Melodi I Love You

Melodi I Love You
59. Ulang Tahun


__ADS_3

Hanya 10 menit saja mata Melody bisa bertahan.. selain karena pekerjaan yang segunung semenjak pagi hingga sore yang menguras tenaganya semalam juga si cendol kurang tidur.. alhasil kini ia sudah tertidur dengan lelapnya.


Senyum tersungging di wajah tampan Samudra.. ia bahkan sampai tertawa melihat usaha Melody agar tak tertidur tadi


" Bocah-bocah kau mau melawan pembisnis kawakan seperti aku... kau tak akan pernah menang " ucapnya puas. Moe yang melirik dari kaca spion pun ikut tertawa


" Maaf tuan saya mau merokok.. " kata-kata bijaknya pun keluar.. ia lalu menekan tombol kaca pemisah


" Kau memang sangat pengertian Moe " ucap Samudra, Samudra lalu menutup laptopnya, ia melepas safetybelt Melody lalu membawa Melody ke pelukannya... ia juga sangat lelah, dan ia ingin beristirahat dengan memeluk si bocah.. Baru juga beberapa menit ia menikmati hangatnya pelukan si bocah HP nya berbunyi.. itu ringtoon panggilan papahnya.. mau tak mau ia harus mengangkatnya..


" Ya pah.. ada apa? " tanyanya to the poin


" Sam.. besok mamahmu ulang tahun, tapi mamahmu tak mau di rayakan.. ia hanya ingin kita semua berkumpul untuk makan siang... kau harus datang besok tepat pukul 1 siang ! " titah Papahnya... Samudra menghela nafas panjang


" Baik pah.. akan Sam usahakan!! " sahutnya pasrah..


" Jika kau punya pacar.. bawalah untuk menyenangkan hati mamahmu Sam " lanjutnya


" You know dad.. aku tak bisa membawa siapapun " jawab Samudra lalu memutus panggilan dari ayahnya sebelum menjalar kemana-mana.


Mata Samudra kembali memandangi si bocah yang tertidur begitu nyenyaknya.. ia memegang tangan Melody yang nampak kemerahan bekas cubitannya sendiri


" Sebegitu takutnya kau tertidur di pelukanku bocah hingga kau menyakiti dirimu sendiri ..cup.. cup.. cup.. " Samudra mencium tangan Melody yang kemerahan itu, seolah ciumannya dapat menyembuhkannya... πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…. Samudra mengambil kotak obat di mobilnya.. ia lalu mengoleskan gel penghilang memar miliknya ke tangan si cendol. sambil sesekali meniupnya agar lekas kering.... ow ow.. ci cuiiitttt... πŸ€—πŸ€—πŸ€—


HP Samudra kembali berdering... papahnya kembali menelfon


" Ya pah?? " sahutnya malas


" Setidaknya bawa asprimu besok!! dia bisa menyanyikan lagu ulang tahun untuk mamahmu" ucap Erlan.. Samudra terdiam ...


" Baik pah... " sahutnya kemudian lalu melanjutkan istirahatnya sambil memeluk si bocah


πŸ₯πŸ₯πŸ₯πŸ₯


Keesokan harinya Samudra kembali menunggu Melody datang di sofa kesukaannya... kemarin Melody pulang tanpa menciumnya.karena mengantuk.. so pagi ini ia mau minta dobel kiss


Ting.. pintu lift pun terbuka


" Assalamu alaikum... " seperti biasa Melody selalu mengucapkan salam. jika masuk


" Wa alaikum sayang..kemari kau bocah " sahut Samudra, Melody pun hanya bisa menurut.. ia sudah pasrah mau di hukum atau di pecat karena kemarin lagi2 ia terbangun sambil memeluk si kingkong.. 😭😭


" Tepati janjimu... " ucap Samudra sambil menunjuk pipinya ..dengan tubuh bergetar Melody duduk di sofa di sebelah Samudra..berlahan ia mendekati pipi Samudra

__ADS_1


" Sudah Mell anggap aja kamu lagi mencium kakak lelakimu... atau bapakmu atau ibumu kalau perlu " kata hati Melody berusaha menguatkannya


" Seumur hidup.. ciuman pertamaku kok sama om.. om... bukan cogan hua hua sedih amat ya nasip mu Mel... " ucapnya dalam hati


Cup.... cup.... akhirnya ciuman pun mendarat di pipi Samudra, bukan main malunya Melody.. ia pun langsung berlari ke dapur... dadanya terdengar berdendang kencang... bibirnya pun terasa dingin...ringan serasa melayang...


" Beginikah rasanya sebuah ciuman ? " kemaren juga saat di kingkong mencium pipinya.. pipinya terasa begitu.. entahlah.. Melody tak bisa menjabarkannya dengan kata-kata


" Kemarin pipi Mel.. hari ini bibir Mel yang sudah terkontaminasi.... 😭😭😭 ibu maafkan Mel " cicitnya dalam hati..


Sementara Samudra hingga beberapa. menit masih tersenyum sumringah sambil memegangi pipinya yang di cium Melody tadi...


" Mengapa kecupan singkat itu. membuat dadaku berdetak begitu kencang ya...??? " tanyanya dalam hati...


Hayoooo kenapa???


