Melodi I Love You

Melodi I Love You
86. Pagi yang menyenangkan


__ADS_3

" Tuan... tuan bangun sudah subuh... " panggilan lembut seorang wanita membangunkan Samudra dari tidur nyenyaknya...


" Tuan.... " ulangnya lagi... Samudra tersenyum sambil terpejam


" Aku tak akan bangun jika kau terus memanggilku tuan " ucapnya dengan suara khas bangun tidurnya


" Oh iya lupa he he... aayaaang bangun yuk!! " ralat Melody


" Peluk dulu dong sayang!! " pintanya lagi


" Ihh ganjen amat sih, Mel ngak bisa peluk Coba buka dulu matanya " Sahut Melody, dengan Malas Samudra membuka kedua matanya... nampak Melody sudah memakai mukenanya.. Ia nampak begitu cantik di mata Samudra, tangannya bergerak hendak menyentuh pipi mulus itu. Namun Melody segera menjauh...


" Mel sudah wudhu, nanti batal.. Ayo. bangun.. Mel tungguin sholat subuh ya!! " ucap Melody sambil duduk di sofa.


" Mengapa semalam kau tak membangunkan aku... aku semalaman tidur di sini ya? " tanya Samudra


" Mel kasian liatnya... tidurnya nyenyak banget sampe ngorok-ngorok gitu, Ntar kalo di bangunin malah tidurnya ngak berkualitas dong " jawabnya sambil tersenyum


" Masa aku ngorok sih.... bohong kamu " protes Samudra


" Kalo ngak percaya Nanti Mel kasih lihat... sampe Mel video in kok he he " jawabnya tertawa geli mengingat berapa nyaringnya Samudra mengorok semalam


Wajah Samudra langsung memerah...


" Awas kalo kamu bohong !! " ancamnya sambil ke kamarnya untuk membersihkan badan dan bersiap untuk sholat. Selesai Sholat subuh berjamaah.. Samudra menagih janji Video yang di ucapkan Melody.


Melody mengambil hp nya dan memperlihatkannya... awalnya nampak wajah Melody yang senyum-senyum sendiri.. tak lama terdengar bunyi ngorok seseorang... lalu Melody mengangkat HP nya sedikit dan nampak di belakangnya... Samudra yang tertidur nyenyak sambil mengorok


" Look my big baby slepping so noisy hi hi hi " bisiknya di camera


" Apaan ini kau berani mengambil video kiriman tanpa izin ku... Awas Kau!! 😡😡 " protes Sam yang marah... ia hendak menjewer Melody namun Melody sudah kabur duluan sambil tertawa ngakak... dengan memakai sarung dan kokonya, Samudra mengejar Melody... terjadilah kejar-kejaran di dalam apartemen Samudra


" Ammpunnn sudah.. Mel cape!! " teriaknya namun tak juga berhenti berlari.. Karena Samudra terus mengejarnya dengan wajah yang memerah


" Kemari kau bocah... aku ingin mencubit kedua pipimu itu dulu, kau membuatku sangat gemezz " jawab Samudra


" Ngak mau... pasti sakit!! " tolak Melody

__ADS_1


" Ngak... pelan aja..."


" Bohong... Mel ngak mau, tangan tuan aja segede kingkong gitu Gimana ngak sakit cubitannya "


" Kau panggil aku tuan lagi !! sepertinya kau harus dihukum dulu baru bisa ingat ya...!! " ucap Sam kesal


" Ammpunnn... iya Ayang.. Ayang.. Ayang.... " sahut Melody ketakutan.. ia ngak mau dihukum karena hukumannya pasti ngak Jauh-jauh dari sosoran


" Kamu ke sini sendiri.. atau kutangkap.. kalau ketangkep tambah berat hukumanmu!! " ancamnya Samudra


" Mel ngak mau di hukum, kalo dihukum Mel malam ini pulang.. ngak mau Lagi nginep di sini!! " ancam balik Melody


" Apa kau berani mengancamku bocah!! 😡😡" tambah beranglah si kingkong dan hap..sekali melangkah lebar tertangkaplah tangan Melody, dan sekali tarik tubuh mungilnya itu langsung mendarat sempurna di pelukan Samudra


" Kena kau... Ihhh aku sangat Gemas ya sama Pipi mu ini... " kedua tangan Melody di tahan oleh tangan kirinya Samudra sedangkan tangan kanannya mencubit pipi Melody sampai memerah


