
Ringgo terbangun pagi ini dengan sangat bahagia, seandainya bisa setiap pagi ia bangun sambil memeluk Sandra selalu ....
" Pagi cantik..... muahhh " sapa Ringgo sambil mengecup kening Sandra, Sandra tersenyum bahagia.
Ya ia merasa sangat bahagia... bagaimana tidak semalam mereka mengulang kembali kemesraan mereka , dan permainan semalam sangat membuat Sandra puas. Ringgo memang the best he so so strong , gimana ngak tambah klepek-klepek coba π€€π€€π€€
" Pagi juga sayang...gendong aku go...!!" pinta si jamud manja
" Kemana...?? ke kamar mandi ??" tanya Ringgo bergegas bangun
" Ngak... kita ke kolam panasnya aja langsung sekalian mandi kan bisa " pintanya ... setelah memakai piyamanya Ringgo lalu mengangkat Sandra dan membawanya ke samping kamar di mana pemandian panasnya tersedia.
Hawa dingin langsung menyeruak begitu pintu di buka , namun segera hilang begitu keduanya masuk ke kolam yang besarnya tak seberapa karena memang di desain untuk couple saja.
Mata keduanya di manjakan dengan pemandangan alam nan begitu indah.
Ringgo memeluk Sandra dari belakang dan berbisik
" Seandainya bisa meminta... aku ingin waktu berhenti di sini saja... selamanya, aku bahagia sekali San " ucapnya sambil memejamkan matanya, Sandra berbalik dan memandangi wajah brondong tampannya itu
" Tidak Go... aku tidak setuju " ucapnya membuat Ringgo kaget
" Kenapa ?? kau tak bahagia bersamaku saat ini ??" tanya Ringgo dengan wajah sedih
" Bukan begitu maksudku sayangku... maksudku aku tak mau waktu bahagia kita berhenti di sini, aku ingin kita bahagia.... bersama.... sampai kita menua bersama anak-anak kita " jawab Sandra membuat wajah Ringgo kembali cerah seketika
Keduanya kembali berciuman yang berlahan namun pasti berakhir menjadi sebuah pertempuran kembali.....
Ya ya ya ... kita tingalkan dulu yang lagi maboh cinta dan bucin berat ya sis....
Kita kembali ke tanah air , dimana sang kingkong sedang bertransaksi dengan istri kesayangannya kini...
" Ayangggg ya please kita ke Bandung, Mel kangen sama Manda !!! " pinta Melody... ia bahkan sudah naik ke perut suaminya kini tanpa di minta membuat sang kingkong bersorak dalam hati
" Tapi pekerjaan ku banyak sekali sayang, kau kan tau semenjak Ryan berhenti menjadi asistenku... aku menjadi lebih sibuk karena harus mengurusi 2 perusahaan " sahut Samudra
Melihat jawaban suaminya ... Melody pun meningkatkan level rayuannya... telunjuknya mulai nakal bermain di dada Samudra dan semakin turun sampai ke perut suaminya membuat Sam merasa semriwinggg aja π π
" Ayang yakin... ngak mau mengantar Mel ke Bandung ?? kalau ayang mau antar... Mel service deh...gimana ??" bisiknya sambil menjilati kuping Samudra
" Service apa maksudnya ??" tanya Sam rupa-rupa
__ADS_1
" Ya service malam lah...seperti ini contohnya ..." jawab Melody dan dalam sekejap ia pun membuka kaos yang di kenakan Samudra lalu mencium mesra bibir suaminya itu
Samudra...?? jangan di tanya lagi senangnya luar biasa, ia paling senang jika istrinya aktif seperti ini...tangan mungil itu pun membuka rest celana Sam dan masuk kedalamnya dan membelai si adik hingga terbangun bahkan sangat terbangun kini. Merasa usahanya sudah membuahkan hasil... Melody menghentikan ciuman dan juga belaiannya lalu bertanya pada Samudra
" Gimana...?? lanjut atau tidak ?? " tanyanya sambil tertawa geli melihat wajah prustasi suaminya yang sudah on fire kini. Karena Sam tak menjawab Melody pun hendak bangun dari atas suaminya namun Sang kingkong tak akan melepaskannya, ia menahan pinggang Melody
" Jika kau bisa membuatku puas malam ini, besok pagi kita berangkat... bagaimana ??" tawar Sam
" Okay... siapa takut !!" sahut Melody dan segera melepaskan lingerienya sendiri dan mencepol rambut panjang nya... ia serius akan memuaskan si soang malam ini.
Soang tersenyum senang saat istrinya itu mulai bergerak di atasnya.. bergerak terus dan terus membuatnya merem melek keenakan
" Terus sayang... ahhh ahhh ahhhh " rucau Samudra sambil membantu Melody naik turun dengan kedua tangannya
Nikmat mana lagi yang kau dustakan, tak ada kenikmatan yang lebih nikmat dari pada bercinta....dengan istrinya tercinta tentu...π₯°π₯°π₯°
Setelah kelelahan karena aksinya... Melody pun langsung tertidur. Sedangkan Samudra tak bisa tidur, ia harus menyelesaikan banyak pekerjaan karena besok akan mengantar istrinya ke Bandung sesuai janjinya.
Samudra keluar dari kamarnya sambil membawa laptopnya... ia membuat kopi sendiri dan duduk di ruang keluarga di rumah mertuanya. Iwan yang kebetulan keluar sebentar untuk mengambil air putih kaget melihat Sam masih bekerja di malam yang sudah larut.
