
" Duh cantik banget calon mantu kita ya pah.... 😍😍" ucap Sakura heboh Saat Melody salim pada keduanya
" Iya....pantasan Sam pengen cepat-cepat nikah takut pujaannya hatinya nya di embat orang lain hah hah hah " Sahut Daniel.. membuat wajah Melody kembali memerah
" Baiklah.. Karena tuan dan nyonya sudah berkenan datang ke pondok kami.. maka saya mengizinkan anak saya untuk pergi Liburan.. dan tolong jaga harta kami yang paling berharga ini ya nak Samudra... " ucap Iwan yang di angguki Samudra
" Bu... hidangkan makanannya.. " lanjut Iwan
" Ett... tunggu dulu, kami belum selesai mengutarakan maksud kedatangan kami kemari .." potong Sakura
" Oh begitu... maaf saya tidak tau, ada yang Ingin di sampaikan lagi?? " tanya Iwan, Sakura segera menyenggol suaminya..memberi kode untuk mulai berbicara
" Iya... bapak ibu.. seperti yang sudah kalian ketahui, anak kami Samudra umurnya sudah dewasa dan Melody juga sudah cukup umur, niatan kedua kami dan keluarga datang kemari selain untuk saling mengenal dan meminta izin, kami rasa hubungan pacaran keduanya tak perlu terlalu lama.... kami kemari bermaksud melamar Melody untuk menjadi menantu kami.... bagaimana bapak ibu?? " ucap Danny Erlan terbata dan belepotan karena kurang fasih berbahasa indonesia
Krik.. Krik.. Krik.... tak ada jawaban ataupun tanggapan dari pihak Melody... mereka hanya terdiam karena kaget dan tak menyangka keseriusan dari keluarga Samudra, begitupun Melody merasa tak percaya bahwa malam ini ia di lamar...tak lama kemudian Imah mencubit lengan suaminya yang terdiam tanpa reaksi
" Aw sakit bu.." akhirnya suaranya keluar setelah Imah mencubit tangannya ke dua kali
" Di jawab atuh bapak.... malah diam aja kayak orang sawan!! " bisik Imah... Iwan segera meraup wajahnya untuk menyegarkan pikirannya
" Aduh... maaf tuan... nyonya... kami... kami ngak tau harus bilang apa, kami sangat terkejut " sahut Iwan
" Maaf jika mengejutkan bapak dan ibu, namun kami sekeluarga sangat menyukai Melody.. makanya kami sangaaattt berharap lamaran kami bisa di terima, agar mereka bisa secepatnya menikah...syarat apaa saja akan kami penuhi asal bapak ibu bersedia menerima lamaran kami " ucap Sakura
Iwan dan Imah saling pandang... lalu keduanya memandang ke arah Melody. " Tuan dan nyonya.. maaf sebelumnya karena ini sangat mendadak, bolehkan kami sebagai orang tua berbicara dulu dengan anak kami... Karena setau saya mereka pacarannya juga baru seminggu yah " ucap Iwan sopan
" Silahkan... kami akan menunggu dengan sabar!! " sambut Sakura
" Bu.. tamunya di suguhi kue dulu ama minumnya, permisi.. kami kedua dalam sebentar " pamit Iwan menarik tangan Melody, keduanya masuk ke kamar Melody sedangkan Imah ke dapur menghidangkan teh hangat dan kue yang di beli oleh Samudra.
Di dalam kamar.....
" Mel... kamu tau kalau mereka mau melamarmu malam ini?? " tanya Iwan... Melody mengelengkan kepalanya
" Enggak pak, Mel ngak tau " jawabnya jujur
__ADS_1
" Bapak kaget sekali... bapak fikir kalau orangtuanya Samudra kemari dan melihat keadaan kita, mereka akan menyuruh anaknya putus denganmu...eh malah melamar...duh dada bapak mau berhenti berdetak rasanya " ucap Iwan mengelus dadanya
" Jadi... gimana Pak?? " tanya Melody
" Ya terserah kamu Mel... kalau kamu mau menikah ya bapak terimakan kalau kamu mau kuliah dulu ya jangan menikah dulu, kamu maunya gimana?? " tanya Iwan balik... Melody menghela nafasnya panjang... Ia galau jadinya. Jika ia menolak karena mau melanjutkan sekolah... Otomatis dia terus pacaran saja dengan si kingkong yang kerjanya nyosor terus... Ia takut nanti keblablasan , dan membuat malu serta marah orang tuanya...tapi jika menikah.. ia harus menghapus impiannya untuk melanjutkan sekolahnya.... 🙄🙄😥😥 bagaimana ini
" Mel.... gimana jangan kelamaan atuh mikirnya, kasian tamunya nungguin jawaban kita " teguran Iwan mengagetkan Melody yang masih bingung
" Mel bingung pak..... "
" Sekarang gini... kamu cinta ngak sama nak Samudra? " tanya Iwan sambil menatap dalam mata anak gadisnya itu...Melody terdiam lalu mengangguk
" Kalian sudah pernah gitu-gitu?? " tanya Iwan
" Gitu-gitu?? apa maksudnya pak? "
" Maksud bapak.... Pegangan tangan "
" Pernah.... "
" Kalo bibir.. ?? " Melody terdiam namun ia tak berani menatap bapaknya, Iwan menghela nafas
