawa lagi... jelek tau mukamu kalo ketawa, anak sudah mau 3 kok nanganin bumil kok kayak gitu 😀😀kalau aku wajar namanya baru pertama !!" omel Samudra


" Ya maaf tuan... saya mending kelai sama perampok daripada liat bini lahiran tuan, kasihan... membayangkan anak sebesar itu keluar dari situ.....omg 😱😱😱" sahut Anton dengan wajah memucat


" Ahhhhh sakit ayang... ahhhhh" teriak Melody tiba-tiba saat perutnya serasa berputar , tangan Melody menarik baju Samudra sampai hampir robek


" Iya sayang... sebentar kita sampai ...sabar ya....itu gas ngak di ijak apa 😑😑🀬🀬" omelnya pada supir yang menyetir sampai keringatan...


" Hallo ini Jakarta tuan... masa di injak terus gasnya ngak pake rem " keluhnya dalam hati


" Tuannnn..... da...da...darah keluar lagi...πŸ₯΅πŸ₯΅" lapor Anton saat melihat ke belakang dan lantai sudah basah berwarna merah


" Gimana ini Anton....??" tanya Samudra panik


" Ahhhhh sakittt hik hik... sakit ayang ahhhh aduhhh !!!" cicit Melody kesakitan


" Anton.... kamu kok diam aja, aku harus gimana kalo istriku kesakitan gini hah 😀😀??" tanya Samudra panik


" Maaf tuan... biasanya kalo istri saya begini saya sudah ping......" sahut Anton sudah hendak pingsan melihat darah Melody


" Berani pingsan kamu kupecat...dengar itu Anton 🀬🀬🀬😈" ancam Samudra membuat mata Anton langsung melek


" Di pecat...??? tidak tidak, ayo Anton kuatkan dirimu !!" cicitnya dalam hati...di mana lagi ia bisa bekerja dengan gaji besar begini


" Tarik nafas tuan..... hembuskan...tarik....hembuskan !!!" ucap Anton melatih pernafasan untuk Samudra....Samudra pun mengikuti saran Anton dengan patuh


" Maaf pak Anton... bukan suaminya yang di ajarin pernafasan begitu... istrinya dong !!" potong supir sambil fokus menyetir


" Oh iya...lupa tuan... aturannya istri tuan he he " sahut Anton membuat Samudra tambah kesal


" Pletak... ingat tak ada bonus bulan ini untukmu.. dasar pengawal tak berguna , cepat ajari istriku!!" tak berhenti Samudra mengomel di dalam mobil...


" Nyonya... tarik nafas...lepaskan....tarik nafas...lepaskan, tarik nafas...le..." ucap Anton begitu konsentrasi


Tuuuuuttttt terdengar suara alam ghoip yang terjepit


" Siapa berani buang angin di mobilku hah ????" bentak Samudra, wajah Anton langsung kemerahan


" Up maaf tuan... kelepasan dia padahal sudah di empit lho " ucapnya membuat sang supir langsung membuka semua jendela karena wanginya benar benar wangi 🀣🀣🀣, sang supir bahkan mau muntah menciumnya karena pantat Anton persis di sebelah hidungnya

__ADS_1


" Makan apaan sih pak Anton... gas nya kok beracun amah huekk !!" protes supir


" Turun kau dari mobil...dasar pengawal ngak ada akhlak 😑😑πŸ₯΅" tambah naik lah darah si soang 🀣🀣🀣, mau tak mau Anton turun dari mobil... untung sudah di halaman RS , ia pun berlari mengikuti mobil tuannya dan meminta perawat menjemput Melody yang sudah mau lahiran


Sebuah brangkar datang di dorong oleh beberapa perawat, dokter Melody pun datang menjemput... setelah di letakkan di brangkar Melody langsung di dorong ke ruang perawatan khusus ibu melahirkan


" Tolong di urus administrasinya tuan !!" ucap perawat


Samudra melihat mamahnya baru saja datang...


" Mah... mamah dampingin Melody, biar Sam urus admin nya !!" pintanya


" Biar papahmu saja yang mengurus adminnya, ayo kamu harus menemani istrimu melahirkan supaya tau betapa besar pengorbanan seorang istri untuk memberikan keturunan untukmu !! biar ngak macam2 kedepannya !!" ucap Sakura sambil menarik tangan Samudra menuju ruang bersalin


Setelah memakai baju steril....Samudra di giring menuju istrinya yang tengah kesakitan...


tangan Melody langsung mengapai memanggil Sam begitu melihatnya. Nampak air matanya nya mengalir menahan rasa sakit.


Samudra memegang tangan Melody dan mengecup keningnya...


" Maaf sayang... aku tak bisa berbuat apa-apa, cecar aja ya !!" pinta Samudra


" Enggak ay... Mel mau normal aja ahhhhh sakittt " teriaknya lagi , dokter segera memeriksa pembukaan Melody


" Wah cepat juga sudah bukaan 7, yang tenang ya Bu... tarik nafasnya, sebentar lagi baby nya akan lahir" ucap dokter dan memerintahkan suster memasang infus


" Dokter apa ngak ada obat yang bisa membuat istri saya tidak merasakan sakit seperti ini ?? kasihan dia !!" tanya Samudra


" Kami hanya bisa memberi suntik bius lokal setelah lahiran tuan, agar nyonya tak merasa sakit saat di jahit nanti " sahut dokter


" Di jahit... ?? apanya yang mau di jahit ??"


