
Hari ketiga Melody di kampung, pagi ini ia dan Ahmad akan keluar dari kampungnya untuk mencari sinyal.. ia mau menelfon bapaknya. Melody sekalian akan berbelanja untuk kebutuhan selamatan 3 hari neneknya malam ini.
Setelah sarapan keduanya lalu berangkat memakai sepeda motor bapaknya Ahmad.
" Kak Mel kita jalan-jalan ke tempat wisata dulu yok habis telfon paman " aja Ahmad
" Kemana Mad... ? " tanya Melody
" Ada suatu tempat yang sangat indah kak... kakak pasti suka foto-foto disana " jawab Ahmad.. mendengar view bagus untuk foto-foto Melody langsung setuju.
Setelah beberapa puluh menit naik motor akhirnya mereka mendapatkan sinyal hp.
" Assalamu alaikum.. bapak.. bapak di mana? bapak baik-baik saja kan? " cerocos Melody begitu Iwan mengangkat panggilannya
" Wa alaikum salam... bapak lagi di kantor nak, ngurus izin mau nyusul kalian.. insha Allah nanti siang bapak berangkat ke kampung " jawab Iwan senang
" Ok... Mel tunggu di sini ya pak.. hati-hati di jalan ya pak " ucap Melody senang karena bapaknya akhirnya bisa menyusul mereka.
" Ahmad sudah beres ayo kita jalan dulu, nanti baru kita belanja!! " ajak Melody, Ahmad lalu membawa Melody ke sebuah tempat wisata yang bernama Telaga Nilem. Setelah membayar tiket masuk mereka pun memasuki daerah wisata yang begitu memanjakan mata itu.
Melody ternganga melihat keindahan tempat wisata yang baru pertama kali ini ia masuki. Ngak pake lama memory hp nya sudah penuh dengan hasil jepretan, ada Fotonya sendirian.. foto Ahmad sendirian dan tentunya Fotonya berdua dengan Ahmad.
Dengan bahagia keduanya pulang kembali ke kampung, sebenarnya Melody tadi ingin menelfon si kingkong, entah mengapa ada rasa kangen yang di rasa Melody.. tapi ia takut nanti malah menganggu bosnya itu bekerja akhirnya ia pun mengurungkan niatnya itu dan merekapun kembali ke kampung yang tanpa sinyal tersebut.
Di rumah nenek Ratia sudah banyak tetangga yang membantu untuk memasak.. belanjaan Melody segera di kerjakan, Malam ini Melody ingin memasak dengan menu daging untuk menghormati neneknya.. walau hanya nenek sambung namun Ratia sangat menyayanginya.
Melody membeli daging lebih untuk di masak dan di bawa ke Jakarta, rencananya begitu bapaknya datang ia akan kembali ke Jakarta... ia merasa tak enak berlama-lama karena ia izin hanya melalui sms.. entah di izinkan apa tidak, ia takut jika terlalu lama ia akan di pecat oleh tuan bos.
🕊🕊🕊🕊
Jakarta.... hari ini cuaca adem ayem.. antara mau hujan dan tidak. Tapi itu cuaca di luar ruangan ya sista... sedangkan di dalam ruangan sangat bertolak belakang....
Hari ke tiga... tanpa Melody
Kantung mata Samudra nampak semakin membesar, ia sudah 3 malam tak bisa tidur... padahal ia sudah berusaha untuk bekerja sampai kelelahan agar bisa tertidur namun itu semua sia-sia....
Anehnya energinya tak juga berkurang, ia masih bisa saja marah-marah , bahkan hari ini lebih sensitif lagi.
Saat akan memasuki lift... seorang karyawan tak sengaja menyenggolnya karena ia membawa banyak berkas
__ADS_1
" Maaf tuan... saya tak sengaja ! " ucap sang penabrak sambil menunduk
" Siapa namamu? " tanya Samudra
" Ineke tuan... " jawabnya sambil tersenyum manis
" Ineke... kau kupecat!! " ucapnya lalu memasuki lift tanpa ekspresi... semua yang mendengarnya kaget bukan main termasuk Ryan dan Moe..keduanya saling tatap....
" Bagaimana ini Moe.. kalau begini. bisa habis karyawan si pecat semua?? " tanya Ryan melalui tatapan matanya
" Ya.. saya harus bagaikan dong? " jawab Moe sambil mengangkat kedua bahunya
" Cari tau akar permasalahan kenapa tuan jadi begini... selesaikan!! aku sudah tak tahan.. ini sudah karyawan ke 5 yang di pecat tuan " bisiknya pada Moe... Moe menarik nafas panjang
" Mau tak mau aku harus mencari dan menjemput Melody " ucap Moe dalam hati... ia lalu berbisik pada Ryan
" Setelah tuan masuk ke ruang kerja.. saya akan pergi, tolong lindungi saya " chat Moe pada Ryan... setelah membacanya Ryan pun mengangguk tanda setuju
Tanpa di ketahui ke tiganya... semenjak Samudra memecat Ineke... para karyawan saling chat dan memperingatkan teman kerjanya agar menjauh setidaknya 2 meter dari tuan Samudra jika tak ingin di pecat...ini adalah meme yang sedang viral di perusahaan Samudra... " Senggol sedikit... pecat 😈😈" 😂😂
Bergegas Moe mengendarai motor ke rumah Melody, ia hanya berharap masih ada anggota keluarga yang berada di rumahnya.. ia harus secepatnya menjemput Melody demi kemaslahatan bersama... 😅😅😅
Seorang pria tetangga Iwan keluar dari rumahnya dan menyapa Moe
" Orangnya ngak ada pak.. 3 hari lalu bu Imah dan putrinya pulang karena neneknya meninggal sedangkan suaminya baru tadi siang menyusul pulang kampung " jelasnya tanpa di tanya
" Bapak tau di mana alamat mereka di kampung? " tanya Moe lagi
" Kalau ngak salah kata pak Iwan tadi ia mau ke kecamatan Pasawahan, cuman alamat lengkapnya saya tidak tau, coba di telfon aja HP nya pak Iwan " sarannya...
