Melodi I Love You

Melodi I Love You
172. Ampunnn dah


__ADS_3

Dengan semangat 45 dan hati senang Samudra pulang ke apartemennya. bagaimana tidak senang, urusan penculik beres ...sudah dapat jamu kuat dari Tika dan kini istri kesayangan nya sudah pulang dari spa tanpa kurang suatu apapun, tubuhnya pasti sangat halus dan wangi membuat samudra bergidik sendiri sepanjang jalan membayangkan apa yang akan dilakukannya di atas ranjang nanti πŸ˜‚πŸ˜‚.


Terlihat Moe dan puluhan pengawal barunya berdiri di depan apartemennya.


" Moe tetap sewa mereka sampai acara resepsi dan bulan madu ku selesai setelah bulan madu ku selesai baru kau kurangi seperti biasa " titah Samudra sambil berjalan menuju pintu apartemennya. Moe lalu membukakan pintu apartemen agar bos besarnya itu bisa masuk, namun senyum lebar di wajah Samudera langsung menghilang begitu melihat apartemennya malah begitu ramai bak pasar malam, ohhhh sesuatu yang yang di sukainya....


Nampak ada papanya, mamahnya, adik gemblung nya dan Amira


" OMG mengapa di rumah penuh seperti pasar malam saja, bagaimana ini ?? padahal aku sudah tak sabar ingin melakukan pemeriksaan tubuh pada istriku " omelnya dalam hati


" Kakakkkkk.... papah Mamah lihatlah si lebay tua sudah datang hahaha " olok Sandra sambil tertawa ngakak melihat Samudra yang masuk dengan wajah masam


" Apa maksudmu aku lebay dasar adik tak tahu diri, kau tak tahu ini sudah malam pulang sana !! " sahut Samudra Keki


" Ngak nggak mau pulang... nggak mau pulang ...maunya di sini gangguin sih lebay " jawab Sandra sambil bernyanyi mengolok Samudra, Samudra lalu duduk setelah mengecup kening Melody yang mengambil tas kerja dan jas nya


" aduh enggak kuku Sandra ngelihatnya romantis abis deh pokoknya si lebay ini " kembali Sandra mengolok Samudra sambil terkekeh geli sedangkan yang lain hanya senyum-senyum tak berani berkomentar


" Apa kabar papah , mamah ??" tanya Samudra


" Baik son bagaimana denganmu ?? " sahut Danny


" Seperti yang papah lihat, semakin gemuk ☺️☺️, ada acara apa pah ...?? kok semua ngumpul di sini ?" tanya Samudra


" Tidak ada son... hanya saja kami ingin bertanya beberapa hal padamu "


" Apa itu pah ?? "


" Pertama jelaskan mengapa kau seminggu ini menyewa begitu banyak pengawal di sekitar istrimu ??" tanya Danny Erlan


" Tidak apa-apa pah... hanya saja aku menerima ancaman dari penganggu yg ingin mengganggu acara resepsi ku, jadi aku menyewa banyak orang hanya untuk sekedar berjaga-jaga itu saja tidak lebih " sahut Sam


" Yakin... ?"


" iya pa, setelah bulan madu ku selesai pengawal akan berjumlah seperti biasanya, jangan khawatir , itu saja pah ??"


" Yang kedua, apakah setelah menikah kau dan melodi akan tetap tinggal di sini di tempat yang sempit ini? kalian bahkan tak memiliki pembantu...mengapa kau tidak membeli sebuah Mansion yang baru son ??" tanya Sakura


" Well.... Samudra sudah memikirkan itu mah... pah tenang saja, di apartemen ini Sam tak punya pembantu karena aku tak mau privesiku terganggu. pertama Samudra sudah membangun sebuah villa di Bandung dan villa itu tidak kecil, kedua Sam sudah membeli sebuah Mansion sebenarnya, bahkan sudah membayarnya hanya tinggal mengisi barang-barangnya saja sebenarnya ini kejutan untuk istriku tapi karena kalian sudah bertanya... yah ku beritahu saja . Nanti tugas Melody untuk membeli perabotan di mansion baru kami " jawab Samudra sambil meminum teh yang baru di berikan oleh Melody


