
" Memangnya kenapa kalau janda... biar janda begini juga Ringgo cinta mati sama saya, biar saya lebih tua juga Ringgo puas lahir batin sama saya 😤😤trusss.... masalah buat mamaaa 😡😡" teriak Sandra dalam hati... bibir seksinya sudah mangap aja mau cuap-cuap... Sandra bukan type pasrah macam Melody, namun genggaman tangan Ringgo dan tatapan mata Ringgo yang memintanya sabar... membuatnya urung padahal kesalnya sudah di ubun-ubun 🤭🤭
" Kami saling mencintai ma... itu yang penting " ucap Ringgo kemudian
" Maya... anak kita baru ketemu , jangan membicarakan hal seperti itu dulu ... yang penting sekarang kita bersyukur karena anak kita yang hilang telah kembali dan sehat tanpa kurang satu apapun " potong Haziq
" Ah maafkan mama sayang, ayo kita makan dulu ...mama sudah memasak semua makanan kesukaan Alex,Ama harap kau juga akan menyukainya Alan !!" ucap Maya sambil mengandeng tangan Ringgo ia membawa Ringgo berjalan ke ruang makan membuat Sandra berjalan sendirian.
Alex berjalan mensejajari Sandra dan berbisik....
" Jika kau bisa menaklukkan mama... maka jalanmu akan mulus cantik, jika tidak ucapkan selamat tinggal pada Alan....aku saja sudah 3 kali membawa calon mantu ke mari .. mental semua !!" ucap Alex
Ucapan Alex itu bukannya membuat Sandra keder malah sebaliknya. Sandra malah tambah terpacu untuk membuat mertuanya itu bertekuk lutut... tak ada yang tak bisa didapatkannya jika ia sudah benar-benar bertekad.
Sedangkan di otak Maya ...ia sudah menyusun berbagai rencana untuk mempermalukan menantu yang menurutnya tak sesuai dengan ekspektasi nya dan tak selevel dengan keluarganya.
Sesampainya di ruang makan yang super super mewah itu Ringgo menarik kan kursi untuk Sandra, Sandra kemudian duduk dalam diam. Tak lama keluarlah para pelayan menghidangkan berbagai makanan hingga memenuhi meja
" Alan...."
" Maaf ma... namanya Ringgo bukan Alan !!" protes Sandra belum lagi kelar Maya bersuara
" Tapi kami memang memberinya nama Alan bukan Ringgo " protes Maya
" Saya tau ma... tapi setidaknya hargailah nama yang sudah di sandangnya selama 25 tahun ini " ucap Sandra
" Sudah... tak usah meributkan itu, tak apa-apa jika kau mau memanggilnya Alan dan kau nak Sandra tetap memanggilnya Ringgo... iya kan he he , ayo silahkan makan sepuasnya ... ini adalah hari yang sangat membahagiakan... makanlah dengan gembira " potong Haziq
" Silahkan menantu... jika ada makanan yang kau tak mengerti karena kau belum pernah memakannya atau bahkan melihatnya ... silahkan tanyakan saja padaku atau Alex ..." ucap Maya kembali dengan nada sinisnya....Sandra tersenyum saja...
" Baiklah mertuaku... kulihat sampai kemana keinginanmu " ucap Sandra dalam hati. Maya lalu mengambilkan kalkun bakar untuk Ringgo ...
" Maaf ma....Ringgo tak suka makan kalkun... dia sukanya seafood, biar Sandra yang melayani suami Sandra !!" ucap Sandra lagi sambil tersenyum manis. Sandra lalu mengambilkan beberapa lauk kesukaan Ringgo..Sedangkan Sandra sendiri mengambil steak dan juga mashet potato dan juga salad.
Mata Maya tak lepas mengawasi Sandra makan... ia ingin mencari kelemahan Sandra dalam table maner namun Sandra makan dengan begitu anggun bahkan santai seolah ia sudah terbiasa makan di tempat mewah begitu.
