Melodi I Love You

Melodi I Love You
90. Jebakan Batman


__ADS_3

Tanpa menjawab Ryan... Samudra langsung masuk kembali ke ruangannya. Ryan berusaha mengejar Samudra...


" Jangan ada yang berani mengangguku.. kalian dengar!! " ucap Samudra sebelum menutup pintu dan menguncinya. Ryan akhirnya hanya bisa diam mematung di depan pintu.


Sambil menarik nafas panjang.. Ryan berbalik... mulut Kartika sudah terbuka hendak mengatakan sesuatu...


" Satu kata saja dari bibir rembesmu itu, aku akan menciummu agar kau percaya bahwa aku bukan seorang Pedofil " potong Ryan dengan mata melotot membuat Kartika hanya bisa menutup mulutnya sambil menggeleng.


Ryan kemudian masuk ke ruangannya dan menguncinya juga... ada apa dengan hari ini... mengapa semua membuatnya kesal ?? keluh Ryan dalam hati


Sementara itu di ruangan Samudra..


Samudra mengunci ruangannya dengan marah, matanya langsung menelisik mencari keberadaan gadis kesayangannya....


" aku akan menghukummu bocah, berani-beraninya kau berbicara berduaan dengan lelaki lain 😡😡 " omelnya dalam hati


Nampak Melody duduk di sofa.. memandangnya dengan raut wajah takut... rasa marahnya yang segunung tadi entah larut kemana , langsung melumer melihat wajah Melody yang begitu mengemaskan.


Berlahan Samudra berjalan mendekati Melody.. lalu duduk di sampingnya


" Mengapa kau seperti ketakutan sayang?? " tanyanya begitu duduk


" Habisnya ayang kepalanya seperti bertanduk tadi, kenapa sih tiba-tiba marah gitu.. Mel kan jadi takut " jawabnya jujur


" Kau sungguh tak tau sayang?? " tanya Sam balik.. Melody hanya menggeleng


" Omg... sayang... aku marah karena melihatmu berduaan dengan lelaki lain, mengerti??! " tanya Sam


" Jangan bilang ayang ce...."


" Ya aku cemburu.. sangat-sangat cemburu 😡😡😤 " potong Samudra


" Tapi kan Mel cuman ngobrol ama tuan Ryan, kan dia asisten nya ayang?? " sanggah Melody


" Pokoknya selama dia itu pria, mau siapapun tidak boleh.. ingat hanya aku dan bapakmu yang boleh dekat denganmu, lagian apa sih yang kau bicarakan dengan Ryan?? " selidik Sam


" Itu... Mel nanya masalah liburan ke Amrik, pak Joko kok ngak di bawa, kan Kasian " jawab Melody


" Trus...?? "


" Truss kata tuan Ryan, dia juga mau nanya sama tuan.. tapi tuan kan ngak bisa di ganggu tadi, bagian ob belum ada perwakilannya " ucap Melody sambil mempermainkan HP nya, Samudra lalu mengambil hp tersebut lalu mengantonginya...ia menarik tangan Melody dan meletakkannya di dadanya


" Lihat lah padaku jika kau sedang berbicara denganku sayang... " ucapnya, Melody menatap Samudra sambil tersenyum manis... otaknya sedang dalam mode ingin merayu bos sekaligus pacar terpaksanya itu agar Joko bisa ikut berlibur


" Nah begitu dong... katakan apa yang kau inginkan " ucap Samudra sambil memandangi keindahan di depannya

__ADS_1


" Ayang... pak Joko boleh ya ikutan liburan ke Amrik.. kasihan pasti dia pengen Yaaa!! " ucapnya sambil memainkan dasi Samudra... senyum langsung menghiasi wajah tampan itu. Ia sangat suka dengan rayuan pulau Kelapa itu.... namun bukan soang namanya jika tak mengambil keuntungan... soang ngak pernah rugi ya sis... 😆😆


" Baiklah... dengan satu syarat... " ucapnya senang... wajah Melody kembali ceria mendengarnya


" Bener... ihh ayang memang the best, apa syaratnya...?? asal jangan cium-ciuman ya.. kan sudah tadi " pintanya


" Baiklah karena kau tak mau syarat pertama.. kita beralih ke opsi ke dua, nanti malam temani aku berenang " jawab Samudra


" Berenang... malam-malam bukannya dingin, nanti kalo kita masuk angin gimana?? "


" Bocah-bocah.. kalau berenang malam ya airnya hangat lah.. jadi ngak masuk angin "


" Emangnya bisa?? " tanya Melody takjub


" Ya bisa lah.. apa sih yang bisa selama ada uang, gimana deal!! " tanya Samudra.. Melody mengangguk sambil tersenyum...


" Ok deal.. !! " jawab Melody mantap, sekarang dia paham.. jika menginginkan sesuatu harus mengorbankan sesuatu namun selama itu tidak di luar batas.. Melody akan melakukannya.. apalagi untuk teman sebaik pak Joko


" Asal ayang janji.. no kiss.. Ok " ucap Melody cepat, yang di angguki oleh Samudra


Dengan riang Melody memanggil pak Joko... Kartika dan Ryan agar masuk ke ruangan Samudra. Setelah ke tiganya berkumpul...


