Melodi I Love You

Melodi I Love You
114. Sempat-sempatnya


__ADS_3

Setelah keduanya duduk di dalam mobil.. Samudra lalu memberikan sebuah kacamata hitam pada Melody


" Pakai sayang... " ucapnya sambil ia juga memakai miliknya, setelah keduanya memakai kacamata Samudra lalu mengajak Melody untuk selfie bersama dan mengunggahnya di laman medsosnya setelah sekian lama ia tak pernah mengunggah foto apapun.


Unggahan foto tanpa hastage apapun itu dalam sekejap membuat heboh rekan dan koleganya dan tentu juga semua yang mengenalnya.... kira2 siapa dan gadis mana yang berfoto dengan seorang Samudra , karena wajahnya tak terlihat secara jelas di tutupi kacamata hitamnya


Sementara karyawan Samudra yang sedang berada di hotel tak terlalu heboh karena mereka tau itu foto bos nya dengan asprinya, mereka selalu berdua makanya wajar saja jika mereka selfie


" Mba Kartika... cocok ya kalo Mel jadi pacarnya tuan " komentar Joko


" Cocok dari mana...?? malah kasihan Mel dong pak Joko " bantah Kartika


" Lho kasihan dari mana toh Mba?? "


" Ya si Mel itu kan masih ingusan.. polos banget lagi, lho bos kita mah... kan kamu tau sendiri sepak terjangnya setelah bercerai "


" Itukan karena tuan kecewa dengan wanita mba... sebelumnya tuan adalah pribadi yang sangat setia dan penyayang pada pasangannya " bela Joko


" Cih.. kalo aku jadi Mel mah ogah dapat buaya buntung itu "


" Wess mba.. hati-hati kalo ngomong..ntar ada yang laporin.. berabe " bisik Joko


" Iya ya... he he maaf " ucap Kartika sambil menutup mulutnya


🦄🦄🦄🦄


" Kita mau kemana ay..?? " tanya Melody


" Kita akan mengelilingi kota Vancouver sayang, kau tau Vancouver berdasar survei dunia.. adalah kota yang paling nyaman di tinggali di dunia ini, karena sangat indah dan dikelilingi oleh pegunungan, kita bisa melihat gunung Baker yang berada di Washington jika cuaca bagus. Kau harus melihat taman kota yang bernama Stanley park !!" jabar Samudra antusias


" Tapi ay... Mel laper kita makan siang dulu ya " pinta Melody


" Ya.. aku sudah mempersiapkan semua.. tenang saja " ucap Samudra, sebelah tangannya kemudian mengenggam tangan Melody dan meletakkannya di pahanya


" Kira-kira kapan tamumu itu pulang sayang?? "


" Emm mungkin 2 atau 3 hari lagi.. entahlah biasanya 5 hari selesai, memangnya kenapa?? " tanya Melody membuat Samudra terkekeh geli

__ADS_1


" Ya ampun... kau itu beneran polos atau apasih?? bocah bocah...omg, tapi walaupun bocah aku tak perduli.. setelah tamumu pulang aku akan membuatmu menjadi wanita seutuhnya... ngak bocah lagi ha ha ha " ucap Samudra lalu mengecup tangan Melody yang sedari tadi di genggamnya


Melody menunduk saja.. sebenarnya ia paham arah pertanyaan suaminya itu... jujur sebenarnya ia takut, teramat takut. Bisakah ia membuat suaminya itu bahagia di atas ranjang sedangkan ia tak mengerti sama sekali caranya. Bagaimana jika Samudra tak puas dengannya lalu meninggalkannya?? banyak pertanyaan berkecamuk di kepalanya


" Kenapa kau melamun sayang?? "


" Emm.... ay.. Mel kan belum pernah gitu-gitu... jadi nanti ajari Mel ya.. agar Mel bisa menjadi istri yang baik " ucapnya sambil memandangi wajah Samudra dari tempatnya duduk.


Senyum Samudra langsung merekah..( yeah soang di kasih angin... bakalan nyesel kamu Mel...)


" Tentu saja sayang... aku akan mengajarimu 1001 gaya bercinta, kamu pasti suka... ahhhh sudah tak sabar rasanya, kenapa juga kau harus datang bulan sih " keluh Samudra karena baru membayangkannya saja adiknya langsung bereaksi... weleh weleh


Samudra membawa Melody ke sebuah restoran terkenal di kota Vancouver, rasa takjub tak ayal menghantuinya karena baru kali ini ia masuk ke restoran semewah ini, tangan kecilnya mengandeng Samudra dengan erat ia sangat gugub, ia takut jika ia nanti akan mempermalukan suaminya itu


" Santai aja sayang... " ucap Samudra yang menyadari kegugupan istrinya


" Tegur Mel ya.. kalau ada kesalahan, Mel ngak mau membuat ay malu " bisiknya... Keduanya lalu duduk di meja yang telah di reservasi sebelumnya


Ternyata apa yang di takutkan Melody tidaklah terjadi.. entahlah mengapa ia bisa sangat begitu natural di tempat yang mewah ini seolah ia sudah terbiasa , padahal baru pertama kali


" Untung bu guru dulu sempat mengajari Mel tentang tablemaner, ternyata sangat berguna " jawabnya senang


Setelah perut kenyang, Samudra mengajak Melody berkeliling kota vancouver...


