
📢📢📢📢
Edisi setengah sengklek.... yang merasa belum cukup umur menjauh ya... hempaskan eps ini... 😂😂😂
Mencium aroma soto yang begitu wangi membuat Samudra terbangun dari tidurnya paginya... Ia meraba mencari kesayangannya namun sudah tak ada... mata elangnya mencari keberadaan si bocah dan ternyata ia ada di dapur sedang membuat jus. Setiap pagi kesayangannya itu selalu membuatkan jus untuknya... Katanya biar seratnya seimbang.... aduh gimana ngak jatuh sejatuh-jatuhnya hati bang kingkong.
Melody sudah memakai pakaian kerja.. rambutnya setengah kering, rupanya ia tadi keramas. Tanpa suara Samudra berjalan mendekat dan saat sang bocah sudah di depannya... happ....tangan kekarnya pun memeluk pinggang Melody dari belakang
" Astagfirullah... Ayaaang bikin kaget aja, Lepasin Ihhh.... " omelnya sambil mencubit tangan Samudra
" Ngak mau... aku suka begini, rambutmu wangi sekali " endusnya tambah mengeratkan pelukannya...membuat si adik Kecil mulai mengeliat hendak terbangun
" Ayang lepas ngak.. kalo ngak lepas.. Mel marah lho!! " ancamnya
" Sebentar aja....!! "
" Ngakkk.... dosaaaa tau... nanti Mel bilangin bapak lho kalau Ayang nakal " jawab Melody lagi, Samudra memutar tubuh mungil di depannya itu agar mereka berhadapan... dengan mudah Ia lalu mengangkat Melody ke atas Meja dan memepetnya agar sejajar.
Mata elangnya memandangi manik mata Melody... dalam.... dan lama...
Deg... deg... deg....
Dipandangi sedemikian rupa oleh seorang lelaki tampan membuat dada Melody bergetar hebat, apalagi saat sebelah tangan Samudra mengenggam tangannya dan sebelahnya meraba bibirnya berlahan, untung Ia duduk jika saat ini ia berdiri pasti ia akan terduduk.. Karena meleleh bagaikan lilin yang terbakar api...
" Mel... I love you.... " ucap Samudra bergetar.. membuat Melody tersentak
deg.. deg.. deg... kembali jantungnya serasa mau mencelot keluar dari dadanya saat mendengarnya, akhirnya ia mendengar juga pernyataan cinta dari seorang Samudra... betapa mengejutkan dan betapa ia sungguh tak menduganya... pernyataan cinta di lakukan di dapur..... dimana romantisnya...???
" Kau pasti bertanya.. mengapa aku mengatakannya di sini... di dapur, Bukan di kapal pesiar... atau di gunung ataupun di pantai nan indah, itu karena pertama kali kau terlihat begitu sexy saat kau memasak di dapur ini disitulah pertamakali aku jatuh cinta padamu...dan kau selamanya akan terlihat sexy di mataku karena selamanya kau akan berada di dapurku... bersamaku , Mel I love you... forever " ucapnya begitu romantis membuat Melody speccles, hanya matanya yang bisa berkedip kini
" Ya Allah seumur-umur baru ini pacaran, dirayu sedemikian rupa gimana ngak meleleh hati Mell..... " cicitnya dalam hati
Samudra mendekati wajah Melody... Ia ingin mencium bibir nan sexy itu.... Melody yang sudah tak berdaya hanya bisa diam Saat Samudra menyatukan bibir mereka... matanya terpejam menikmati sensasi terbakar yang di berikan Samudra.
Samudra pun merasa dadanya hendak meledak kini... dag dig dug membahana di dada bidangnya... rasanya begituuuu membuatnya melayang, seakan-akan baru kali ini ia mencicipi bibir seorang wanita, setelah menyapu dengan lembut.. berlahan ia memperdalam ciuman mesranya.. membuat Melody tersandar di dinding... Samudra membuka paha Melody agar Ia bisa tambah menempel..... puas mencium bibir itu sampai kebas... bibirnya turun ke leher Melody... Ia mengecupnya pelan... memainkan lidahnya dengan lihai.. membuat Melody mendesah tanpa di sadarinya..... dengan sisa kekuatan yang ada... Melody mengeluarkan jurus 5 jarinya.... dan menjauhkan wajah Samudra dari lehernya
" Ayang..... ah.... Ay.... sudah.. please, Mel takut nanti kita tak bisa berhenti... Mel takut di cekek bapak ibu... " pintanya dengan susah payah
__ADS_1
" Kita kan hanya berciuman... tak bisakah ??? kitakan sudah tunangan Sayang " tanya Samudra, jujur Ia belum puas.. Ia ingin lagi dan lagi, tubuh Melody seperti ada magnet nya.. membuatnya Ingin menempel terus, Melody menggeleng...
