Melodi I Love You

Melodi I Love You
72. Ternyata


__ADS_3

" Baik tuan... " sahut Moe patuh, Samudra membuka brangkas di ruangannya dan mengeluarkan beberapa gepok uang dan memberikannya pada Moe


" Pake untuk kebutuhanmu menjemput bocah itu dan berikan uang duka juga , sayang sekali aku sangat sibuk.. Jika tidak aku sendiri yang akan menjemputnya dan langsung menghukumnya di tempat " omelnya tapi dengan emosi yang sudah mereda


" Baik tuan.. saya permisi, Ringgo akan mengantikan posisi saya sementara " pamit Moe


" Ingat Moe.. bawa ia secepatnya ke hadapanku... aku akan membuat perhitungan dengannya!! bawa mobilku yang paling bagus.. agar orang-orang tau siapa bos nya Melody " tegasnya lagi.. Moe hanya menunduk sopan


" Huff tuan.. tuan.. bilang aja tuan mau membuat keluarga nona Melody terkesan dengan kekayaan anda.. " ucap Moe dalam hati, sambil tersenyum Moe pun keluar dari ruangan Samudra... nampak Kartika mengintip dari bawah mejanya


" Cantik.. keluar sudah.. bos mu sudah jinak kok " ucap Moe terkekeh melihat kelakuan Kartika... Kartika pun keluar berlahan...


" Moe.. kemarilah!! " panggilnya.. karena penasaran Moe pun mendekat


" Ada apa cantik?? " tanya Mke


" Bisa kau tolong aku sebentar? " ucapnya sambil menengok ke kanan kiri


" Tentu saja.. katakan apa yang bisa ku bantu? " tanya Moe..Kartika semakin mendekat.. ia pun berbisik di kuping Moe


" Tolong belikan aku cd ya.. satuuu aja, please " pintanya... Moe langsung melihat ke arah situ aja


" Emangnya kenapa cd mu... lagi datang bulan, tembus? " tanyanya tanpa malu... Kartika hanya mengeleng malu


" Trus Kenapa cantik?? " tanyanya lagi


" Tadi gara-gara tuan teriak2 terus... Tika sampai beser dikit nih...tapi ini rahasia ya " ucapnya malu


" Bha ha ha hi hi... Tika.. Tika.... 😂😂😂 " Moe tertawa ngakak mendengarnya


Moe mengambil selembar uang di gepokan dan menyuruh Joko yang membelinya... wajah Kartika memerah seketika Gegara Moe menyuruh Joko tanpa memelankan suaranya.


" Dasar kau bodyguard gemblung " makinya kesal


" Maaf cantik.. aku tak berani membelikan mu cd itu, karena istriku dulu seperti kamu.. minta tolong, gitu sudah kubelikan cd eh lengket kayak prangko jadi dah istriku sekarang, kamu mau ngikutin jejak istriku dan jadi istri ke dua?? " tanya Moe sambil tersenyum usil


" Ih amit amit cabang kuntilakan, Sorry ya Moe.. biar lelaki tinggal satu.. ogah Tika jadi pelakor " balasnya pedas..

__ADS_1


" Ok abang pergi dulu... ngak mau kiss bye dulu " Moe semakin mengoda Kartika


" Cih... kiss bye no ama tembok " sahutnya keky... sambil tertawa Moe pun meninggalkan PT. Samudra, ia pulang dulu ke apartemen Samudra mengambil mobil Land Rover milik Samudra dan segera meluncur ke tkp.


Sementara Moe baru meluncur jam 4 lewat ... Iwan sudah sampai di kampung istrinya. kedatangannya langsung di kerubuti oleh Imah dan Melody... ya selama mereka tak pernah berpisah selama ini.. padahal cuma 3 hari namun rasa kangen di antara mereka begitu besar.


Tak lama sebuah gerobak datang mengantar berbagai buah-buahan dan berkarung beras ke rumah nenek Ratia di susul seseorang yang datang dengan mengendarai mobil. Turunlah si empu mobil dan masuk ke pekarangan keluarga Ratia.


" Assalamu alaikum!! " sapanya


" Wa alaikum salam.. " sahut anak mantu dan cucu alm Ratia


" Ohh juragan, ini buah buahan dari juragan? " tanya Isah senang


" Iya Isah untuk acara nanti malam " jawab sang juragan


" Silahkan masuk juragan, terimakasih atas pemberiannya " ajak suami Isah mengiring tamunya masuk ke bale-bale


" Aduh juragan repot-repot memberi begitu banyak buah dan beras , kami sebagai keluarga almarhum mengucapkan banyak terimakasih..kami harap juragan bisa datang di acara selamatan nanti malam " ucap Iwan sopan


" Iya.. Sama-sama.. sudah sewajarnya kita saling tolong menolong, Gimana Melody.. betah di kampung? " tanya sang juragan yang sedari tadi terus menatap nya... Melody tersenyum saja sambil mengangguk


" Mengapa harus kembali? berhenti saja bekerja di kota... kalau kau mau bisa bekerja mengelola keuangan perkebunanku, bapak dan ibumu juga sekalian bisa bekerja di sini.. apa lagi yang di pikirkan dari pada rumah nenek Ratia kosong " jabar si Juragan


Imah dan Iwan saling pandang...? tawaran yang sangat menjanjikan, tapi apakah tawaran ini iklas ataukah ada udang di balik batu...???


