
Cerita kita flashback beberapa Minggu ya...
Setelah seminggu berada di Jakarta, Sandra cs pun kembali ke Jepang. Selama di Jepang Sandra dan Ringgo tidak tinggal dengan neneknya. Mereka tinggal di sebuah rumah yang di belikan oleh Erlan sebagai hadiah pernikahan keduanya.
Jika keduanya pergi bekerja ... Amira baru di titip di rumah nenek karena di sana tinggal Moe dengan istrinya. Sedangkan ibu angkat Ringgo tinggal bersama Ringgo.
Di kantor tak ada pekerja wanita yang berani menyapa apalagi memandang Ringgo karena takut dengan perangai Sandra yang langsung saja blak-blakan menegur jika ia merasa cemburu. Ringgo tak keberatan dengan hal itu... bagi Ringgo di cemburui oleh Sandra adalah sebuah anugrah karena artinya Sandra begitu mencintainya 🥰🥰.
Malam hari di rumah keduanya.....
" Mami... papa... Aira cekarang bobo cama nenek aja ya !!" pamitnya berdiri dari ranjang dan membawa boneka kesayangannya
" Lho kok gitu ??" tanya Ringgo
" kata om cam...bial papa cama mami bica bikin adek...he he !!" jawabnya polos
" Jadi mau adek nih... yakin ?? kemaren ngak mau ??" tanya Sandra
" Aiya mau mi.... 2 ya !!" pesannya sambil menunjukkan 2 jarinya ke arah maminya
" Banyak amat ... satu aja dulu ya Amira " sahut Sandra horor membayangkan mengandung anak kembar dan melahirkannya 😱😱
" No no... Aiya maunya 2 ...😤😤 ya papa 2 ya !!" pintanya di pelukan Ringgo
" Ya ...ok..papa bikinkan 2, ya sudah papa antar kekamar nenek ya ... yakin mau tidur di kamar nenek ??" tanya Ringgo lagi ... Amira mengangguk dengan yakin
" Akin...akin...akin...!!" sahutnya macam Ipin Upin dah 🤣🤣
Selesai mengantar Amira ... Ringgo kembali ke kamar,terlihat Sandra sudah siap dengan lingerie hitam bunga-bunga yang langsung saja membuat dada Ringgo berdesir dan tornadonya berdenyut
" Mengapa semakin hari kau semakin sexy sayang ??" bisiknya sambil membuka pakaiannya dan melemparnya ke sembarang arah... Sandra tersenyum senang setiap kali Ringgo memujanya seperti itu
" Iya dong... istrinya Abang 🥰🥰" sahutnya lagi
Ringgo langsung mengukung Sandra... diciuminya seluruh permukaan tubuh Sandra dengan penuh nafsu... entah mungkin karena sedang masa nya... mereka melakukannya hampir setiap hari namun tak ada kata bosan sama sekali, apalagi Sandra begitu pintar menguasai beragam gaya 🤭🤭 tambah membuat Ringgo kepengen terus dan terus 😁😁
Selesai berolahraga malam... keduanya berebah sambil menonton tv...
" Go.. kita liburan yuk barang 4-5 hari biar konsen buat dedek bayinya !!" ajak Sandra
" Amira gimana... di bawakan ??" tanya Ringgo
" Ya enggaklah.. gimana mau buat sering-sering kalo Amira ikut "
" Kasihan dong kalau di tinggal, nanti kalau nyariin kita gimana ??" protes Ringgo yang memang sungguh sangat menyanyangi Amira
" Nanti besok kita tanya sama-sama Amira mau ikutan apa ngak " sahut Sandra dan mulai mengantuk
" Ngomong-ngomong kita kemana nanti ??" tanya Ringgo
__ADS_1
" Ke Singapura yuk Sayang, aku kangen pengen belanja sekalian he he !!" jawab Sandra cepat
" Sepertinya rencana making baby-nya cuman modus ini... ha ha ha " tebak Ringgo..membuat Sandra ikut terkekeh
" Sambil menyelam minum air kan ngak papa....abangku Ringgo sayang, mana tau nanti langsung jadi kalo hatiku bahagia nya pake kebangetan 😁😁" ucapnya lalu merebahkan kepalanya di dada bidang Ringgo
Keesokan harinya....
