
Ryan lalu menelfon Samudra dan melaporkan progres hari pertamanya selama di Bandung.
" Jadi menurutmu sebaiknya lahan pertama apa yang kedua yang kita ambil ??" tanya Samudra
" Kalau boleh saya sarankan sih kita beli lahan pertama... memang lahan lebih sempit tapi di tengah kota dan di sebelahnya adalah hotel SS " jawab Ryan
" Hotel SS..bukannya itu...."
" Ya tuan..bagaimana ?? "
" Hemm kau memang pintar ha ha... lalu mengapa tak kau tambah saham di hotel itu ??" tanya Samudra lagi
" Saya sedang mempertimbangkan nya tuan "
" Ok baiklah.... tawar tanah itu dengan harga terbaik, jika kau berhasil...ada bonus rupiah untuk mu !!"
" Baik tuan, baiklah saya pamit ..maaf sudah menganggu malam anda " pamit Ryan
" Ya kau memang menganggu aku baru saja mau berkebun ... jika bukan uang besar aku tak akan mengangkatnya π€π€ " sahut Samudra dan langsung menutupnya tanpa basa basi.
Samudra meletakkan hp nya dan memandangi Melody yang nampaknya sudah terlelap di sampingnya...tangannya segera menggelitik perut Melody
" Bangun sayang...jangan pura-pura tidur ya, kau sudah janji akan menservis ku malam ini..." ucapnya gemas...Melody pun tak bisa menahan tawanya karena kegelian, ya Melody berhasil merayu Samudra agar ia bisa seharian di rumah orang tuanya hari ini dengan janji akan menservis suaminya...hingga Samudra mengalah bekerja seharian dari rumah mertuanya ... yah demi apah..?? demi sepetak ladang Melodyπ€π€πππ€£
" Ah ayanggg ..kelamaan sih nelfonnya, Mel jadi ngantuk..jadinya luemesss ngak kuat di atas " protesnya dengan memonyongkan bibirnya karena ia benaran sudah mulai tertidur tadi
" Ngak masalah kalau sayang lemes...aku masih kuat, tak ada alasan menolakku cantik...!!" ucap si soang tak mau mengalah...dalam sekali tarik lepaslah lingerie Melody lalu entah melayang kemana di lempar si soang. Melody yang kadung lemas hanya bisa mendesah pasrah...ia bingung apa yang dimakan suaminya ini, kok kuat banget hampir setiap hari minta ...kok ngak ada capeknya...sedangkan dia πππ rontok tok tok π€£π€£π€£ makan batrai alkalin kali ya...πππ pikir Melody
π¬οΈπ¬οΈπ¬οΈπ¬οΈ
Dah pagi ya sista...di Bandung lagi dingin banget membuat Manda tambah menarik selimutnya. Sementara itu Ryan selesai sholat subuh...terdengar notifikasi pesan masuk ke hp nya. Ia pun membukanya dan membaca dengan seksama laporan mengenai keluarga Manda, Ryan segera tersenyum senang
" Alhamdulillah....langitpun berpihak padaku ha ha ha " ucapnya dan segera menelfon seseorang
" Hallo... assalamualaikum Tante " sapanya begitu tersambung
" Ryan...?? tumben banget nelfon pagi buta begini, ada apa ??" tanya tante Mirna kaget
" Tan...Ryan sedang di Bandung, Ryan minta rapat direksi jam 8.30 teng pagi ini ..Ryan mau menambah saham, cari yang mau menjualnya pagi ini juga !!" ucapnya serius
" Seriusan apa prank sih ini Yan, tumbenan amat kamu mau mengurusi peninggalan kedua orang tuamu " tanya Mirna lagi
" Iyaa..serius, cepetan...Ryan banyak kerjaan ngak bisa molor jadwal nya ...assalamu Alaikum !!" pamitnya membuat Mirna ternganga....
" Massss bangun cepat.. bla bla bla bla " Mirna pun segera mengerjakan perintah ponakannya itu
__ADS_1
Selesai berpakaian lengkap...Ryan pun ke kamar Manda, ia mengetuknya namun tak ada jawaban
..akhirnya ia memberanikan diri membuka pintu dan melongok ke dalam...tak ada orang , sepertinya Manda sedang mandi. Sambil menunggu Manda selesai...Ryan lalu duduk di sofa pojok sambil memainkan hp nya
Kletek....Manda keluar dari kamar mandi dengan handuk di dadanya,.sebelah tangannya mengeringkan rambutnya dengan sebuah handuk kecil..Ia lalu duduk di depan meja rias lalu mengambil hairdryer dan memakainya...ngak pake lama ia lalu memoles wajahnya sekedarnya, ia tak terlalu suka berdandan..Setelahnya ia mengambil handbody dan memakainya ke seluruh tubuh bahkan sampai ke pahanya
Glek....terdengar suara Ryan menelan salifanya melihat pemandangan indah di depannya kadar keseksian Manda bertambah tambah saat ini di mata Ryan , Manda yang mendengarnya pun menoleh...
ia kaget sekali
" Aa....sejak ka...aa ngintip ya π€π€π‘ " ucapnya marah sambil berdiri, namun jiah.... lilitan handuknya malah terlepas
" Kya...tutup mata aa...." teriaknya panik memegang handuknya di dada lalu berlari ke kamar mandi kembali...Ryan memegang dadanya takut jantungnya lepas ππ
" OMG...lama lama kejer-kejer nih, liat beginian...masih pagi juga " ucapnya
" Aaaaa..aaaa...keluar dulu, Manda mau pake baju " teriak Manda kencang...sambil terkekeh Ryan pun keluar.
