Melodi I Love You

Melodi I Love You
198. Loss doll


__ADS_3

Edisi sengklekkkk lek lek... so bagi kalian yang masih unyu-unyu ... terlarang ya membaca eps ini... harap sadar diri dan hempaskan eps ini dari bacaan kalian hari ini πŸ™πŸ™πŸ€­πŸ€­


🌡🌡🌡🌡


Selagi di kamar soang hanya terdengar hembusan nafas si soang yang harus menahan hasrat nya kembali....


Di kamar Sandra.... Sandra sedang mengoleskan handbody ke seluruh tubuhnya tak lupa parfum andalannya di semprotkan di titik-titik lekuk tubuhnya...


Sekali lagi Sandra berkaca memperhatikan tubuhnya dari atas sampai bawah


" You are beautiful !! " ucapnya pada dirinya sendiri, lalu duduk menunggu kode dari Anton yang berada di kamar sebelah.


🌷🌷🌷🌷


" Ngapain Go ??" tanya Anton yang baru kelar mandi


" Ini liatin foto Amira ama Sandra...bagus-bagus , aku mau simpan di laptop " jawab Ringgo yang sedang selonjoran di ranjang sambil memangku laptopnya


" Ok ... aku keluar dulu ya !!" pamit Anton


" Sudah malam juga mau kemana ?? jangan bilang kamu mau jajan ... ingat istri di rumah " tanya Ringgo melihat Anton berpakaian lengkap kembali


" Gua mau beli rokok doang.. sambil berjaga seperti biasa , sudah kamu tidur aja Go kayaknya kamu cape banget " sahut Anton lalu mengambil laptop dari pangkuan Ringgo


" Ya lumayan seharian mengendong Amira... rada pegel nih tangan, tapi its okay aku senang bisa menghabiskan hari dengan Amira " ucap Ringgo sambil memijat lengannya sendiri


" Sama Amira doang... sama maminya enggak hehe " olok Anton


" Apaan sih kamu ton , orkay tuh ngak selevel sama kita "


" Ah sudahlah Go... nikmati apa yang bisa kau nikmati ngak usah memandang ini itu.. emangnya ini masih zaman bahula apa. Ini coba kau minum saja vitaminku... supaya tubuhmu segar " ucap Anton memberikan sebutir pil dan segelas air putih


" Tumben baekk bener lo Ton, jadi curiga !!??"


" Eh Goo bentar lagi Lo kan bakalan jadi bos gue... wajar dong gue cari muka ha ha ha " jawab Anton sambil keluar dari kamar sambil tertawa setelah melihat Ringgo meminum pil yang di berinya.


Ringgo lalu berebah dan memejamkan matanya... tubuhnya terasa lelah memang hari ini namun hatinya sangat bahagia.


" Non.... sudah siap ... saya di depan pintu kamar anda " tulis Anton lalu mengirimnya ke hp Sandra, tak lama Sandra membuka pintu kamarnya


" Silahkan nona... selamat bersenang-senang " ucap Ringgo memberikan kartu kamar Ringgo


" Jaga Amira dengan baik Ton !! " pesan Sandra yang di angguki oleh Anton


Setelah mengesek kartu di pintu... pintupun terbuka, Sandra masuk tanpa suara dan mengunci kamar tersebut berlahan. Nampak Ringgo berebah sambil memejamkan matanya namun ia belumlah tidur


" Ngapain balik Ton... ada yang ketinggalan ??" tanya Ringgo tanpa membuka matanya, Sandra berjalan mendekat dan berdiri di kaki ranjang... ia diam saja sambil mengagumi tubuh Ringgo yang begitu sispack dan berotot

__ADS_1


Merasa tak mendapat jawaban dari Anton... Ringgo lalu membuka matanya sembari duduk ... ia terkaget-kaget melihat Sandra berdiri menatapnya.