" Good son.. papah kira kau tak memikirkannya "


" Eee.... papah mamah dan kau San, kalian tak ingin pulang ??" tanya Samudra yang bernada mengusir membuat Erlan dan Sakura terkekeh geli melihat anaknya sedari tadi sudah seperti cacing kepanasan


" Pletak... kakak ini kenapa sih di datangin malah ngak senang, tidak kami tak akan pulang.. Sandra akan mengajak Melody berenang setelah makan malam !!" cerosos Sandra setelah menampol gemas kepala Sam


" Berenang... ?? no aku tak akan mengizinkan istriku berenang malam-malam begini, kau berenang saja sendiri sana !! " tolak Samudra

__ADS_1


" Cih... kakak pelit !!"


" Biarin....!!"


" Sudah pelit .. tua lagi, Mel kamu kok mau sih sama mahluk kayak kakakku ini, kamu di pelet kali sama kak Sam !!" balas Sandra jengkel


" Apa kamu bilang... aku tua ?? awas ya sini kau kujahit bibir lemesmu itu..." habis sudah kesabaran Samudra menghadapi adik gemblungnya itu


" Mah... tolong Sandra....!!" cicit Sandra berlindung di belakang Sakura


" Sini kamu... jangan berani di mulut aja 😀😀😀😑" ucap Samudra tambah kesal


" Papahhhh......!!!!" cicit Sandra lagi melihat Samudra sudah berkacak pinggang dengan wajah memerah karena marah....


" Ayang.... sudah jangan marah atuh, kak Sandra cuman bercanda... ayo ayang mandi dulu ya .. Mel temani yuk !!" hanya suara Melody lah yang bisa menurunkan kadar kemarahan seorang Samudra... bagai kerbau yang di cucuk hidungnya Samudra menurut saja saat tangan kecil Melody menariknya ke kamar


" OMG ..OMG... gila... beneran bucin berat nih kak Sam !!" komen Sandra melihatnya


" Pletak... kamu juga San.. suka banget sih mengoda kakakmu... heran deh pah dari mana sih menurunnya sifat usil Sandra ini " omel Sakura membuat Erlan terkekeh...


Ya dari siapa lagi jika bukan dari Erlan


" Ya dari siapa lagi mah... jika bukan dari suami tersayang mu ini he he "


" Sandra... coba kau ambil tuh Amira , kasihan Ringgo sudah mengendong nya dari tadi !!" tegur Sakura melihat Ringgo yang nampak kelelahan mengendong Amira


" No no no.... go go...go go " tangan Amira sambil mengangkat tangan ke arah Ringgo


" Tuh kan... Amiranya yang mau ikut Ringgo..." ucap Sandra


" Go go... papa ... go go..." ulang Amira sambil menangis akhirnya Ringgo kembali mengambil Amira


" No cantik... om Gogo bukan papa...om ya " ucap Ringgo


" No no... papa go go " sahut Amira lagi


" om go..."


" Gogo papa...Gogo papa muahhh " Amira juga ngotot lalu memeluk dan mencium Ringgo membuat Sakura dan Erlan mengomel


" Lihatlah anakmu itu San, saking rindu dengan papahnya semua lelaki dianggapnya papahnya, coba kau bilang pada suamimu agar bisa meluangkan waktu untuk Amira !!" tegur Sakura


" Sandra sudah protes mah... bahkan kak Sam sudah memanggilnya, tapi mas nya tetap aja begitu πŸ˜₯πŸ˜₯" sahut Sandra


Sementara itu di dalam kamar .....