" Makan yang banyak Al...eh Ringgo...ini sebagian besar mamah semua yang masak, apakah enak nak ??" tanya Maya
" Iya ma... enak !!" sahut Ringgo sambil mengunyah
" Masakan apa biasanya yang kau masakkan untuk anakku Sandra ??" tanya Maya kemudian
" Saya tak pernah ke dapur ma... saya tak pernah memasak !!" sahut Sandra cuek
" A...apa... bagaimana kau seorang wanita tak pernah memasak, jadi anakku selama ini makan makanan instan ??bagaimana mungkin anakku bisa sehat dan akan panjang umur jika begitu !! " tanya Maya heboh
" Ma....Sandra sedari kecil memang tak pernah dididik ke dapur mah... ia berasal da..!!"
" Keluarga macam apa yang mendidik seorang wanita seperti itu ?? pantas saja kau menjanda jika...." Omelan Maya belum lah kelar Sandra meletakkan sendok garpu ya dan me lap bibirnya
" Ma... dari keluarga mana saya berasal itu bukan urusan mama... Ringgo sudah tau baik buruknya saya sebelum kami menikah dan dia bisa menerima saya apa adanya sebagaimana saya juga menerima Ringgo apa adanya. Zaman kami berbeda dengan zaman mama. Jika Zaman mama memasak adalah sebuah syarat untuk menjadi istri yang baik... zaman sekarang yang terpenting adalah bisa memuaskan suami di ranjang lebih penting dari pada bisa memasak !!" jawab Sandra membuat Maya melotot
" Mulutmu sungguh tidak sopan berbicara masalah ranjang di meja makan 😤😤" omel Maya kembali, bibir Sandra sudah hendak membalas namun kembali Ringgo mengelus paha Sandra dan menepuknya pelan... Sandra pun paham maksudnya...
" Maaf ma... " ucap Sandra kemudian
__ADS_1
" Itulah makanya mama begitu selektif dalam memilih calon menantu, mama tak mau punya menantu yang tidak sopan dan berasal dari bibit bebet dan bobot sembarangan " lanjut Maya membuat bukan hanya Sandra tapi juga Ringgo meradang
" Apa maksud perkataan mama ?? Sandra bukan berasal dari keluarga sembarangan ma... ia adalah ke..."
" Sudahlah Alan... makan saja membicarakan istrimu membuat seleran makan mama jadi hilang " potong Maya
Habis sudah kesabaran Sandra, namun melihat mata Ringgo yang memohon membuatnya menutup rapat mulutnya.....🤬🤬😡😡😤😤
" Permisi... saya mau ke toilet !!" pamit Sandra kemudian berdiri dan berjalan ke arah toilet
" Mama... jangan berbicara seperti itu pada menantu kita !!" tegur Haziq pada Maya
" Menantu...?? menantu apa, aku tak pernah mengizinkan anakku untuk menikahi janda seperti dia, pikirkan lagi keputusanmu untuk melanjutkan pernikahan dengan seorang janda beranak satu itu Alan... masih begitu banyak gadis baik-baik dari golongan berada tersedia untukmu !!" omel Maya, Ringgo diam seribu bahasa...
Semula hatinya begitu bahagia bisa bertemu dengan keluarga kandung nya... namun kebahagiaan itu hanya sekejap... hatinya kini malah porak poranda, ia begitu sedih mendapati pribadi mamanya jauh berbeda dari pribadi mamanya Sandra ... nyonya Sakura, keluarga Sandra tak pernah merendahkan dia walaupun ia tak jelas berasal dari mana...
