Melodi I Love You

Melodi I Love You
48. Laporan penyejuk hati


__ADS_3

Melihat Samudra masuk ke toilet di kamarnya.. Melody pun langsung mengambil tas nya.. ia masuk ke toilet luar karena merasa gerah memakai kebaya dari pagi.. Melody pun mandi, rambutnya pun mau tak mau harus di keramas karena tadi banyak di kasih hairspray . Selesai mandi dan berganti pakaian.. Melody pun sholat dulu di ruang santai apartemen Samudra. Mini apartemen ini hanya memiliki sebuah kamar utama.. tak ada kamar tidur tamunya hingga mau tak mau Melody beraktifitas di ruangan yang tersedia.


Samudra yang selesai dengan solo karirnya juga langsung mandi, selesai mandi dan berpakaian ia keluar mencari si bocah... saat membuka pintu kamar.. Samudra tertegun melihat Melody yang sedang sholat dengan khusuknya... hal yang sudah beberapa tahun ini di tinggalkannya.


Tanpa suara Samudra duduk di sofa.. matanya terus memperhatikan pergerakan Melody dari belakang...tangannya mengetik gawai memesan makan siang untuk mereka berdua. Selesai Sholat Melody membuka dan melipat mukenanya, rambut panjang nan setengah basah itu nampak begitu elok di pandang.


Selesai berdoa.. Melody bangun dan berbalik.. ia sangat kaget melihat Samudra yang duduk tak jauh darinya sholat...


" Astagfirullah... tuan bos.. ngak ada suaranya tau-tau dah duduk manis aja, tuan sudah selesai sholat juga?? " tanyanya sambil tersenyum manis


" Hemmm " sahutnya


" Duduk sini.. kita harus membicarakan kewajibanmu yang berbeda mulai besok pagi!! " titah Samudra ..Melody pun duduk di depan Samudra


" Mulai besok pagi jam 06.00 supirku sudah siap si depan rumahmu.. kau ke apartemen ku.. menyiapkan sarapanku.. pakaianku lalu kita pergi kekantor bersama " jelas Samudra.


" Tuan.. boleh ngak.. bapak aja yang ngantar Melody, ngak usah di jemput supir tuan.. Mel ngak enak sama tetangga kalau Mel turun naik mobil mewah, nanti Mel dikira cewek ngak bener.. " pintanya


" Kok bisa begitu?? " tanya Samudra


" Tuan kan tau Mel tinggalnya di kampung kumuh begitu.. tetangga Mel lho ada yang turun naik mobil mewah..bilang ibu akhirnya ia digunjingkan sebagai perempuan nakal.. kan kasihan padahal ia bekerja sebagai baby sister keluarga kaya. Makanya Melody juga ngak mau di gunjingan begitu tuan.. Kasian nanti bapak sama ibu!! walaupun itu ngak benar " jelasnya panjang lebar..Samudra menarik nafas panjang.. benar juga sih pemikiran si bocah


" Baiklah.. nanti kuberi tambahan uang transport untuk bapakmu..ada yang ingin kau tanyakan bocah?? " tanya Samudra


" Emm itu tuan... Mel kerjanya pake baju yang model Gimana.. Mel ngak punya baju kerja resmi kayak mba Kartika gitu " tanyanya


" Nanti sehabis makan siang.. kita ke bawah.. aku akan memilihkan baju kerja yang pantas untukmu, juga sepatu dan tas kerjamu.. " ucap Samudra


" Pake uang kupon belanja tadi cukup kan tuan?? " tanyanya sambil menyerahkan kupon yang di dapatnya tadi... Samudra memandangi kupon tersebut


" Apa ada hal lain yang ingin kau beli dengan kupon itu?? " tanya Samudra..

__ADS_1


" Kalau bisa Mel mau belikan jaket buat bapak sama ibu, jaket mereka sudah buluk banget tuan " jawabnya, Samudra mengambil kupon tersebut dan mengantonginya...


" Ya cukup saja.. nanti kau pilihkan saja jaket untuk bapak dan ibumu.. "


" Terimakasih tuan bos.. ya Allah bapak ibu pasti senang punya jaket baru... " ucap Melody senang.. matanya sampai berkaca-kaca.... Samudra terdiam melihat betapa si bocah sangat perhatian kepada kedua orang tuanya.


Tak lama Moe datang membawa banyak makanan, setelah meletakkannya di meja makan Moe pun keluar lagi. Dengan riang Melody menata makanan tersebut.


" Tuan... perlengkapan di apartemen ini sangat terbatas.. mangkuk nya kurang banyak.. sendok sayur dan centong juga ngak ada.. panci ngak ada, nanti kalau tuan ngak repot di lengkapi aja tuan bos " cerocos Melody karena kesulitan menata makanan tersebut


" Kamu catat aja.. mau beli apa saja, sebentar sekalian kita beli di bawah " jawabnya sambil memandangi kegiatan Melody.. entah mengapa ia sangat suka melihat Melody mengerjakan apapun, sesekali ia berhayal...seandainya ada istri yang sedang menyiapkannya makanan dan melayaninya setiap hari.. memperhatikan kebutuhannya.. ahh pasti ia akan sangat bahagia. Namun memiliki seorang Melody pun yang melayaninya walaupun bukan iatrinya saat ini sudah cukup baginya.. Ia tak mau peristiwa dulu terulang kembali, cukup sekali ia patah hati.... jika sekali lagi ia mengalaminya kemungkinan hatinya akan hancur sehancur nya.