" Amira... papa sama mami mau liburan buat adek bayi ke Singapura... Amira mau ikut apa tidak ??" tanya Sandra... Amira terdiam... ia mengigit telunjuknya tanda sedang berfikir... matanya bahkan sampai berputar-putar membuat Ringgo terkekeh geli melihatnya
" Gimana...?? sudah memutuskan anak mami cantik ??" tanya Sandra lagi
" Kalian mau kemana ??" tanya ibu Ringgo
" Mau ke Singapura Bu !!" jawab Sandra
" Aiya ngak itut... Aiya cama nenek bobo tempat uyut aja ya .....Aiya mau main cama opa Moe !!" sahutnya kemudian
" Yang benar sayang...?? papa sama mami perginya 5 hari lho !!" tanya Ringgo kaget
" Ya papa... ngak apa-apa, Aiya kan pintal he he " sahutnya lagi
Ringgo langsung memangku Amira dan menciumnya... Jika Amira pintar mau saja tinggal, apakah dia bisa tak merindukan Amira ??
" Ikut saja ya..!!" ucap Ringgo.. Sandra diam saja mengawasi perbincangan keduanya
" Baiklah... papa janji...papa bikinkan 2 adek buat Amira ..ok !!" janji Ringgo
" Isss ... Abang, Sandra ngak mau kalo 2.....😭😭" protes Sandra
" Sudah... kalian itu... nanti mau di kasih 2.atau satu ngak masalah yang penting ibu dan bayinya sehat, kan ada ibu... ibu pasti akan membantu merawat adiknya Amira, iya kan Amira ??"
" Iya nek... mami engeng nek... angis teyus !!" olok Amira
" Iya... pintanya juga Amira ngak pernah nangis ...anak papa memang the best...!!" ucap Ringgo lalu memutar-mutar Amira di udara membuat keduanya tertawa senang
" Hufff Sandra bingung Bu.. Amira itu anak Sandra apa anak bang Ringgo sih... kompak banget mereka berdua " celetuk Sandra rada cemburu
" Bersyukur lah San ... Amira mendapat bapak tiri yang begitu menyanyanginya, tidak seperti Ringgo kecil dulu...Suami ibu dulu sering memukuli Ringgo ... " cerita ibu
" Lho kok bisa Bu ??"
" Dulu setelah menikah selama 10 tahun kami belum juga di karuniai keturunan, saat melaut suami ibu menyelamatkan seorang bayi kecil yang terapung di atas sebuah papan... entah dari mana bayi itu berasal. Kami pun memutuskan untuk merawatnya tanpa melaporkannya ke polisi yah anggap saja keegoisan kami..Namun lama kelamaan suami ibu mulai suka minum karena diolok tetangga dan akhirnya jadi suka memukuli ibu jika tak enak hati" cerita ibu sedih
" Lalu ...??"