Alex yang melihat wajah sedih Ringgo pun berusaha untuk mencairkan suasana meja makan yang hening
" Adik... kau selama ini tinggal di Jepang kan... usaha apa yang kau geluti ??" tanyanya mengalihkan pembicaraan
" Perusahaan Sandra bergerak di bidang pengadaan barang kak...!!" jawab Ringgo
" Perusahaan Sandra..?? maksudmu itu perusahaan istrimu ?? " tanya Alex
" Tentu saja kak... aku hanya di besarkan oleh seorang nelayan miskin bagaimana mungkin aku bisa mempunyai perusahaan sebesar nik**** yang sudah berusia puluhan tahun, aku di serahi jabatan sebagai CEO oleh kakaknya Sandra karena kakak iparku lebih senang mengelola perusahaan nya di Jakarta " Jabar Ringgo
" Jadi istrimu berasal dari keluarga kaya ??" tanya Haziq
" Ya bisa di bilang begitu, namun bukan karena itu aku menikahinya pa... kami benar-benar saling mencintai " jelas Ringgo
" Apa maksud mama ??" tanya Ringgo
" Ceraikan Sandra !!" jawab Maya membuat Ringgo meradang
" Tidak ma... aku tak akan pernah menceraikan istriku, aku sangat mencintainya... Ringgo tak akan bisa hidup tanpa Sandra, kami berlibur kemari untuk program mempunyai momongan bukannya untuk bercerai !!" jawab Ringgo
" Maya.... tak bisakah kita bicarakan hal itu nanti-nanti saja ?? kita baru saja bertemu dengan anak kita !!" potong Haziq.... Alex diam saja, dia sudah kenyang melihat kelakuan mamanya. Sedari dulu ia pun sering membawa kekasihnya ke mansion, namun selalu berakhir dengan kata tidak oleh mamanya.
" Mama... Ringgo sudah menikah dengan Sandra, bagaimana mungkin mama menyuruh mereka bercerai
.. memangnya apa salahnya pernikahan mereka ??" tanya Alex akhirnya
" Pernikahan itu ngak salah Alex... yang salah adalah pasangan dalam pernikahan itu..Sandra bukan wanita yang tepat untuk Alan !!" jawab Maya
" Wanita seperti apa sih yang memenuhi kriteria mama... aku saja sudah membawa 3 gadis berbeda dan semuanya mama ngak suka , apa mama mau kami ini jomlo seumur hidup !!" protes Alex
" Pokoknya kalau mama bilang mama tak setuju ya tidak setuju... titik !!" kekeh Maya
Sandra sebenarnya tidak benar-benar pergi ke toilet, ia hanya berdiri di depan toilet... ia ingin mendengar apa yang di bicarakan jika ia tak ada. Ternyata seperti dugaannya... mama Maya tidak menyukainya, ia juga mendengar bagaimana Alex protes atas kelakuan mamanya tersebut.
" Baiklah mama Maya...kita lihat siapa yang akan di pilih oleh Ringgo... aku atau kau !!" ucap Sandra dalam hati..Sandra lalu menelfon pengawal yang mengikutinya di Singapura... selama ini sebenarnya keduanya di kawal namun Sandra tak mau terlalu kentara sebab itu mereka mengawasi dari kejauhan.
" Jemput aku sekarang... pakai Hely saja... di sini ada landasan Hely !!" titahnya lalu menutup panggilannya dan masuk ke toilet.
Sandra memperbaiki riasannya sampai benar-benar sempurna
__ADS_1
" Aku tak akan kalah darimu nenek sihir..." batin Sandra tepat vc tersambung.... vc tersebut dari Amira
" Ya sayangnya mami....bagaimana kabarmu... Amira tidak nakal kan ??" sapa Sandra senang... anaknya vc di saat yang tepat, di saat hatinya sedang begitu sesak
" Aiya pintal mami.... mami kapan ulang ??" tanyanya
" Besok mami pulang ... sabar ya !!" ucap Sandra sambil berjalan keluar
" Mami.... papa Gogo mana ....Aiya angen !!?" tanyanya
" Sebentar ya... papa masih di ruang makan !!" ucap Sandra berjalan lebih cepat... rupanya semua sudah berpindah ke ruang santai
" Siapa sayang ..??" tanya Ringgo melihat Sandra sedang melakukan vc
" Amira.... dia ingin bicara padamu !!" jawab Sandra dan duduk di sebelah Ringgo
" Hai anak papa sayang... papa kangen banget sama Amira !!" sapa Ringgo dengan mata berkaca
" Aiya uga angen papa Gogo... papa cudah belikan boneka Aiya belum ??" tanyanya dengan suara cadelnya
" Sudah dong... papa belikan 2 lagi... gimana Amira senang ngak !!"
