Melodi I Love You

Melodi I Love You
36. Terbangun


__ADS_3

Samudra duduk bersila dan melipat ke dua tangannya di atas meja, ia menunggu Melody menyuapinya..ia sudah tak sabar...


" Tuan mau yang mana?? " tanya Melody.. sepasang sumpit sudah berada di tangannya


" Semua itu untukku... punyamu belum datang.. "


" What... tuan habis ini semua?? " tanya Melody tak percaya


" Try me... start... aaaa" jawab Samudra lalu membuka mulutnya, dengan sigap Melody menyuapi baby big nya itu.... ia bahkan sampai pindah tempat duduk yang semula di depan Samudra ke sebelahnya


" Tuan bos... rapatnya kan belum mulai, makan sendiri ya...." rayu Melody


" Kalo kau suapi aku... kau boleh pesan menu sesukamu.. bagaimana?? " tawar Samudra lalu menyerahkan buku menu.. alis Melody langsung terangkat..


" Pesan sesukanya.. bos ngak. bohong?? " tanyanya memastikan


" Pernahkah aku membohongimu bocah?? " tanyanya balik


" Ngak.. seringnya marahin aja he he, okay aaaaa.... " Melody senang sekali boleh memesan menu masakan jepang sesukanya, dengan senyum lebar ia menyelesaikan tugasnya, Samudra pun senang menghabiskan maksi nya sambil memandangi wajah cantik yang beberapa hari ini tak di jumpainya


" Namanya juga bocah he he.. di senangin dikit dah nurut, benarkah kata Moe.. aku rindu dengan bocah ini??? " tanya Samudra pada dirinya sendiri


" Yess.... selesai, Mel bisa pesan ya sekarang?? " tanyanya tak sabaran


" Ya.. kau tulis saja pesananmu kalau sudah kau tekan bel nya " titahnya


" Mel boleh pesan 2 menu tuan?? " tanyanya takut-takut


" Mau pesan 10 macam juga ngak papa.. asal habis kau makan " ucap Samudra sambil membuka laptopnya


" Terimakasih.. tuan bos yang tajir dan baik hati he he... " ucapnya senang lalu mulai melihat satu persatu menu di buku menu


Ternyata rapat belum juga di mulai.. Samudra membiarkan vc nya On dan ia pun tiduran merenggangkannya pinggangnya


" Tuan bos... kata ibu habis makan ngak boleh tiduran nanti perutnya buncit " tegur Melody sambil menulis pesanannya


" Aku lelah sekali bocah... mau istirahat sebentar, dari pada diam lebih baik kau pijitin kepalaku " jawab Samudra


" Tapi tuan kan sebentar mau rapat.. kalau di pijit kepalanya ntar rambutnya hamburan Gimana?? "

__ADS_1


" Sudah bilang saja kau malas, ngak usah banyak alasan " ucap Samudra


" Ngak tuan bos.. Mel ngak malas, ya sudah sini Mel pijit, kalau rambutnya hamburan jangan marahin Mel ya.. " akhirnya Melody pun mengalah, ia mendekat ke kepala Samudra dan memijiti kepalanya


" Enak juga pijitanmu... nanti kukasih bonus, pijit terus.. kepalaku sangat sakit " titahnya.. Melody tak menyahut.. ia terus saja memijit-mijit


" Kasihan juga tuan ini... memang benar kata uncle Moe, tuan sudah punya banyak harta namun di usianya ini jangankan anak.. istri saja ngak ada ..kasihan " Melody melamun kan bos nya yang jomlo itu


Merasa enakan.. Samudra membalik posisi kini ia tiarap


" Pijit bagian belakang juga " titahnya, tanpa suara Melody melanjutkan pijitannya


" Tuan... tuan Samudra... kita sudah bisa memulai rapatnya, anda di mana?? " suara Ryan terdengar dari layar


" Mulai saja dulu.. 5 menit lagi aku bergabung, aku masih makan " terdengar sahutan Samudra


" Baik tuan.... " terdengar lah suara rapat di mulai, tak lama pelayanpun datang mengantarkan pesanan Melody. Melody bertepuk tangan tanpa suara menandakan ia sangat senang


" Kau memesan ramen ya ? wangi sekali baunya.. aku jadi kepengen juga " ucap Samudra tanpa sadar bahwa suaranya terdengar oleh peserta rapat


" Anda makan siang dengan siapa tuan?? " tanya Ryan kepo, Samudra menepuk kepalanya begitu menyadari kesalahannya.. ia pun bangun dan segera duduk di depan laptop dengan rambut acakkadulnya habis di emek2 ama Melody


" Tidak apa-apa Ryan.. habis makan aku rebahan sebentar, lanjutkan saja aku ke toilet sebentar " sahutnya lalu berdiri hendak ke toilet


Samudra memberi kode pada Melody agar segera memakan pesanannya... Melody pun mengacungkan jempolnya, ia makan dengan lahap...


