
Sementara itu di Kamar Samudra , Samudra meminta Melody duduk di pangkuannya dengan alasan kangen karena beberapa jam terpisah... lebai ngak tuh... 😂😂
" Ayang nanti jangan bilang sama karyawan lain kalau kita sudah nikah ya, rahasiain dulu sampai hari h ya " pinta Melody
" Mereka tau juga ngak papa sayang... sudah dekat gini harinya juga, kenapa.. malu punya suami duda
?? atau kau punya gebetan di kantor?? " tanya Samudra sambil melotot
" Iss ayang pikirannya kok kayak gitu... Mel cuman ngak mau mereka heboh ntar "
" Beneran cuman itu?? "
" Iya ayang..... " Samudra tersenyum senang... tangannya sedari tadi melingkar tak bergerak di pinggang Melody seolah takut Melody akan menghilang jika ia melepaskan tangannya
" Ingat selalu sayang.. sekarang kau adalah jantungku, kau yang membuat aku bersemangat menjalani hidup ini.. jangan rampas itu dengan berhianat ataupun meninggalkan aku... ya Sayang , aku bisa mati " ucapnya sambil menatap wajah Melody
Melody kaget mendengarnya... Sebegitu berharganya kah dirinya di mata suaminya itu
" Ayang kok ngomong gitu... sungguh Mel ngak pernah ada niatan untuk selingkuh ataupun pergi meninggalkan ayang, Mel juga..... " ucapannya terhenti.. sambil mengigit bibir bawahnya
" Juga... kenapa?? Jangan di gantung dong sayang?? " tanya Sam penasaran
" Mel juga... sudah Jatuh cinta sama Ay " ucapnya sambil tertunduk malu.. tak percaya rasanya bibirnya bisa mengucapkan kata itu... dengan senyum lebarnya Samudra menaikkan wajah Melody dengan telunjuknya
" I love you more.... " bisiknya sebelum menarik tengkuk Melody dan menciumnya mesra... bahagianya hatinya mendengar pengakuan dari istrinya itu, rasanya ia bagai terbang di awan kini
Tok.. tok.. tok...
" Tuan muda... nyonya muda... tamu anda sudah datang!! " terdengar suara Ester membuat keduanya terpaksa menghentikan kegiatannya mereka.. 🙄🙄
" Menganggu saja.. lagi asik-asiknya juga " keluh Samudra, Melody langsung turun dari pangkuan suaminya dan memperbaiki lipstiknya yang sudah menghilang, keduanya lalu turun ke ruang makan.
Di ruang makan....
" Ester cepat panggil Sam dan istrinya.. ini karyawannya semua sudah lapar!! " titah Nana lantang membuat kaget semua yang mendengarnya
Klenteng.... bunyi sendok Jatuh...
Uhuk.. uhuk.... terdengar Ada yang keselek, entah keselek sendok apa keselek garpu...😂😂
" A... apa..?? tuan sudah punya istri?? kok kita ngak tau?? " ceplos Kartika begitu saja tak bisa di rem
" Kalian tidak tau Sam sudah menikah atau tidak tau dengan istrinya Sam ?? " tanya Nana balik
" Dua duanya nyonya... " jawab Kartika mantap
__ADS_1
" Hemm Aneh... istrinya datang kan bersama Sam dari Jakarta, masa kalian tak mengenalnya ?? "
" Memangnya siapa namanya nyonya?? " sambung kepala bagian
" Namanya.... "
" Selamat malam semua... bagaimana jalan2 kalian?? " sapa Samudra yang baru sampai... semua langsung berdiri dan memberi hormat pada bos mereka itu
" Sudah tak usah begitu resmi... silahkan lanjutkan makan kalian " ucap Samudra dan menarikkan kursi untuk Melody
" Hai Mell.... Wah tambah cantik aja kamu!! " sapa Kartika melihat Melody dengan gaun barunya
" Ahh... mba bisa aja..Mel jadi Malu " jawab Melody dengan wajah memerah
" Nah tuh kalian kenalkan sama istrinya Sam...Mel masa mereka bilang ngak kenal denganmu?? " cerocos Nana
" Apa...?? maksud nyonya istrinya tuan itu si Me.. Me..Melody... ?? " tanya Kartika balik ..😱😱 mata semua karyawan Samudra melotot tak percaya...Samudra diam saja.. sedangkan Melody melepak jidatnya
" Owh... Nana mengapa dibocor kan rahasianya ðŸ˜ðŸ˜ " cicit Melody
" Rahasia...?? apanya yang rahasia Sayang?? " tanya Nana tanpa dosa
" Baiklah semua... Karena sudah terbongkar.. sebaiknya saya umumkan saja sekalian. Saya sudah menikah dengan Melody sebelum ke sini jadi Melody sekarang adalah nyonya Samudra alias nyonya kalian semua... perlakukan dia sebagaimana kalian memperlakukan aku... paham!! " ucap Samudra dengan tegas
" Paham tuan...!! " jawab semuanya Walaupun masih takjub dengan berita yang baru mereka dengar ini. Melody memandang ke arah Joko dan Kartika sambil tersenyum Kecil... keduanya lalu mengangguk hormat pada Melody
" Sumpah demi apapun Mel... mbak kaget banget, kok bisa kamu.... "
" Ehem-ehem... silahkan makan dulu, Nanti aja ngerumpinya!! " tegur Nana, semua lalu makan dengan tenang walau sebenarnya begitu banyak yang Ingin mereka tanyakan.
