
30 menit sudah Ringgo memandangi wajah cantik Sandra yang berbaring di lengannya.....
Entah bagaimana perasaannya kini, ia merasa bahagia.. senang... sekaligus merasa berdosa
" Apa yang harus kulakukan kini di aku begitu berani melakukannya pada Sandra... mengapa imanku begitu lemah ???" cicit Ringgo dalam hati
Setelah berfikir berulang kali akhirnya Ringgo pun sudah memutuskan apa yang akan di lakukannya. Ringgo melihat jam sudah jam 6 pagi, ia pun menghubungi Anton dan mengangkat Sandra kembali ke kamarnya.
Ringgo kemudian mandi dan menemui Anton...
" Tolong jaga mereka Ton..." ucap nya
" Sipp...gimana semalam, enak ngak hehe ??" selidik Anton kepo
" Menurutmu ...yang lebih berpengalaman ?? ya sudah aku pergi dulu " sahut Ringgo
" Kau mau kemana ?? "
" Mempertanggung jawabkan perbuatanku " ucap Ringgo sambil menyisipkan senjatanya di belakang pinggangnya
" Apa maksudmu Go ??" kejar Anton
" Sudah bukan urusanmu, jaga saja mereka !!" usir Ringgo lalu masuk ke lift menuju ke lantai atas di mana Samudra menginap
Dengan setengah gugup dan setengah pasrah Ringgo menunggu di depan kamar Samudra, ia sudah mengirim chatnya pada Samudra bahwa ia hendak menghadap jika Samudra sudah bangun.
Satu jam sudah ia menunggu tanpa suara bahkan tanpa.bergerak... bawahannya bingung melihatnya namun tak berani bertanya
Kletek.... akhirnya pintu kamar Samudra terbuka, Samudra membuka pintu dan mempersilahkan Ringgo masuk dan mengiringnya ke balkon .
" Jaga pandangan matamu, istriku masih tidur di ranjang !!" titahnya melarang Ringgo melihat ke arah ranjang, tentu saja Ringgo paham akan hal itu, ia hanya menunduk sepanjang menuju Balkon.
Sam merapatkan piyamanya karena suhu udara masihlah sangat dingin ... ia menyalakan rokoknya lalu duduk sambil menyilangkan kakinya.... gaya duduk orkay ya sis...ðŸ¤ðŸ¤
" Sekarang katakan apa yang ingin kau sampaikan, sepertinya sangat penting !!" titah Samudra sambil menikmati rokoknya, Ringgo mengambil senjatanya dan meletakkannya di meja di depan Samudra... ia lalu duduk di lantai di depan Samudra
" Saya sudah lancang tuan.. saya sungguh tak tau diri " ucapnya membuat bingung Samudra, ia sampai mengubah gaya duduk dan mematikan rokoknya
" Apa maksudmu Go... memangnya apa yang sudah kau lakukan ??" tanya Samudra
" Semalam....saya dan nona Sandra.. tidur bersama , maafkan saya tuan... Anda boleh menghukum saya sesuka tuan !!" ucapnya lugas dan jelas...
" Apaaaa....??? kau meniduri Sandra ??? " beo Samudra begitu kaget ia sampai berdiri dari duduknya
" Apa kau sudah gila ??" lanjut Samudra
" Ya tuan saya memang sudah gila, berani menyentuh adik tuan... tuan boleh membunuh saya tapi tolong jangan libatkan tuan Moe, ia tak tau apa-apa " ucap Ringgo sambil menunduk
Samudra terdiam sesaat... ia menarik nafasnya , ia sungguh tak menyangka... sebenarnya Melody sudah membahasnya... ia mengatakan sepertinya Sandra dan Ringgo saling suka namun ia tak menyangka secepat itu perkembangannya
__ADS_1
Diamnya Samudra membuat Ringgo semakin ketat ketir... apalagi saat Sam mengambil pistol yang tadi di serahkannya
" Dimana kalian melakukannya... dikamar Sandra atau di kamarmu !??" tanya Samudra sambil menggokang senjata di tangannya
" Di kamar saya tuan !!" sahut Ringgo
" Apakah kau pernah bercinta dengan wanita lain sebelumnya ??" tanya Samudra lagi
" Belum pernah tuan... ini yang pertama "
" Jadi begitu....sungguh ini yang pertama, kau tak berbohong !!??"