Begitu bisa masuk kamar dan berduaan dengan kesayangannya, si soang langsung saja menarik Melody ke ranjang

__ADS_1


" Ayang.... mau ngapain ? ayo mandi sebentar mau makan malam !!" protes Melody melihat si soang sudah mulai mengendus lehernya


" Aku mau memeriksa hasil spa mu dulu... sebentar saja " ucap Samudra lantas menarik pakaian Melody tanpa mau di tolak...


" Nanti aja ayang.... kan perginya sama keluarga ayang, masa masih harus di periksa sih "


" Tak ada pengecualian... kau tetap harus melakukan pemeriksaan tubuh " tolak si soang dan mulailah terjadi proses sosor menyosor


" Ahhh ayang.... sudah hentikan ahhh !!" pinta Melody.... ia sangat benci jika si soang sudah mulai menyentuh tubuhnya dengan bibirnya, ia benci sebab si soang begitu pintar menyentuh titik-titik yang bisa membuatnya segera on fire...ia benci karena hal itu membuatnya jadi lupa daratan dan segera menaiki si soang tanpa di minta lagi....


Melody pun sudah lupa dengan keluarga suaminya yang berada di luar pintu kamar mereka ... sedang menunggu keduanya untuk makan malam


Melody bergerak cepat dan intens tanpa ampun ... membuat si soang merem melek menikmatinya


" Oh sayang.... aku suka aku sangat suka jika kau seperti ini.... " ucap Samudra sambil memegangi pinggang Melody membantunya bergerak lebih keras


Sementara di dalam lagi terbang melayang ke langit 23 🀭🀭, di ruang makan Sandra mengetuk meja sampai 1000 kali dengan telunjuknya dengan kesal namun kakaknya belum juga keluar


" Sandra sudah bilang... kakak itu lagi bucin berat, jangankan kita... biar presiden yang menunggunya di sini... kakak ngak akan keluar jika belum kelar 😀😀😀 " ucapnya mengomel pada papah mamahnya


Sakura dan Erlan hanya tersenyum saja... keduanya makan sambil saling pandang dengan penuh cinta


" Cih... kalian sungguh menyebalkan, Sandra mau berenang saja !!" ucap Sandra lalu masuk ke kamar dan berganti memakai baju renang dan lapisan luarnya


" Amira mau ikut mama berenang ??" tanya Sandra pada Amira yang sedang di gendong oleh Ringgo... Amira mengangguk senang


" Ayo Go... ikut aku ke kolam renang !! " titah Sandra


" Tapi non saya kan la..."


" Iya aku tau kamu laki-laki... kenapa sih, siapa nanti yang jaga Amira di pinggir kolam kalau aku berenang Goooo, cepat ikut ... cerewet banget sih 😀😀 ngak kakak.. ngak mamah papah, ngak kamu bikin kesel aja !!" omel Sandra


Peluh keringat Ringgo langsung membanjiri keningnya begitu mereka sampai di kolam renang, Sandra melepas baju mandinya dan berjalan ke tepi kolam, Mata Ringgo sampai melotot di suguhi pemandangan nan begitu elok di depan matanya sampai...


Pakkk.... tangan mungil Amira melepak pipinya membuatnya kembali sadar


" Papa go go... yenang.... yenang !!" pintanya sambil menunjuk ke arah air


" Non ... Amiranya mau berenang juga , gimana ini ??" tanya Ringgo


" Sini kupengang dulu Amiranya, kamu ganti pake celana renang nanti pegangi Amira di kolam kecil itu !!" titah Sandra mengambil Amira dari tangan Ringgo, Ringgo ternganga mendapat perintah demikian....


" A....apa...?? aku harus buka baju di depan nona, ngak salah apa... ibuuuu..... ampunnn dah, kalau begini Ringgo bisa kena serangan jantung " cicit Ringgo dah mau nangis aja 🀣🀣🀣


Sandra tersenyum geli melihat wajah pucat Ringgo


Sandra... Sandra... semua kamu usilin...🀭🀭🀭

__ADS_1


Ocrelah... dah 1400 kata sis, ngak pendek lagi kan kisahnya ?? bonus buat kalian pembaca setiaku


__ADS_2