Melodi I Love You

Melodi I Love You
55. Kecoa vs Bocah Mesum


__ADS_3

" Aduh.. tuan bos suaranya nyaring banget lagi.. gawat kalo bapak denger tuan bos marah-marah " cicit Melody dalam hati.. karena kalah tinggi akhirnya Melody naik ke atas kursi nya, sebelah tangannya menutup mulut Samudra dan sebelahnya menarik leher Samudra agar ia bisa berbisik pada si kingkong


" Bosss... jangan keras-keras suaranya... itu bapaknya Mel yang telfon... " bisiknya panik.. Samudra pun langsung terdiam, ia terdiam bukan karena bisikan Melody tapi karena posisi mereka yang bisa di bilang menempel.....


" Bohong.. itu tulisannya...!! " Samudra masih saja ngotot walaupun Mulutnya sudah ditutup oleh tangan Melody, Melody berusaha meraih hpnya... Samudra mengangkat tangannya tinggi agar Melody tak bisa mengambilnya...


" Hallo... Assalamu alaikum... Mel...!! " terdengar suara Iwan


" Tuan... hp Mel sini...!!! " bisik Melody


" em.. em... ".sahut Samudra sambil menggeleng... akhirnya Melody melompat lebih tinggi dan tangannya berhasil mengapai HP di tangan Samudra...


" He he dapat... wek... " ucap Melody senang, namun Samudra malah hilang keseimbangan karena di daki oleh Melody.... 😂😂😂


Gubrak.... keduanya terjatuh dengan posisi Melody menindih Samudra


" Aduh.... " jerit Samudra tertahan karena Mulutnya masih di bekap... sedang Melody anteng aja... wong dia mendarat di tempat yang empuk.. tanpa menghiraukan Samudra yang di duduknya.. Melody mendekatkan HP nya kekuping...


" Shuttt... diam!! " bisiknya pada Samudra


" Wa alaikum salam.. iya bapak.. ini Melody.. maaf tadi HP Mel kebawa sama tuan he he " sahut Melody sambil mengatur nafasnya


" Bos kamu marah ya bapak nelfon.. kok kayaknya galak banget ya, kamu ngak di marahin kan? " selidik Iwan


" Ngak kok pak.. tadi tuan lagi rapat penting, ada perlu apa pak? " tanya Melody


" Ngak bapak cuman mau nanya bagaimana hari pertamamu sebagai aspri.. " tanya Iwan


" Aman pak.. lancar jaya he he.. berkat doa bapak dan ibu " sahut Melody. sambil tersenyum manis.. seolah bapaknya ada di depannya


" Ya sudah kerja yang rajin ya nak.. Assalamu alaikum " pamit Iwan..


Sementara Melody asik ngobrol dengan bapaknya.. Samudra cemot2 sendiri.. Gimana enggak..? Melody duduk di atasnya seperti gaya women On top... 😅😅 cuman di doi ngak nyadar.. Samudra melipat kedua tangannya di belakang kepalanya.. sambil tersenyum senang, matanya memperhatikan wajah Melody yang menerima telfon sambil tersenyum manis...


" Dadah bapak.. wa alaikum salam " ucap Melody mengakhiri pembicaraannya dengan Bapaknya


" Uhh hampir saja.. tuan bos tau ngak sih.. tadi subuh itu Mel sudah disuruh bapak berhenti kerja... " ucap Melody


" Kenapa emang kok di suruh berhenti kerja? " beo Samudra

__ADS_1


" Soalnya bilang bapak bahaya kalau berdua aja sama duda.. kalau di apa-apain Gimana? untung Mel bisa menyakinkan bapak kalau tuan itu bos yang baik pake bingits.. makanya jangan marah2 aja kerjanya " sahut Melody sambil sedikit mengomel.. ia belum juga beranjak dari atas Samudra


" Ngak salah...? adanya kamu yang ngapa-ngapain aku " balas Samudra


" Mana ada Mel ngapa-ngapain bos.. emang Mel cewek apaan " sahutnya


" Lha ini apa.. sampai kapan kita di posisi ini..? kamu mau memperkosa aku ya... dasar bocah mesum.. " ucap Samudra ...Melody baru ngeh begitu melihat ke bawah.. bagaimana ia menduduki Samudra..


" Kyaaaaaa.... aaaaa.... maluuuu!!! 😳😳😖😫 " teriak Melody histeris... ia pun berusaha langsung berdiri namun saking kaget dan gugupnya ia terjatuh lagi, sebelah tangan Melody menyentuh rudal Samudra.. membuat Samudra mendesah...


" Eh kecoa... " latah Mel


" Kau mau mengodaku ya.. bocah mesum " bisik Samudra


" Kyaaa.... ya Allah... demi Allah ngak tuan " teriak Melody panik.. akhirnya ia bisa berdiri dan tersandar di dinding dengan ekspresi dan warna wajah yang nano-nano... tubuhnya gemetar sambil memandangi Samudra yang rebahan di lantai


" Ya Allah jadi dari tadi.. Mel menerima telfon dengan posisi begitu dan tadi tangan Mel kok bisanya ke situ... masya Allah malunya Mell.... hik hik hik.. 😱😱😰 " cicitnya dalam hati.. kedua tangannya memegangi pipinya yang sudah merah padam saking malunya


Kletek..


