
Samudra berjalan ke ruang makan setelah dadanya di obati oleh Moe, Samudra tak berani minta di obati oleh Melody adanya nanti malah bertambah banyak cakarannya 😂😂... tapi ngak papalah kena cakar sesuai aja udah bisa meluk semalaman ☺☺
Walaupun dadanya terasa perih namun wajah Samudra tetaplah sumringah, apalagi setelah melihat si bocah lagi masak di dapur. Sambil menunggu di bocah selesai.. ia memandangi saja dari meja.
Entah apa yang di masak oleh Melody, tapi wanginya kemana-mana...
" Masak apa sayang..? " tanyanya
" Rendang...!! " sahutnya pendek
" Wanginya aja sudah enak.. apalagi rasanya, apa yang bisa kubantu ? " ucap Samudra berusaha merayu Melody
" Siapin tuh piring nasinya ama gelas ... piringnya 6..Mel mau kasih uncle Moe ama yang lain... Mel bikin nasi uduk ini " titahnya
" Ya... kok di bagi-bagi nanti aku ngak bisa makan banyak dong, ngak usah ya.. biar mereka kukasih uang beli nasi uduk di luar " sahut Samudra..Melody langsung berbalik menatap Samudra
" Jadi bos itu ngak boleh terlalu medit... sesekali berbagi sarapan kenapa sih? " protes Melody
" Aku ngak medit kok cuman takut aja nanti aku ngak bisa nambah "
" Mel bikinnya buanyakkk, tenang aja.. lho kok piringnya 4 aja??! "
" Kalau minggu cuman 2 aja yang jaga, yang 2 libur sayang... masa disuruh kerja terus " sahut Samudra
Tak lama meja makan sudah penuh dengan hasil masakan Melody.
Nasi uduk satu panci... daging rendang, sambel goreng kentang.. Mihun pedas, timun, telur dadar yang sudah di iris tak lupa bawang gorengnya.
Air liur Samudra hampir menetes melihatnya... Melody mengambilkan Samudra menu komplit dan meletakkannya di depan Samudra, ia lalu memanggil Moe dan Ringgo
" Beneran nih tuan.. kami di ajak sarapan bersama?? " tanya Moe
" Iya... ayo makan enak lho " sahut Samudra sambil mengunyah... ngak lama ia menyorongkan lagi piringnya yang sudah kosong
" Astagfirullah... sudah habis, dikunyah apa ngak sih makannya?? " tanya Melody kaget
" Enak he he.. banyakin itu kentang nya enak.. " ucapnya sambil menunjuk sambel goreng kentang di atas meja
" Iya... enak banget eh... pantesan tuan rada gemukan, ternyata seenak ini masakan nona " ucap Ringgo
" Kalo suka.. tambah aja lagi, tuh masih banyak " ucap Melody... Ringgo sudah senyum-senyum rencana mau Nambah, tapi pelototan Samudra membuatnya urung...
Bos nya memberi kode.. mereka ngak boleh nambah...ahhh bos mau Nambah sendiri ternyata, karena ngak lama ia menyorongkan lagi piringnya minta tambah... Melody sampe melotot
" Tuan tadi makan sudah Bismillah apa belum sih, masa nambah lagi? " tanyanya bingung.. Samudra hanya tersenyum saja
" Fix sudah Mel... kau adalah type istri idamanku kini, tak perlu pandai menari atau pintar memuaskanku di atas ranjang yang penting masakanmu enak... aku tak akan melepaskanmu " ucapnya dalam hati
__ADS_1
" Ehem.. Ehem.. tuan.. nona kami permisi dulu, terimakasih atas makanannya sangat enak " pamit Moe tak mau menganggu keduanya
" Sama-sama!! " sahut Melody
" Ringgo.. siapkan mobil sebentar lagi kita menjemput orangtua Melody ke terminal bus!! " titah Samudra
" Siapp tuan!! " sahut Ringgo
" Sayang.. nanti setelah menjemput ibu bapakmu kita bawa makan dulu mereka ya " ucap Samudra
" Ngak usah.. ini makanya Mel masak banyak, nanti dibungkuskan aja buat ibu bapak " tolak Melody
" Jangan... ini buatku saja ya.. buat makan nanti malam, tenang saja aku yang traktir "
" Ya udah terserah... tapi ayang jangan bilang ama bapak ibu dulu ya kalau kita jadian "
" Kenapa ??"
" Ngak papa nanti-nanti aja " sahut Melody
" Kamu malu punya pacar duda kayak aku?? " selidik Sam
" Ngak Mell cuman takut bapak ibu marah kalau Mel pacaran, nanti kalo udah dapat lampu hijau baru Mel ngomong... ya... " jawabnya lagi, Samudra diam saja
Kini mereka sudah berada di terminal bus.. Samudra mengunakan 2 mobil, untuk mobilnya ia menyetir sendiri.. sedangkan Moe dan Ringgo mengikuti dari belakang. Sudah 10 menit mereka menunggu namun bus belum datang juga... Samudra mah anteng aja... ia hanya memandangi Melody sambil memainkan jemari Melody.. sedangkan Melody sudah tak sabar ingin bertemu dengan kedua orang tuanya
" Ngak... biar aja kenapa sih, nanti kalau ada bapak ibumu aku ngak bisa gini lagi muahh " tolaknya dambil mencium punggung tangan Melody
" Itu.. bapak ibu sudah datang!! " seru Melody mengagetkan Samudra, Melody bergegas melepas safetybelt nya, begitu pun Samudra... keduanya keluar dan mendatangi bus yang membawa Iwan dan Imah.
