Melodi I Love You

Melodi I Love You
58. Cendol vs Kingkong


__ADS_3

Malam ini Melody tak bisa tidur.. ia sibuk menyusun strategi bagaimana supaya selama bekerja ia tak tertidur. Dari foto dan video tuan Samudra yang di lihat nya.. ternyata jika ia sedang tertidur.. ia benar-benar bertingkah memalukan sebagai seorang gadis.


Apalagi jika Melody mengingat cerita dari pak Joko, berapa banyak pekerja wanita yang dipecat tuan Samudra karena berusaha merayu nya.. Melody takut nanti tuan Samudra pun akan memecatnya karena dikira ia juga mau merayunya.. padahal kan enggaakkk.... 😭😭😭


Bekerja dengan tuan Samudra memang melelahkan... jam kerja nya sangat tinggi, namun Mel sangat menyukainya karena banyak ilmu yang di dapatnya dan tentunya gajinya yang sangat besar untuk ukuran anak lulusan smu sepertinya , Melody sudah tak sabar ingin membelikan motor baru untuk bapaknya...


" Ya Allah... jangan biarkan Mel di pecat dulu.. Mel masih mau membelikan banyak barang untuk bapak sama ibu.. " doanya


Selama berjam-jam Melody hanya bolak balik di ranjangnya..hingga entah jam berapa.


Berbeda dengan Samudra.. yang cepat tidur.. bahkan ia tidur dengan wajah tersenyum, karena membayangkan besok pagi ia akan mendapatkan ciuman dari si cendol walaupun hanya di pipi... ia sudah tak sabar menunggu pagi tiba...


🌝🌝🌝🌝


Pagi pun tiba... Samudra sudah duduk si sofa menunggu Melody datang... wajah sumringahnya menandakan hatinya yang sedang bahagia.


Ting....


pintu lift pun terbuka, masuklah Melody dengan wajah kucelnya.. matanya membengkak.. terlihat sekali kurang tidur


" Assalamu alaikum... " salamnya


" Wa alaikum sayang.. " sahut Sam, Melody berjalan menuju dapur.. ia bersiap hendak membuat sarapan untuk mereka berdua


" Ehem.. Ehem.. seperti nya kau lupa sesuatu, atau hanya pura-pura lupa bocah!! " tegur Samudra yang mengintilinya sampai ke dapur


" Nanti aja tuan.. Mel belum mandi .. masih bau " jawabnya tanpa menoleh pada Samudra... tanpa suara Samudra sudah berdiri di belakang Melody...


" Mel... " panggilnya membuat Melody menoleh ke arah Samudra dan....


" Cupp.....morning kiss " tanpa aba-aba Samudra mencium pipi Melody ... Melody kaget bukan main...


" Kyaaa tuan kok cium pipi Mel sih... " protesnya.. ia mengelap pipinya yang telah di cium tadi dengan punggung tangannya..bibirnya langsung monyong menandakan ia marah sekali


" Salahmu sendiri ...di suruh cium banyak alasan, ya sudah aku saja yang cium.. lain kali aku tak akan mencium pipimu lagi... tapi yang lain, ingat itu bocah!! " ucapnya tanpa dosa lalu melenggang ke kamarnya... ia ingin olah raga dulu pagi ini hatinya sedang senang.. sudah mendapatkan morning kiss nya

__ADS_1


" Buatkan aku teh jahe.. antar ke kamar!! " titahnya sambil tersenyum lebar... Melody hanya bisa mengomel sendiri.. berulang kali ia menggosok pipinya sampai memerah


" Ohh pipiku... kau tak perawan lagi hua hua . Dasar bos gemblung, kingkong tua... aku akan membalasmu nanti.. liat saja akan kuberi racun sarapan tuan huh... " omelnya sambil membuat teh pesanan Samudra..Melody mengantar teh tersebut dan meletakkannya di ruang fitnes Samudra.


" Terimakasih cendol... satu-kosong " ucapnya sambil tersenyum senang seolah tau isi pikiran Melody , Melody meletakkan cangkir sambil sedikit di banting


" Dasar kingkong tua!! " desisnya dengan wajah memerah, Melody segera meninggalkan ruangan fitnes Samudra dengan dongkol..


Di dapur Melody mengulek cabe sebanyak2 nya.. ia akan membuat daging goreng berselimut sambel super duper pedesssssss


" Biar aja kingkong tua itu keracunan cabe huh... " omelnya sambil terus memasak. Selesai memasak nasi dan memasak daging merconnya, Melody lalu ke kamar Samudra lalu membersihkan kamar di kingkong.. baru ia pergi mandi...