" Masalah itu bisa dipikirkan nanti juragan...monggo di minum kopi bikinan Melody " jawab Iwan sambil mempersilahkan sang juragan untuk minum. Setelah beberapa saat berbincang sang juragan pun pamit dan berjanji akan datang lagi nanti malam.


" Mel sini.. ada yang mau bapak bicarakan, Isah... kami ke kamar dulu " tarik Iwan ... Imah dan Melody pun mengikuti Iwan ke kamar


" Ada apa pak? " tanya Melody


" Nak.. sebaiknya kau bersiap.. besok mungkin pak Moe akan menjemputmu.. katanya kau bisa di pecat jika kau tak segera kembali bekerja " ucap Iwan begitu masuk kamar


" Lusa aja ya pak... Mel masih betah di sini " tawar Melody


" Iya pak.. lagipula bapak dengarkan.. kata juragan kalau Melody dan kita berdua bisa bekerja di perkebunan juragan " jawab Imah yang tergoda dengan tawaran sang juragan

__ADS_1


Iwan menatik nafas panjang


" Bu... kita tak bisa mempercayai apakah juragan tulus membantu kita atau ada maunya, jika menurut pendapat bapak... juragan sepertinya menyukai Melody.. kau mau anakmu jadi istri ke tiga?? " tanya Iwan


" Ihhh... masa Mel kawin ama lelaki yang umurnya 40 tahun gitu sih pak.. Mel ngak mau!! " jawab Mel langsung, Imah juga mengeleng


" Ya sudah makanya kau bersiap saja untuk kembali ke Jakarta besok, tunggu saja pak Moe sampai siang.. kalau dia ngak datang nanti bapak antar kamu ke terminal pake motor paman mu, tapi rahasiakan hal ini.. orang lain ngak perlu tau.. paham!! " titah Iwan...anak istrinya pun mengangguk patuh.


Walau bagaimanapun juragan memiliki pengaruh besar di desa, jika ingin menolak mereka hanya bisa menolak dengan cara halus.


Acara pun di gelar setelah sholat isya, tahlilan berlangsung dengan lancar. Juragan kembali datang dengan pakaian terbaiknya... matanya berkali-kali mencuri pandang ke arah Melody. 2 hari lalu saat Melody membantu pamannya mengumpulkan durian di kebunnya mereka tak sengaja bertemu, hati nya langsung saja degdegan nyess melihat Melody yang begitu cantik rupawan.


Acara tahlilan berjalan dengan lancar, selesai makan para tamu undangan pun mulai pulang dengan membawa takir masing-masing. Namun saat tamu baru saja sampai di depan pagar... sebuah mobil mewah nan gagah... Land Rover berwarna gelap datang dan nangkring di depan rumah nenek Ratia.


Semua orang berdecak kagum melihat kemewahan mobil tersebut, tak sedikit orang yang juga baru pertama kali melihat mobil yang begitu gagah memasuki desa mereka. Iwan pun keluar dan mencari tau siapa yang datang, tak mungkin pak Moe datang secepat ini kan... katanya besok?


batin Iwan sambil melangkah...


Dan ternyata benar... keluarlah Moe dari kursi depan, ia lalu mendatangi Iwan yang sudah menyambutnya


" Pak Moe... cepat sekali anda datang, katanya besok? " tanya Iwan kaget... Melody juga keluar dan tersenyum menyambut Moe


" Hai uncle Moe!! " sapanya


" Hai nona.. apa khabar? " balas Moe sambil menunduk membuat orang heran bagaimana Moe sangat menghormati Melody


" Kata bapak besok uncle datangnya, kok datangnya sekarang? " lanjut Melody.. Moe tersenyum hangat


" Saya kemari mengantarkan seseorang... permisi sebentar!! " ucap Moe lalu membukakan pintu penumpang dan keluarlah seorang pria yang sangat tampan.... ya ternyata oh ternyata si kingkong ikutan ke kampung... cie cie cie... ada yang kangen berat rupanya...😆😆😆😂😅.


" Tu... tuan bos...!!! " ucap Melody sampai menutup mulutnya saking terkejutnya...


Hayoo Mel... sampe dijemputin ama bos mu... Gimana sudah, masih berani mau berhenti...?? 😅😅😅


Okay.. sambung besok lagi ya sista.....


Yang kenceng dong feedback nya biar outhor makin cemunggut mengobok-obok perasaan si kingkong... 😂😂😂

__ADS_1


Ini lho mobile si kingkong... mantap..coyyy



__ADS_2