
" Kurang ajar... dasar bocah kurus brengsek, berani sekali dia menantang ku di acara resepsi ku, apa kau sudah bosan berwajah tampan... berapa pukulan mendarat di wajahmu baru kau sadar dengan apa yang kau lakukan sekarang π€π€π‘ " geram Samudra ....wajahnya sudah sangat merah menahan amaran
Tangan mungil Melody tiba-tiba saja mengenggam tangan Samudra ....
" Ayang.... sabar ya jangan marah, banyak tamu... walau bagaimanapun Mel sudah jadi milik ayang, sekarang dan selamanya " ucap Melody untuk menenangkan Samudra yang sekejap lagi akan meledak
Samudra bukanlah pencari masalah... namun jika masalah mencarinya ia tak pernah lari... ia akan menghadapinya dengan gagah berani
" Sammmm....." desis Sakura dari sebelahnya.... ia tak ingin anaknya sampai lepas kontrol
" OMG ..OMG...OMG... gawat nih....tuh cogan cari mati apa ???? π±π±berani banget nyatain cinta di depan kakak, gimana ni Goo ?? " celoteh Sandra tanpa sadar mencengkeram lengan Ringgo yang berdiri di sebelahnya
" Aw aw aw... non kaget boleh tapi jangan nancep gitu juga dong kukunya " protes Ringgo
" Eh he he ...maaf ya ngak sengaja... sakit ya.. ya ampun hampir berdarah... gimana ini ??" Sandra tambah panik melihat tangan Ringgo yang nyaris mengeluarkan darah akibat terkena tancapan kukunya tadi
" Mami ahat....mami ahaaatt !!" ucap Amira marah
" Ya maaf... mami ngak sengaja , papi Ringgo ngak marah kan ...iya kan ??" ucap Sandra sambil mencubit Ringgo memberi kode agar Amira tak marah
" Iya Amira... papa ngak marah kok, ngak sakit tadi papa rupa-rupa he he " sahut Ringgo akhirnya
" Awas mami alo ahat Agi...π‘π‘" tegur Amira sambil melotot
" Iya... iya... ya amplop galak banget kayak siapa sih ??" ucap Sandra melihat pelototan Amira padanya
" Ya kayak siapa lagi... emangnya " ucap Ringgo pelan
" Apa kamu bilang Go... belum pernah ya di tampol emak-emak??" ucap Sandra kesal... Ringgo tergelak melihat bagaimana Sandra dan Amira sama-sama melotot kini... membuat kadar kecantikan keduanya makin terlihat..β€οΈβ€οΈβ€οΈ
" Ya Tuhan... gimana ngak rontok hatiku jika selalu berada di dekat dua bidadari ini π±" cicit Ringgo dalam hati
ππππ
Dirga lalu menyanyikan sebuah lagu cinta nan patah hati.. selama menyanyi matanya selalu memandang ke arah Melody... membuat tamu riuh karena ternyata ada cinta segitiga menurut mereka.
Melody yang berada di pelaminan jadi serba salah... mau melihat Dirga takut suaminya Marah... ngak melihat Dirga ngak sopan karena Dirga menyanyi untuknya .... bagaimana ini ...Mel akhirnya hanya bisa diam menunduk saja sambil sesekali menyalami tamu
Selesai Dirga menyanyi... Sam memberi kode agar penyanyi latar mendatanginya... ia lalu berbisik-bisik memerintahkan sesuatu... tak lama sebuah mic di berikan pada Sam, Melody dan Sakura yang melihatnya langsung cemas...?? apa yang akan di lakukan oleh Sam ???
" Baiklah... terimakasih pada saudara Dirga yang telah menyampaikan isi hatinya .. walaupun terlambat !!" ucap Samudra sebagai pembuka
" Gerrr " tawa seisi ruangan
" Sebuah lagu untuk kesayanganku... istriku tercinta Melody... Menemukanmu " lanjut Samudra tanpa basa basi... musik lalu berbunyi ...
__ADS_1
*Separuh langkahku saat ini
Berjalan tanpa berhenti
Hidupku bagaikan keringnya dunia
Tandus tak ada cinta...
Hatiku mencari cinta ini
Sampai kutemukan yang sejati
Walau sampai letih Ku kan mencarinya
Seorang yang kucinta...
Oh...oh...oh...
Kini ku menemukanmu....
( Sam mengecup punggung tangan Melody... membuat para undangan bertepuk tangan begitu riuhnya )
Di ujung waktuku patah hati
lelah hati menunggu...
Kini ku telah bersamamuuu
( Sam memeluk Melody...)
Berjanji tuk sehidup semati
Sampai akhir waktu
Kita bersama untuk selamanya....
Sam bernyanyi sampai lagu habis sambil terus memegang jemari Melody... Melody sampai menitikkan air mata haru, melihat betapa Sam tak malu menunjukkan cintanya di depan semua orang
Selesai menyanyikan lagu Sam lalu menarik pinggang Melody dan menaikkan dagu Melody dengan telunjukknya, Melody mengerjapkan matanya berkali-kali...