" Ya tuan... saya berani bersumpah, semalam pengalaman pertama saya, saya bahkan belum pernah berpacaran sebelumnya " jawab Ringgo sambil mengusap peluh di keningnya padahal cuaca begitu dingin, senyum tipis nampak di wajah Samudra namun sangat samar... ia pun mengarahkan pistol di tangannya ke kepala Ringgo... Ringgopun merasakan ujung pistol yang bersarang di kepalanya... ia pasrah sudah
" Papa..mama... ibu, maafkan anak kurang ajar ini , maafkan jika aku belum sempat berbakti " doanya dalam hati, ia yakin nyawanya akan segera beredar dari tubuhnya tak lama lagi
" Aku tanya sekali lagi !! apa benar semalam yang pertama bagimu ??" bentak Samudra
" Ya tuan... saya bersumpah !!" sahut Ringgo cepat
" Enak apa tidak !! " lanjutnya
" Enak banget tuan... ups " Ringgo langsung menutup bibirnya dengan sebelah tangannya
" Bha ha ha hi hi hi ha ha ha " Samudra ngakak so hard mendengar jawaban spontan Ringgo, Ia terus tertawa sampai perutnya sakit
" omg... omg... Sandra... Sandra dasar kau ya, ya ampun sampai sakit perutku rasanya...ha ha ha " Samudra terus tertawa sampai air matanya keluar dari ujung matanya
" oh Tuhan .... sakit sekali perutku, sudah Go duduklah di kursi jangan di lantai seperti itu !!" titah Samudra, namun Ringgo tak juga mau bangun dari posisinya
" Tuan tidak menghukum saya ??" tanyanya lagi
" Apa tadi perintahku... lakukan dulu , kau sudah berani membantahku ??" ulang Sam... bergegas Ringgo duduk di kursi
" Kau mau aku menembakmu ... begitu ?? lalu seumur hidup Sandra dan Amira akan membenciku ... apa itu yang kau inginkan Go ??" tanya Samudra begitu Ringgo duduk
" Tidak tuan... saya tidak berfikir sampai ke sana, saya hanya ingin mempertanggungjawabkan perbuatan saya yang sudah berani menyentuh adik tuan " jawab Ringgo sambil menunduk
" Aku sangat mengenal Sandra ... Go... Ia type wanita yang akan memperjuangkan apa pun yang diinginkannya termasuk pria. Aku tau pasti dia yang masuk ke kamarmu... bukankah begitu ??" Ringgo terdiam
" Jika begitu maka yang seharusnya di tembak seharusnya adalah Sandra bukan kau " ucap Sam membuat Ringgo kembali duduk di lantai
" Tidak tuan... tidak.. saya yang bersalah... saya yang patut di tembak, tembak saja saya tuan... saya terima hukuman itu dengan lapang dada " pinta Ringgo
Senyum lebar Samudra tercipta , melihat bagaimana Ringgo sungguh berani berkorban untuk Sandra
" Apa kau mencintai Sandra .. Go ?? " Ringgo mengangguk
" Katakan dengan lantang !!"
__ADS_1
" Saya mencintai Sandra dengan segenap hati saya tuan...!!"
" Bagaimana dengan Amira !!"
" Apalagi Amira tuan... saya sangat menyanyanginya "
" Bagus ... kalau begitu hukumanmu adalah menikahi Sandra dan menjadi papa sambung Amira seumur hidupmu, kau sanggup !!" ucap Samudra
" Haaa...???" Ringgo kaget bukan main mendengar hukumannya kok malah enak banget
" Ngak salah tuan ??" tanyanya lagi tak percaya
" Ngak... kamu sanggup ngak ... jawab dengan tegas !!"
" Sanggup tuan !!" jawab Ringgo sambil tersenyum , ingin rasanya ia kini meloncat2 girang dan berteriak sepuasnya... namun tentu itu tak bisa di lakukannya di hadapan tuan nya
" Tapi rahasiakan dulu ini dari Sandra...ok, aku tak mau dia senang dulu... keenakan nanti dia begitu tau dapat lampu hijau bakalan nyosor terus "
" Baik tuan... kalau begitu saya permisi " pamit Ringgo
" Tunggu Go.. jangan sampai istriku dan nenek tau kalau kalian sudah ml, mereka taat beragama... tidak seperti aku dan Sandra yang kambuhan begini nanti mereka bisa marah..."
" Baik tuan... terimakasih banyak atas kebaikan tuan !!"
" Jika kau ingin berterimakasih jaga perusahaan dengan baik karena perusahaan itu untuk masa depan kalian bertiga dan juga untuk adik-adiknya Amira tentu, selamat datang di keluarga kami Go !!" ucap Samudra lalu memeluk Ringgo dengan hangat
" Terimakasih tuan... terimakasih " ucapnya senang bahkan mata Ringgo sampai berkaca-kaca karena terharu.
Setelah Ringgo pergi, Samudra bergegas mandi dan berganti pakaian.... Melody masihlah setia di pembaringan . Samudra turun dan menuju kamar Sandra, ia membuka kamar tersebut dengan kartu yang di berikan oleh Anton.
Samudra masuk berlahan, keduanya terlihat masih tertidur begitu nyenyak. Samudra memperhatikan wajah cantik adiknya yang tersenyum begitu bahagia walaupun sedang tidur, ia lalu duduk di sisi ranjang dan mencoel pipi Sandra
" Hei janda gatal... bangun, keenakan kamu ya sudah ngerasain barangnya brondong !!" ucap Samudra lalu mencubit gemas pipi adiknya itu
" Aaaa.... sakittt !!" cicit Sandra yang terbangun akibat cubitan itu
" Kakak... apa yang kakak lakukan di kamar...ku..." tanyanya tergugu begitu mengingat kejadian semalam... matanya kemana mana mencari keberadaan Ringgo
" Brondongmu ngak ada disini, ia sudah menerima ganjaran karena berani meniduri adikku " ucap Sam dingin
" Apaaa...?? kakakkkk... jangan jahat gitu napa, 😱apa yang kakak lakukan pada Ringgo ??😱ðŸ˜ðŸ˜ " tanya Sandra dengan mata berkaca-kaca.....
Nah Lo Sandra... sekarang giliran kamu di kerjain ama si soang 🤣🤣🤣
Seru apa ngak ya eps depan ??
tongkrongin terus Melodi I Love You
Papa Gogo yg sepelti cupelmen...🥰🥰
__ADS_1