
Baru mulai makan.... ting.. HP Sam berbunyi, Samudra membuka chat tersebut sambil mengunyah makanannya.. rupanya chat dari adiknya
" Senengnya ya yang makan di layani sama calon istri.. 🤗🤗" tulisnya
" Uhuk...uhuk..uhuk... " Samudra langsung tersedak begitu membacanya, daging yang sedang di kunyahnya mencelot keluar, Melody reflek berdiri dan mengambilkan air putih.. sebelah tangannya menepuk-nepuk belakang Samudra
" Ya Allah.. tuan bos ngak papa.. kok tuan kalo makan suka keselek sih tuan " ucapnya cemas, ia pun memberikan tissu pada Samudra. Samudra melap mulutnya dengan tissu tersebut sambil melotot pada Sandra
" Kenapa kakakku sayang? keselek sendok? " tanyanya sambil tersenyum usil
" Awas kau little mongkey.. jangan harap ada uang jajan dariku!! " desisnya kesal.. Sandra hanya tertawa. geli.. ia tau semarah apapun Sam akan tetap mengiriminya uang.
" Kenapa Sam.. apakah makanannya ngak enak? " tanya Sakura cemas
" Ngak papa mah " sahutnya.. sambil me lap bajunya yang kotor
" Tuan.. sebentar habis makan bajunya di ganti saja.. noda rendangnya ngak akan hilang kalau pake tissu aja " ucap Melody
" Hemmm iya " sahutnya lalu melanjutkan makannya kembali
" Assalamu alaikum.. maaf saya datang terlambat!! " sapa Ryan yang baru datang.. ia membawa seikat besar bungan mawar putih kesukaan Sakura
" Wa alaikum salam... "
" Selamat ulang tahun nyonya Sakura.. semoga anda selalu bahagia " ucap Ryan sambil menyerahkan bawaannya, Sakura menerimanya dengan senang hati
" Terimakasih Ryan.. bagaimana kabarmu? kapan kau akan kemari sambil membawa gandengan.. kau ngak usah ikut2 Sam " sambut Sakura, Ryan hanya tertawa.. ia pun melihat Melody dan terkejut melihat perubahan pada penampilan Melody
" Oh haii Melody.. kau tambah cantik saja, sudah punya pacar belum? kalau belum sama a a Ryan aja sudah " canda Ryan
" Tuan Ryan bisa aja he he " sahut Mel dengan wajah memerah
" Uhuk.. uhuk.. uhuk... " kembali Samudra terbatuk mendengarnya.. matanya melotot melihat Ryan.. namun Ryan yang asik memandangi Melody tak menyadarinya
Kembali Melody menyodorkan air putih pada Samudra, ia pun melihat piring Samudra lalu mengambilnya
" Tuan bos.. sepertinya tuan ngak bisa makan rendang ini.. dari tadi keselek terus, Mel ganti aja menunya ya " ucapnya polos tak mengerti sedangkan kedua orang tuanya dan Sandra hanya senyum dalam diam
Melody lalu mengambilkan makan dengan menu lain.. lalu menyerahkannya pada Samudra
" Tuan Ryan mau Mel ambilkan juga ? " tanya Melody tanpa dosa
" Boleh cantik.. " sahut Ryan.. Sam langsung menarik tangan Melody agar duduk
" Sudah kau makan saja, Ryan bisa ambil sendiri!! " bentaknya.. Melody pun langsung menurut mendengar perintah Samudra.. ia takut jika suara Kingkong sudah meninggi seperti itu. Suasana meja pun menjadi canggung
" Sudah sini Sandra aja yang ambilkan ya kak Ryan.. suami Sandra kan juga lagi ngak ada " ucap Sandra memecah kesunyian... Sandra pun melayani Ryan
__ADS_1
" Terimakasih nona.. tapi ngak usah saya bisa sendiri " ucapnya tak enak.. namun Sandra cuek aja ia tetap melayani Ryan
Selesai acara makan.. mereka bergeser ke ruang bersantai.. Sakura meminta Melody agar bernyanyi untuk mereka.. Melody senang sekali. sudah lama ia ngak karaoke an..ia membuka outers nya hingga memperlihatkan lengannya yang putih mulus
Melody menyanyikan lagu2 lawas permintaan Sakura, ia duduk di bangku tunggal dan bernyanyi dengan merdunya.. semua terpana melihat penampilan Melody yang berubah jadi lebih dewasa jika sudah menyanyi.