" Sa... Sandra ?? apa yang kau lakukan di sini ? apa Amira menangis " tanyanya dengan gugup ... bagaimana tidak, Sandra terlihat begitu sexy dengan rambut di urai dan memakai baju mandi sutra yang diikat di pinggang hingga menampakkan seluruh lekuk tubuhnya yang begitu sexy.


" Tidak.. Amira sudah tidur, aku yang tak bisa tidur... makanya aku ke mari " ucapnya sambil tersenyum sexy


Glek.... terdengar Ringgo menelan salifanya, Sandra berjalan pelan selangkah demi selangkah mendekati Ringgo... semakin dekat wajah Ringgo semakin memucat... butir keringat mulai terlihat di keningnya, ia bingung apa yang harus di lakukannya


Sandra duduk di sisi ranjang sambil menyilang kan kakinya hingga terlihatlah kaki mulus putihnya hingga ke paha ... membuat Ringgo kembali menelan Salifanya berkali-kali


" Tidak... tidak... aku tak boleh melakukannya pada nona, Ringgo ikat otak dan tubuh hinamu dengan tiga lapis rantai besar ...jangan sampai berani menyentuh nona !!" titah hati Ringgo , otaknya pun mengikutinya dengan patuh.. Ringgo diam tak bergerak sedikitpun


" Go.... i miss you..." ucap Sandra


" Ti... tidak San..aku tak bisa melakukannya " sahut Ringgo


" Mengapa..?? karena aku janda ??"


" Tidak...."


" Karena aku lebih tua darimu??"


" Tidak...tidak..."


" Karena aku sudah punya anak ??" tanya Sandra lagi


" Lalu apa ??"


" karena kau terlalu berharga, dan tuan bisa membunuhku jika tuan tau aku berani menyentuhmu " sahut Ringgo


" Hanya segitu cintamu padaku Go.... sebatas takut pada kakakku ??" tanya Sandra lagi membuat Ringgo tersentak...


" Benarkah apa yang di katakan Sandra... hanya segitu rasa cintanya pada Sandra ??"


" Tidak San... aku sangat mencintaimu hingga takut kau terluka karena ku... pria hina yang tak tau diri ini , mengertilah San " jawab Ringgo sambil memegang kedua tangan Sandra , Sandra tersenyum simpul....


Benar apa yang di katakan oleh Anton.. Ringgo tak semudah itu mendahulukan nafsu di atas segalanya.....


" Baiklah Ringgo aku mengerti aku tak akan marah... aku akan bersabar.... tapi setidaknya aku masih bisa mendapatkan sebuah ciuman sebelum tidur kan !!" pinta Sandra sambil mendekat dan duduk di pangkuan Ringgo.


Ringgo memandangi wanita cantik di depannya itu...


" Taukah kau Sandra ... betapa ingin kedua tanganku saat ini meraih dan memelukmu... menciumi sampai puas dan memasukimu sampai kita kelelahan !!".cicit Ringgo dalam hati


Berlahan sebelah tangan Sandra melingkar di leher Ringgo dan sebelahnya membelai pipi Ringgo, ia mendekat dan mencium Ringgo dengan penuh kelembutan.....


Dreeettt drettt...drettt betapa tubuh Ringgo serasa kesetrum listrik ribuat Watt saat bibir mereka bersentuhan ....satu persatu rantai yang membelenggunya terlepas.....

__ADS_1


Ciuman yang semula sebelah pihak mulai berbalas berlahan... tangan yang terbelenggu itu sudah mulai meraba pinggang Sandra dan meremasnya membuat Sandra melenguh dalam ciuman mereka. Hawa panas menyelimuti keduanya kini ... ciuman lembut telah berubah menjadi lebih panas dan dalam. Namun Sandra dengan berat hati harus menghentikan kenikmatan itu, ia juga tak mau terkesan begitu murahan


Sandra menarik tali ikatan kain sutranya sebelum berdiri... dan saat ia berdiri...


ups...kain penutup tubuhnya yang terbuat dari sutra itu melorot terjatuh sampai ke lantai meninggalkan tubuh Sandra yang kini hanya terbungkus lingerie tipis berwarna hitam....berpadu indah dengan kulit putih bersinarnya🀭🀭


