
Tak lama Ryan pun keluar sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk
" aa.. tadi Melody telfon katanya tuan Sam marah karena aa ngak angkat telfonnya dan maaf karena hp aa bunyi terus tadi Manda beranikan diri angkat... aa ngak marah kan ??" tanya Manda... Ryan kemudian duduk di sisi Ranjang
" Ngak... siapa yang telfon, tuan ??"
" Bukan aa.. seorang wanita namanya Sandra dia minta callback penting katanya " lapornya, Ryan hanya mengangguk
" Sia..."
" Dia adiknya tuan... mereka 2 saudara aja, biasanya kalo dua-duanya nelfon gitu pasti mereka ribut. Sudah kamu mandi saja.. sebentar aa telfon balik mereka " ucap Ryan lalu mengangkat Manda ke kamar mandi... sambil tersenyum senang Manda mengelus dada Ryan yang begitu sispack... ia suka ...
" Mancing nih... nanti kalau aku minta lagi ...mewek " ucap Ryan
" Masa minta lagi aa , ngak takut patah tuh rudal dipake terus " omel Manda seketika
" Bha ha ha bagus juga julukannya rudal ha ha ha " gelak Ryan sambil keluar dari kamar mandi
Setelah berpakaian Ryan pun mengambil hpnya dan menelfon bos nya terlebih dahulu
" Malam bos...."
" Ryan... kau ngapain aja sih.. di telfon dari pagi ngak di angkat 😡😡😡" omel Samudra begitu mendengar suara Ryan
" Maaf tuan... saya kan sudah bilang saya ada acara keluarga "
" Pulang sekarang juga.. Sandra kabur lagi !!" titah Sam
" Sandra kabur ... kenapa bos ??"
" Kata mamah ia habis ribut besar dengan suaminya, mamah sangat cemas karena ia membawa Amira juga... cepat cari Sandra !!"
" Baik tuan..." Ryan pun segera menelfon Sandra yang memang sedari pagi menelfon ya
" Hallo Sandra...??" panggil Ryan cemas
" Kakak... kakak jahat, dari pagi Sandra telfon ngak diangkat hik hik hik " sahut Sandra
" Maaf kakak ada acara keluarga di Bandung, kamu di mana ?? kata tuan kamu kabur lagi ya " tanya Ryan
" Iya... Sandra sekarang di depan Kondo kakak... Sandra mau nginap di sini malam ini, kalau di hotel nanti terlacak, Sandra ngak mau balik ke Mansion malam ini " Ryan hanya bisa menarik nafas panjang... 10 tahun ia bekerja di keluarga Sam, memang Sandra selalu kabur jika berkelahi ataupun marah dengan salah satu penghuni rumah dan hanya Ryan yang biasanya menemukan Sandra... seperti saat ini, Ryan menjadi pelarian Sandra
__ADS_1
" Kakak....!! kok diam aja sih, ya sudah kalau kakak ngak mau.."
" Mana Amira.. dia baik-baik saja ??"
" Ini di gendong ama Sandra, Amira lagi bobo "
" Ya sudah kamu masuk aja ya... kakak meluncur dari Bandung ya, tidur aja di kamar tamu, nomor kunci tanggal lahirmu ya " ucap Ryan dengan sabar
" Ok kakak.. makasih " Ryan pun menutup telfonnya dan mulai mengemas pakaian mereka , saat Manda keluar kamar mandi sudah tersedia pakaiannya di atas ranjang dan 2 buah koper
" Kita pulang sekarang aa ??"
" Iya... Sandra kabur, kakak akan mengurusnya dulu.. Malam ini kamu aa antar ke rumah ibunya Melody dulu ya, istrirahat saja di sana nanti besok kujemput.. ceritakan saja pernikahan kita dengan mereka agar kau boleh tinggal bersamaku..ok !! " Manda pun mengangguk patuh
Keduanya pun meninggalkan hotel dan segera meluncur ke Jakarta. Sepanjang perjalanan keduanya berpelukan saling memberi kehangatan
" Manda bersabarlah sebulan dua bulan ini, biar urusan tuan selesai dulu... aku janji aku akan mengutamakan urusan kita setelah itu " ucap Ryan yang di angguki Manda
Setelah menitipkan Manda pada orang tua Melody... Ryan lalu kembali ke Kondo nya
Kletek.... Ryan membuka pintunya berlahan ia tak mau membangunkan Amira ataupun Sandra
" Kakak... akhirnya kakak pulang, maaf es cream di kulkas nya Sandra habisin " celetuk Sandra yang sedang duduk santai di depan tv, Ryan mengambil sebuah paperbag dan memberikannya pada Sandra
" Kenapa lagi kau lari San... ?? apa kau tak kasihan pada keluargamu yang mencemaskan mu ??" tanya Ryan
" Sandra jengkel ama mas... selalu sibuk bekerja dan bekerja, Sandra kan butuh di perhatikan juga kak apalagi Amira " jabarnya kemudian sambil terus mengunyah
" Apakah masalahmu akan selesai jika kau lari seperti ini hemm ??" tanya Ryan lagi
" Kakak kan tau Sandra selalu butuh ketenangan agar rasa marah Sandra cepat hilang, kalau Sandra di Mansion aja Sandra bakalan uring-uringan terus "
" Tapi mengapa harus membawa Amira, kalau kau mau lari... lari aja sendiri, apa kau ngak paham bagaimana sedihnya mamahmu sekarang mencemaskan kalian ? apa salah nyonya Sakura hingga harus menangis malam ini ... Sandra kau sudah menjadi seorang istri dan ibu, dewasalah sedikit saja " omel Ryan
" Kakak sekarang berubah... kakak marah ama Sandra, biasanya kakak ngak pernah marah walau apapun yang Sandra lakukan !!"