" Masih kerja nak Sam ??" sapa Iwan
" Apakah ada pekerjaan di Bandung ??" tanya Iwan
" Tidak pak... Mel kangen sama Manda katanya, tapi jika bapak ibu ikut dan bisa menemani Melody selama di Bandung saya mungkin bisa sambil bekerja di sana " jawab Sam yang di angguki Iwan. Iwan paham betapa sibuk menantunya itu
" Baiklah nak Sam... jika memang di butuhkan bapak dan ibu dengan senang hati menemani Melody ke Bandung jadi kau masih bisa melakukan pekerjaanmu " jawab Iwan
" Terimakasih pak..."
" Baiklah... bapak tidur dulu ya, kau juga segeralah tidur... jaga kesehatanmu, tak lama lagi kau akan menjadi seorang ayah " pesan Iwan yang diangguki Sam.
30 menit kemudian Sam kembali ke kamarnya setelah menelfon adiknya dan adiknya tak mengangkatnya sama sekali... he he gimana mau ngangkat Sam... doi lagi asik di kolam Ama brondongnya π€£π€£π€£
ππππ
Melody sangat senang mengetahui bapak ibunya ikut ke Bandung, sepanjang jalan ia berceloteh saja dengan kedua orang tuanya. Sam sengaja duduk di belakang seorang diri karena ia harus tetap bekerja walaupun melalui laptop karena ini masih hari kerja.
Sesekali Iwan menoleh ke belakang mengawasi wajah menantunya yang nampak begitu serius bekerja. Iwan jadi kasihan melihat bagaimana Samudra bekerja siang malam ... ia bahkan tak pernah mengalihkan pandangannya dari laptop di pangkuannya.
Melody yang sedang asik ngobrol dengan ibunya berhenti mengobrol karena ada notifikasi masuk di hp nya, ia membuka pesan tersebut dan kaget melihat betapa banyak isi rekeningnya bertambah... ia bahkan tak bisa mengucapkan berapa jumlahnya karena begitu banyak angka nol yang berbaris.
__ADS_1
" Ayang... kok banyak banget uang yang ayang kirim ke rekening Mel ... ngak salah ??" tanya Melody , Sam lalu menutup laptopnya
" Ngak sayang... kemarin sahamku untung semua, aku menjual sebanyak 10% saja dan kuhadiahkan untuk kehamilanmu, jadi kau bisa membeli apapun yang kau suka " jawabnya sambil tersenyum
" Tapi ayanggg ini terlalu banyak ... kapan habisnya " protes istri kecilnya itu
" Iya nak Sam... jangan terlalu memanjakan Melody dengan uang sebanyak itu, kau bekerja begitu keras untuk menghasilkan uang itu " ucap Iwan
" Saya bekerja memang untuk anak dan istriku pak...siapa lagi yang berhak menghabiskannya selain mereka termasuk bapak ibu... nikmati saja rezeki ini pak... ibu, jangan sungkan " sahut Samudra
" Stoppppp..... !!!!!" ucap Melody tiba-tiba mengagetkan semua yang berada di dalam mobil, Moe pun memerintahkan supir untuk menepi
" Ada apa sayang ??" tanya Sam kaget, Melody langsung saja keluar dari mobil membuat panik Samudra ...
" Moe... kejar istriku nanti kenapa-kenapa!!" titahnya sambil berusaha keluar dari mobil secepatnya juga
Akhirnya Moe... Iwan dan Sam mengejar Melody yang lebih dulu keluar dari mobil. Melody berjalan sambil tertawa senang melihat gerobak sorong yang sedang di kerubuti pembeli
" Nona... ada apa mengapa nona keluar dari mobil ??" tanya Moe yang berhasil mengejar Melody
" Mel mau beli itu ...!!" tunjuknya lalu ikutan ngantri sambil tersenyum senang... Iwan dan Samudra yang sampai kemudian melihat ke arah gerobak yang di tunjuk Melody
" Kau mau beli itu... memangnya apa itu sayang ??" tanya Samudra bingung
" Itu namanya seblak Mercon ... mang satu porsi super pedas ya !!" pesan Melody membuat Samudra hanya bisa melepak kepalanya
" Omg sayang......πππkirain kenapa , kan kau tak perlu turun... biar Moe saja yang belikan !!" ucap Samudra sedikit kesal
" Ngak Mel mau ngantri sendiri... Mel pengen suapin ayang di bangku itu ya ...!!" pinta Melody menunjuk ke arah sebuah bangku couple di bawah pohon tak jauh dari tempat mereka berdiri
" Lho kan yang mau kamu... kok aku yang di suapin , ngak aku ngak suka makanan lembek itu !!" protes Sam
" Pokoknya ayang makan sampai habis... !! Kalo ngak Mel Ama anak2 marah nih !!" ucap Melody tak mau di tolak, mau tak mau Samudra harus menelan satu mangkok seblak super super pedas lagi...Moe dan kedua orang tua Melody hanya bisa geleng-geleng kepala melihat kelakuan Melody yang lagi kumat π€£π€£π€£
Sabar ya Sam... untung cuman di suruh makan seblak, coba kalo di suruh bikin seblak...gimana coba π€£π€£π€£
Sista time to vote ya...
Ringankan jempol kalian untuk menekan tombol vote buat Melody yang lagi ngidam
Love you All
__ADS_1