Mata Ringgo melotot seketika bahkan air liurnya terjun bebas tak bisa di rem melihat pemandangan memukau di depannya saat ini


" Ups... maaf Go " ucap Sandra lalu menunduk hendak mengambilnya, membuat Ringgo di suguhi pemandangan lain yang lebih lebih memukau lagi... ya sepasang pabrik yang sangat di kagumi Ringgo selama ini terpampang nyata di depannya


Astaga.... betapa Ringgo begitu ingin menyentuh dan mereguknya.😱😱😱


Sandra berdiri sambil memegang kain sutranya dan berbalik berlahan... kembali mata Ringgo di suguhi pemandangan menakjubkan di mana punggung terbuka Sandra terlihat begitu indah di terpa cahaya lampu...


" Oh tidak.... tidak pemandangan ini begitu membuncahku... bagaikan ribuan panah yang menancap di dadaku kini " cicit Ringgo


Sandra melangkah berlahan..


Blassss.... rantai yang membelenggu Ringgo pecah luluh lantah semua... remnya bahkan sudah terlempar entah kemana...membuatnya loss bahkan doll kini, dalam sekali gerakan tangan Ringgo menarik tubuh Sandra dan membawanya ke atas ranjang serta mengukungnya... nafasnya memburu menandakan betapa ia berusaha menahan gairahnya yang sudah meletup-letup dan siap meledak


" Oh Sandra..


mengapa kau begitu mempesona...begitu mengairahkan... membuatku hendak meledak " ucapnya mengebu... Ringgo mennyusuri leher Sandra yang begitu wangi... semakin membuat gairahnya mengebu. Ringgo sudah tak bisa menahan gairahnya ini... ia mencumbu Sandra dengan ganas... tubuh Sandra bagaikan kolam susu... dimana ia ingin berenang sepuasnya kini... Sandra pun mendesah berulang kali karena kenakalan bibir dan tangan Ringgo pada tubuhnya.


Keduanya sudah on fire kini... Sandra meraih tornado Ringgo dan mengiringnya ke pintu masuk kadangnya...


" Masukkan Go... please...!!" rintihnya sudah tak tahan...


" Maafkan aku tuan Sam... jika besok aku akan mati karena melakukan ini... setidaknya aku bisa mati dengan bahagia karena sudah pernah merasakan nikmatnya bercinta " ucap Ringgo dalam hati sebelum benar-benar menerobos pintu masuk ladang Sandra yang begitu sempit dan menjepit tornadonya


" OMG .... San...enak sekali ahhhhh " erang Ringgo sambil mulai mengerakkan pinggulnya, semakin lama semakin cepat ia melakukannya karena semakin cepat semakin begitu nikmat rasanya .......


Entah berapa puluh menit berlalu... Sandra bahkan sudah berkali-kali mencapai puncaknya namun Ringgo belumlah lagi berhenti... ia masih begitu kuat bergerak memasuki Sandra


" Oh Go... you so strong...ahhh ahhh " desah Sandra kedua tangannya tak diam meremas rambut Ringgo dengan gemas...


Setelah pertempuran panas berbalas mereka .... akhirnya Ringgo pun mencapai puncak dan menembakkan lahar-lahar panasnya kedalam rahim Sandra. Suara erangannya terdengar memenuhi kamar... Ringgo berebah lemas di dada Sandra... deru nafasnya masih terdengar walau sudah beberapa saat


" Kau sungguh membuatku mabuk kepayang San..." ucap Ringgo lalu menarik Sandra ke pelukannya


" Kau juga begitu perkasa Ringgo... mantan suamiku bahkan tak mendekati separuh kekuatanmu , aku sangat puas ...terimakasih , I love you Go... so much " bisik Sandra sebelum tertidur karena kelelahan


Akhirnya pecah telur 🀭🀭


See you next eps


Jangan lupa untuk like komen dan vote ya

__ADS_1


__ADS_2