
Ni hari Balikpapan hujan terus ya sis... cuaca dah mendukung buat lanjutin kisah nan semriwinggg ini... dengan semangat thor ambil hp ceritanya mau nulis, ternyata saudara2 kuota habis.... π±π±π± tau ngak sih rasanya πππ’π€π© aaarghhhh..... pengen di banting aja rasanya ni hp, untung ingat thor bukan horang kayah... HP dah cuman satu mau rusak lagi.... ππππππ
Akhirnya sambil istigfar, thor nunggu dah pulang begawi baru beli kuota..so maaf kalau up nya melorot waktunya π€π€sorry salah Kata... telat maksudnya, kalau yang melorot itu mah celananya si kingkong πππ
π¦π¦π¦π¦
" Keluarkan saja Sayang... Jangan kau tahan" ucap Samudra dan terus mencumbu Melody sampai ia merasakan puncak kenikmatan dan... mata Melody terbuka saat Ia telah merasakan basah di bawah sana
Seluruh tubuh Melody merinding dan bergetar hebat.... apa yang terjadi pada tubuhnya?? seumur hidupnya baru kali ini ia merasakan hal ini.... Ada rasa yang tak bisa ia jabarkan dalam kata-kata selain Ia ingin merasakannya lagi dan lagi
Tangan Melody menarik rambut Samudra dan ia mengeluarkan suara yang selama ini tak pernah terpikirkan olehnya akan keluar dari bibirnya
" Ay..... Mel....ahhh. " ucapnya Saat merasa rasa itu belumlah selesai... entah mengapa ia ingin Samudra melakukan hal yang lebih dari itu... tidakkah ini keinginan yang memalukan.... ???tanyanya dalam hati, tapi Hati dan tubuhnya kini tidakkah singkron Lagi, tangan Melody yang memegang kepala Samudra menggiring kepala Samudra ke area si kembar
Samudra tersenyum senang melihat tanggapan dari Melody,
" Kau Ingin lebih Sayang...?? " bisiknya dan Melody hanya bisa mengangguk kedua tangannya mengelus tubuh suaminya itu dengan penuh harap, tentu saja kingkong dengan senang hati pake bingitttts melanjutkan aksinya
Bibir nakalnya kembali berkelana menyentuh bagian demi bagian dari tubuh Melody yang membuat Melody begitu melayang.....
" Kau sudah siap..... " ucap Samudra sebelum memasukkan adiknya ke kandang, kini saat nya baginya untuk merasakan kenikmatan yang sudah lama di tahannya
Berlahan namun pasti.. milik Samudra memasuki Melody , Ia berusaha menerobos dinding yang begitu sempit itu dengan semangat. Walaupun merasakan sakit Melody tak berani menghentikan nya.. Ia ingat pesan Ibunya agar bertahanlah dari rasa sakit itu.. agar suaminya bahagia
Namun.....
" Aaahhhh...ay... sakittttt..... " jerit kecilnya akhirnya tak bisa lagi ditahannya Kala Samudra berhasil menjebol miliknya yang selama ini di jaganya dengan baik
Samudra berhenti sejenak... Ia menciumi kening dan Pipi Melody berulang kali untuk menenangkannya, Samudra sendiri sebenarnya juga merasa kaget, mengapa gawang Melody begitu berbeda dengan semua gawangnya yang pernah di masukinya termasuk milik Naura, mengapa milik Melody demikian sempit dan sulit untuk di masukinya, apakah artinya Naura dulu sudah tidak perawan...???
" Ah masa bodoh... yang penting sekarang saatnya aku merasakan kenikmatan dunia ini.... " pikirnya mengenyahkan banyak pertanyaan yang berseliweran di kepalanya
__ADS_1
" Boleh aku lanjutkan sayang? " tanya Samudra..Melody mengangguk pasrah. Mendapat anggukan dari Melody... Samudra mulai bergerak dan OMG rasanya begitu nikmati.... Samudra terus bergerak dan semakin lama semakin cepat, membuat ******* Melody pun semakin kencang
" Ay.... sudah ya.... " rintih Melody sudah kelelahan
" Tahan sebentar lagi sayang... Ohh ini sangat nikmat sayang " pinta Samudra karena ia kini sudah di ujung tertinggi kenikmatannya..
Keduanya sama-sama bermandi keringat sudah, namun Samudra belum lah Lagi selesai.... Ia benar-benar menikmati moment ini... moment kenikmatan yang tak ada bandingannya dengan apapun di muka bumi ini
Akhirnya erangan Samudra pun terdengar menandakan ia sudah mencapai puncak dan kepuasannya Sedangkan Melody sudah tak terdengar lagi suaranya... Ia sudah ko tak sanggup menghadapinya di kingkong yang mempunyai stamina yang luar biasa.