Selesai berpakaian Manda lalu keluar , namun ia tak mendapati Ryan hanya ada 2 pengawal di depan pintu vila
" Kemana tuan Ryan ?" tanyanya
" Tuan keluar..pesan tuan nona silahkan sarapan dan beristirahat nanti kalau urusan tuan selesai..nona akan di jemput " jawan pengawal...akhirnya Manda sarapan sendirian dan Menganti baju kerjanya..takut Kumal ππ
Para Karyawan hotel heboh , mendengar salah satu penerus pemegang saham terbesar datang hari ini. Rekanan papahnya juga kaget setelah sekian lama Ryan akhirnya menampakkan batang hidungnya. Langkah kakinya di iringi tatapan kagum semua karyawan ...terutama yang wanita tentunya...apalagi mendengar seorang Ryan masihlah lajang...berlomba mereka mempercantik diri
" Hei kalian semua...ngak usah cari muka di depan keponakanku ... dia sudah punya calon istri, kembali bekerja !! " suara Mirna membuat patah hati berjamaah seketika
" Ada angin apa kau mau memperbesar sahammu Ryan ??" tanya Mirna kepo
" Kan Ryan mau nikah Tan...Ryan harus mempersiapkan yang terbaik untuk istri dan anak-anak Ryan nanti " bisiknya
" Ohh senangnya hati Tante, akhirnya Tante bisa melihatmu bahagia Ryan..oh ya ada 2 orang yang mau melepas sahamnya , yang pertama sahabat papahmu.. Pak Budiono dan yang seorang lagi...."
" Aku beli semua yang om Budi mau jual.." jawab Ryan cepat
" Dia mau jual 25% sahamnya Yan...uangnya banyak banget tuh, kamu punya ??" tanya Mirna
" Berapa nominalnya Tan...??" tanya Ryan lagi
" Nih...Tante sudah hitungkan " ucap Mirna sambil memperlihatkan deretan angka di hp nya...kaki Ryan terhenti sejenak...tak lama ia pun mengambil dawainya dan menelfon seseorang
" Ya Yan...masih pagi juga..ada apa ??" terdengar suara serak Samudra yang baru terbangun dari tidurnya setelah semalaman berkebun semalam
" Tuan bisa bantu saya...saya mau menambah saham saya tapi uangnya kurang, Anda mau bantu membeli sebagian ?" tanyanya
__ADS_1
" Berapa kurangnya...?? "
" 1 M " sahut Ryan lagi
" Ya sudah...nanti kau hubungi aja bendahara , kepalaku masih pusing....beli saja atas nama Melody " ucap Samudra
" Terimakasih bos !! " Ryan tersenyum lebar
" Bereskan Tan...." ucapnya pada tantenya
Di ruangan rapat....
" Hai om Budi...apa Khabar ? " sapa Ryan pada sahabat papahnya
" Seperti yang kau lihat Ryan...om tambah muda ha ha, hebat kau Ryan...merantau di Jakarta dan punya banyak uang sekarang...ha ha " jawab Budi,
Ryan tersenyum simpul
" Oh ya Ryan ...kenalkan ini asisten om, namanya Doddy " ucap Budi lagi
" Kenalkan nama saya Ryan.."
" Doddy..selamat datang kembali tuan " sapa Doddy...Ryan hanya menunduk sambil memandangi Doddy dengan tatapan yang tak bisa di artikan
" Bisakah kita mulai sekarang ?? waktu ku tak banyak " pinta Ryan
Rapatpun segera di gelar...dalam 30 menit tercapai kesepakatan 25 %. saham Budiono beralih atas nama Ryan dan Melody hingga kini Ryan adalah pemilik saham terbesar di Hotel SS
Dengan senyum lebar Ryan memasuki vila, padahal cuman 2 jam aja kok kangennya kebangetan sama Manda ya..ucapnya dalam hati sambil mencari Manda.... Kembali Ryan tercekat dengan mata melotot melihat Manda yang baru saja keluar dari kolam renang sambil mengibaskan rambut basahnya
" Omo Omo...Manda kau membuatku ....basah !!" ucapnya sambil memencet kepalanya yang langsung pusing
Wkwkwk Ryan...Ryan...yang pusing yang mana..??
Kepala atas apa yang bawah
Hati-hati rontok tuh rambut π€
Thor rambut atas apa bawah ?
π€£π€£π€£π€£π€£ tanya aja Ama uang punya rambut ya..ππ
See you next eps
Jangan lupa untuk like komen dan vote nya
__ADS_1