" Ibuuuuu... bapak.... " teriaknya seraya memeluk keduanya.. ia bahkan sampai menangis.. air mata juga nampak keluar dari pelupuk mata kedua orang tuanya
Samudra tersenyum melihat ketiganya yang begitu saling merindukan padahal baru beberapa hari berpisah... sedangkan dia...?? apa khabar keluarganya.. ia sudah lama tak menengok mereka padahal cuman satu kota, aku akan menengok keluargaku malam ini... janjinya dalam hati.
" Lho Mel.. kok bosmu ikutan jemput?? " tanya Iwan kaget melihat Samudra yang berdiri memandangi mereka.. ia kemudian menyalami Samudra
" Kita di jemput ama mobil tuan " sahut Melody sambil mengandeng tangan ibunya
" Waduh Mel kok ngerepotin bos kamu sih.. ibu kira pake Gxxx aja jemputnya, maaf tuan muda.. merepotkan tuan " ucap Imah merasa tak enak hati
" Ngak papa ibu... santai aja, lagian hari libur gini saya kan ngak kerja " jawab Samudra.. mereka lalu masuk ke mobil Samudra
" Wah mewah banget mobilnya, jadi tiap hari kamu naik mobil gini ya Mel... Alhamdulillah anak ibu ngerasain juga naik mobil mewah gini... " celetuk Imah begitu di dalam mobil
" Jarang pake mobil ini bu.. biasanya tuan pake mobil satunya.. itu tuh yang di belakang... " tunjuk Melody. pada mobil yang di kendarai Moe dan Ringgo
" Ohh kok mobilnya ngikutin kita nak? " tanya Imah tak mengerti
__ADS_1
" Ngak papa bu.. mereka pengawal saya, hanya bertugas menjaga saya " sahut Samudra
" Lho jalannya salah tuan.. maaf saya menyela " ucap Iwan melihat Samudra tidak menuju rumahnya
" Kita makan dulu ya pak.. sudah siang sekalian kita makan siang sama -sama " jawab Samudra, Samudra parkir di sebuah restoran lesehan ..ia lalu memesan tempat viv untuk mereka
Setelah memasuki ruangan mereka duduk lesehan sambil berbincang...
" Bagaimana di perjalanan.. bapak ibu apa ada kendala? " tanya Samudra berbasa basi
" Alhamdulillah.. lancar saja tuan, apakah anak saya merepotkan anda tuan.. saya minta maaf jika merepotkan!! ".jawab Iwan
" Oh tidak sama sekali... lumayan ada Melody.. ada yang masakin saya.. masakannya enak " jawab Samudra.. wajah Melody memerah mendapat pujian dari Samudra
" Ah yang bener tuan... masakan Mel enak " sahutnya ge er
" Iya... sungguh "
" Padahal di rumah mah malas masak.." celetuk Iwan mengoda Melody
" Kan sudah cape kerja pak.. biasanya kan Mel yang masak... " protesnya manyun... Iwan tertawa senang sudah bisa mengoda anaknya itu
" Tadi pagi dia bikin nasi uduk... saya makan sampe 3 piring he he " sambung Samudra ..Imah ternganga mendengarnya
Tak lama pesanan pun datang... Samudra memesankan lauk serba bakar.. ayam, ikan, undang dan cumi bakar... mereka pun makan dengan lahap.
" Oh ya.. 3 hari lagi Melody akan ikut rombongan perusahaan ke Amerika selama seminggu " ucap Samudra
" Wah Mel... siapa sangka kamu bisa ke luar negri nak... Alhamdulillah, tapi apa uangmu cukup nak buat beli tiket pesawatnya.. kemaren yang gajimu kepake buat pulang kampung?? " tanya Imah sedih
" Semua di tanggung perusahaan bu.. tenang saja, lagi pula Melody pacar saya.. semua pengeluarannya selama di sana saya yang tanggung " jawab Samudra keceplosan
" Uhuk...uhuk.. uhuk... " ketiganya langsung terbatuk mendengar perkataan Samudra
" Pacar...?? kalian pacaran?? " tanya Imah dan Iwan bersamaan... Melody hanya bisa melotot pada Samudra sambil mencubit paha Samudra
" Tuh muluttt ya.. memang ngak bisa di percaya... 😡😡" bisiknya kesal... Samudra hanya bisa cengegesan menyadari kesalahannya, Melody tambah mengeraskan cubitannya melihat Samudra yang malah tertawa
" Aahh... aw sakit sayang!! " ucap Samudra lagi kesakitan... Imah dan Iwan tambah melotot...
" Sa.. sayang...???? " beo keduanya sambil memandangi Melody, Melody hanya bisa melepak keningnya pasrah
" Mampus ...mampus... ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜" cicitnya dalam hati
Bagaimana tanggapan kedua orangtua Melody.. setuju ngak ya...???
Pantengin terus Melody, jangan lupa ya habis baca biasakan like and komen
__ADS_1
Love you All....