Melodi I Love You

Melodi I Love You
84. Mewek


__ADS_3

Hai sista semua... lama mak ngak sapa kalian semua. Jangan pada protes ya kalau sifat Melody terkesan polos mendekati bodoh jika di lihat dari kacamata kita yang sudah berumur dan banyak makan asam garam kehidupan... namanya juga anak baru lulus smu yang pikirannya ngak pernah macam-macam.


Sifat Melody ini saya ambil dari anak smu yang lagi magang di kantor misua... ada-ada aja tingkahnya yang bikin ketawa saking polosnya. So nikmati kisah selanjutnya ya


Jangan lupa semua feedback dari kalian selalu saya tunggu, bukan mau itung-itungan tapi menulis itu menguras banyak pikiran dan menyita waktu. Saya sebagai penulis tentu sangat senang mendapat feedback dari kalian yang artinya karya saya di hargai...terimakasih.. love you all


🌼🌼🌼🌼


Samudra berhenti melangkah lalu berbalik mendekati Mega... ia lalu menelfon Ryan...


" Selamat malam tuan... ada yang bisa saya bantu? " sapa Ryan


" Ryan... besok pagi kau urus kembali kerjasama dengan perusahaan Mega, namun setengah saja tidak semua... asal cukup agar ia tidak di pecat !! " titahnya sambil memandang ke arah si bocah


" Mengapa tuan berubah pikiran? apa tuan takut merugi banyak?? " tanya Ryan heran...


" Aku tak perduli tentang untung rugi dengan perusahaan tersebut, anggap saja.... aku sedang berbaik hati " ucapnya lalu menutup telfonnya


" Jangan pernah muncul di hadapanku lagi, jika kau berani menampakkan batang hidungmu sekali saja .. jangan salahkan aku , jika aku menarik perintahku tadi sewaktu-waktu...paham!! " ucapnya dingin


" Terimakasih tuan... saya mengerti " sahutnya lega... Mega bersandar di dinding sambil memegang dadanya


" Hebat juga lobby an asprinya itu, sebenarnya aku ingin mengucapkan terimakasih pada gadis itu tapi aku tak berani.. nanti kapan2 kalau bertemu pasti aku akan berterimakasih " ucap Mega dalam hati


Sembari pulang Mega menelfon Naura...


" Naura... jangan kau ganggu aku lagi, hampir saja aku di pecat karena mengikuti saranmu itu!! " ucap Mega kesal


" Mega... bagaimana mungkin Samudra bisa menolakmu, aku tau seleranya..sungguh aku tak ada niat jahat padamu, Sam adalah gudang nya uang Mega... jika kau bisa menjadi kekasihnya setidaknya aku kan bisa kecipratan juga. Tapi bagaimana caranya kau tak jadi di pecat... setauku Sam bukanlah orang yang mudah berubah pikiran?? " tanya Naura


" Karena asprinya menolongku... ia membelaku setelah mendengar aku adalah tulang punggung keluarga, sayang aku tak bisa mengucapkan terimakasih padanya, ingat Naura... jangan mengangguku lagi!! " ucapnya lalu memutus perbincangan mereka


Naura jadi berfikir tentang aspri Samudra... ia pernah melihatnya... ia hanya seorang gadis bau kencur, tak mungkin Sam menyukai gadis seperti itu... namun mengapa Sam bisa berubah pikiran atas permintaan gadis itu ?? Aku tau sifat Sam... ia tak akan merubah keputusannya kecuali yang memintanya adalah wanita yang di kasihinya.


Jika benar demikian... aku memegang kartu as mu Samudra ha ha ha... seringai bibir Naura terlihat begitu menakutkan.... kemiskinan telah membuatnya hilang akal. Ia akan melakukan apapun agar mendapat uang kini.


🐭🐭🐭🐭


Selesai berbelanja bahan makanan, Sam membawa Melody ke toko olah raga... ia ingin membelikan Melody pakaian renang.


" Tuan ngapain kita ke sini?? " tanya Melody

__ADS_1


" Aku ingin membelikanmu ini... " ucapnya sambil mengangkat sepasang bikini yang sangat sexy


" Ihh tuan... maluuuu, Lepasin masa tuan ngak malu pegang bikini?? " protesnya dengan wajah memerah


" Malu...?? cuma pegang beginian... ngapain malu, pegang isinya aja aku sudah sering " jawabnya tanpa dosa... membuat bibir Melody langsung saja monyong...


" Dasar duda karatan " desisnya kesal


" Aku mendengarmu sayang... kau mau menghilangkan karatan nya?? " ucap Samudra sambil memainkan matanya


" Au ah gelap.... " sahutnya sambil membuang muka


" Ya Allah.... mengapa juga duda karatan ini jadi pacar Mel... adanya mesummm aja bawaannya 😭😭" rintihnya dalam hati


Samudra memilihkan sendiri berpasang-pasang bikini, tak lupa juga berbagai macam baju mandinya. Melody hanya diam saja... ia lebih suka melihat2 sepatu olah raga, sedang asik melihat model sepatu...


" Ambilkan semua model sepatu yang di pegangnya tadi... " suara samudra mengagetkannya


" Tuan... Mel cuman lihat-lihat ngak mau beli " protesnya


" Ya ngak papa.. yang membelinya aku bukan kau, kau mau apa lagi?? " tanyanya santui..Melody hanya mengelengkan kepalanya


" Tuan ngapain sih belikan Mel begitu banyak baju renang?? " tanyanya saat di dalam Lift ..


" Kita sedang berdua... apa janjimu !! " tagih Samudra... Melody menghela nafasnya....