" Inilah mengapa Mel ngak mau ikut Liburan... Mel takut Ay..., jika kita sudah menikah... Mel pasti beri apa yang Ay mau " jawab Melody, Samudrapun terdiam
" Sudah.. Ayang mandi ya... sudah jam 10 ini... Mel laper " pintanya, akhirnya Samudra menurut walaupun dengan berat hati.... berrattnya pake bingits, Gimana Enggak , mau tak mau bersolo karirnya lagi ini.... ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
Setibanya di kamar... Samudra mengambil hpnya dan menelfon seseorang....
" Assalamu'alaikum bagaimana tuan Samudra... saya cukup membantu anda semalam kan ?? " tanya yang di telfon
" Iya pak rt... terimakasih, bisakah saya minta tolong sekali lagi... nanti saya double " pinta Samudra
" Asal untuk kebaikan mengapa tidak...? katakan apa yang bisa saya bantu lagi " jawab pak rt
" Begini...... "
Oalah... ternyata si kingkong di balik tausiah pak rete... 😅😅😅 kenal di mana mereka?? rupanya pak retelah yang menangani berkas perceraian si kingkong dengan Naura dulu... Jiahhhh kena deh keluarga Mel... tapi ngak papa kok Mel... kagak rugi juga dirimu 😆😆😆, seperti kata pak rete... asal untuk kebaikan.... 😂😂😂
Setelah mandi dan berpakaian... Samudra menuju dapur, meja sudah penuh dengan makanan... ia tersenyum senang.. Melody meladeninya dengan telaten. Keduanya lalu sarapan bersama
" Bungkusan apa itu sayang?? " tanya Sam melihat bungkusan di atas meja
" Lalu mengapa di bawa kemari... kan uangnya untukmu dan bapak ibumu "!
" Bapak ibu ngak berani ambil... Mel di suruh setor di rekening Mel aja katanya " jelas Melody
" Hemm begitu... nanti habis makan masukkan aja ke brangkas di kamar... uangnya nanti ku tranfer saja , jadi ngak usah ke bank
" Iya terserah saja "
" Sayang... mengapa kau tak pernah mengesek whitecard mu? " tanya Samudra
" Kapan Mel mau gesek... Mel sama ay terus... apa2 juga di bayarin " jawab Melody lagi
" Hemm iya juga ya... nanti kau pakai saja berbelanja di amerika ya.. belikan bapak ibumu juga si dawet oleh-oleh " Ucap Sam
" ngomong2 di dawet sudah tau belum kita mau nikah?? " tanya Sam penasaran
__ADS_1
" Belum... Mel belum sempat cerita, kalau Mel cerita... alamat heboh jungkir balik dia he he he " jawab Melody terkekeh
" Sayang besok kita kan berangkat... nanti malam aku yang mengantarmu pulang ya, kan sudah tunangan masa ngak boleh?? " pinta Sam
" Terserah ayang aja.... " selesai makan Keduanya ke kamar Sam lalu Sam meminta Melody belajar membuka brangkasnya , semula Mel menolak namun Sam tetap memaksanya dan seperti biasa akhirnya Melody mengalah.
" Kemari...!! " titahnya menepuk pahanya
" Ngapain.... Mel ngak mau kalo di apa-apain!! "
" Iya...janji ngak di apa-apain cuman mau di Ajarin tranfer uang kewat hp... bawa HP ku sekalian!! " titahnya lagi, Melody lalu mengambil hp Sam dan duduk di pangkuannya
" Buka hp ku lalu buka aplikasi... xxxx, lakukan tranfer ke rekeningmu!! titahnya
" Berapa ay...?? "
" Ya 100 lah "
" Emang bisa langsung 100 juta?? " tanya Mel kaget
" Tentu saja... lebih aja bisa kok asal satu bank, kau coba saja " Melody lalu mencobanya... saat Melosy asik ketak ketik... hidung Soang kembali mengendus mencuri2 ciuman kecil... 😂😂😅😅masih aja usaha mah si soang... janjimu palsu.. 😆😆
" Wah... hebat ya ternyata memang bisa !! " ucap Melody lagi
" Nah sekarang coba kau tranfer ke rek bapakmu... kamu punya ngak nomornya?? " tanya Sam
" Ada di HP Mel.. tapi beda bank " jawabnya
" Sekarang Coba kamu tranfer ke rekeningmu bapakmu.. kalau beda bank cuman bisa 25 juta maksimal " ucapnya... Melody pun mengetuknya... ceritanya buat belajar aja... Tapi loh kok telunjuk Samudra menekan tanda oke
" Ayang kok di oke... kan ke tranfer ke rekening bapak... uangnya!! mana banyak lagi " protesnya
" Ngak papa... aku kasih iklas buat bapakmu, ibumu punya rekening juga apa ngak.. kalo punya kita tranfer juga " ucap si soang mah gaya.... Melody menggeleng, bukannya Ibunya tak punya rekening tapi Ia ngak mau..
" Makasih ya Ayang sudah kasih bapak uang... bapak pasti kaget ini " ucapnya senang
" Hemmm.. ayo kita kerja!! " ajak Sam, keduanya lalu menuju ke Mal untuk menyelesaikan pekerjaan mereka sebelum besok pergi Liburan....
__ADS_1
see you next eps
Jangan lupa like komen dan vote nya