
Samudra memasuki restoran di ikuti Ryan dan para pengawalnya. Ryan bertanya pada manager restoran di mana mejanya Budi. Manager tersebut langsung mengantar keduanya ke sebuah ruang vviv .
Nampak di dalam ruangan sahabat Samudra semasa kuliah Budi Lesmana bersama sang istri. Keduanya sama-sama sama kuliah di America dan mengambil jurusan bisnis management
" Haii bro... apa kabarmu!! " sambut Budi senang.. keduanya lalu berpelukan dan saling tertawa
" Samudra kenalkan ini istriku Sinta....Sinta akhirnya kau bertemu sahabatku semasa kuliah di Amrik... Samudra " Budi mengenalkan keduanya.. keduanya lalu bersalaman
" Well Budi.. Sinta perkenalkan ini asistenku Ryan, maaf aku tak membawa istriku seperti mu karena aku seorang Duda ha ha ha " jawab Samudra sambil tertawa . mereka lalu makan sambil berbincang ringan
" Oh ya Samudra.. aku dan istriku membuka usaha baru.. yah semacam tempat club hiburan malam namun tanpa prostitusi... kami membuka pentas untuk menampilkan tarian dan lagu bagi pendatang baru..yah semacam wadah untuk menyalurkan bakat namun mereka tentunya di bayar. Datanglah kapan-kapan bro... " ucap Budi
" Hemm baiklah.. aku akan mengabarimu jika ada waktu senggang, Ryan Ingatkan aku nanti " ucap Samudra... sementara Budi asik mengobrol dengan Samudra... Sinta juga asik melakukan chat dengan Melody
" Mel.. Lusa kan Sabtu.. jadi ya pulang kerja temanin Ibu " chat nya
" Insha Allah bu... ya kalau Melody ngak di pecat... kalo di pecat ntar pagi2 juga sudah bisa temanin ibu. " jawab Melody
" Lho kenapa memangnya kok mau di pecat Mel..?? "
" Soalnya Mel bilang kalau tuan bos itu kalah Keren ama pak Jokowi hua hua hua Eh bosnya denger πππapes banget Melody bu... padahal kan Memang Pak Jokowi itu presiden kita kan jadi wajar dong kalau Mel bilang Keren " balas Melody
" Ha ha ha.... " Sinta tertawa sendiri sambil membaca chat Melody mengagetkan suami dan tamunya
" Dek... Kenapa kamu ketawa sendiri gitu?? " tanya Budi
" Maaf pah... habisnya mantan murid aku ini lucu banget.. masih polos banget udah kerja jadi gitu deh... maaf ya tuan Samudra " jawab Sinta kembali cengegesan melihat Emot Marsha guling2 yang dikirim oleh Melody
" Mantan murid..? apakah kau seorang guru? " tanya Samudra
" Ya.. siang aku menjadi guru smu mengajar kesenian..malam jika di perlukan aku mengurusi club atau cafe kami " jawab Sinta... Samudra hanya ber oh ria saja mendengarnya.
Selesai makan malam mereka pun berpisah. Samudra di antar ke apartemennya, Ryan dengan setia membukakan kode pintu bagi Samudra. Keduanya pun masuk, Ryan mengamati keadaan dalam apartemen mewah tersebut apakah ada yang tidak sesuai dengan selera bos nya.
" Ada yang anda perlukan tuan?? " tanya Ryan
" Tidak.. pulanglah " ucap Samudra sambil membuka pakaiannya..Ryan melangkah namun kemudian terhenti
" Ada apa Ryan ? "
__ADS_1
" Saya bingung apakah harus saya sampaikan atau tidak tuan " ucap Ryan
" Tentang apa?? " tanya Samudra penasaran
" Tentang Naura.. mantan istri anda "
" Apa lagi maunya? " tanya Samudra kesal
" Biasa tuan dia merengek minta uang dengan alasan untuk makan. " jelas Ryan
" Ha ha apakah sudah sehancur itu ekonomi mereka ?? " tanya Samudra sambil tersenyum miring
" Sangat tuan... mereka berada di dasar sekarang dan aku tak akan berhenti sampai mereka benar-benar hancur, mereka layak menderita karena sudah menipu dan menyakiti tuan terlalu dalam " ucap Ryan sambil mengenggam tangannya sampai memerah.
Ryan adalah saksi hidup bagaimana hancurnya Samudra mendapati istrinya di ranjang dengan kekasihnya, dan juga bagaimana ternyata Naura hanya menginginkan harta Samudra semata.
" Sudahlah Ryan... mereka sudah hancur lebur, tak usah kau hiraukan lagi.. pulanglah dan beristirahatlah " titah Samudra, Ryan pun pulang ke apartemennya dan kalian tau... apartemennya berada di gedung yang Sama dengan Samudra hanya berbeda lantai karena apartemen Samudra adalah unit yang termahal di gedung itu.
Sepulangnya Ryan... Samudra duduk di ruang tamunya yang tembus pandang, ia bisa melihat hiruk pikuk kota Jakarta dari tempat itu. Samudra menyalakan sebatang rokoknya... yang hanya menyala saat ia mengingat Naura
" Mengapa kau begitu kejam Naura... taukan kau betapa dulu aku benar2 mencintaimu.." ucapnya dalam hati... di rematnya rokok yang baru sekali di hisapnya sampai hancur di asbak.
