Melodi I Love You

Melodi I Love You
196. Unboxing


__ADS_3

Nenek....Sakura dan Erlan sedang berkumpul di ruang tengah , mereka berbincang sambil menunggu Samudra dan Sandra yang sama-sama belum pulang padahal hari sudah malam hampir jam 11 malam.


Tak lama pintu terbuka... masuklah Sam sambil mengendong Melody yang tertidur


" Menantuku sehat saja Sam ??" tanya Sakura


" Iya mah... Sam masuk dulu ya " ucapnya.. yang di angguki ke tiganya


" Alhamdulillah... ibu senang sekali melihat Sam sudah bahagia kembali, kini tinggal Sandra semoga ia cepat mendapat pengganti yang baik " ucap Siti Mutmainah


" Tumben juga ... Sandra betah di sini, biasanya sebentar aja sudah minta pulang " sahut Erlan yang paham... dulu Sandra tak pernah cocok dengan nenek Siti karena Sandra lebih banyak menghabiskan waktu bersama Nana di Amerika, gaya hidup Sandra yang bebas dan suka berpakaian sesukanya membuat Siti sering menegurnya.


" Nona Sandra datang ..." lapor pelayan, tak lama Sandra masuk dengan wajah kelelahan dan mengantuk....Ringgo juga masuk sambil mengendong Amira yang tertidur lelap


" Permisi nyonya...tuan... nyonya besar " hormat Ringgo lalu masuk hendak membaringkan Amira, Sandra pun mengekor namun Erlan menahannya


" San... sini dulu papah kangen " panggil Erlan minta di peluk, Sandra pun duduk di sebelah papanya dan memeluknya


" Sandra ngantuk pah !!" ucapnya manja


" Kemana saja tadi kau dan Amira.." tanya Sakura


" Tadi siang sampe sore kami di perusahaan kakek.. lalu kami jalan ke Tokyo tower mah... hoahhh " sahut Sandra


" Amira ngak rewel ?? biasanya kalo di bawa jalan ia suka rewel " selidik Erlan


" Pokoknya selama ada papa Gogonya... Amira mah anteng aja pah, mau di bawa kemana aja ....suka aja terus... tadi siang aja begitu ketemu Ringgo langsung minta nina bobo " jelas Sandra


" Itu yang nenek cemaskan San..."


" Kenapa nek..??"


" Amira begitu dekat dengan Ringgo, bagaimana nanti kalau kalian balik ke Jakarta sedangkan Ringgo bekerja di sini.. apa Amira tak mencari Ringgo ??" tanya Nenek


" Sepertinya Sandra ngak kembali ke Jakarta nek, Sandra mau mencoba mengurusi perusahaan peninggalan kakek... nenek ngak keberatan kan kalau Sandra dan Amira tinggal di sini " jawab Sandra mengagetkan ketiganya...


Siti Mutmainah tersenyum bahagia


" Tentu saja San... nenek senang sekali jika kau mau tinggal di sini menemani nenek... kau bekerja saja biar Amira nenek yang menjaganya " ucap Nenek senang... namun Erlan nampak keberatan... ia memang sangat menyanyangi Sandra

__ADS_1


" Kamu tega meninggalkan papah San ??"protes Erlan... Sandra tersenyum sambil menatap papanya


" Pah... Sandra kan sudah dewasa, masa terus terusan di ketek papah... lagian papah kalau kangen kan tinggal ke mari sama mamah, sekalian liatin nenek... iya kan mah !!" Jawab Sandra bijak


" Tapi kalau papah mau ninggalin kartunya buat Sandra boleh lah ha ha ha , udah Sandra mau bobo ... malam muahhhh " pamitnya setelah mencium pipi Erlan... mata Erlan berkaca menatap Sandra yang menghilang naik ke lantai atas....


" Begitulah Erlan... jika kita sudah tua, satu persatu anak kita akan pergi mancari dunianya sendiri... lihatlah ibu punya 2 anak... semuanya tidak berada di Jepang. Jika Sandra mau tinggal disini menemaniku... Alhamdulillah " ucap Siti membuat Erlan terdiam, ia ingat dulu Sakura sudah meninggalkan Jepang saat berusia 20 tahun... ia lari karena tak mau di jodohkan , Sakura melamar bekerja di perusahaannya awalnya sebagai staff dapur dan memasak makanan untuknya setiap hari, dari masakan Sakura yang enak membuat Erlan muda penasaran siapa yang membuatnya hingga ia memanggil nya untuk berterimakasih.


