Melodi I Love You

Melodi I Love You
76. Melayang bersamamu


__ADS_3

Hai hai sista.. cukup lama outhor tak menyapa kalian... banyak yang pengen Sam dan Mel cepat jadian and menikah ya, tapi mereka baru bertemu beberapa bulan jadi jika secepat itu alurnya nanti tidak seperti realita yang ada ya sis, apa lagi dengan backgrown Sam yang trauma dengan pernikahan ... so sabar saja, semua ada saatnya.


Terimakasih juga atas semua dukungan kalian.. baik berupa like, komen, poin, koin, hadiah apalagi Vote nya untuk karya terbaruku ini, seneng hari ini level Melodi naik... 🤗🤗


Love love sekebon raya buat kalian semua... 😍😍😘😘😘


🦄🦄🦄🦄


" Kamu kok rasis banget si Wet, mentang-mentang mataku rada sipit kamu bilang cuman segede daun kelor... Jahara kamu... " komen Melody


" Ya amplop Mel... jadi aku panjang lebar tadi yang nyangkut cuman daun kelornya doang... astagfirullah, ya Allah ampuni dosa hambamu ini... ni anak waktu kecil kebanyakan makan mie instan kale... jadi otaknya merengkel gitu... 😭😭😭 " si Dawet dah pusing liat teman nya yang satu ini.


" Wet.... aku ngerti maksudmu, tapi aku ini bukan selera tuan Samudra, tuan lho seleranya wanita dewasa nan sexy...lah aku ini sudah kecil.. mucil..hidup lagi ha ha ha " jawab Melody tertawa miris


" Ya elah Dol... kamu itu ngak pd amat , body kamu itu sudah sexy cuman kamu tutupin ama baju sama rok yang kepanjangan gini.. coba pake rok yang 10 cm di atas lutut, trus bajunya ketat nan terawang. Jalanmu lenggak lenggok kayak lagi run away... pake lipstik merah kek.. ungu kek jangan lipgloss mulu dari zaman alif, pasti bos mu klepek2 " bisik Dawet begitu semangat


" jiahh Wed... itu mau kerja apa mau jualan paha, Sorry ya aku masih sayang sama nyawaku.. kalau bapak ibu lihat aku begitu... habis Mel di jadikan sate. Lagian Mel ngak boleh pacaran sama bapak ibu " ucapnya lagi


" Mel.. Mel.. Itukan nasehat mulai kamu masuk smp sampai smu, nah Inikan kamu sudah kerja.. ngak berlaku lagi. Nikmatilah hidup di depanmu Mel.. coba kau rasakan betapa nikmatnya jika bosmu menyentuhmu.. memelukmu dengan tangannya yang kekar itu .... lalu menciummu... Ow Ow Ow merinding deh " dengan lincahnya Dawet mempengaruhi si Cendol


Si cendol ternganga saja.... melihat Dawet yang kayak orang ayan gitu


" Wet kamu itu teman apa setan sih, ngajarin aku yang nggak2 " tegur Melody....


" Astoge... melon.. melon.. kapan sih kamu ngerti aku tuh lagi membuatmu bisa membayangkan nikmat dunia... ya amplop... nyerah dah...akika ngak kuat hadapin Melon kayak kamu " omel Dawet lagi


" Kok jadi Melon sih.. apaan? "


" Melon... Melody oon... itu dah kamu 😡😡" jawab Dawet sewot


" Permisi.. maaf menganggu, nona di panggil tuan sebentar " ucap Moe dengan sopan


" Sebentar ya Wed aku ke sana dulu.. kamu makan aja dulu ya " ucap Melody lalu mendatangi meja Samudra


" Ya tuan.. ada yang bisa Mel kerjakan? " tanyanya begitu sampai


" Kemari... ini ada beberapa desain Villa untuk tanah yang tadi kubeli, menurutmu mana yang bagus... kau pilihkan satu untukku yang menurutmu paling bagus " pinta Samudra


Melody mengamati beberapa desain Villa di depannya... ia asik menelisik sampai mengigit jarinya tanpa sadar, sedangkan Samudra memandanginya.


" 2 ini bagus tuan... tapi Mel bingung yang tuan sukai yang mana? " ucapnya sambil memperlihatkan ke dua desain pada Samudra... Samudra mendekat, tangannya tanpa sadar merangkul pinggang Melody ...mereka berdua mengamati desain itu bersama-sama dah macam sepasang kekasih tanpa mereka sadari


" Bagaimana kalau kita pilih yang ini saja, ini kolam renangnya berada di dalam ruangan... jadi kamu kalau mau berenang ngak usah khawatir ngak ada yang bakalan ngintip.. iya kan " ucap Samudra

__ADS_1


" Lha kok mikirin Melody tuan... yang penting itu tuan suka.. kan ini villa tuan " ucap Melody


" Ya kamu kan aspriku... pasti kamu nanti sering juga lah nginap di situ "


" Ya sudah terserah tuan saja... "


" Nah sekarang kamu pilih nuansa catnya mau yang mana.... " lanjut Samudra.. memperlihatkan hasil desain yang sudah di beri warna


" Kok Mel sih yang pilih.. nanti ngak sesuai selera bos " ucapnya takut


" Begini saja.. kau pilih saja yang kau sukai, nanti aku yang memutuskan.. Gimana.. kepalaku pusing kamu bantu saja " pinta Samudra... Melody pun mengangguk, ia pun memilih warna yang di anggapnya paling bagus


" Nah sekarang pilih furniture nya... " titahnya lagi... Melody pun memilihnya dengan seksama


" Sudah tuan... " ucapnya... Samudra lalu mengumpulkan semua pilihan Melody tanpa melihatnya ia langsung menyerahkannya pada tamunya


" Ini pilihannya... silahkan kalian kerjakan, masalah biaya dan negosiasinya nanti kalian hubungi saja Ryan " ucapnya lagi. Tamu Samudra kemudian pulang. Samudra mengajak Melody juga pulang ke Jakarta, mau tak mau Cendol Dawet pun harus berpisah.


