
Hari ke 3 di Bali adalah hari tersibuk untuk Ringgo cs, karena Sam dan Melody hari ini akan berwisata sekaligus shopping... ceritanya ngabisin duit kecil kata si soang
Sedari pagi mereka sudah mendatangi 3 tempat wisata. pertama mereka ke Garuda Wisnu KC Park.. lalu ke taman ujung dan menjelang sore mereka melewati jl Nusa Dua.
Melody senang sekali semua tempat yang mereka datangi semua sangat indah entah sudah berapa ratus foto bertambah di galeri Melody.
" Kau senang cantik ??" tanya Samudra
" Ngak usah di tanya lagi Ay... ngak lihat senyum Mel nangkring terus dari tadi he he " jawab Melody memperlihatkan senyum indahnya...
" Indah sekali pemandangan sorenya ya ay... pengen rasanya Mel tinggal di Bali " celotehnya sambil bersandar di dada suaminya
" Iya... aku janji nanti kalau kamu hamil kita baby moon di Bali .. bagaimana ??"
" Yang bener... ok ok makasih ay... ihh jadi tambah cintaaaa deh " rayuan pulau kelapa Melody pun keluar... namun Samudra sangat menyukainya ....sekecil apapun rayuan dari seorang Melody sangat di nantinya
" Makanya jangan marah kalo aku sering mengadon ... jadi anak kita cepat jadi " bisik Samudra membuat wajah Melody memerah
" Ayanggg ihh... malu atuh di dengan Ama Ringgo tuh !" protesnya... namun Samudra sudah biasa... sejak ia membangun perusahaannya ia selalu di kelilingi pengawal jadi ia sudah terbiasa
" Kamu ngak papakan Ringgo mendengarnya ??" tanya Sam
" Ya tuan... tidak masalah " sahut Ringgo walaupun kuping nya memerah karena mendengar keromantisan keduanya sejak pagi tadi hingga kini yang tak berkesudahan. Entah lebih sulit mana mengawal Sandra atau mengawal kakaknya...🤣🤣 .
Namun sesulit-sulitnya mengawal tuan Sam tentu paling sulit kini jika mengawal Sandra. karena mengawal Sandra membuatnya sulit bernafas... sesak dan dadanya serasa hendak meledak... bisa-bisa mati muda dia ðŸ¤ðŸ¤ðŸ˜‚😂
" Tuan ... nyonya muda kita beristirahat untuk makan sekalian sholat magrib baru lanjut shopping ... bagaimana ??" tanya Ringgo
" Iya...." sahut keduanya
Rombongan lalu meluncur ke sebuah restoran dengan view terbaik di Bali..Sambil menunggu Maghrib... Melody dan Samudra memesan makanan dan menikmatinya sambil memandangi Sunset sedangkan Ringgo berdiri di ujung ruangan sambil bersender... seandainya ia bisa mengajak Sandra dinner romantis seperti ini.... lamun nya. Mengapa aku tak bisa melupakannya padahal sudah berusaha bahkan sangat berusaha... cicitnya dalam hati.
Getaran hp di kantongnya mengagetkan lamunan Ringgo, ia melihat siapa yang menelfon... ternyata Moe, tanpa pikir panjang ia pun mengangkatnya dan menjauh setelah memerintahkan bawahannya mengawasi keselamatan kedua bos nya.
" Halo bos... " sapa Ringgo
" Dimana kau sekarang Go ??" tanya Moe
" Seharian mengawal tuan dan nyonya muda jalan-jalan keliling Bali dan ini lagi makan setelah itu berbelanja !!" lapornya detik
" Apakah ada kendala ??"
