Melodi I Love You

Melodi I Love You
129. Siapa Dia... ??


__ADS_3

Kedatangan Samudra dan Melody di sore hari menimbulkan tanya di hati beberapa karyawan yang melihat, karena tangan Samudra senantiada tak mau lepas dari pinggang kadang di bahu Melody. Sedangkan beberapa karyawan yang sudah tau keduanya menikah mah biasa aja.. sebenarnya mulut mereka gatal dah mau bergosip menyebarkan berita gembira itu, namun karena peringatan dari Samudra barang siapa yang berani membocorkannya sebelum undangan resepsi di bagi akan di pecat... mau tak mau mereka menutup rapat.. bahkan me lem nya rapat dan jika perlu menjahitnya... πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜†πŸ˜† dari pada piring nasi terbalik.


Keduanya langsung masuk ke lift dan meluncur ke lantai 15. Di dalam lift... lagi-lagi di soang menarik pinggang Melody dan menciumi pipinya berkali-kali


" Ayang... malu..!! " cicit Melody


" Tutup mata kalian...!! " titahnya... segera ke 3 pengawal tersebut menutup mata sambil menunduk.. ada yang nemplok ke dinding lift... Merasa sudah Aman... Samudra kembali menyosor Melody tanpa ampun.. entah mengapa istrinya itu nampak sangat mengairahkan hari ini


Bunyi kecupan bersambut yang mengema membuat merinding yang mendengarnya... inilah beratnya menjadi pengawal... suara suara alam gaib ini sungguh sebuah siksaan terberat bagi mereka


" Sayangggg sudah... geli.... " terdengar lagi ******* Melody


" Glek.... " ketiganya hanya bisa menelan salifanya sambil membayangkan apa yang di lakukan oleh bos mereka itu


" Ya Tuhan.... booossss... kagak ada tempat lain apa... kasihanilah diriku yang jomlo ini 😭😭😭" keluh Ringgo yang sudah berkeringat menahan rasa sampai mau pingsan rasanya ia bahkan menutup lubang telinganya dengan kedua tangannya... namun mengapa suara gaib itu seolah tembus dan tetap terdengar.... πŸ˜±πŸ˜±πŸ˜–πŸ˜–


Ting......


Akhirnya bunyi itu terdengar tanda mereka sampai di tujuan menyelamatkan Ringgo... dan yang lain. Melody bergegas merapikan dirinya


" Ayang... ayang.. lihatlah Mel jadi berantakan lagi kan!! " omelnya karena tadi di mobil si soang juga sudah melakukannya


" Dosa kalo ngomel.. kan itu hak ku.. aku boleh mengambilnya kapan saja dimana saja " jawab Samudra sambil terkekeh lalu mengandeng Melody keluar lift


" Hak sih hak... tapi liat juga kale.. disini masih ada mahluk hidup lain yang sampe mau pingsan mendengarnya huah huah huahhhh. " bisik Ringgo pada kedua rekannya sambil menarik nafas sepuasnya, Moe menepuk bahu Ringgo sambil tersenyum...


" Kalau kau ngak kuat bilang aja... nanti ku rolling aja si Amat " bisik Moe


" Amat..?? emang Amat sekarang di bagian apa?? " tanya Ringgo


" Itu tadi... tukang buka tutupkan pintu lift.. mau?? " jawab Moe.. Ringgo mengaruk kepalanya


" Gaji...?? "


" Si Amat... umk lah "


" 😱😱😱 Oh no, ngak jadi deh bos... ngak papa dah kuping pada bolong... iklas mah....sesuai aja ama gajinya... πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ " akhirnya Ringgo terkekeh sendiri

__ADS_1


🐼🐼🐼🐼


Di ruangan telah berkumpul... Ryan dan asistennya juga Kartika. Mereka rapat santai saja di ruangan Samudra.


" Bagaimana keadaan perusahaan selama seminggu ini Ryan?? " tanya


" Secara garis besar ...baik baik saja tuan, ada sedikit masalah namun masih bisa saya atasi " jawab Ryan


" Good... gajimu akan naik mulai bulan depan dan kondo yang kau tinggal saat ini akan menjadi milikmu dengan satu syarat... " ucap Samudra... wajah Ryan langsung sumringah mendengarnya


" Apa syarat nya tuan...?? " ucapnya sangat senang... bayangkan harga sebuah kondo dan dia di beri gratis... yeyyyyy 😱😱😍😍😍


" Mulai besok hingga waktu yang tak bisa di tentukan asistenmu akan menjadi asisten Kartika dan asisten barumu adalah Manda. Ajari dia sampai pintar dan kau tak bisa memecatnya karena hanya aku yang bisa memecatnya... paham!! " jabar Samudra


" Manda...??? " siapa dia bos " tanya Kartika dan Ryan bersamaan


" Kalian akan berkenalan dengannya besok, ya anggap. saja dia adik angkatku.... mengerti!! jika ada yang perlu kutandatangani bawa kemari, jika tidak aku akan pulang!! "


" Sebentar tuan... asistenku akan mengabulkannya, Eee.... tuan... serius saya harus ganti asisten... kenapa manda tidak menjadi asistennya Kartika saja?? " tanya Ryan yang diangguki Kartika


" Ya sudah Ryan.... biar Manda jadi asistenku aja sudah, seumur hidup juga ngak papa.. ya ya!!! " ucap Kartika cemunggut luar biasa...