" Tuan ayo makanannya sudah siap!! " panggil Melody, Samudra berjalan menuju meja makan Melody menyambutnya dengan senyum manisnya.. Keduanya lalu makan dengan lahapnya sambil berbincang santai.


Selesai makan keduanya turun ke Mall dan memasuki stan pakaian kerja wanita dengan pengawalan dari Moe dkk. Samudra memilihkan pakaian kerja yang sesuai dengan seleranya dengan berbagai warna .


" Ingat.. pakaian kita warnanya harus senada jadi enak orang melihatnya.. mengerti!! " ucap Samudra saat Melody protes.. terlalu banyak. Samudra membelikannyan pakaian kerja


" Tuan.. yang kurang itu perabotan dapur.. bukan cosmetik, masa tuan mau pake begituan " protesnya ngak nyambung...


" Hei bocah.. ini cosmetik ya buat kamu pake.. masa buat aku, kamu harus bisa menyeimbangkan penampilanmu denganku.. masa aspriku kucel..pucat.. ngak wangi ... ngak banget!! " omelnya sambil mengambil beberapa botol parfum untuk Melody.. Melody hanya bisa melongo melihatnya..


" Ya Allah.. berapa banyak nanti hutang Mel sama tuan bos... 😭😭😭 percuma aja naik gaji kalo begini.. " ucapnya dalam hati


" Tutup tu mulut... ntar dikira gua lagi " ucap Samudra sambil tertawa geli, ia tak mengerti apa yang sibuk di dikutkan Melody..😅😅, kemudian mereka ke toko perkakas setelah Melody selesai memilihkan jaket untuk bapak ibunya.


" Tuan... maunya warna apa.. yang sama persis. di apartemen ngak ada nih?? " tanya Melody setelah berkeliling mencari corak nya.


" Kau pilih saja yang kau suka " jawab Samudra sambil mendorong troly


" Wah ini bagus... tapi ini juga cantik.. wah galau Mell, tuan bantu pilih dong yang mana..?? " tanya Melody sambil meletakkan 2 mangkuk di kanan dan kiri wajahnya... Samudra tertawa lalu mencoel hidung Melody

__ADS_1


" Aku pilih yang ditengah aja.. motif mini mode he he "jawabnya sambil tertawa.. otomatis wajah Melody langsung merengut di bilang mini mouse


" Ihh.. tuan ngak asik..!! " ucapnya keky, keduanya asik terus berkeliling mencari perkakas sambil sesekali bertengkar ringan... tanpa di ketahui keduanya Moe sesekali memotho dan membuat video kedekatan keduanya yang lebih terlihat seperti pasangan dari pada atasan dan bawahan.


" Ringgo.. lanjutkan pengawalan, aku ada perlu sebentar!! " titah Moe


" Siap ketua...!! " sahut Ringgo lalu mengambil alih komando, Moe pergi ke sebuah balkon yang sepi.. ia menengok ke kanan kiri, setelah di rasa aman.. ia pun melakukan panggilan telfon internasional ke Amerika


" Hai... Moe, ada apa kau menelfon.. kuharap kabar baik?! " sambut di seberang sana


" Selamat siang waktu Jakarta nyonya besar, saya ingin melaporkan perkembangan cucu anda tuan Samudra " jawab Moe sambil menunduk hormat


" Akhirnya setelah beberapa bulan kau melapor, berarti ada perkembangan dengan cucuku tersayang ? " tanya Maghda senang


" Ya nyonya besar... tuan Samudra sudah mulai terbuka dengan seorang gadis.. saat ini ia mulai dekat dengan asisten pribadinya, menurut pengawasan saya... tuan Samudra menyukainya, tetapi gadis ini masih sangat muda dan lugu.. hingga ia tak menyadari perasaan tuan muda " jabar Moe


" Benarkah.. Oh senangnya aku mendengarnya... Oh Moe kabarmu ini sangat menyejukkan hati wanita tua ini, terimakasih.... dampingi terus cucuku tersayang. Apakah Mizumi sudah tau?? " tanya Maghda


" Belum nyonya besar.. anda yang lertama saya kabari, saya juga akan mengirim foto dan video terbaru mereka pada nyonya. Setelah ini baru saya akan memberitahu nyonya Mizumi " jawab Moe


" Tidak usah.. biar aku yang menelfon Mizumi, sudah lama kami tak berbincang.. cepat kau kirim foto mereka ya....!!! " ucap Maghda senang


Maghda \= Ibunya Danny Erlan


Mizumi \= ibunya Sakura, kedua ya nenek Samudra


Dengan segera Moe mengirim beberapa foto dan sebuah file video pada nyonya besar.. Moe pun tersenyum lebar.. hatinya turut bahagia melihat perubahan besar yang terjadi pada Samudra kini... ia sudah beberapa minggu tidak ke hotel


" Ya semoga saja...semoga....!!! " ucapnya lalu kembali mencari dimana tuannya berada


See you next eps

__ADS_1


Jangan lupa like komen dan terutama vote nya untuk Melody Ya.. 🤗🤗


__ADS_2