" Mel ingat ya... kekepin terus tuh bos, awas kalau sampe lepas kucekek kamu " pesan si Dawet


" Ihh apaan sih Wet... " balas Melody , keduanya keluar dari cafe dengan kendaraan masing-masing.


" Apa sih yang kalian perbincangkan tadi.. kok sepertinya seru banget? " selidik Samudra


" Ngak papa tuan... kata Dawet tuan itu cakep banget " jawabnya apa adanya


" Kok samaan...?? " cicitnya


" Maksudnya apa.., samaan apa? "


" Dawet juga ngomong begitu... masa sih Mel oon... si dawet sampe manggilnya Melon tadi " ucap Melody lagi


" Ya udah sini, makanya kalo ngak mau di bilang oon.. kekepin gih " ucap Samudra sambil membuka lebar kedua tangannya


" Ngak....terimakasih, biar aja jadi Melon...dasar modus.." tolak Melody membuat Moe tertawa tanpa bisa di rem dari kursi depan


Baru kali ini bos nya itu di tolak ... dimana-mana mah tuannya itu selalu di sosor oleh wanita, nona Melody memang berbeda ...😅😅😅


" Tuan.. beneran kita langsung pulang nih? " tanya Melody yang sebenarnya ngak iklas... ia masih ingin jalan-jalan di kota itu


" Tidak... aku akan mengajakmu ke suatu tempat, inilah alasan nya aku menyukai Bandung dan sering ke mari... " jawab Samudra


" Apa itu tuan? " tanya Melody

__ADS_1


" Kau lihat saja nanti..... " jawabnya


Mobil melaju ke daerah Cihampelas, mereka memasuki tempat wisata yang menyediakan fasilitas paralayang.


" Ayo... melayang bersamaku, aku sudah mahir jadi kita ngak usah lagi Pake instruktur... " ajaknya


Samudra menyewa paralayang untuk mereka dan bersiap terbang berdua dengan Melody...


" Tuan beneran ini aman....? Mel takut nanti pas sampe atas Mel jatuh, Gimana.. mati dong Mel " tanyanya takut


" Kalo kamu takut, nanti aku peluk dari belakang... Ok... rasakan sensasinya Mel, kamu pasti senang...kalau takut nanti tutup aja dulu matamu " titahnya


Tak lama Samudra pun memulai aksinya.....


" Aaaaaaaaa...... " teriak Melody sambil menutup matanya saat merasa kakinya sudah tak menyentuh tanah... ahh rasanya jadi pengen ngompol.. 😅😅


" Mel... sekarang buka matamu... lihatlah betapa indahnya di bawah sana " bisik Samudra...setelah paralayang sudah stabil... ia melepas tangannya sejenak dan memeluk Melody dari belakang untuk menenangkannya....


Berlahan Melody membuka matanya... dan wow.. betapa indah pemandangan di bawah sana


" Masya Allah... indah sekali tuan " ucap Melody senang


" Apa kubilang... kamu pasti suka, sini tanganmu ku hangatkan sebentar " ucap Samudra... Samudra mengenggam dan meremas sesaat tangan Melody agar tak terlalu kaku, ia tau saat ini pasti tangan Melody serasa membeku begitupun bibirnya


Bibir.... 🤔🤔🙄 jadi ada ide.. 😅😅


Keduanya terbang berkeliling beberapa saat...


" Aku senang Mel bisa menikmati indahnya permandangan ini dan melayang bersamamu, bagaimana denganmu suka tidak? " tanya Samudra


" Mel suka... tapi bibir Mel kok seperti membeku " jawabnya terbata


" Bisakah kau menengok ke arahku?? " tanya Samudra...


" Bisa tuan... kenapa? " tanyanya


" Kalau bisa.. menengoklah kemari.. aku akan mengobati bibirmu yang beku " jawab Samudra


Melody kemudian menengok sebisanya menghadap Samudra...


" Mana oba......"


" Cupppp " Samudra mencium bibir Melody di ketinggian 2000 meter di atas permukaan tanah.... dan rasanya superrrr sekali, Entah mengapa Melody membalas ciuman tersebut..rasa dingin yang menerpanya berubah setelah aliran listrik mengalir akibat persentuhan mereka, rasa hangat mengalir ke seluruh pembuluh darah Melody... Melody menutup matanya menikmati gelombang panas yang menerpa seluruh tubuhnya kini, bibirnya turut bergerak mencari kenikmatan..... membuat keduanya benar-benar melayang kini....

__ADS_1


Sekian dan terimakasih


Lanjut besok yo....


__ADS_2