" Memang benar kota ini sangatlah indah " celetuk Melody


" Kau Suka di sini?? "


" Suka... indah sekali, terimakasih sudah membawa Mel berlibur ke sini... jika Mel ngak ketemu ay... mungkin seumur hidup Mel ngak bakalan bisa ke mari " bisiknya di kuping Samudra... kini mobil mereka sedang berhenti dan mereka sedang menikmati keindahan di depan mereka dari dalam mobil


Samudra menekan sebuah tombol di mobilnya dan dalam sekejab... mobil pun tertutup...


" Wah.. hebat banget mobilnya... bisa tertutup ...keren... " ucap Melody.. hari ini entah berapa kali ia mengalami momen takjub luar biasa seperti ini, entah kapan katronya akan menghilang


" Kemari... akan lebih nikmat jika kita menikmati pemandangan sambil berpelukan " titahnya lalu mengangkat Melody ke pangkuannya, tangannya melingkar sempurna di pinggang Melody dan dagunya di letakkan di bahu Melody.. bibirnya mulai menyosor leher Melody membuat Melody kegelian, Namun Melody diam dan menikmati saja... sudah tak dosa toh... he he


Namun Ia merasa gelisah.. saat ia merasa adik Samudra mulai mengeliat dan membuatnya tak nyaman

__ADS_1


" Ay... Mel kembali ke kursi Mel aja ya " ucapnya pelan


" Kenapa?? "


" Itu.. kasihan... adiknya ay ngak sakit apa Mel duduki? " mendengarnya... Samudra lalu memundurkan kursinya...


" Sayang... bantu aku seperti kemarin ya... " pintanya dan tanpa menunggu jawaban Melody, Samudra sudah mengeluarkan adiknya dari sarangnya... mau tak mau tangan Melody kembali beraksi..... habisnya suaminya itu sudah ngak tahan katanya..... jiah.... tuan kingkong bin soang... sempat -sempatnya dirimu 😆😆😆


Sementara itu si belakang mobil Samudra.. 2 mobil pengawal menunggu dengan setia


" Kok di tutup mobilnya tuan?? " tanya Ringgo


" Ringgo.. Ringgo.. gitu aja kok nanya... yah mereka mau wik-wik lah namanya pengantin baru, dasar bloon kok kelewatan " omel Anton


" Kamu itu yang oon... mana bisa begituan di mobil yang kecil gitu "


" Siapa bilang... makanya jangan sotak kalau belum pernah lakui, gua lho pernah sudah he he " kekeh Anton


" Dasar kamu itu.. calon penghuni nera... "


" Eh mulut.. mulut... dijaga tuh mulut, gua di mobil ngelakuinnya ama istri coy.. jangan main tuduh aja " protes Anton


" Lha kalo sama istri.. ngapain juga kamu di mobil... Emangnya di rumah kagak ada ranjang, mikir doong kalo mau bohong juga "


" Eh bumper mobil penyok... aku dan istri itu bukan ngak punya ranjang di rumah, kami itu mencari sensasi yang berbeda biar ngak bosen... ah sudah makanya cepetan cari cewek... badan aja segede gajah tapi pengalaman... se upil " omel Anton... akhirnya Ringgo hanya bisa diam sambil gigit jari.. matanya menatap ke arah mobil tuannya


" Gimana caranya bisa begituan di tempat sesempit itu ya. 🤔🤔, Anton... elo bawa teropong tembus pandang ngak, gua pengen ngintip " ucap Ringgo tanpa sadar


" Astoge.... ini kepala isinya otak apa cacing kremi sih, ngapain pake ngintip.. tuh ya HP mu buka ketik di xxx xxxx... keluar dah filmnya.... dimana sih tuan Moe menu mahluk kayak kamu ini cek cek cek... " kembali Anton hanya bisa mengomeli rekannya itu


Okay see you more next eps yo


Jangan lupa.. like komen dan vote nya ya sista


Penasaran apa kota Vancouver ama restoran tempat mereka maksi.. ini dia


__ADS_1


__ADS_2