" Apa yang akan ayang lakukan... jangan bi....emmm" pertanyaannya di bungkam oleh ciuman mesra si soang ... ya Sam mencium mesra Melody di depan semua orang, bahkan para paparazi sampai memotretnya berkali-kali saking kagetnya
" Omo...Omo...Omo....kakak, sampe putus sudah urat malunya saking cembokurnya... bukan main, kuakui kau hebat Mel, kau membuat kakakku sampai bertekuk lutut padamu... prok ...prok...prok... " celoteh Sandra tak percaya dengan apa yang dilihatnya... ia sampai bertepuk tangan yang di sambung tepuk tangan seisi ruangan...
Melody sampai mau pingsan rasanya mendapat ciuman mesra dari si soang di atas panggung...namun ia bisa apa selain pasrah
__ADS_1
" Kau milikku sayang... sekarang dan selamanya, berjanjilah kau tak akan menghianatiku " pinta Samudra sambil memandangi manik mata Melody.. Melody hanya bisa mengangguk tanpa bisa bersuara.
Dirga yang melihat adegan yang super super romantis itu... akhirnya tak tahan, ia melempar bunga putih di tangannya dan pergi tanpa pamit. Samudra tersenyum puas setelah melihat Dirga yang pergi dengan tergesa-gesa, sisa acara di habiskan dengan tenang sampai acara hampir berakhir dan akan dilakukan sesi foto-foto untuk yang terakhir kalinya namun Suami Sandra tak terlihat di manapun, akhirnya yang mendampingi Sandra malah Ringgo karena Amira tak mau lepas dari gendongan Ringgo.
Sam melirik pada Moe.. Moe mengangguk sambil memberikan kode bahwa ia akan mengurus suami Sandra. Acara pun berakhir dengan lancar. Imah dan suami malam ini masih menginap di hotel begitupun Melody dan Samudra... sedangkan jatah kamar Sandra di berikan pada Ryan, karena Sakura memaksa Sandra pulang ke mansion walaupun sebenarnya Sandra Engan, namun aneh... kali ini mamahnya sangat memaksanya padahal biasanya Sakura tak begitu.
Dengan kesal Sandra pun akhirnya pulang bersama kedua orang tuanya setelah mencari suaminya tak kunjung di temukan
π·π·π·π·
Samudra mengendong Melody begitu memasuki kamar bulan madu mereka. Matanya tak lepas memandangi Melody semenjak tadi... entah apa yang dipikirkannya hanya ialah yang tau.
Samudra membaringkan Melody di ranjang super king mereka... diatas hamparan bunga-bunga yang begitu banyak
" Berani sekali si brengsek itu menyatakan cinta padamu di depan semua orang... kini kau harus menerima hukuman sayang " ucap Samudra sambil melepaskan gaun pengantin Melody
" Kok Mel yang di hukum, Mel kan ngak salah apa-apa ay ??" protes Melody
" Siapa bilang kau tidak salah... kau dulu mau saja di ajak makan berduaan oleh pria brengsek itu, coba dulu kamu menolak... ia tak akan berani seperti ini...srekk " jawab Sam kesal sambil menarik pakaian Melody hingga terlepas, kini Melody hanya memakai dalaman saja. Sambil memandangi Melody... Samudra bergegas melepaskan pakaian yang di kenakannya...
" Ay... kita ngak mandi dulu, badan Mel rasanya lengket gerah gitu "
" Tidak... satu babak dulu baru kita ke kamar mandi bersama, malam ini kau akan merasakan bagaimana keperkasaan suamimu ini sayang, kau akan mendesah semalaman... aku akan memuaskan mu hingga kau tak akan pernah berfikir untuk melihat pria lain. " bisik Samudra sebelum memanjakan pusakanya dengan memandikannya di kolam milik Melody...lagi , lagi dan lagi hingga keduanya kelelahan β€οΈβ€οΈβ€οΈ
Sementara itu Sakura, Erlan dan Sandra dengan di kawal Moe cs sampai di mansion. Sambil menggerutu Sandra pun masuk namun betapa kagetnya mereka melihat Dandi keluar dari kamar babysitter Amira hanya memakai baju mandi, Dandi juga tak kalah terkejut... belum kelar lagi keterkejutan kedua belah pihak...
Sang babysitter keluar dari kamar dengan memakai kemeja Dandi dan memeluknya dari belakang... terlihat sekali mereka habis bercinta
" Masss.... tega kamu ya, aku mencariku di hotel sampe cape ternyata kamu malah selingkuh ?? jahat kamu mas jahaaattt ...plakkk" teriak Sandra seraya menampar Dandi
" Aku bisa jelaskan San.. ini hanya salah paham !" ucap Dandi...
" Salah paham.... aku tidak buta dan bodoh mas...dan kau wanita ******, pergi kau dari sini.. kau kupecat !!" teriak Sandra histerias... ia sangat marah, bagaimana tidak mereka berani melakukannya di mansion papahnya...sungguh terlalu
" Sandra aku tidak selingkuh, tadi aku hanya mencari sesuatu " jelas Dandi lagi
" Ya nona... Tuan mencari ini dan ini dan ini, sebaiknya nona bisa berfikir sekarang... sebelum terlambat " potong Moe dan memberikan jejeran foto perselingkuhan Dandi di depan Sandra hingga Dandi tak bisa berkutik lagi....
Hemm kasihan Sandra... di saat kakaknya berbulan madu
ia malah menderita
Bagaimana kelanjutannya ??
See you next eps
__ADS_1
Jangan lupa untuk like komen dan vote