Melodi I Love You

Melodi I Love You
225. Papaaaa


__ADS_3

Sementara di bawah Melody asik dengan teman-temannya... Amira di atas sedang bercengkrama dengan opa nya


" Opa....!!" panggil Amira memutus perbincangan Erlan dengan Iwan


" Ya sayang... ada apa ??" sahut Erlan


" Aiya angen papa...!!" ucapnya dengan mata berkaca-kaca , memang barusan Amira menelfon Ringgo namun Ringgo sedang rapat penting dengan clien besar hingga belum bisa vc dengan nya..Erlan segera mengendong Amira, ia paling tidak bisa melihat air mata Amira maupun Sandra ... hatinya langsung terasa ter-iris .


" Ia sayang... sini opa telfonkan lagi papa Ringgo ya " hiburnya seraya mengambil telfonnya namun Amira menggeleng


" Aiya ngak mau telpon... Aiya mau peyuk papa.. bobo ama papa, main telbang-telbang ama papa Gogo hik..hik..hik.." ucapnya sambil mewek... terlihat air matanya menetes satu satu...


Betapa sedih hati Erlan melihatnya... walaupun ia dan Samudra sudah berusaha mengisi kekosongan di hati Amira namun itu belumlah cukup... anak sekecil itu memang masih sangat memerlukan perhatian lebih.


" Ia sayang... ok... kakek akan panggil papa Gogo ke Jakarta ya, sudah jangan sedih lagi ya " janji Erlan membuat Amira tersenyum


" Opaaa....!!" panggilnya lagi


" Ya sayang... !!"


" Pala Aiya ucing opa....!!" lapornya membuat Erlan segera memeriksa kening Amira dan memang tubuhnya begitu hangat bahkan bisa di bilang sudah demam membuat Erlan panik. Segera Erlan menelfon dokter pribadinya


" Kemari sekarang juga... cucuku badannya panas cepat !!" titahnya pada sang dokter


" Baik tuan....saya segera sampai " jawab dokter


" Mamah...mamah...!!" panggil Erlan membuat Sakura segera mendekat


" Ya pah ada apa ??" tanyanya


" Amira demam... tangani dulu sebentar dokter kita datang, aku ada urusan sebentar !!" ucapnya lalu memberikan Amira pada Sakura


" Pak Iwan saya permisi sebentar " pamit Erlan lalu kebawah mencari Samudra


" Sam... ikut papah sebentar !!" titahnya dan langsung menuju ruang kerja Sam....Sam segera mengekor setelah pamit pada para tamu


" Ada apa pah ??" tanya Sam melihat wajah Erlan yang mengeras


" Papa ingin segera menikahkan Sandra dengan Ringgo... cepat kau atur kan !!" titahnya membuat kaget Samudra


" Segera ...?? jangan bilang.... apakah Sandra hamil pah ??" tanya Samudra


" Hamil...?? gimana mau hamil mereka kan terpisah jauh " sahut Erlan.


" Terus kenapa sebabnya papah ingin segera mereka menikah ??"


" Karena papah kasihan dengan Amira...kau tau Amira sampai demam karena begitu merindukan Ringgo " .sahut Erlan


" cih bukan cuman anaknya... tuh maminya kalo ngak kuizinkan ke Jepang mungkin dah kejang- kejang sekarang " ucap Samudra dalam hati


" Papah sudah bilang sama mamah ngak ?? papah kan tau mamah itu agak saklek mengenai aturan agama dan mamah belum tau kalau Sandra berpacaran dengan Ringgo "


" Mamahmu biar urusan papah, sekarang perintahkan Ringgo ke mari ... kasihan Amira dia sangat kangen pada Ringgo " titah Erlan

__ADS_1


" Tapi pah... Ringgo sedang menangani perjanjian besar sayang jika ditinggal begitu saja...nilai proyeknya besar pah " jawab Sam


" Sam....!! berapa banyak uang tak bisa di bandingkan dengan kebahagiaan cucuku !! kau yang menyuruhnya pulang atau aku 😡😡, kita tidak kekurangan uang hingga harus mengesampingkan kebahagiaan dan kesehatan Amira !!" jawab Erlan kesal


Samudra menarik nafas panjang... papanya sejatinya orang yang sangat pengertian namun jika menyangkut wanita-wanita klan Erlan... papanya tak mau kompromi.