" Itu dulu sebelum ada Amira, kau tak bisa begitu terus... kasihan anak mu San !!" lanjut Ryan
Sandra menunduk sedih.. biasanya kalo di lari Ryan dengan sabar menghiburnya hingga kesedihannya hilang, sekarang Ryan malah memarahinya 😭😭
" Dan kenapa kau ke tempatku, bukannya ketempat tuan ?"
__ADS_1
" Memangnya kenapa kalo Sandra ke sini ?? kakak sudah punya pacar ?? kakak takut pacar kakak cemburu, ya sudah kalo ngak boleh Sandra pergi sekarang !!" sahutnya kesal lalu berdiri hendak pergi, Ryan menahan tangan Sandra
" Aku tidak keberatan San.. aku hanya tak mau nanti suamimu salah paham, kamu itu sudah menjadi seorang istri dan ibu tidak baik di lihat orang San... jagalah martabatmu " jawab Ryan
" Peduli setan sama mas... mas juga ngak bisa jaga perasaanku, Sandra ke sini karena Amira juga kangen ama kakak... dia cari-cari kakak terus "
" Sekarang telfon mamahmu, katakan kau baik-baik saja di sini, besok aku akan mengantarmu pulang !!" ucap Ryan namun Sandra menggeleng
" Ngak... Sandra ngak mau, Sandra mau tidur aja... " ucapnya ngambek dan pergi ke kamarnya... Ryan hanya bisa menggeleng melihat sikap keras kepala Sandra
Ryan hanya bisa menelfon Samudra dan memberitahunya bahwa ia sudah menemukan Sandra dan besok ia akan membawanya pulang
Tak lama terdengar suara tangis Amira, Sandra pun membawanya keluar.... Ryan lalu mengendongnya sambil menyanyikan lagu Nina Bobo... tak lama Amirapun kembali tertidur
" Sudah Sandra bilang Amira kangen ama kakak " terdengar suara Sandra dari kejauhan membawakan botol dot Amira, Ryan lalu mengambilnya
" Biar Amira tidur sama kakak malam ini, kamu istirahat saja " ucap Ryan lalu membawa Amira ke kamarnya....
Sandra memandangi keduanya sampai keduanya menghilang di balik pintu. Ia lalu kembali menonton tv sambil memakan manisan dari Ryan.
Keesokan harinya Ryan sudah bersiap untuk bekerja namun sebelumnya ia harus mengeluarkan Sandra dari kondonya... berabe jika Manda pulang dan Sandra masih di sana. Namun Sandra terus menolak pulang ke mansion orang tuanya
" Baiklah bagaimana jika kamu kakak antar ke apartemen tuan saja... kau bisa berbincang dengan Melody kan asik !!" rayu Ryan... mendengarnya akhirnya Sandra pun setuju... akhirnya Ryan bisa bernafas lega
Sebelum masuk ke mobil Ryan memerintahkan salah satu pengawalnya untuk mencari cleaning service untuk membersihkan kondonya...
Berkali-kali Ryan memencet bel apartemen Samudra namun tak juga di buka..akhirnya Ryan pun meminta Moe menekan nomor kunci apartemen dan masuk karena sudah kelelahan mengendong Amira. Ketiganya lalu masuk ke dalam apartemen bersama Moe yang terdengar sunyi tersebut. Ryan melihat jam nya sudah jam 08.00 kok masih sepi...masa pada belum bangun
Namun terdengar sayup-sayup suara erangan bercampur ******* dari kamar Samudra yang sedikit terbuka.... OMG... rupanya si soang sedang Olga pagi dengan Melody... wajah Ryan langsung memerah... sesuatu langsung saja meronta-ronta di bawah sana
" Moe... Sandra dan Amira kuserahkan padamu, aku harus pergi dulu " pamit Ryan segera.. belum lagi sampai pintu ...
" Assalamu alaikummmm.... Yuhu.... .kakakkkkk ponakanmu datangggg " terdengar teriakan Sandra yang pastinya langsung membuat si soang dan Melody kalang kabut di dalam kamar
Ryan hanya terkekeh mendengarnya...
" Sandra-Sandra kau memang tak berubah suka sekali mengusili kakakmu " kekehnya geli
Ya gitu deh si Sandra ....
See you next eps
__ADS_1
Jangan lupa untuk like komen dan vote ya sista...❤️❤️