Selesai dinner... mereka di ajak bersantai di taman... Nana sudah menyiapkan banyak camilan untuk mereka bahkan ada jagung dan sosis jika ada yang mau membakarnya untuk camilan .
" Jadi pernikahan kalian ini sungguh2 rahasia?? why " tanya Nana
" Karena seharusnya kami menikahnya bulan depan, entahlah mengapa Ay... maksud Mel tuan memajukan tanggalnya " jawab Melody
" Ya ya ya... sepertinya suamimu sudah tak sabar belah duren ha ha ha " Nana tertawa geli diikuti para pegawai
Saat Samudra asik berbincang dengan para kepala bagian, Kartika menarik Melody ke pojokan
" Mel kok bisa sih... kamu nikah ama tuan Samudra?? siapa yang naksir duluan... kamu apa tuan ?? " selidik Kartika
" Ngak tau... tuan main Lamar aja ama bapak, semula bapak dan Mel sepakat...kami akan menolak lamaran tuan, tapi entah kenapa tiba-tiba bapak berubah trus tiba2 Mel juga langsung nikah " jelasnya
" Kamu kok nurut aja.. protes dong kalo kamu ngak mau!! "!
__ADS_1
" Mel ngak bisa nolak bapak... kalau bapak ibu setuju Mel ya hanya bisa ngikut aja mba " jawabnya
" Ya sudah Mel.. anggap saja kamu dapat durian runtuh walaupun durian nya kematengan ha ha ha... trus kamunya sudah belah duren belum?? " Kartika terus saja dengan kekepoannya, Melody hanya mengangguk malu
" Di mana.. di sini ?? " kembali Melody hanya bisa mengangguk
" Enak apa sakit...?? "
" Emmm harus ya di jawab mba? " Kartika mengangguk dengan cepat
" Sakit-sakit enak " jawab Melody seadanya
" Bha ha ha hi hi hi ha Allah... bisa juga anak baru kencur bilang enak 😆😆😅😅 " Kartika tergelak membuat Mel mencubitnya kesal
" Pelan-pelan aja atuh mba ketawanya, maluuu" protes Melosy
" He he maaf... habisnya mba bener2 ngak nyangka... yang ngomong duluan malah Joko.. hebat juga si Joko mah "
" Memangnya Pak Joko ngomong apaan Mba? " tanya Melody penasaran
" Dia bilang..... Melody itu cocok ya kalo jadi pacarnya tuan... gitu Mel "
" Trus Mba bilang apa? "
" Aku bilang sih... ya rugi lah kalau Mel jadi pacarnya tuan... Mel lho masih unyu-unyu plus ting-ting, sedangkan tuan mah dah kaleng-kaleng he he " bisik Kartika
" Kaleng-kaleng? apa maksudnya mba? " tanya Melody tak mengerti
" Udah ngak papa.. mba cuman bercanda kok, yang jelas selamat ya cantik... aku sedang banget punya teman istri nya tuan bos.. he he " ucap Kartika tulus
" Makasih ya mba... mba sama Pak Joko jangan berubah ya terhadap Mel... bersikap seperti biasa aja " pinta Melody lagi
" Ok.. OK.. OK.. no problem, Tapi itu kalau kita berdua atau bertiga aja sama Joko, kalau di depan orang banyak ngak bisa Mel..kamu harus jaga juga wibawa tuan Samudra ..ya..." jawab Kartika
" Ok mba... "
" Oh ya Mel... saat kamu dengan suamimu wik-wik sudah pernah di atas belum?? " tanya Kartika nyablak aja membuat mulut Melody ternganga
" Apa sih maksud mba.. di atas..?? di atap.. Emang bisa begituan di atap?? ngak takut Jatuh mba?? " sambut Melody ngak nyambung ya sis.... 😂😂😂😂
Kartika hanya bisa melepak jidat jenongnya mendengar jawaban Melody...
Jiahhh Kartika mah.. bocah di tanya... 😂😂😂 pusing sendiri kan
See you next eps
__ADS_1
Jangan lupa like komen dan vote