" Betapa sepi malamku... seandainya ada yang menemaniku saat ini... seorang wanita yang bisa membuatku tersenyum... tertawa... , seperti bocah itu..... apa..?? mengapa aku malah teringat dengan bocah itu. Awas kau besok aku akan mengejaimu habis-habisan, pria Keren no 2 ....berani sekali kau bocah !!" omel Samudra, akhirnya Samudra tertidur setelah menyusun rencana untuk membalas si bocah besok
Maaf ya...matanya Melody Emang beda ama wanita2 kebanyakan ππ.
π»π»π»π»
Sementara itu setelah makan malam bersama kedua orang tuanya.. Melody pun curhat pada keduanya..
" Bapak.. ibu.. maaf ya kalau seandainya besok Melody di pecat, Jangan kecewa ya sama Mel hik hik hik " adunya takut-takut
" Lho memangnya kamu ada bikin kesalahan apa nak, sampai kau di pecat? " tanya Iwan, Melody pun menceritakan dari a sampai z perihal perkataannya di lift
" Ha ha ha... Mel Mel.. ya wajar lah kalau boss kamu marah.. Wong kamu bilang dia kalah keren di depan hidungnya , pak.. Pak.. ada ada aja mah anakmu ini " ucap Imah tertawa geli
" Ngak bu... Mel ngomongnya ngak di depan hidungnya tuan boss, di belakangnya... tapi tuan boss denger , gimana dong bapak.. ibu... Mel ngak mau di pecat hua.. hua.. hua... " Melody kembali delosor menangis seperti anak kecil
Imah hanya bisa mengeleng melihat tingkah Melody...
__ADS_1
" Wess pak... kamu ajarin dia berdoa yang bener.. biar besok ngak di pecat sama bos nya " ucap Imah lalu meninggalkan mereka berdua di serambi
" Nak.. sini ya bapak ajarin kamu, sebentar kan sholat Isya... setelah sholat Isya baca ayat 4, baru lanjutkan dengan Al Fatihah 41 x sambil kamu bayangkan wajah bos kamu itu... mintalah agar Allah melembutkan hati bos mu itu agar Ia tak marah lagi padamu. OK " ucap Iwan panjang lebar
" Beneran Pak.. bakalan berhasil?? "
" Ya kita sebagai manusia hanya berusaha.. Tuhan juga yang akan menentukan Mel, Jangan lupa itu pr dari bos kamu itu di kerjain... " nasihat Iwan sambil mengelus kepala anak angkatnya itu
" oh iya pak... Mel sampe lupa sama pr nya, Mel masuk kamar dulu ya pak... terimakasih bapak Mel yang paling baeeekkk didunia he he " ucap Melody sambil cengar-cengir
Melody pun masuk ke kamar dan mulai menghapal semua tulisan mengenai Samudra, bahkan sampai titik komanya pun di hapalkannya. Selesai Menghapal seputar Samudra Melody pun sholat dan berdoa dengan khusuk... ia benar-benar tak mau di pecat.
Keesokan paginya... saat Samudra datang, Melody sudah siap dengan kopi dan peralatan tempurnya.
" Bismillah.... " ucapnya pelan sebelum memasuki ruangan Samudra
Melody meletakkan kopi dulu meja Samudra lalu mulai membersihkan ruangan Samudra... sedangkan Samudra menikmati kopinya Sambil memperhatikan Melody. Mata elangnya terus memperhatikan apapun yang di kerjakan oleh Melody... sedangkan Melody yang asik bekerja cuek saja. selesai dengan pekerjaannya Melody pun mendekati Samudra yang masih betah menatapnya
" Tuan pekerjaan saya sudah selesai, saya mau menyetor pr saya " lapornya membuat Samudra bingung
" Pr... memangnya kamu fikir ini sekolahan??? " tanyanya sambil memukul meja dengan gulungan Koran di tangannya... Melody terkaget..ia pun langsung menghormat
" Ampunn bos maksud Mel... Mel. sudah baca majalah kemaren " ucapnya sambil menghormat pada Samudra
" Kamu fikir saya tiang bendera.. sampe kamu hormatin kayak gitu hah " protesnya lagi.. Melody langsung menurunkan tangannya
" Maaf tuan bos... kebiasaan, Jangan marah terus dong tuan bos... nanti Mel bisa pingsan karena takut he he " jawabnya pelan
" Kalau kamu berani pingsan... kucium kamu nanti.... " balas Samudra sambil tersenyum miring
" Haaaa.... " Melosy bengong mendengar kata-kata Samudra
" Tuan boss kalau Melody pingsan ngak usah di kasih nafas buatan, Mel kan ngak tenggelam...siram aja pake air... Mel pasti bangun kok " lanjutnya membuat Samudra tak bisa berkata-kata lagi....
" Bocah.. bocah.... " ucap Samudra sambil mengaruk kepalanya yang tidak gatal
see you next eps
Jangan lupa like komen dan vote nya
__ADS_1
Baca juga novel pertama aku ya