Melodi I Love You

Melodi I Love You
13. Galau


__ADS_3

" Duh nih bocah kok ngak konek-konek ya otaknya... apa beneran dia sepolos itu sih?? " omel Samudra dalam hati


" Ya sudahlah sekarang aku tanya apa saja kesimpulan dari majalah yang kau baca kemaren?? " tanya Samudra


Melody terdiam... Ia sudah membuka mulutnya... namun ditutup lagi... di buka lagi... Eh di tutup lagi membuat Samudra Jadi tak sabar


" hei bocah..ini bukan dalam akuarium mengapa wajahmu macam ikan mas koki gitu.. mangap2 ngak jelas, Cepat.. aku banyak kerjaan!! " bentak Samudra


" Sebentar tuan bos... Mel sedang menganalisa, kesimpulan yang bos mau berdasarkan kesimpulan penulis majalah atau kesimpulan menurut Melody ?? " tanyanya lagi


" Dua duanya.. bocah "


" Ehem-ehem baik tuan bos Mel mulai ya... yang pertama kesimpulan menurut penulis majalah....Samudra Adinata Erlan seorang pengusaha muda sukses yang memiliki harta kekayaan lebih dari 10 t , bergerak di bidang ekspor impor dan juga pergerakan saham termasuk dalam 10 pengusaha muda terkaya di asia.


Walaupun orang tuanya juga seorang pengusaha namun seorang Samudra berhasil membangun usahanya sendiri dengan kerja kerasnya sendiri. Statusnya yang seorang duda Kaya tajir melintir membuat wanita mengantri untuk menjadi pendampingnya kelak, Namun Samudra selama 3 tahun perceraiannya belum pernah sekalipun mengandeng seorang wanita di depan umum.


Sikap dingin nya terhadap wanita sama dengan sikap kejamnya di dunia perbisnisan. Mungkin itulah kunci keberhasilannya seorang Samudra.


Selesai tuan bos... he he " jelas Melody panjang lebar.


" OK... lanjut...!! " titahnya sambil kembali menyeruput kopinya


" Kedua... kesimpulan bedasarkan pemikiran saya..... " ucap Melody sambil memutar-mutar matanya dan mengigit bibir bawahnya... membuat Samudra tersenyum...


" Lucu sekali sih ekspresi bocah ini " ucapnya dalam hati


" Cepatttt..... Lambat amat !!" desak Samudra sudah tak sabaran


" Menurut Melody tuan bos itu kasihan" jawabnya membuat Samudra melotot


" Mengapa kesimpulanmu begitu?? " tanyanya


" Tuan bos kan.. uangnya sudah banyak tuh satu tangki... trus kerjaannya kan banyak kadang sampe malam, tapi ngak punya istri.. kan kalo pulang kasihan.. ngak ada yang bikinkan kopi... ngak ada yang layanin makan.. ngak ada yang pijitin, trus buat apa punya uang banyak kalo sendirian gitu kan sepi tuan bos.... Bapak aja kalo pulang langsung saja kami kerubuti... ibu hidangkan makanan... Mel bikinin kopi ama mijitin kaki bapak... kasihan bapak kan satpam berdiri aja seharian, makanya kakinya bapak suka kram " jawab Melody lagi

__ADS_1


Ucapan polos seorang Melody sangat mengena di hati Samudra... ia memang merasa sangat kesepian jika sudah sampai di apartemen.....


" Bagus ya... kemaren kau bilang aku pria keren ke 2 setelah Pak Jokowi... sekarang kau bilang aku kasihan, minta di pecat kamu hah " ucap Samudra dengan mata melotot tanpa senyum


" Ampunn tuan bos.. Jangan pecat Melody ya..please!! kan bos yang pengen tau mendapat Mel " pintanya sambil menyatukan kedua tangannya


" Kena kau.... " ucap Samudra dalam hati... bibirnya melengkung sempurna


" Well semua itu tergantung performa dan usaha kamu untuk memperlihatkan bahwa kau serius Ingin tetap bekerja di sini " jawab Samudra lagi


" Apa maksudnya tuan bos... Mel ngak mengerti, Mel harus lembur gitu ya.. ngak masalah tuan Boss.. Mell siap!! " ucapnya lagi