" Tidak bos... semua lancar saja "
" Ee Ringgo mengapa kau tak mengangkat telfon dari nona Sandra ??" tanya Moe lagi.... Ringgo berjalan semakin menjauh agar bawahannya tak mendengarkan
" Papa tau alasannya " sahut Ringgo sambil menunduk lesu
" Tidak bisakah kau profesional sedikit... siapa tau nona menelfon mu karena urusan Amira .. kau taukan Amira selalu mencarimu ??" ucap Moe
" Pa... Ringgo ngak bisa pah, mereka itu satu paket... papa tau tidak ... dari pagi hingga sore aku berjaga dengan siaga maksudnya agar aku lelah dan malam aku bisa tidur pa... tapi tetap Ringgo tak bisa tidur karena mengingat keduanya... 50%Amira 50% maminya... " curhat Ringgo..
__ADS_1
" Baiklah papa paham... tapi papa kasihan sama Amira, maukah kamu vc dengannya sebentar saja untuk menghiburnya... kasihan dia " pinta Moe
" Memangnya apa yang terjadi dengan Amira ??" tanya Ringgo kaget
" Begini..."
Flashback On
Setelah Ringgo pamit pergi bekerja pada Amira... setiap Sore Amira minta di bawa ke ruang tamu. Amira akan duduk di sofa yang menghadap pintu masuk utama... ia duduk diam sambil memeluk boneka Elsa kesayangannya
" Amira... kenapa kok mainnya di ruang tamu, ayo main di kamar opa ??" tegur Erlan yang melihatnya
" Ngak mau opa... Aiya mau di cini aja " tolaknya
" Terus ngapain di sini ??" tanya Erlan lagi
" Aiya tunggu papa Gogo ulang kelja " sahutnya sambil tersenyum... Sandra dan Erlan yang mendengarnya tertegun... Sandra langsung aja kembali berlari ke kamarnya, ia merasa sedih melihat anaknya sampai seperti itu
Sandra kembali menelfon Ringgo berulang kali namun tak di angkat oleh Ringgo
" Kamu tega Go... kamu tega hik hik hik " teriak Sandra kesal... sementara Amira tetap menunggu Ringgo sampai malam... jika Hau baru ia minta Mimi... itupun minta Mimi botol
Besok kejadian berulang lagi, Amira dengan setia duduk di sofa menghadap pintu masuk
" Amira masih tunggu papa Gogo ??" tanya Erlan... yang diangguki oleh Amira
" Tapi sayang... papa Gogo pulangnya masih lama, ngak hari ini .. main sama opa yuk !!" ajak Erlan
" Opa... endong !!" pintanya....Erlan pun mengendong Amira dan menina bobokan nya sampai tertidur...
" Papa Gogo...pa...pa..." terdengar rintihan kecilnya saat mengigaupun memanggil nama Ringgo
" Sandra coba kau telfon Ringgo, agar Amira lebih tenang... kasihan dia " ucap Erlan setelah membaringkan Amira di ranjang
" Sudah pah... tapi Ringgo ngak angkat !!"
" Ya mungkin ia sibuk mengurus kakakmu... ya sudah papah ke kamar dulu " pamit Erlan....
Hari ke tiga... semua orang mengira Amira akan berhenti, tetapi ternyata ia tetap minta duduk di sofa ruang tamu di posisi yang sama. Anton pun menceritakannya pada Moe yang kebetulan baru datang sore itu
" Hai nona Amira... lagi ngapain ??" sapa Moe melihat mata Amira selalu menatap ke arah pintu
" Tunggu papa Gogo ulang kelja " sahutnya
" Papa Gogo masih lama pulangnya nak ini baru di Bali, besok papa Gogo ke Jepang selama 1 Minggu... jadi hari ini papa Gogo belum pulang , main sama opa Moe yuk " hibur Moe
" Ngak mau.... Aiya mau papa aja !!" tolaknya sambil berkacak pinggang karena sore ini sudah beberapa orang menganggu nya yang masih setia menunggu papa Gogo kesayangannya
Flashback Off
" Begitu Go... kasihan papa lihatnya, vc dengan Amira ya... pake hp papa aja, tolong hibur dia !!" pinta Moe...