" Cih enak aja.... jangankan seorang wanita bernama Manda... seekor gorila aja yang di suruh jadi asistenku... demi kondo itu aku rela he he he... rezeki anak sholeh wekkk " jawab Ryan sambil meleletkan lidahnya


" Sebenarnya siapa Manda ini... seperti apa bentuk dan rupanya? apa hubungannya dengan tuan hingga begitu istimewa dan tak bisa di pecat??? " Ryan sangat penasaran dengan wanita yang bernama Manda ini.


Selesai dengan urusan nya keduanya pun kembali ke rumah orang tua Melody.. karena malam ini mereka sudah janji akan makan malam di sana.


" Bagaimana...?? sudah puas?? " tanya Samudra pada Melody


" Iyaa... sayanggg Baikkkk banget, makasih ya.... Mel jadi tambah cintaaaaa deh " sahutnya manja sambil bersandar ke dada Samudra, senyum lebar Samudra langsung terlihat mendengar pujian dari kesayangannya itu.


Ngak lama Melody kembali tertidur di pelukan Samudra...


" Moe.. jalan pelan saja, Mel tidur lagi!! " titahnya


" Baik tuan... " ucapnya lalu menaikkan kaca pemisah

__ADS_1


" Doyan banget nyonya muda tidur di mobil " komen Anton yang menyetir


" Ya Gimana ngak tidur terus... di bombardir terus ama tuan Sam ha ha " jawab Moe


" Yah... namanya penganten baru... saya dulu juga gitu bos, bini saya sampe lemes ngak bisa ngelawan lagi ha ha ha " gelak Anton mengenang masa bulan madunya dulu


Keduanya sampai saat maghrib, Melosy dan Samudra sholat dulu baru bergabung ke ruang makan... sudah ada Imah... Iwan dan Manda di sana. Mereka makan sambil mengobrol santai.


" Mel... gimana sudah bilang belum ama suamimu... masalah pekerjaanku?? " bisik dawet


" Sipp... iya kan ayang?? " kode Melody pada Samudra


" Iya... mulai. besok pagi kau sudah masuk kerja... jadi asisten nya Ryan. Ryan adalah tangan kananku di perusahaan jadi jabatanmu sangatlah tinggi nona, gunakan kesempatan ini untuk benar-benar belajar. Kau bisa bekerja selama yang kau inginkan... tapi minimal 3 bulan baru kau boleh berhenti... jika kau ingin berhenti, gajimu akan masuk ke rekeningmu . Ingat kau harus berpakain dengan baik dan benar besok.. " ucap Samudra sambil mengunyah


" Terimakasih tuan... tapi... "


" Tapi apa wet...? "


" Mel.. aku ngak punya baju ataupun sepatu kerja.. kan aku cuman bawa baju biasa aja ini... gimana dong?? " tanya Manda


" Udah sementara kamu pakai aja baju kerja.. sepatu ama tas yang ada di rumah ibu ini... ada kan bu? " tanya Melody


" Ada Mel.. ya ibu taruh di kamar kamu itu... "


" Nah itu lumayan banyak kok, cukup untuk beberapa hari, nanti hari minggu kutemenin beli yang baru... boleh kan ay?? " tanya Melody


" Tidak usah... ambil kartu ini, kau boleh berbelanja sesukamu di mall ku, nanti minta temani Ringgo atau Ryan aja untuk berbelanja..jangan menganggu istriku, dia milikku selama 24 jam " ucap Samudra lalu menyerahkan sebuah kartu member pada Manda


" Terimakasih tuan.... terimakasih Mel, ibu bapak... kalian sangat baik, hanya Tuhan yang bisa membalas kebaikan kalian hik.. hik .. hil.. " ucap Manda terharu


" Ngak papa wet, selama 3 tahun di smu.. kau juga sangat baik padaku, aku tak akan pernah melupakan jasamu selama ini padaku... jika bukan kau yang selalu membayari Spp ku, aku tak akan lulus smu " ucap Melody


Ya begitulah sis... perbuatan baik akan krmbali berbalik pada kita pada saatnya.. so..jangan ragu untuk berbuat baik pada sesama...


See you next eps


Jangan lupa like komen dan votee

__ADS_1


__ADS_2