" Lemburnya ngak di kantor, tapi di apartemen saya... nanti hari Minggu pagi kamu harus sudah ada di apartemen saya, tugasmu membersihkan apartemen saya dan juga memasak buat saya... selama 2 minggu, kalau kamu lulus maka kamu ngak kupecat... bagaimana??? " ucap Samudra


" Dari pagi ya tuan boss... trus pulangnya jam berapa ? Mel kan kalau hari Minggu nyuci baju " tanyanya


" Kalo ngak mau ya sudah.... kau boleh keluar dari sini " ucap Samudra lalu membuka laptopnya dan mulai mengetik


" Tuan bos..... tuan..... " Melody mendekat dan menarik ujung kemeja Samudra seperti anak kecil minta permen, Samudra menghentikan kegiatannya... mata elangnya memperhatikan wajah Melody yang sudah mau menangis


Dengan lesu Melody keluar dari ruangan Samudra... ia lalu menelfon bapaknya di balkon, agar tak ada yang mendengarnya


" Hallo.. Assalamu alaikum... bapaakkk.... hik hik hik Mel galau " suara isakan nya terdengar.. Iwan langsung berdiri


" Ada apa nak... apa kau dimarahi atau di pecat?? " tanya Iwan


" Ngak pak..belum... tapi kata tuan bos kalau Mel mau membersihkan apartemen Bos selama 2 minggu setiap hari minggu, bos akan mempertimbangkan...gimana dong Pak... Melody bersihkan atau tidak? , sepertinya doa nya Mel ngak sampe pak " ucapnya


Iwan tersenyum mendengarnya


" Sudah... Nanti malam kamu sholat istikharoh ya nak... pilihan mana yang terbaik menurutmu pilihlah, lagian doanya kan sampai buktinya lho Mel ngak di pecatkan hari ini " hibur Iwan, Melody langsung tersenyum...


" Iya juga ya pak...he he iya deh... bapak memang the best, Mell langsung ademmm kalo sudah nelfon bapak muah muah..... ya udah Mel kerja lagi ya pak... assalamu alaikum!! " ucap nya senang..Melody berkali-kali mencium hp nya sambil tersenyum.

__ADS_1


Semua tingkahnya itu rupanya tertangkap mata Samudra dan Ryan


" Kira-kira siapa yang menelfonya sampai sebegitu bahagianya, HP nya sampai di cium segala?? " tanya Samudra


" Nelfon pacarnya kali tuan, biasanya abg mah gitu kalo telfonan sama pacarnya " sahut Ryan sambil memicingkan matanya mengawasi Melody


" Begitu ya..... " Samudra mengelus dagu mulusnya...


" Tapi katanya dia belum punya pacar, atau baru aja ada yang nembak dia " ucap Ryan tanpa sadar


" Apa kau bilang...?? tau dari mana kau dia belum punya pacar? " selidik Samudra membuat Ryan terkejut


" Oh itu ngak sengaja bos... waktu itu saya wawancara dia " jawab Ryan gugub


" Hemmm..... sepertinya hukumanmu akan di tambah Melody, karena berpacaran di jam kerja .. tunggu saja besok " omel Samudra dalam hati


Keduanya lalu ke ruang rapat.. sepanjang rapat wajah Samudra bertekuk saja, tak ada senyum sedikitpun padahal para ketua divisi melaporkan income yang memuaskan karena naik sampai 20 % bulan ini.


Wajah Melody yang tertawa senang sambil menciumi hp nya terus terbayang membuat Samudra kesal


Keesokan paginya....


Samudra masuk ke kantornya tetap dengan wajah masam... tak ada satupun ada yang berani menegurnya.


" Ryan.... jangan ada yang masuk ke ruanganku sampai 1 jam ke depan kecuali si bocah itu " titahnya.. Ryan hanya mengangguk.


Tak lama setelah Samudra masuk... Melody seperti biasa membawa kopi dan peralatan tempurnya.


" Assalamu alaikum " ucapnya lalu masuk dan menutup Pintu, begitu ia hendak ke meja Samudra meletakkan kopi.. matanya terbelalak melihat pemandangan di depannya


" Astagfirullah.... " ucapnya kaget bukan main.


He he kenapa kau kaget Melody... tuan bos mu ngamuk apa ngambek apa cembokur 😅😅 siap siap kamu di goreng sama tuan bos mu.. thor ngak ikut-ikut ya... ✌✌

__ADS_1


See you next eps


Jangan lupa like komen n vote nya


__ADS_2