" Bertahun lamanya Ringgo kecil mulai tumbuh dan ia sering melindungi ibu jika suami ibu marah .. seringkali ia menjadi samsak agar ibu tidak babak belur... kasihan sekali dia hik hik " papar ibu, Sandra segera mengambilkan tissu
" Seringkali ibu ingin mengembalikan Ringgo ke keluarganya ..namun mau ibu kembalikan kemana ?? mau lapor polisi ibu takut, bagaimana jika kami di tuntut karena dulu tak melaporkan saat menemukannya. Ringgo juga rajin ke laut untuk mencari uang tambahan jika libur sekolah... ia selalu bercita-cita akan membawa ibu pergi jauh jika ia sudah mapan. Makanya saat ia menyelamatkan tuan Moe di laut dan tuan Moe mengajaknya bekerja padanya....Ringgo langsung mau, apalagi tuan Moe berjanji akan meneruskan sekolahnya dan selanjutnya kau tau sendiri nak " ucap ibu mengakhiri kisah sedih mereka
__ADS_1
" Terus... suami ibu di mana sekarang ??" tanya Sandra
" Entahlah nak, terakhir kali ....waktu itu ibu sedang di pukuli karena ia mabuk, tiba-tiba setelah 6 bulan di kota Ringgo datang dan langsung membawa ibu ke Jakarta. Ringgo melarang ibu menghubungi bapak sampai sekarang, entah bagaimana sudah nasipnya apakah masih hidup atau tidak.. Ringgo tak bisa memaafkan suami ibu karena perlakuannya lah ibu sekarang jalannya pincang " Sandra memeluk mertuanya sambil terisak
" Sabar ya Bu... yang penting ibu sekarang sudah aman dan bahagia di sini bersama kami " ucap Sandra
" Ringgo adalah anak yang sangat baik... sabar dan penyayang nak, ia hanya kurang kasih sayang semenjak kecil... maka ibu mohon dengan sangat nak Sandra selalu menyanyangi Ringgo ya ..kasihan dia sudah sering menderita " pinta ibu sambil kembali terisak
" Iya Bu... jangan khawatir... Sandra dan Amira akan selalu menyayangi bang Ringgo dan juga ibu...🥰🥰" janji Sandra
" Ada apa ini kalian berpelukan ngak ngajak-ngajak?? " sapa Ringgo begitu kembali
" Habis abang sih meluk Amira mulu... istri di cuekin, ya udah Sandra peluk ibu aja " jawab Sandra rupa-rupa ngambek, Ringgo pun duduk di sebelah Sandra
" Memangnya kurang pelukannya semalam ??" bisik Ringgo
" Iya... masih, abang harus peluk Sandra seumur hidup abang " ucapnya sambil merapat ke pelukan Ringgo
" Mamiiii.... angan peyuk peyuk, ini papanya Aiya !!😤😤" tiba-tiba Amira datang dan duduk di perut Ringgo
" Hemmm kalo Amira sudah datang gitu deh... papanya di monopoli, Amira kita sayangin papa sama-sama ya !!" rayu Sandra
" No no no... papa cayang Aiya aja !!"
" Gimana mau jadi adeknya Amira kalau mami ngak boleh sayangin papa " keluh Sandra....Amira terdiam kembali otak kecilnya berfikir rupanya....
" Ya udah... kita cayangin papa cama-cama hehe. ..." ucapnya lalu berebah di dada Ringgo sedangkan Sandra bersender di lengan Ringgo. Inilah moment yang paling di sukai Ringgo, kedua belahan hatinya memeluknya bersama-sama ❤️❤️❤️
Ibu memperhatikan sambil tersenyum senang, akhirnya anak kesayangannya bisa mempunyai keluarga kecil yang bahagia. Walaupun ia hanya ibu angkat namun ia sangat mencintai Ringgo seperti anaknya sendiri.
Sebenarnya ibu tau bagaimana keadaan suaminya kini. Ia rutin menelfon sahabatnya di kampung. Suaminya kini sedang sakit....jauh di dalam hati ia ingin pulang merawat suaminya itu namun Ringgo pasti tak akan mengizinkan, karena Ringgo tak mau ia terluka lagi.
Hari yang ditunggupun tiba, Ringgo dan Sandra pun mengantar Amira dan ibunya ke rumah nenek Sandra.
Moe senang sekali melihat Ringgo begitu bahagia kini
" Pergilah dengan tenang, kami semua akan menjaga Amira... Amira akan baik-baik saja !!" ucap Moe sambil mengendong Amira
" Terimakasih pa...Amira mau oleh-oleh apa sayang ??" tanya Ringgo
" Aiya mau adek ...2 ya pa !!" ucapnya begitu serius membuat semua tertawa geli
" Amira...Amira emangnya adek itu kaya boneka... tinggal di ambil di pajangan toko 😂😂😂" celetuk Sandra
Okay see you next eps
Bagaimanakah bulan madu kedua mereka di Singapura ??
Semoga baik-baik aja ya guesss 😁😁
__ADS_1