Melody memakai make up yang di sediakan Samudra di kamarnya... ia berusaha menutupi kantung matanya, selesai dengan ini ono nya... Melody pun keluar kamar. Samudra sudah menantinya di sofa dengan dasi si tangannya... tanpa suara Melody mengambil dasi tersebut dan memakaikannya


" Kenapa sih tu bibir di monyongin terus dari tadi ? minta cium hem.. kurang yang tadi..?? " tanya Samudra , Melody segera tersenyum manis


" Sudah selesai tuan raja.. silahkan sarapan!! " ucapnya tak mengubris ucapan Samudra tadi


" Kau lupa suaramu yang pertama kemarin...! " tegur. Samudra tak beranjak dari sofa, Melody terhenti dari langkahnya lalu berbalik... mulutnya lalu terbuka hendak mengucapkan sesuatu... namun ditutup kembali, terbuka lagi... tertutup lagi.... terbuka lagi...


" Mel ini bukan akuarium dan kau bukan ikan mas koki.. mangap-mangap ngak jelas " omel Samudra.. Melody pun langsung bersimpuh di kaki Samudra


" Panggilan apa yang tak bisa kau sebut tadi..?? " tanya Samudra


" A.. ayang.. " sahutnya


" Apa aku tak mendengarnya...!! "


" Ayaaannggggggg.... " teriak Mel keky habis sudah kesabarannya


" Nah tuh bisa.. siapa bilang ngak bisa, iya sayangku ayo kita sarapan.. ngak usah pake urat gitu manggilnya " ucap Samudra penuh kemenangan.. Melody pun melepak kepalanya...


" Asemmm nih kingkong kasarung... kejebak lagi Mel hua hua hua... " cicitnya dalam hati


" Dua-kosong... he he " ucap Samudra sambil melalui Melody.. Samudra duduk dengan sumringah...

__ADS_1


" Ahh senangnya pagi ini.. sarapan apa kita sayang?? " tanyanya dengan bahagia berbanding terbalik dengan wajah Melody yang masam, tanpa menyahut Melody mengambilkan 2 centong nasi ke piring Samudra lalu menyendokkan banyak daging mercon ke piring Samudra


" Omelet ku mana sayang?? " tanya Samudra yang tak pernah absen dengan lauk satu itu... Melody menyorongkan satu piring omelet ke hadapan Samudra, Keduanya lalu sarapan


" Tambah Nasinya.... " titah Samudra sambil mengelap keringatnya dengan tissu... mata Melody melotot tak percaya.. daging merconnya hampir habis di makan di kingkong padahal dia masak hampir setengah kg tadi


" Sudah atuh tuan... eh a.. ya... ngggg nanti perutnya sakit!! kan pedes banget itu " ucap Melody sedikit tak iklas menyebut kata ayang, tapi ia takut juga jika bos nya itu benar2 keracunan cabe ntar...


" Sedikit aja... enak banget masakanmu... huh hah huh... " jawabnya kepedasan


" Setelah habis 2 piring nasi dan seporsi besar daging merco juga omelet . baru Samudra berhenti..ia menghabiskan segelas besar jus alpukat milik Melody


" Terimakasih sayang atas sarapanku.. aku akan tetap menghabiskannya dengan senang hati walaupun ada racunnya sekalipun " ucapnya di kuping Melody.. Melody hanya bisa memandangi tuan rajanya itu dengan tatapan penuh rasa berdosa


" Duh nih kingkong kok kadang nyebelin.. kadang nyenangin kadang bikin kasihan 😭😭😭...ya Allah Mel pusing pala Mel menghadapi kingkong tua satu ini... hua hua hua " jerit hati Mel


Hari ini kembali keduanya bekerja sangat keras, karena begitu banyak pekerjaan menanti seorang Samudra.. mereka bahkan makan siang jam 3 sore. Selesai makan kini mereka menuju ke sebuah hotel menghadiri undangan rapat perkumpulan pengusaha Muda.


Selesai rapat mereka pun meluncur pulang ke apartemen... Melody berusaha sekuat tenaga untuk tidak tertidur kali ini, ia takut akan berbuat tak sopan lagi nanti.. ia sampai mencubit tangannya sendiri berkali-kali.


Samudra bukannya tak memperhatikan.. namun ia pura-pura tak tau, kau tak akan menang dariku cendol... ucapnya dalam hati


" Moe.. kita ke Resto xxx dulu membeli makan malam baru ke apartemen!! " titahnya


" Bukannya restonya jauh tuan.. dan kita harus memutar lagi.. bisa-bisa 2 jam baru kita bisa sampai ke apartemen nanti " sahut Moe


" Tidak masalah bagiku.. aku bisa sambil bekerja " ucap Samudra lalu membuka laptop nya


" Omg... Astagfirullah.. 2 jam lagi... itu sangat Masalah untuk Mell ya Allah, dasar kingkong pasti dia sengaja 😭😭😭" jerit Mell dalam hati sambil mengigit bibirnya dengan kesal....


Wkwkwkw kira-kira ketiduran ngak ya si Cendol....??? 😂😂😂 kalo sampe ketiduran menang banyak lagi di kingkong


okay see you next eps


Jangan lupa like komen dan votee nya

__ADS_1


Daging Mercon buatan Melody 😍😍



__ADS_2