" Sakittttt!! " protes Melody, Melody menginjak kaki Samudra dan Saat Samudra lengah Ia berlari Namun sialnya Ia malah berlari ke kamar Samudra, si Tom kembali mengejar si Jerry ke kamar... Jerry Naik ke ranjang kembali melintas namun dengan gesit Tom menarik kaki Melody hingga Melody terjatuh tertelentang di ranjang . Sam langsung naik ke ranjang dan mengukungnya dan menahan kedua tangan Melody


" Hah.. hah.. hah... kau tak akan bisa lari lagi Sayang hah hah " ucapnya dengan terengah2 karena habis berlari, begitu pun Melody


" Ammpunnn... lepasin Mel dong. !!" pintanya


" oke oke... cepat sudah cubit, habis itu lepasin Mell !!" ucap Melody pasrah.. ia merasa sangat tidak nyaman dengan posisi ini, Samudra langsung tersenyum puas karena si Jerry menyerah... Ia pun melepaskan kedua tangan Melody.. dan kedua tangannya segera mencubit pipi putih yang membuatnya gemes itu hingga kemerahan


" Sakittt.... sudah dong!! " rengek Melody..Samudra terkekeh melihat wajah Melody yang memerah


" Bilang dulu pake ayang...!!" pinta Samudra, Melody menarik nafas panjang....


" Dasar Duda karatan... lebai banget sieeee... 😭😭😭" omel Melody dalam hati


" A.. Ayang sudah ya... sakit pipi Mel " ucapnya pelan... lalu cupp..cupp... cup.. . Samudra mengecup kening, kedua mata lalu hidung Melody pelan


" Bibirnya nanti saja... ada saatnya " bisik Samudra lalu melepaskan Melody yang dah gemetaran.


Samudra lalu ke ruang gym nya dan Melody membersihkan kamar Samudra, sambil berolah raga mata elangnya terus mengawasi pergerakan Melody... bibirnya tersenyum melihat si mungil yang begitu cekatan bekerja.


" Seandainya Ia selalu menemaniku 24 jam, alangkah menyenangkan rasanya.. aku bisa mengodanya setiap pagi seperti tadi, pagi yang menyenangkan " ucap Samudra sambil senyum-senyum sendiri

__ADS_1


" Ihh apaan sih tuan... senyum-senyum sendiri gitu kayak orgil aja.. " omel Melody melihat Samudra senyum-senyum sendiri. Bergegas Melody ke dapur, pagi ini ia akan membuat nasi Goreng andalannya.


Biasanya Ia memakai daging untuk Samudra, kali ini di gantinya dengan ayam saja ...biar ngak bosan. Tanpa di sadari Melody, semenjak tadi Samudra sebenarnya mengekorinya begitu ia keluar dari kamar... senyum tak juga Hilang dari wajah tampannya.


Pemandangan seorang wanita memasak di dapurnya adalah pemandangan yang paling di sukainya. Ia Merasa seorang wanita itu terlihat begitu sexy jika sedang memasak sampai berkeringat dapur. Karena merasa gerah Melody mengelung rambutnya ke atas...


Berlahan Samudra berjalan mendekati Melody... tangan kekarnya langsung melingkar di pinggang Melody, mengagetkan Melody... bibir Sam mendarat di leher Melody


" Kau sangat wangi..." bisiknya tangannya tambah mengerat saat Melody berusaha berontak


" Biarkan sebentar saja... aku tak akan macam-macam " bisik Samudra... dengan tubuh bergetar Melody berdiri terdiam di depan Kompor setelah ia mematikan kompornya


Tubuh Melody bergetar... ia sampai panas dingin, mengapa tubuhku serasa begitu ringan aku bahkan tak bisa merasakan kedua kakiku kini...?? cicit Melody dalam hati


Sedangkan Samudra memejamkan matanya.. menikmati wangi tubuh Melody


" Ayang.... sudah ya , nanti kita telat ke Kantornya " ucap Melody pelan.. tubuhnya begitu lemas karena bersentuhan dengan tubuh Samudra... ia bisa merasakan hawa panas di belakangnya


" Siapa yang akan memarahiku... Kantor itu milikku... Mal juga milikku, biar kita tak ke kantor juga ngak masalah " jawabnya segera.. ia masih betah berlama-lama seperti ini


" Ayang.... ingat dosa... " bisik Melody sambil berusaha melepaskan tangan Samudra dari pinggangnya, Namun tangan kekar itu tak bergeming


" Mel.....!! "


" Ya....?? "


" Kita nikah yuk... "


" Haaaa... ??? "


Nah lho.... ada yang kebelet nikah 😆😆😆


Kawin.. kawin... soang mau kawin...


Vote vote vote... author minta votenya yooo..... 🤗🤗🤗


See you next eps

__ADS_1


Jangan lupa like komen dan vote ya


__ADS_2