Mata Samudra menikmati penampilan Melody tanpa berkedip.. si cendol ini memang cantik dan sangat bertalenta tak rugi aku merekrutnya.. ucapnya dalam hati
Tak lama hp Sam kembali berbunyi.. rupanya dari rekan bisnisnya.. Samudra menjawabnya sambil menjauh karena di situ ribut dengan suara musik... setelah 10 menit ia pun kembali ke ruang bersantai sambil menghisap rokoknya... namun ia kembali terbatuk melihat Melody sedang bernyanyi duet dengan Ryan.. keduanya bernyanyi dengan mesra
" Uhuk.. uhuk.. uhukk.. " mendengar batuk keras Samudra.. Melody pun berhenti menyanyi.. ia meletakkan mic nya
" Tuan sakit batuk ya.. apa ke dokter aja tuan bos? " tanyanya, Samudra mematikan rokoknya.. ia lalu menarik Melody
" Jangan bilang kakak ketelen sendok lagi tuh hi hi " komen Sandra
" Pah.. mah.. kami pulang dulu masih banyak kerjaan " ucapnya tak menjawab pertanyaan Melody ataupun komen Sandra, kembali Melody hanya bisa pamit menunduk sambil berjalan karena tangannya di tarik Samudra
" Tuan bos.. outers sama tas nya Mel tertinggal... " ucapnya sambil berusaha mengejar langkah kaki Samudra
" Tuan....!! " rengeknya
" Moe.. ambilkan barang Melody di dalam!! " titahnya lalu membuka pintu mobil
" Masuk..!! " bentaknya.. Melody hanya bisa menurut
" Aku kan sudah bilang.. kamu hanya boleh dekat dengan bapakmu dan aku!! tadi kenapa kamu begitu dekat sama Ryan hah?? " ucapnya
" Kita kan lagi nyanyi tuan... lagunya ya lagu cinta.. ya harus gitu nyanyinya, biar nyanyi sama siapa juga " jawab Melody
" Pokoknya aku ngak suka!! jangan kau ulangi lagi... paham!! " titahnya
" Nona ini barang anda " ucap Moe sambil menyerahkan baju dan tas nya
" Terimakasih... " sahut Melody
" Kita kemana tuan? " tanya Moe
" Pulang..!! " sahut Sam
" Kan masih jam kerja.. kok pulang? tuan sakit?? " tanya Melody.. Samudra yang semula ngambek jadi mendapat ide mendengar pertanyaan Melody
" Iya.. aku merasa tidak enak badan.. "
" Kalau begitu kita ke dokter tuan? " tanya Moe
" Tidak.. biar Melody saja yang merawatku " tolaknya... Moe langsung tersenyum paham
__ADS_1
" Maaf tuan, nona .. saja mau merokok " ucapnya sambil tersenyum simpul lalu menutup kaca pemisah
" Tuan.. tuan... sudah ya mbok dilamar sudah pujaan hatinya, jadi Enakkan ngak usah modus lagi he he he " kekeh Moe dalam hati
Sesampainya di apartemen.. Samudra menganti pakaiannya dengan pakaian rumah.. pun Melody yang berganti memakai daster kaos, Samudra berebah di sofa ruang tengah sambil menonton tv sedangkan Melody sedang membuatkan teh panas untuk mereka berdua
" Ini tuan diminum Teh panasnya.. biar badannya enak, tuan mau minum obat apa? " tanyanya
" Aku ingin kepalaku dipijit saja tapi aku mau sambil berebah nonton tv.. Gimana caranya? " si musang mulai beraksi.
" Gimana dong tuan.. kalo tuan rebahan di situ, mel gimana mijitnya.. susah posisinya tuan!! " ucap Mel sambil memikirkan posisi memijat jika Sam ingin berebah di sofa besar itu
" Begini saja bocah.. kau duduk di ujung sofa!! " titahnya.. Mel pun duduk dengan patuh.. Samudra lalu berebah dengan posisi kepalanya di letakkan di pangkuan Melody
" Kyaa tuan.. kok rebahan di pangkuan Mel sie !??" protesnya.. ia lalu menjauhkan kepala Samudra.. ia merasa geli
" Sudah... ini posisi paling enak.. sekarang pijat!! " titahnya tak mau di tolak..
" Tapi... paha Mel geli tuan.. " rengeknya
" Ya sudah... kalo kamu ngak mau pijit... pulang aja, biar aja aku sakit nanti kalau masuk rs biar papah mamah tau kau tak mau mengurusku" ucap Samudra lalu bangun dan duduk dengan wajah yang di buat seperti orang sakit, Melody jadi tak sampai hati
" Iyaa.. iyaaa maaf tuan, sini Mel pijit "
" Serius.. nanti protes lagi!! "
" Engak tuan.. enggak, sudah Bobo sini " ucapnya menyilahkan Samudra untuk berebah di pangkuannya
" Horayyy he he kena kau bocah " teriaknya kegirangan dalam hati
Dengan segera Samudra mendaratkan kepalanya di kepala Melody.. tapi sebelumnya Melody sudah melipat sebuah selimut sebagai pelapis kepala Samudra dan meletakkannya di pahanya. Dengan lihai Melody memijat kepala Samudra... tangan Melody memang sangat enak, Samudra sampai tertidur di pangkuan Melody.
Melody yang tak bisa bergerak hanya bisa pasrah.. ia pun tertidur sambil duduk memangku si musang laki itu.
Jiahhhh..... si musang tambah jadi aja
Hati-hati ya Mel....
See you next eps
Jangan lupa like komen dan votee
Penasaran dengan wajah tampan Ryan
Ini dia....
__ADS_1