" Baiklah pah... Sam akan menyuruh Ringgo pulang, papah tenang ya " ucap Samudra lalu mengambil hp nya dan menelfon Ringgo.


Ringgo yang baru saja kelar rapat langsung mengangkat panggilan Samudra.


" Ringgo bagaimana kesepakatannya ?? apakah sudah selesai " tanya Samudra berbasa basi


" Alhamdulillah... semua berjalan lancar tuan, besok pagi kita menandatangani perjanjian kerjasama yang akan berlangsung selama 3 tahun. Nilainya sangat besar tuan " sahut Ringgo berapi-api


" Bagus.. ee begini besok setelah kau menandatangani kesepakatan kau segera terbang ke Jakarta ya... jangan di tunda untuk alasan apapun. Serahkan pekerjaan selanjutnya pada wakilmu dulu " titahnya


" Memangnya ada apa tuan hingga saya harus segera ke Jakarta ?"


" Amira sakit... dia sangat kangen padamu, papah memintamu menemui Amira sampai Amira sembuh dan hilang kangennya " Jabar Samudra


Deg..... dada Ringgo langsung terasa seperti di pukul oleh gada yang sangat besar mendengar Amira sakit


" Baik.. baik tuan, besok saya segera berangkat " sahutnya


" Tapi Go...."


" Ya tuan... ada lagi ??"


" Rahasiakan ini dari Sandra dulu ya, biar dia langsung bertemu denganmu saja nanti di sini... jika dia tau nanti dia ngak konsen bekerja " ucap Samudra


🌸🌸🌸🌸


Singkat kata dan besok aja ya sis...🥰🥰


Setelah kurang lebih 7 jam berada di pesawat, akhirnya jam 4 sore Ringgo sampai di Mansion Erlan.


Erlan menyambutnya... kedatangannya sudah di ketahui juga oleh Sakura. Semalam Erlan sudah membeberkan perihal kedekatan Sandra dan Ringgo dan rencana Erlan yang ingin menikahkan keduanya.


Sebenarnya Sakura Engan menikahkan Sandra terlalu cepat, ia takut nanti Sandra salah pilih dan bercerai untuk yang ke dua kali..Namun argumen dan pembelaan dari Erlan bahwa Amira sangat menyukai dan membutuhkan kasih sayang seorang papa akhirnya Sakura pun mau mengerti. Sakura mendengar sendiri dari dokter kemarin bahwa sakit Amira karena alasan psikis nya bukan karena fisiknya. Memang sudah beberapa bulan sejak terakhir keduanya bertemu.


" Jadi Sandra sekarang berubah menjadi rajin bekerja karena Ringgo... kau yakin itu Erlan ??" tanya Sakura tak percaya


" Ya Sakura....Sam mengatakannya padaku, ia mau mendukung Sandra dengan Ringgo dengan perjanjian Sandra harus berubah " jawab Erlan


" Pantasan semenjak pulang dari Jepang ...Sandra sangat berubah, ia jadi lebih dewasa dan bertanggung jawab " ucap Sakura


" Assalamualaikum... !!" sapa Ringgo begitu masuk


" wa alaikum salam...Selamat datang Ringgo " sambut Sakura


" Selamat sore nyonya... tuan besar" jawab Ringgo sambil sedikit membungkuk


" Sudah tak usah terlalu formal...sebentar lagi kau akan menjadi bagian dari keluarga kami..Sekarang kau mandi dulu yang bersih lalu temui Amira ... ia masih bermain bersama bibi. jika kau lapar makanlah dulu karena Amira tak akan melepaskanmu jika sudah bertemu " ucap Erlan membuat Ringgo salah tingkah

__ADS_1


" Baik tuan ..nyonya... saya permisi dulu " ucapnya terbata lalu segera ke kamarnya.