" Apa kamu sudah ngak perawan?? " tanya Iwan akhirnya, Air mata Melody menetes tak bisa di bendung
" Mel masih perawan pak, Ayang ngak akan melakukannya kecuali kami menikah... dia sudah janji tapi kalo pipi ama bibir Mel sudah pernah di cium... hu hu hu maafkan Mel pak... maaf " tangisnya takut sambil mencium dan memeluk kaki Iwan
" Sudah.. Jangan nangis, bapak tau kau bisa menjaga diri... Sebenarnya bapak setuju saja dengan calonmu namun bapak rasanya belum rela berpisah denganmu nak... Bapak tak percaya secepatnya ini kau dewasa dan akan meninggalkan kami " ucap Iwan... Melody memeluk Iwan sambil menangis lagi
" Mel ngak mau pisah sama bapak dan ibu, Mel juga masih ingin tinggal sama bapak ibu hik.. hik.. hik... " ucap Melody terisak-isak
Sementara di kamar pada mewek, di ruang tamu, tamu dah gelisah pasalnya sudah 20 menit dan keduanya belum lagi keluar dari kamar. Hanya Imah yang menemani para tamu sambil berbincang ringan
" Ibu ngak ikutan diskusi di dalam? " tanya Ryan penasaran , Imah tersenyum mendengarnya
" Saya percaya dengan keputusan suami saya dan juga Melody, mungkin keduanya di dalam masih kaget dengan lamaran dadakan ini... Wong saya aja masih degdegan " jawab Imah
__ADS_1
" Tapi kalau saya boleh tau.. mengapa nak Samudra mendadak melamar Melody, bukannya ke mari cuman mau kenalan aja keluarganya? " tanya Imah, Samudra hanya terdiam... Ia pun bingung mau menjawab apa....
" Ahh ibu kayak ngak tau aja... kak Sam kan duda sudah 3 tahun , kalau Kelamaan jomlo takut karatan pusakanya Bu " jawab Sandra membuat semua yang berada di ruangan tertawa geli termasuk Imah
" Walahhh.... sudah 3 tahun toh, pantasan mau cepet2 nikah lagi... maaf ya nak Samudra, ibu ngak tau " ucap Imah geli
" Iya bu.. ngak papa... makanya di terima ya bu lamaran Sam " ucap Sam... Imah hanya tersenyum
Kletek..... Keluarlah Iwan dan Melody, wajah Samudra langsung tegang apalagi melihat mata keduanya yang sembab dan hidungnya Melody yang merah... nampak sekali habis menangis, wajah Samudra jadi pucat
" Bagaimana pak Iwan...?? " tanya Sakura tak sabar, Iwan terdiam sejenak... mengatur nafasnya berlahan
" Pertama saja ucapkan terimakasih atas niatannya baik dari keluarga nak Samudra yang Ingin melamarnya anak gadis kami Melody.... " ucapnya membuat Samudra sampai menahan nafasnya tegang
" Sama-sama Pak... " sahutnya pelan... entah menghilang kemana nyalinya saat ini, Ia kini merasa bagaikan telur di ujung tanduk.... 50-50 nasipnya rasanya.
" Lalu seperti yang nak Samudra ketahui Melody ini masihlah sangat muda, baru juga lulus smu dan umurpun belum lagi 20 tahun. Saya sebagai bapaknya takut dengan umurnya yang sedemikian muda nantinya Ia tak bisa menjadi istri ataupun menantu yang baik untuk nak Samudra dan Keluarga " lanjut Iwan... semua diam mendengarkan dengan hati cemat cemot
" Ketiga... Melody awalnya bekerja maksud dan tujuannya adalah untuk mengumpulkan uang agar Ia bisa kuliah tahun depan... kuliah adalah cita-cita yang sudah diidamkan oleh Melody sejak lama " lanjut Iwan... Samudra langsung tertunduk... dari bahasa Iwan nampaknya lamaran mereka di tolak ini.... 😭😭😭sedih banget hati kingkong kini
" Ya kami tau dan kami berjanji akan menerima kurang lebihnya nak Melody, masalah kuliah.. saya rasa tidak masalah jika kuliah walau sudah menikah... iya kan Sam ?? " potong Sakura
" Iya mah... " jawabnya lesu
" Jadi tuan.. nyonya... nak Samudra... setelah saya dan Melody tadi berdiskusi dan menelaah permasalahan ini maka kami..... "
" Assalamu'alaikum.... malam Pak Iwan!! " sapa seorang lelaki yang datang dengan sarung, koko dan kopiahnya hajinya
" Wa alaikum salam... malam Pak Rt... masuk pak Rt.... " jawab Iwan dan menyilahkan pak Rt nya masuk... pak Rt pun masuk dan duduk bersila di antar kedua keluarga
" Wah... maaf saya menganggu acaranya, saya datang sebagai Rt karena ada laporan dari warga katanya nak Melody mau menikah ya... tapi bapak ibu belum ada minta surat pengantar untuk menikah.... apa kalian akan menikah di bawah tangan??? " cerocos Rt
" Haaa....?? menikah?? " beo Iwan dan Imah kaget... Ada apa lagi ini.... yang Allah...... 😂😂😂😂
Dah 1300 kata yang sista... kita Sambung Lagi besok, Thor harus kerja lagi ini.. see you bye bye
__ADS_1