" Ryan.. maafkan perkataanku tadi, aku hanya bercanda..kata Melody ada yang ingin kau tanyakan? " tanya Samudra


" Tentu saja.. bawa Joko, Kartika segera uruskan surat menyurat untuk Joko.. ada lagi yang kalian perlukan dariku, kalau tidak aku akan ke Mall? " Ketiganyapun menggeleng, dan keluar kembali ke ruangan masing-masing


" Wah.... hebat juga lobby si Melody, Joko kamu harus berterimakasih lho sama Melody , kamu pasti senangkan bisa jalan-jalan ke Amrik... tumben2 lho ada ob bisa ke luar negri he he " celetuk Kartika begitu sampai di luar


" Seneng sih mba.. seneng banget Malah, tapi... "


" Tapi apa?? "


" Tapi palingan aku bisanya cuci mata doang Mba.. ngak bisa belanja, Soalnya uang tabunganku habis buat masukin anakku kuliah " ucap Joko


" Ya ngak papa, yang penting kan bisa jalan2... nanti kalau ada yang mau kau beli bilang aja.. Nanti kubayarin kalau uangku cukup " ucap Kartika


" Makasih mba, mba memang baekkkk banget, saya ke pantry dulu permisi " ucap Joko senang... tanpa diketahuinya keduanya.. Melody mendengar perbincangan mereka dari balik pintu


" Kasihan pak Joko.... " ucapnya pelan, Melody pun mendekati Samudra yang masih asik menandatangani berkas di depannya


" Ayaaang... " panggilnya... mendengarnya Samudra langsung tersenyum senang


" Nah gitu dong... belajarlah merayuku, aku akan memenuhi semua keinginanmu... katakan ada apa??! " jawab Samudra


" Ayangkan uang nya banyak, boleh ngak nanti bagi dikit buat pak Joko..jadi nanti di Amrik pak Joko bisa juga belanja ngak cuci mata doang, kasihan uang tabungannya sudah habis buat masukin anaknya kuliah " ucapnya menjabarkan keinginannya

__ADS_1


Senyum yang tadi menghiasi. bibir Samudra semakin lebar saja mendengar permintaan Melody


" Baiklah.. semua bisa di bicarakan, kemarilah dulu sini duduk di pangkuanku " ucapnya sambil menepuk pahanya


" Tapi Ayang janji ya.. ngak cium Melody!! " pintanya


" Iyaaa.... " dengan ragu Melody pun duduk di pangkuan si kingkong


" Mau kau kasih berapa paling Joko " tanya Samudra


" Ngak tau... seiklasnya Ayang aja " jawab Melody


" Begini saja.. semua terserah padamu, kau cium pipiku sekali.. 1 juta, 2 kali 2 juta... terserah berapa banyak kau mau mencium pipiku akan kuberikan uangnya untuk Joko " ucap Samudra


" Nah kah.. Katanya tadi Ayang ngak akan cium2 Mel... Pembohongan 😡!!" jawab Melody marah


" Ya aku kan ngak cium kamu... kamu yang cium aku, kalau ngak mau ya sudah.. aku ngak rugi apapun "


" Uangnya kan buat pak Joko... Pak Joko aja ya yang cium " sahut Melody


" Sayang.. aku ini lelaki tulen.. bukan penyuka sejenis, cepat waktumu 5 detik saja lagi..satu... dua... tiga... em.."


" Ya.. ya Mel yang cium, tapi Ayang tutup matanya ya.. Mel malu!! " ucap Melody akhirnya, Samudra pun mengangguk....


" Mau cium Berapa Kali?? " tanyanya senang


" 5 aja... " Sahut Melody


" Yakin cukup cuman 5 juta lho.. di sana bisa beli apaan uang segitu " rayu si soang


" Sudah cukup.. beli kueh aja ama miniature he he " kekeh Melody


" Udah Ayang tutup matanya...!! " titah Melody, Samudra pun menutup matanya dan....


" Cup.... " senang kali si soang... bibirnya kembali tersenyum lebar


" Cup... cup... cup.... " 4 kali sudah, Jangan di bilang dada Samudra tak bergetar walau hanya di cium di pipi... Karena setiap kali Melody mencium pipinya... dada Melody jadi menyentuh dadanya juga, membuat Samudra Merasa hangat dan terbakar....


Saat akan mencium yang ke lima atau terakhir, Samudra tiba-tiba mengerakkan wajahnya dan cup... bibir Melody langsung mengenai bibir Samudra, tanpa membuang waktu.. tangannya menahan leher Melody dan Samudra pun mencium bibir Melody dengan leluasa....Melody hanya bisa melotot kaget... 😱😱


Kyaaaaaa kena jebakan batman lagi kau Mel....😆😆😆, kingkong di lawan


See you next eps


Jangan lupa like komen dan vote nya

__ADS_1


__ADS_2