" Ada apa tuan.. mengapa anda berteriak nona ??" tanya Moe bergegas masuk.. Melody hanya mengeleng2kan kepalanya dengan mata melotot


" Ngak papa Moe.. tadi Melody kaget.. tangannya memegang kecoa , makanya dia teriak" sahut Samudra sambil terkekeh.. ia lalu duduk kembali di bangku kebesarannya, Moe lalu mengambil segelas air putih dan memberikannya pada Melody yang kini wajahnya terlihat memucat dan gemetaran


" Ini minum dulu nona.. biar tenang, lain kali kalo lihat kecoa ngak usah takut.. injak saja kuat2 ya!! " pesan Moe.. Mel hanya mengangguk


" Kok bisa ada kecoa di kantor baru begini.. nanti kalau tuan keluar ruangan saya akan memerintahkan agar ruangan tuan di bersihkan ulang.. " ucap Moe keheranan


" Hemmm.... ".sahut Samudra, setelah Moe keluar Samudra mendekati Melody yang duduk di sofa


" Apa tadi kamu bilang bocah mesum... kecoa..?? mana ada kecoa sebesar.. "


" Tuan sudah atuh... Mel tadi ngak sengaja, Mel tau itu bukan kecoa... udah Mel maluuuu " potong Melody sambil merengek macam anak kecil


" Ingat dosamu hari ini padaku bocah mesum , jadi suatu saat aku berbuat dosa padamu.. kau juga tak boleh marah!! " ucap Samudra...


" Iya.. tuan raja.. iya... " hanya itu yang bisa di jawab oleh Melody


Tak lama hp Melody berbunyi.. rupanya si Nadia menelfon, ia melaporkan tamunya yang ingin menyewa tenan dari luar negri sudah datang.. Nadia melapor dengan bahasa inggris, difikirnya Melody pasti belepotan tak mengerti.. namun saat Melody juga menjawab dengan bahasa inggris ..Nadia langsung tercengang

__ADS_1


" Tuan.. penyewa tenan dari luar negri sudah datang! mereka menunggu di restoran korean " lapor Melody


" Ayo kita ke sana.. bawa berkas dan stempelku.." ucap Samudra serius.. kini waktunya bekerja keras.. waktu bersenang2 dengan si bocah meaum sudah usai.


Pertemuan dengan pihak penyewa berlangsung cukup lama... karena penyewa mengajukan beberapa persyaratan pada pihak Mall, setwlah satu jam kesepakatanpun di tandatangani.. di akhiri dengan makan bersama. Melody banyak belajar dari pertemuan tadi.. otaknya yang cerdas menyerap banyak ilmu dari kepemimpinan Samudra.. ia kagum dengan kepintaran dan kepiawaian Samudra dalam berbisnis...


Selesai makan.. Samudra mengajak Melody berkeliling.. mengawasi semua tenan di mall Arkana, dengan di ikuti Nadia dan para pengawal rombongan berkeliling dari 4 sampai ke lantai 1.


Baru saja menuruni lantai 3..menuju lantai 2...terdengar suara wanita memanggil....


" Kakak...... kakak... kak Sam!! " ternyata si little monkey sedang berada di Mal bersama dengan Sakura ... Samudra pun menghampiri mereka...


" Mamah sudah makan?? " tanyanya setelah mencium pipi Sakura


" Sudah Sam... " sahut Sakura


" Mamah aja yang di tanya.. adek kesayangan ngak di tanya?? " sela Sandra


" Ngak perlu.. pasti kamu sudah makan.. wong kerjamu itu cuma ngunyah ama tidur " jawab Samudra


" Kak Sam... jahat banget sih... haii ini Melody ya?? " sapa Sandra melihat gadis cantik unyu-unyu di sebelah Samudra


" Iya kaka.. selamat siang!! " sahut Melody sambil menunduk kepada Keduanya


" Kak.. kami pinjam Melody yah... kami kan mau nyalon.. nih ada voucer nya 3 he he " ucap Sandra sambil menarik Melody, namun Samudra menahan sebelah tangan Melody dan menariknya kembali


" Ngak...!! " sahut Samudra


" Kenapa sih kak.. pelit amat!! "


" Ntar otaknya bisa terkontaminasi kalau dekat2 sama kamu, ayo Mel.. mah kami bekerja dulu " pamit Samudra


" Kakak pelit.. wekkk sebel!! " omel Sandra, sedangkan mata tua Sakura mengamati bagaimana Samudra memegang tangan Melody dan menariknya pergi, Melody hanya bisa menunduk pamit pada keduanya sambil menjauh.. bibirnya tersenyum, anaknya sudah mulai berubah... 😍😍 semoga Melody bisa mengobati luka hati anaknya.


Aminnnn....


See you next eps


Jangan lupa like komen dan votee nya

__ADS_1


__ADS_2