__ADS_1
Moe tak tau saja... di seberang sana air mata Ringgo menetes sedih membayangkan Amira yang setiap sore menunggunya pulang... ia bahkan sampai mengigit tangannya agar tak bersuara
" Go... kau dengar papa ??" panggil Moe lagi
" Iya.. tutup dulu pa.. sebentar Ringgo vc balik, Ringgo mau merapikan diri dulu " ucapnya lalu bergegas ke toilet dan mencuci wajah kucelnya. Setelah di rasa mentalnya kuat... Ringgo lalu melakukan vc ke hp Moe, dengan senang Moe berjalan ke ruang tamu
" Nona Amira... opa Moe punya kejutan buat nona Amira " ucapnya sambil menyembunyikan hp nya
" Ejutan....ejutan apa opa Mu ??" tanyanya... Moe segera meletakkan hp nya di meja di senderkan ke vas bunga agar bisa berdiri tegak menghadap Amira
" Lihat siapa yang menelfon Amira....itu papa Gogo " ucap Moe... mata Amira langsung melihat ke layar hp Moe... ia langsung sumringah melihat wajah Ringgo di layar hp tersebut... Amira meloncat mendekati hp... ia memandangi tak percaya hp tersebut
" Hai Amira... apa kabar... Amira sehat kan... pintar juga kan ??" terdengar suara ceria Ringgo dari layar... membuat Sandra juga langsung terloncat
" Papa Gogo... kapan ulang... Aiya angen...hik hik hik " tanya Amira begitu melihat Ringgo... mata Amira langsung berkaca-kaca melihat papa Gogonya
" Papa juga kangen sama Amira... sabar ya papakan masih kerja , kumpulin uang buat belikan Amira Boneka Elsa yang cantik berbaju putih.. nanti kalau sudah bisa beli boneka Elsa... papa pasti pulang " ucap Ringgo riang... walaupun di dalam hatinya sedih sekali melihat wajah Amira tapi ia menyembunyikannya
" Angan lama-lama ya papa... Aiya angen papa... Aiya cayang papa Gogo.. " jawab Amira sambil menghapus air mata di pipinya, mata Ringgo pun mulai berkaca melihat ketulusan Amira padanya...
" Oh Amira... seandainya aku sekaya om mu, pasti sekarang sudah naik jet untuk pulang dan memelukmu " rintih Ringgo dalam hati
" Papa angis ??" tanya Amira
" Oh ngak... mata papa kelilipan, Amira ngak usah nungguin papa di situ... main aja sama opa atau Oma, kalau kangen papa ... Amira vc aja ya "
" Ia... Ok... Aiya pintal kok... iya kan mami ??" sahut Amira sambil memandangi Sandra yang berada di sampingnya...
" Mami bicara sebentar sama papa Gogo ya sayang !!" ucap Sandra mengambil hp tersebut dari meja dan membawanya ke kamarnya
" Kamu jahat go... jahat " desisnya kesal
" Mengapa kau tak mau mengangkat telfonku hah... apa salahku ??? " cecar Sandra lagi, Ringgo menjawab apapun... ia hanya bisa memandangi wajah cantik di layar hp-nya itu
" Ringgo... Ringgooo....!!" panggil Sandra lagi
" Maaf nona... saya sibuk bekerja " sahutnya terbata
" Awas kau ya... sepulangmu dari Jepang... aku akan membuat perhitungan denganmu 😡😡😡" ancamnya kesal lalu keluar dari kamarnya dan mengembalikan hp tersebut pada Amira
" Amira... sudah dulu ya.. papa mau sholat , Amira jangan nakal ya .. papa sayang Amira "
" Aiya uga cayang papa...dadah muahh " ucapnya senang lalu melakukan kiss bye pada Ringgo
Ho..e ho..e...
Go yang angen ngak cuma Amira loh... maminya mah lebih kangen... pengen di garuk ðŸ¤ðŸ¤
See you next eps
Salah satu wisata Bali ya sis... kapan othor bisa ke Sono..ðŸ˜
__ADS_1