" Bibi... bawakan Amira ke mari, kami punya kejutan untuknya !!" titah Sakura, tak lama bibi datang mengendong Amira dan menyerahkannya pada Danny Erlan


" Bagaimana kabar cucu kesayangan opa ?? sudah enak badannya ??" tanya Erlan


Amira diam saja beberapa saat sambil memegang boneka Elsa kesayangannya


" Opa bohong..!!" ucapnya sambil memonyongkan bibirnya....mengemaskan sekali Erlan dan Sakura sampai tertawa melihatnya


" Kapan opa bohong, opa ini Superman...opa bisa lakukan apa saja " sahut Erlan terkekeh


" Opa bilang papa Gogo mau atang...tapi ngak ada , opa bohong kan Elsa !!" sahutnya masih dengan wajah cemberut


" Opa ngak bohong ... ini papa datang !!" terdengar suara Ringgo dari belakang Amira, Amira sangat terkejut..ia langsung mengangkat wajahnya dan menoleh ke asal suara.


Begitu melihat Ringgo... air matanya langsung menetes


" Pa.....pa..???" ucapnya seolah tak percaya...Ringgo merentangkan kedua tangannya sambil tersenyum


" Ya ...my princess ..ini papa datang " ucapnya


Amira segera turun dari pangkuan Erlan, bahkan boneka Elsanya di lepas... Amira berlari ke arah Ringgo sambil berteriak...


" Papaaaaaa...." teriaknya senang, Ringgo langsung memeluk dan memutar tubuh kecil Amira di udara lalu memeluknya... ia juga sangat rindu dengan Amira


Erlan tak kuasa menahan air matanya melihat Amira yang begitu bahagia... begitu pun Sakura


" Papa Aiya angen papa " ucap Amira


" Papa juga kangennn banget sama Amira, lihat apa yang papa bawa dari Jepang !!" ucap Ringgo memberikan sebuah paperbag pada Amira. Ringgo lalu mengajak Amira duduk di sofa di depan Sakura dan Erlan


" Apa ini papa...??" tanyanya


" Ini oleh-oleh buat Amira.. lihat papa kalo hari libur di sana, papa keliling mencarikan gaun-gaun yang cantik untuk Elsa, jadi Elsa bisa ganti baju... nih bagus-bagus kan " jelas Ringgo sambil mengeluarkan beberapa gaun boneka... Amira senang sekali


" Makacih papa... Amira cenang cenang cenang " ucapnya lalu mengantikan baju Elsa di bantu Ringgo.


" Papa... alan-alan yuk Aiya mau beli es clim " ajak Amira


" Ayo.. Amira boleh beli apaaaa aja ok....asal jangan minta pesawat, uang papa ngak cukup he he " ucap Ringgo lalu pamit pada kakek dan nenek Amira


Sakura dan Erlan pun saling pandang sambil tersenyum. Erlan menarik istrinya ke pelukannya


" Ringgo pria yang baik mah... percaya padaku!!" ucapnya sambil mengecup kening Sakura


" Aku tau Erlan... kau tak mungkin menyerahkan anak dan cucu kita pada sembarang pria. Akhirnya kedua anak kita bahagia sayang... aku senang sekali " sambut Sakura dengan mata berkaca-kaca


" Ya... Tuhan akhirnya menjawab semua doa doa kita selama ini sayang " ucap Erlan...


Duh anaknya ketemu papa bikin nangis... gimana emaknya ntar kalo ketemu 🤭🤭🤭 ada yg bisa menebak keseruan nya 🤣🤣


See you next eps

__ADS_1


Jangan lupa untuk like komen dan vote ya ❤️❤️


__ADS_2