" Ya pintu keluarnya baby tuan, biar rapat kembali "


" Ya Tuhan... apa ngak bisa di lem aja gitu, memangnya kulit istriku bahan baju apa di jahit-jahit segala 😀😀" omel Samudra


" Maaf tuan... kalau di operasi mungkin bisa tapi kalau normal memang begitu, apa istrinya mau di operasi saja ??" tanya dokter lagi..


" Ahhh dokter.... perut Mel bunyi....!!.aduhhhh sakittt!!!" teriakan Melody membubarkan Diskusi itu


Dokter mendekat....rupanya air ketuban Melody sudah pecah


" Ok nyonya... tarik nafas nya ya nanti ngejan nya yang benar ya...pantatnya jangan di angkat, ini baby sedang mencari jalan keluar ...!!" titah dokter setelah memeriksa kondisi Melody dan ternyata bukaan sudah full


Perut Melody serasa di bolen... berputar dan rasanya sakit sekali...tangannya mencengkram lengan Samudra begitu kuat saat ia mengejan pertama kali

__ADS_1


namun bayi belum keluar juga hanya darah saja...


Samudra sudah pusing 7 keliling... sebelah tangannya membantunya tetap tegak jika tidak mungkin ia sudah jatuh sedari tadi


" Baik nyonya... sekali lagi..ayo bismillah..." tuntun dokter


" Heeeggggggg...." ejan Melody sekali lagi dan byur....keluarlah bayi pertama beselimut darah


" Ah..ah..ah...." terdengar suara Melody


" Alhamdulillah si kakak keluar !! ucap dokter dan langsung mengangkat bayi lelaki tadi memotong tali pusarnya membersihkan nya dan segera meletakkannya di dada Melody


Serasa hilang rasa sakitnya melihat bayinya keluar tanpa kurang suatu apapun


" Ayang.... lihatlah anak kita begitu tampan hik hik " tangis bahagia Melody pecah begitupun Samudra namun hanya sebentar... Melody kembali merasakan sakit yang luar biasa, sang kakak pun di ambil dan di mandikan oleh perawat sementara Melody harus bersiap mengeluarkan si adek.


Samudra memeluk kepala istrinya dan mengecupnya berulang kali.....


" Kau hebat sekali sayang... maafkan aku...!!" ucapnya berulang kali, akhirnya setelah 15 menit keluarlah bayi kedua. Dokter membawa bayi ke arah Samudra dengan maksud agar Samudra memeluk bayinya di dadanya agar timbul ikatan rasa ayah dan anak namun belum lagi sempat mengendong bayinya, kepala Samudra serasa berputar membuat perawat mengambilkan bangku agar Samudra bisa duduk


" Anda baik-baik saja tuan, bisakah anda memeluk anak anda ??" tanya dokter tersenyum simpul... Samudra hanya mengangguk, ia sudah pernah menonton proses ini . Berlahan Samudra lalu membuka baju sterilnya dan membuka bajunya lalu dokter meletakkan si adek ke dada Samudra... baru si kakak hingga twins kini berada di dada Samudra bersamaan.


Rasa haru menyelimuti Samudra, ia tak bisa berkata-kata lagi mendapati kedua bayi yang begitu kecil adalah hasil dari sper** nya. di ciuminya keduanya bergantian


" Terimakasih sayang.... lihatlah twins sangat tampan... Alhamdulillah ya Allah " ucap Samudra sambil memandangi Melody yang berada di sampingnya....tangan mungil Melody meraba punggung twins bergantian, ia hanya bisa tersenyum... ia kini merasa begitu lemas sehabis beberapa kali mengejan


" Selamat tuan ..nyonya, twins sulah lahir dalam keadaan sehat tanpa kurang apapun, maaf kami harus segera menjahit luka nyonya... nanti setelah anda selesai dan berganti pakaian bisa berkumpul dan menyusui anak- anak anda " ucap dokter dan bersiap untuk menjahit luka Melody


Mata Samudra hanya bisa mengawasi bagaimana dokter dan perawat duduk di depan istrinya dan entah mengerjakan apa di situ, namun karena melihat istrinya tak berteriak artinya tidak sakit akhirnya Samudra pun merasa tenang.


Pantas saja mamahnya berkeras memintanya menemani istrinya melahirkan, ternyata melahirkan itu sangatlah menyakitkan...


" Sayang.... kau jangan hamil lagi ya, 2 anak cukup " ucapnya kemudian


" Wah mau ikut program pemerintah ya tuan !!" celetuk perawat


" Tidak.... aku kapok, aku tidak sanggup jika harus melewati ini lagi, mungkin aku akan pingsan nanti " sahutnya membuat semua tertawa mendengarnya


" Tapi kalo bikinnya ngak kapok kan tuan ha ha ha " gelak dokter mengoda Samudra


See you next eps


Selamat ya soang dan jadi bapak...πŸ₯°πŸ₯° semoga bahagia selalu


Ya Allah cakep banget anak orang 😱😱πŸ₯°πŸ₯°

__ADS_1



__ADS_2