🐸🐸🐸🐸


Singkat cerita kini Samudra sedang berada di salah satu toko perhiasan di Mal nya.. ia hendak memilih sebuah hadiah untuk ibunya. Satu set perhiasan berlian sudah di pilihnya... namun matanya terpana melihat sebuah kalung emas putih sederhana nan elegan, ia pun meminta pelayan mengambilnya...


" Cantik... Mel kemari...!! " titahnya, Melody pun mendekat


" Ya tuan... " sahutnya.. Samudra mengambil kalung tadi dan meminta Melody untuk berbalik.. ia pun memakaikan kalung itu ke leher Melody


" Lho kok di pasang di leher Melody tuan bos?? " tanyanya


" Hemm... ya kalung nya cantik...aku ambil " ucapnya sambil tersenyum miring, ia lalu mengeluarkan kartunya dan membayar belanjaannya


" Tuan kalungnya.. Mel ngak bisa buka sendiri " ucapnya


" Pakai saja dulu kalungnya..!! " jawab Samudra


Nadia yang mengawasi tak jauh dari keduanya.. merasa sangat iri apalagi melihat Samudra tak merasa terganggu bersentuhan dan berdekatan dengan Melody


" Cih dasar anak abg kegatelan.. pasti kerjanya merayu-rayu tuan Samudra aja.. curiga ia sudah menawarkan keperawanannya makanya tuan sampe betah berdekatan dengannya " ejek nya dalam hati..iri ni Ye... πŸ˜…πŸ˜…


Selesai dengan urusan kado.. keduanya dengan si kawal Moe dkk meluncur ke Mansion Erlan...


" Kita mau ke mana tuan bos? " tanya Melody karena jalan ini belum pernah ia lalui


" Hari ini mamah ulang tahun, kita di undang makan siang.. jaga kelakuanmu bocah!! " jawab Samudra... Melody kaget mendengarnya


" Tuan.. Mel nunggu di mobil aja ya.. Mel ngak usah ikutan maksi... malu " pintanya

__ADS_1


" Malu...?? malu kenapa bocah?? " tanya Samudra


" Mel takut nanti bikin malu tuan..Mel tau orang kaya Itukan tatakrama dan antitude nya berbeda dengan kami orang susah " ucapnya sambil tertunduk..Samudra pun menarik nafas panjang


" Terserah saja kalau kamu mau menunggu di mobil.. tapi papah mengundangmu untuk menyanyikan lagu ulang tahun " jelas Sam


" Sungguh papahnya tuan bos mengundang Mel? " tanyanya memastikan


" Iya.. kata papah suaramu kan bagus, mamah pasti senang kalau kau yang menyanyikan lagu ul-tah untuknya " ucap Samudra lagi... Melody jadi galau


" Tapi tuan.. kalau Mel ada salah-salah, jangan dihukum ya... hukuman Mel sudah banyak ini " mohonnya membuat Samudra tertawa geli


" Iya.. iya.. ha ha ha " jawab Samudra


" Oh ya Moe.. mampir beli kue ulang tahun dulu!! " titahnya


Tepat jam 13.00 mereka sampai di Mansion.. kedatangan keduanya di sambut oleh Sandra


" Selamat datang kakakku tersayang.. eh ada si cantik unyu-unyu.. ayo masuk " sapa Sandra ramah..membuat rasa gugup Melody sedikit berkurang. Samudra menyuruh Sandra membawa Kue lalu menyalakan lilinnya... mereka lalu berjalan ke ruang keluarga di mana Sakura dan Erlan sedang duduk menunggu mereka...


Ketiganya lalu menyanyikan lagu ulang tahun untuk Sakura...Sakura senang sekali melihat Samudra datang bersama Melody... selesai lagunya.. Sakura pun berdoa dan meniup lilin di depannya.. satu persatu anggota keluarga lalu memberi selamat dan memberikan kadonya.


Melody yang terakhir memberi selamat..ia menghadap di depan Sakura dan sedikit membungkuk..


" Selamat ulang tahun nyonya... semoga nyonya sehat selalu dan panjang umur.. maaf Mel belum belikan kado " ucapnya sopan...


Sakura tersenyum lebar.. begitu Melody selesai mengucapkan doanya.. Sakura pun menariknya dan memeluknya lalu mencium pipinya dengan senang


" Terimakasih Melody.. kau tak perlu membelikanmu hadiah... urus saja Samudra dengan baik mamah sudah senang " ucap Sakura kemudian.. Melody tersenyum saja mendengarnya


Mereka lalu ke ruang makan... di meja sudah penuh dengan makanan enak... mata Melody sampai melotot melihatnya tapi ia langsung menyembunyikan keterkejutannya... ia ingat pesan Samudra.. jangan katro πŸ˜…


" Ayo semua kita makan.. Mel.. ayo jangan malu-malu " ucap Sakura..


" Mel ambilkan makanku.. " titah Samudra.. dengan gesit Melody pun melayani Samudra, ia memasangkan serbet makan terlebih dahulu lalu mengambilkan makanan untuk Samudra.


" Terimakasih... " ucap Samudra sambil tersenyum


Keduanya tak sadar semua mata sedang menatap interaksi mereka kini.. Mata Sakura berkaca senang melihat anaknya kini ada yang mengurus walaupun akan lebih indah jika istrinya yang mengurusnya...


See you next eps


Jangan lupa like komen dan votee nya

__ADS_1


Si unyu-unyu bersiap menyanyi... 😘😘



__ADS_2