" Terimakasih Melody... I love you " ucap Samudra masih dengan suara terengah
" Hemmmm " hanya itu jawaban dari Melody, Ia sudah sangat lemas dan tak bertenaga sama sekali... Ia hanya ingin tidur kini
Samudra yang memahaminya pun tak mau menganggu Melody, Ia membersihkan dirinya lalu membersihkan tubuh Melody dengan handuk hangat dan memakaikannya baju tidur . Samudra berebah sambil tersenyum puas, di tariknya Melody ke pelukannya dan Ia pun memeluknya sepanjang malam
" Aku sungguh bahagia bersamamu sayang, aku tak akan pernah melepaskanmu sampai kapapun Sayang " ucapnya sambil memandangi wajah Melody yang sudah tertidur..di kecupnya keningnya Melody dengan penuh rasa cinta sebelum menyusul Melody ke alam mimpi
π£π£π£π£
Bunyi perut nya yang lapar membangunkan Samudra dari tidurnya, Ia melihat ke arah jam sudah jam 7.30 pagi... mereka berdua kesiangan, Namun melihat Melody yang masih begitu nyenyak membuatnya tak sampai Hati membangunkannya... biarlah kesayangannya itu beristirahat dulu. Samudra bangun dan mandi lalu ke ruang makan seorang diri dimana Nana sudah menunggunya
" Morning Nana!! "!sapanya sambil mencium neneknya itu
" Morning Sam, mana istrimu? Jangan bilang kalian bertengkar " tanyanya sambil celingukan mencari Melody, Samudra hanya tersenyum saja dan langsung melahap makanan di depannya, Ia sungguh sangat kelaparan mungkin efek bekerja keras semalam... ππ, dan itu tak luput dari mata tua Nana
" Dasar kau cucu kurang ajar, rupanya kalian sudah membuat adonan semalam ya... dan istri kecilmu itu pasti masih ko , Sam... Sam.... " ucap Nana... Samudra tak membantah... ia hanya terkekeh sambil terus mengunyah
" Kau bahagia Sam...?? " selidik nya lagi
" Sangat.. Nana, Sam sangat berharap kami tak akan pernah berpisah... Sam sangat Jatuh cinta padanya Nana " ucapnya sambil memegang tangan Nana, Nana pun balik memegang tangan Samudra
__ADS_1
" Sam... Melody adalah gadis yang baik dan basicnya Ia sangat lah penurut, jika kau ingin rt mu awet dengannya... belajarlah dari pengalamanmu yang lalu, bawalah istrimu selalu di sisimu agar tak ada celah... kau paham maksud Nana?? " Sam pun mengangguk
" Suruh istrimu meminum ini nanti saat sarapan, ini vitamin dan obat penghilang nyeri agar rasa sakitnya cepat Hilang " pesan Nana
" Terimakasih Nana "
" Sam..benarkah istrimu anak angkat? "
" Ya.. mengapa..?? Nana keberatan? "
" Tidak... hanya saja apakah kau tak ada keinginan untuk mencari orang tua kandungnya? " tanya Nana, Samudra menarik nafas panjang
" Sam sudah pernah memikirkan hal itu, Namun orangtuanya angkatnya sangatlah baik dan menyayanginya sepenuh hati, bagaimana Nanti jika orangtua kandung Melody ketemu dan nanti malah memisahkan Melody dari orang tua angkatnya kan malah kasihan?? disamping itu Melody sama sekali tak tertarik mencari mereka Nana " jawab Samudra
" Ya terserah kalian saja , yang penting kalian secepatnya memberikan Nama cicit ya... "
" Nanti Sam tanya dulu Nana, jika istriku ingin melanjutka sekolahnya mau tak mau kami harus menundanya... aku sudah berjanji pada orangtuanya Nana " jawab Samudra
Selesai sarapan... bergegas Samudra kembali ke kamarnya, Melody masih di posisi semula... Ia bahkan tak bergerak sama sekali.. Akhirnya Samudra mengambil laptop nya dan bekerja sambil menunggu istrinya bangun.....
Satu jam berlalu....
Melody mulai membuka kedua matanya.... matanya mencari keberadaan suaminya dan Ia menemukan Sam sedang duduk tak Jauh darinya menghadapi laptopnya... mendengar sedikit bunyi dari ranjang Samudra langsung meninggalkan laptopnya... Ia duduk di sisi ranjang dan mengecup kening Melody
" Akhirnya kau bangun sayang, bagaimana perasaanmu? " tanya Samudra dengan begitu bahagia
" Badan Mel sakit semua... ay, rasanya seperti habis di tabrak truk " rintihnya membuat Sam langsung ngakak
" What... di tabrak truk, memangnya tau rasanya bagaimana di tabrak truk ha ha ha " Samudra tergelak mendengarnya
Ya dirimulah kingkong... truk nya.. ππ, okay Sambung Lagi besok ya
__ADS_1
See you next eps
Jangan lupa like komen dan vote nya