Ternyata wanita yang memasak untuknya sangatlah cantik hingga ia jatuh cinta pada pandangan pertama. Dulu ia sangat lah playboy... bagaimana tidak... muda kaya dan tampan, banyak wanita merebutkannya... namun pesona Sakura berhasil membuatnya insaf sampai sekarang. Jangan di kita Sakura yang mengejarnya... malah ia yang mengejar-ngejar Sakura.


" Maaf kan keegoisanku Bu.. aku sangat menyanyangi Sakura dan Sandra berat rasanya jika harus berpisah, bukan berarti aku tidak menyanyangi Samudra ... anak lelaki memang harus mandiri " ucap Erlan sambil menunduk sedih.. Sakura berpindah tempat duduk di sebelah suaminya itu


" Benar kata Sandra pah... dia sudah dewasa tak bisa terus-terusan di ketek orang tuanya, biarkan saja ia menata hidupnya ... kalau kita kangen kan kita tinggal ke mari saja... toh Sandra tak kemana-mana " hibur Sakura... berlahan Erlanpun mengangguk mereka lalu kembali ke kamar masing-masing.


🌸🌸🌸🌸


Pagi menjelang sudah waktunya sarapan... Tawa ceria Amira memenuhi ruang makan, ia bermain dengan Ringgo yang sudah siap dengan pakaian kerjanya


" Papa kok kelja teyus sih !! " protesnya membuat Erlan tertawa.. mengingat dulu Sandra juga selalu protes jika ia pergi kerja


" Ya.. orang dewasa harus kerja , kalau ngak nanti ngak punya uang... nanti Amira mau mimi susu ngak bisa karena ngak punya uang, kalo papa kerja Amira yang pintar ya di rumah... okay " sahut Ringgo


" Ada kesulitan di kantor Go ??" tanya Samudra yang baru datang dengan Melody


" Tidak tuan "


" Bagus... kurasa kau cocok mengurus perusahaan kakek. San mau ikut ngak ... besok kami mau ke Dotonbori...kita menginap semalam " tanya Samudra


" Tumben ngajak-ngajak... biasanya ngak mau feket ama adeknya " sindir Sandra


" Dasar ngambekan... tuh Melody di sana maunya shopping sama kamu aja katanya lebih asik , mau ngak... ntar ku traktir semua belanjaan mu !!"


Ting... sebuah pesan masuk di hp Sandra


" Ikutt non... bawa Amira jadi alasan papa Gogo ikut juga 😁😁😁, mau unboxing kan " ternyata chat dari Anton... Sandra terdiam...


" Betul juga di Anton he he 🀀🀀" pikir Sandra


" Okay.... tau aja Sandra paling ngak bisa nolak shopping he he, tapi Amira ikut ya ... kan nginap " alasan Sandra

__ADS_1


" No problem... " sahut Sam senang karena bisa mengabulkan keinginan istrinya yang kepengen shopping bareng Sandra


" Amira... besok kita jalan-jalan ke surga shopping !!" ucap Sandra pada Amira


" Papa Gogo itut kan mami ??" tanyanya sebelum menjawab pertanyaan Maminya...


" Amira tanya saja sama om Sam !!" sorong Sandra


" Papa Gogo itut ya.... om Cam !!" pintanya sambil memainkan jemarinya


" Kan papa Gogo kerja ...!!" sahut Samudra


" Besok kan weeked kak... " celetuk Sandra


" Ya sudah... kalau begitu Ringgo dan Anton ikut, Moe ... kau istirahat saja di sini menemani nenek dan mamah papah !!" titah Samudra


" Baik tuan " sahut Moe


Membuat Sandra meloncat dalam hati...


" Yesss unboxing.... unboxing he he he 🀀🀀🀀"


" Amira... mami mau pergi spa... Amira sama opa aja ya ...!!" ucap Sandra bersemangat... ia harus tampil prima luar dalam dooong 😁😁😁


" Kak Sandra ...ikut dong kalau mau spa " pinta Melody


" Ayo.... kak mana kartunya... !!" todong Sandra pada Samudra...tanpa suara Samudra mengeluarkan kartunya dan memberikannya pada istrinya


" Sekarang aku sudah punya istri... hanya istriku yang boleh mengeseknya " ucapnya lalu mencium pipi Melody


" Cihhh dasar raja lebai, ayo Mel... kita bersenang-senang hari ini... bye bye semua " ucap Sandra lalu membawa Melody bersamanya... dengan sorotan matanya Samudra memerintahkan Moe dan Anton untuk mengawal keduanya... permata hati klan Erlan.


Omo-omo-omo....


Ada yang mau siap-siap unboxing perjaka ting-ting nih... bisa ngak yah ?? πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ jamud- jamud... sudah ngak tahan kayaknya nih....


See you next eps


Jangan lupa untuk like komen dan vote ya

__ADS_1


__ADS_2