" Ya amplom... mengapa kau begitu lebaiiiii..... sih kingkong.. 😑😑" teriaknya namun hanya bisa dalam hati


" A.... a... a... yank jawab dong " ucapnya sambil menutup mata... Huekkk kok jadi mau muntah ya ngomong begitu.... cicitnya dalam hati


" Ya untuk kita berenang dong, kamu pasti belum tau ya...kalau di roof apartemen ada kolam renang pribadiku, kau bisa berenang sepuasnya di situ " jawab Samudra


" Kolam renang pribadi tu....eh yank, yang bener... Mel nanti boleh lihat ya?? " ucapnya girang


" Hemm..... " sahut Samudra senang, pintu lift pun terbuka dan mereka langsung berada di ruang tengah apartemen Samudra.


" Kemari.. kau berhutang sebuah ciuman padaku!! " ucap Samudra.. Melody terdiam sejenak... ya janjinya adalah hutang dan harus di bayar....


" Nanti ya tu... eh ayang pasti Mel bayar, kita sholat isya dulu ya... sudah jam 10 lewat ini " jawabnya.. akhirnya di kingkong hanya bisa menurut. Sam masuk ke kamarnya membersihkan badan dan memakai koko dan sarungnya lalu ke luar ke ruang tengah di mana Melody sudah menunggunya.


Samudra memimpin Sholat berjamaah, keduanya sholat dengan begitu khusuknya. Moe cs yang masuk ke apartemen sambil membawa banyak belanjaan terdiam melihat pemandangan yang baru kali ini mereka lihat setelah sekian tahun.

__ADS_1


Belanjaan di tangan Moe pun sampai terlepas saking kagetnya melihat tuannya melakukan sholat dengan memakai koko, sarung dan peci. Mulut Moe ternganga tanpa sadar air mata menetes tanda ia sangat terharu.


Dengan tangan bergetar Mie mengameranya dengan HP nya... Ia membuatnya dalam bentuk video


" Assalamu alaikum warahmatullahiwabarokatu.... " ucapnya lalu mengangkat kedua tangannya dan berdoa. Selesai berdoa.. Samudra mengubah posisi duduknya menghadap Melody. Melody maju dan mencium punggung tangan Samudra


" Cieh.. Cieh... kayak...Ainun Habibie, romantis bingits " celetuk Ringgo keceplosan... mengagetkan Samudra dan Melody


" Kalian sudah datang... letakkan belanjaannya lalu Keluarlah, ingat apa yang kalian lihat cukup di mata kalian saja !! " ucapnya sambil berdiri.. semua mengangguk mengerti lalu segera keluar..sesampainya di luar


" Aku sungguh tak menyangka, Pengaruh positif dari Nona begitu kuat.. tuan sampai Sholat Coba.. hua hua hua... 😭😭😭" Moe Menangis saking senangnya, ke tiga anak buahnya sampai kaget melihat bos mereka yang kerem begitu menangis


" Aduh bos sudah dong nangisnya, apa kata dunia kalau orang melihat Kepala pengawal paling kerem mewek.. aduh bikin malu aja bos " bisik Ringgo sambil menyerahkan setumpuk tissu pada moe


" Kamu ngak tau sih.. betapa pedihnya perjalanan hidup tuan... aku sangat terharu melihat tuan sudah mau sholat Lagi.. hik hik.. kalau keluarganya melihat bisa pada masuk rs tuh 😭😭..brotttt " ucapnya sambil membuang ingusnya yang keleleran


Ringgo cs pun hanya bisa terdiam.. Memang di antara mereka hanya bos Moe yang paling lama bekerja dengan keluarga tuan Samudra.


Sementara Moe lagi mewek... Melody melipat mukenanya dengan rapi dan meletakkannya di atas sofa... Samudra memperhatikan gerakannya Melody tanpa berkedip... Sebenarnya hal seperti ini yang diidam-idamkannya sedari dulu. Melody nampak begitu cantik dengan daster kaosnya..


Tanpa mau membuang waktu.. Melody mengangkat belanjaan Makanan ke dapur... melihat itu Samudra pun membantunya, Melody mengatur dan meletakkan belanjaannya mereka pada tempatnya dengan rapi Sedangkan Samudra hanya memperhatikan saja sambil duduk.


" Tuan... besok mau sarapan apa?? " tanya Melody namun tak ada jawaban dari Samudra... Melody menoleh dan nampak wajah Samudra yang masam.. " Tu.... Eh lupa.. Ayang.. besok mau sarapan apa he he!! " ulang Melody begitu menyadari kesalahannya


" Mau sarapan bibir manismu " jawab Samudra sekenanya


" Yang bener dong.. jawabnya!! bisa ngak sih sehari aja ngak mesum tuh otak " protes Melody... Samudra terkekeh mendengarnya


" Terserah saja... tapi aku sudah lama ngak makan nasi goreng gila buatanmu, bikin itu saja " jawab Samudra..Melody pun segera memasak nasi di penanak nasi, agar besok pagi gampang membuat Nasi gorengnya.


" Sayang.....!! " panggil Samudra ..Melody pun menoleh


" Kyaaaaaa...... tuan ngapain telanjang? mau perkosa Mel ya!!! 😱😱😱" teriaknya kaget melihat Samudra melepas sarung beserta kokonya, dan hanya memakai boxer saja kini.


Ho Ho Ho... mau ngapain bos


Kasian anak gadis orang


See you next eps


Jangan lupa like komen dan vote nya

__ADS_1


__ADS_2