" Tapi saya ngak punya no nya pak Iwan.. saya cuma punya nomor anaknya, boleh saya minta nomornya pak Iwan? " pinta Moe.. tanpa banyak suara di tetangga memberikan no Iwan
Setelah berterimakasih.. Moe pun menekan no Iwan... senyum Moe langsung mengembang saat Iwan mengangkat telfonnya
" Hallo.. ini siapa ya? " tanya Iwan karena no asing yang meneldonnya
" Hallo.. pak Iwan ini dengan Moe, bapak di mana? " tanya Moe
" Saya di perjalanan mau pulang ke kampung istri saya pak.. ada apa? "
__ADS_1
" Bisa bapak kirim alamat lengkap di mana nona Melody berada pak? saya harus segera menjemputnya jika tidak nona Melody bisa di pecat karena izin lebih dari 3 hari " ucap Moe
" Oh begitu ya pak Moe.. baiklah sebentar saya kirim alamat lengkapnya, nanti akan saya sampaikan juga masalah ini agar Melody bersiap pulang ke Jakarta. Ngak usah di jemput pak Moe ngerepotin, biar Melosy besok pulang naik bis saja " jawab Iwan
" Ngak papa... tolong kirim saja dulu alamatnya.. jika sampai siang saya ngak kesana, silahkan Melody pulang naik bis..." ucap Moe... Moe kini bisa bernafas lega setelah sebuah balasan di kirim oleh Iwan.. sambil tersenyum senang Moe kembali ke kantor. Ia akan mengabari Samudra bahwa ia sudah mendapatkan alamat di bocah dan ia akan menjemputnya jika tuannya menyetujui.
Sesampainya di kantor... keadaannya tambah kacau, terdengar Samudra masih saja marah-marah ngak jelas. Kembali yang kena adalah si Ryan...
ia kena damprat karena saat mencari Moe.. Moe tak di tempat dan Ryan tak bisa menjelaskan di mana Moe.
Ryan berusaha menelfon Moe namun karena sedang ngebut di atas motor Moe tak mendengarnya.
" Jika Moe tak muncul dalam 5 menit.. kau dalam masalah besar Ryan, siapa yang memberimu kuasa membiarkan Moe keluar tanpa bilang padaku hah..!!! " gelegar suaranya membuat semua karyawan jadi ketakutan bahkan Kartika bersembunyi di bawah mejanya, ia jadi takut setelah membaca chat peringatan menjauh dari Samudra jika tak ingin di pecat.
" Saya di sini tuan " ucap Moe yang langsung di semrot oleh Samudra..
" Dari mana saja kau Moe!! kau mau melarikan diri.. kau bosan bekerja denganku, kau bosan mendengar keluh kesanku hah !! " omelnya mengelegar membuat Kartika kaget hampir saja ia pipis di celana karenanya
Moe diam saja...ia sudah kebal dengan kelakuan bos nya itu, Moe mendorong Ryan agar keluar dari ruangan lalu menutup pintunya dengan rapat.
" Mengapa kau mendorong Ryan keluar aku belum selesai deng..." omelnya lagi
" Tuan sudah selesai dengan Ryan... karena saya sudah menemukan keberadaan nona Melody " ucap Moe penuh kemenangan sambil menyerahkan hp nya di mana terketik alamat lengkap di mana Melody berada kini....
" Me.. Melody.. ?? " tanyanya sambil melihat alamat yang tertera
" Ya nona Melody dia berada sekitar 4 jam dari Jakarta, ini fotonya sedang berada di kampungnya... " ucap Moe lagi sambil mengeser layar HP nya dan nampaklah foto Melody yang sedang berada di kebun pamannya sedang selfie dengan Ahmad. Mata Samudra melotot melihat Melody begitu dekat dengan pria lain nan mereka nampak begitu bahagia... dadanya seperti terbakar.. jika bisa di lihat dengan mikroskop nampak asap sampai keluar dari kepala di kingkong kini 😂😂😂 awas ada yang kebakaran ni Ye...
" Segera jemput dia.... SE-KA-RANG juga !! " bentaknya....
Nah lho... siap siap kau Mel.. bosmu sudah sangat amat murka kini... 😅😅😅
See you next eps
Jangan lupa like komen dan votee
Ahmad di Telaga Nilem
__ADS_1