" Cenang... cenang...cenang he he... teyus adeknya Aiya cudah jadi belum ?? 2 ya papa !!" tanyanya sambil menyorongkan 2 jemarinya pada layar hp... Ringgo terkekeh melihat tingkah gemas Amira
" Iya.... sudah jadi , tapi sabar ya Adiknya harus kita tabung dulu nanti tahun depan baru bisa di ambil....sementara Amira mainnya sama boneka Elsa dulu ya !!" jawab Ringgo
" Ok...ok..ok....ya udah ... Aiya antuk mau bobo, Aiya cayang papa....!!" pamit Amira
" Papa juga sayang Amira dadah...muahh !!"
" Kok papa aja yang di pamitin... mami enggak ??" protes Sandra
" Ngak ucah.... Aiya antuh hoahhhh " sahut Amira lalu menutup vc nya
" Ihh Go... Amira itu anak aku apa anak kamu sih... ngak ada sayang-sayangnya sama maminya !!" protesnya sambil mencubiti lengan Ringgo... Ringgo tertawa begitu bahagia. Semua anggota keluarganya melihat betapa Ringgo begitu bahagia bersama Sandra termasuk Maya. Namun Maya masih tak suka dengan istri pilihan anaknya.
" Alan.... bagaimana mungkin kau bisa menyanyangi anak yang bahkan bukan darah dagingmu, ceraikan lah istrimu dan kami akan memberikan separuh harta kami padamu !!" ucap Maya membuat Sandra tersentak... namun ia diam saja....
Tak lama terdengar suara Hely yang mendarat....Sandra pun segera berdiri
" Baiklah nyonya Maya... tuan Haziq dan tuan Alex, saya rasa kehadiran saya di sini sudah tak di perlukan, jemputan saya sudah datang, saya pamit kembali ke hotel.... semoga hari kalian menyenangkan !!" pamit Sandra lalu berjalan tanpa memanggil Ringgo... ia berjalan sendirian menuju lapangan Hely....Ringgo langsung berdiri dan menahan tangan Sandra
" Tunggu San... kita pulang bersama !!" ucap Ringgo
" Alan....!!" ucap Maya kaget
" Maaf ma... kehidupanku sebelum bertemu kalian sangatlah bahagia dan sempurna, jika setelah bertemu kalian aku harus membuang semua itu... maka maaf saya lebih baik tidak mengenal kalian. Keluarga Sandra mau menerima lelaki miskin dan tak jelas keturunannya ini tanpa dengan iklas tanpa syarat... dan jika kalian memberikan pilihan penuh dengan syarat hanya untuk menerima kehadiranku maka lebih baik saya tidak mengenal keluarga kandung saya... permisi...ayo sayang kita pulang !!" ucap Ringgo lalu mengandeng Sandra menuju Hely
" Alan... Alan... Alan!!!" teriakan Maya membuat Sandra tersenyum simpul
" Sekarang kau lihat siapa pemenangnya nenek sihir !!" ucapnya dalam hati
Ya iyalah San... babang Ringgo lebih milih kamu di banding nenek sihir 🤭🤭, walaupun si nenek sihir adalah mama kandung namun Ringgo tentu bisa merasakan mana yang membahagiakannya mana yang tidak... hidup mantan Janda ❤️❤️❤️
Love you all....
__ADS_1
Jangan lupa like komen dan vote nya ya