" Ya Allah nikmat sekali makanan ini, terimakasih ya Allah " ucapnya dalam hati


Selesai dari toilet, Samudra kembali ke depan laptop.. namun melihat Melody begitu nikmat memakan ramennya ia jadi kepingin...


" Kemarikan Ramenmu " pintanya... Melody menatap Samudra dan ramenya bergantian... sebenarnya ia masih sangat ingin memakan rame yang super duper enak tersebut.. namun namanya juga bos , mau tak mau Melody menyorongkan mangkuknya sambil memonyongkan bibirnya tanda protes


Samudra mencicipi dulu sedikit.. ternyata enak.. ia pun lanjut memakan rame sampai ludes


" Kau pesan saja lagi yang baru " ucap Samudra tanpa dosa lalu mulai memimpin rapat


Melody sudah menghabiskan makan siangnya.. namun Samudra belum juga selesai rapat, Melody hanya bisa menunggu dalam diam... ia tak bisa main gaget karena HP nya rusak.


Satu jam pun berlalu dan Samudra masih saja cuap-cuap di depan laptop nya... sedangkan Melody sudah melayang tertidur sambil bersedekap di atas meja... Samudra rapat sambil sesekali menikmati wajah polos yang sedang tertidur itu

__ADS_1


" Kau memang berbeda dari gadis yang lain... pergi bersamaku bahkan tak pernah memakai make up, ngak pernah mau berusaha menyentuhku atau mencari2 perhatian ku .Hal itu yang membuatku nyaman berada di dekatmu bocah " ucap Samudra dalam hati


Setelah 2 jam berlalu rapat pun selesai, Samudra menutup laptopnya.. sedangkan Melody sudah berubah posisi kini delosor berebah di lantai. Samudra duduk mendekati Melody.. tangannya mulai usil mencoel pipi Melody...


" Hei bocah tukang tidur... bangun!! " panggilnya


" Sebentar buuu.... Mel masih ngantuk!! pijitin punggung Mel sebentar bu.. cape ngelap kaca tiap hari " rungutnya lalu membalik badannya memasang punggungnya pada Samudra


" Asemmm ni bocah.. di kiranya aku ibunya lagi... tapi lumayan di suruh pijit he he... bukan aku yang mesum lho ya " ucap Samudra dan dengan riangnya dia menyalakan kamera HP nya dan mengamera mereka berdua


" Yakin mau di pijit....?? " tanya Samudra


" Iyaaaa.... bentar aja bu.... " sahut Melody lagi, Samudra lalu menyisihkan rambut panjang Melody yang menutupi punggungnya.. ia pun mulai memijit belakang Melody. Mulai dari bahu.. terus turun sampai ke pinggang. Baju Melody yang terangkat membuat kulit pinggangnya terlihat... Samudra jadi panas sendiri saat tangannya menyentuh kulit Melody yang begitu halus.


" Ahhh enak banget bu... lagi bentar aja ya bu... " ucap Melody membuat Samudra mulai berkeringat.


Pijitannya mulai berubah menjadi rabaan... membuat sesuatu pada tubuhnya terbangun dengan begitu mudahnya


" Oh shittt... How can be like this ???" ucapnya tak percaya... bergegas Samudra mematikan kamera HP nya dan masuk ke toilet


( Sebagai pemberitahuan.. karena memesan ruangan termewah, toilet tersedia di dalam ruangan ya sis..)


Samudra mengelengkan kepalanya tak percaya setelah selesai bermain solo, ini kedua kalinya ia melakukan pelampiasan di toilet karena di bocah.


" Ahh leganya... namun bagaimana mungkin.. bocah ini bisa membangkitkan hasratku seperti ini... omg, mungkin aku mulai tak waras " omelnya pada diri sendiri


Saat keluar Melody sudah terbangun...


" Tuan lama sekali di toilet... Mel kebelet nih... " ucapnya langsung nyosor ke toilet begitu Samudra ke luar. Samudra lalu keluar menemui Moe...


" Moe bawakan barangku ke mobil, aku duluan... setelah dari sini kita ke toko hp terlengkap " ucapnya lalu melangkah menuju mobilnya


" Siapp tuan... " sahut Moe


Moe memperhatikan wajah Samudra yang nampak cerah dengan senyum simpul menandakan ia sedang senang, berbeda sekali saat tadi pagi yang mendung berawan pake petir lagi 😛😛


" Tuan.. tuan... gitu masih ngak ngaku kalo suka sama nona Melosy.... 😅😆😆, tenang saja tuan saya akan berusaha sekuat tenaga membuat anda bisa bersama dengan nona Melody... sesuai janji saya dengan nenek anda untuk mengembalikan kebahagiaan tuan yang telah lama menghilang " ucapnya dalam hati


Okay see you next eps

__ADS_1


Jangan lupa like komen dan votee nya


__ADS_2