Melodi I Love You

Melodi I Love You
110. Sah... sah... sah...


__ADS_3

Samudra memasuki bagunan besar yang merupakan Bridal plus salon itu dengan tergesa-gesa, ia terlambat karena keasikan menghapalkan ijab kabulnya. Nampak kedua calon mertuanya masih si pilihkan baju oleh pemilik Bridal.... Anton salah seorang teman dan rekannya.


" Pagi Anton... bagaimana sudah beres? " sapa Sam


" Pagi Sam... ini lho calon mertuamu selalu menolak pakaian yang ku pilihkan, jadi pusing eike... eh beneran lo mau nikah ama abg gitu... gila selera lo sudah berubah jadi pedo... "


" Pletak... berani kamu lanjutkan kubakar gedungmu ini, mana calon istriku?? " potong Samudra


" Udah aman dia lagi di make up... ini coba kamu urus dulu calon mertuamu biar cepat kelar " jawab Anton, Samudra pun mendatangi keduanya


" Bapak.. ibu... bagaimana sudah ada model baju yang kalian sukai? " tanya nya


" Nak.. bapak ibu ngak usah beli baju di sini... walaupun kamu yang bayar Kasian, harganya mahal banget... lihat masa harga baju sampai berjuta juta " bisik Imah yang di angguki Iwan, Samudra tersenyum mendengarnya... jadi ingat sama kesayangannya dia.. karena Mel juga begitu kalau mau di belikan baju... 😊😊


" Ibu bapak.. ngak usah mikirin harganya... semua harga pakaian di sini di discount 90 % oleh Anton khusus untuk kita... jadi harganya ngak mahal2 amat. ...iya kan Anton??? " tanya Samudra sambil mengedipkan sebelah matanya


" Iya... ibu.. bapak... jadi ambil yang sudah Anton pilihkan ya... ayo sekarang ikut Nana ke ruang ganti... Nanaaa bawa beliau berdua dan bantu mereka sampai selesai!! " titah Anton sambil menepuk tangannya, Nana pun datang dan melaksanakan perintah bosnya itu


" Hei manusia batu... untung aja jantungku ini buatan Tuhan, kalo buatan China dan kongslet kali... bisa-bisanya kamu menelfonku semalam dan mengatakan akan menikah pagi ini...ya Tuhan untung aja stock gaun pada baru datang.... " cerocosnya sambil masuk ke ruang khusus mengambilkan pakaian Samudra...Samudra anteng aja...


" Jadi kamu keberatan aku menghubungimu... ya sudah aku pindah ke tempat lain a.... "


" No no no Sam aku bukan keberatan... aku senang pake bingits dapat rezeki nomplok... tapi mbokya jangan ngagetin gitu kasihtaunya.... Kufikir kamu malah dah jadi homreng Gegara di Naura... Ehh ternyata ha ha ha " mulut ceriwis Anton tak mau berhenti


" Sorry ya Anton... aku masih normal, kalo aku jadi kayak kamu bisa selamatan 7 hari 7 malam kamu " balas Sam


" Ehh enak aja... aku mah normal 1000 %, alai dikit kan cuman buat pergaulan nek.... , ngomong2 bunting tu abg... cek cek cek.... sakit you sekarang jadi suka abg gitu... mana cantiknya kebangetan lagi.... " kembali di ceriwis berkicau


" Jaga mulut ceriwismu itu Non... dia gadis baik-baik, rencananya pernikahan kami itu bulan depan tapi sore ini kami akan liburan ke Amrik beserta rombongan perusahaan... aku hanya takut tak bisa menahan diri makanya lebih baik ku jalankan dulu sebelum berangkat... paham!! " tegas Samudra


" Tumbennnn..... "


" Apa maksudmu...?? "


" Biasanya you kan celapcelup aja langsung kok yang ini di nikahin?? " tanya Anton lagi


" Karena... aku mencintainya... aku juga ngak pernah lagi begitu sejak mengenalnya "


" What..... what.... no no aku tak percaya...ngak mungkin, memangnya berapa lama kau mengenalnya... setahun...?? " tambah kepoo si dia

__ADS_1


" Entahlah... 3 atau 4 bulan " jawab Samudra. sambil menganti pakaiannya


" Positif lo dah gila... masa baru kenal beberapa bulan dah main nikah aja, kamu bukan seperti Sam yang kukenal??? " ucap Anton tak percaya


" Terserah... yang penting jaga mulutmu, rahasiakan hal ini sampai bulan depan "


" Ocre... ocre... ngak masalah tapi pesen gaun nya ama gua ya... he he bagi2 rezekilah " sahut Anton


" Ya nanti kubilangin mamah supaya pake Bridal mu aja... beres..ingat jaga juga mulut semua pegawaimu!! "


" Ok Rebes, Oh ya.. ini satu set perhiasan berlian yang kau minta... mehong pake bingits lho ini , semalaman aku ngak tidur mencarikannya untukmu" ucap Anton menyerahkan sebuah kotak perhiasan mewah pada Samudra, Samudra lalu membukanya... ia tersenyum puas


" Jangan senyum-senyum aja, bayar!! " sentil Anton


" Iya... takut banget sih, kau kan tau berapa banyak uangku... sudah kau total semua beserta bunganya sekalian kalo perlu, ini gesek sendiri " omel. Sam sambil melemparkan blackcard nya


" Yey....ini baru horang kayah... sebentar aku gesek dulu ya... yey buka tuh pintu.... cintamu ada di dalam.. bye bye " ucap Anton sebelum ngacir


" Ahh indahnya dunia ini... rela mah tiap malam ngak tidur kalo dapat castumer kayak gini.... guess setelah melayani bos Sam ini... kalian semua boleh libur hari ini...okay... tapi ingat ya.. tutup rapat mulut kalian pada siapapun ya.. paham 😈😈😈 " pesan Anton


" Siappp bos!!! " jawab mereka serentak


Dengan dada berdetak kencang Samudra membuka pintu yang di tunjuk Anton berlahan, nampak siluet tubuh gadis kesayangannya sedang duduk membelakanginya namun mengapa kepalanya di tutupi sebuah selendang?? Sam pun mendekat, tangannya sudah hendak menarik selendang penutup kepala Melody


" Maaf tuan... anda dilarang melihat wajah calon pengantin sampai saat selesai ijab kabul!! " cegah salah satu karyawan Anton


" Mengapa demikian?? " protesnya


" Entahlah tuan... tapi ini adalah pesan dari ibu Imah, sekarang permisi saya akan membawa nona ke mobil " pamitnya lalu mengandeng tangan Melody keluar dari ruangan menuju mobil


" Sayang I love you... " ucap Samudra sambil mencoel lengan Melody, Melody hanya tersenyum mendengarnya. Mobil yang membawa Samudra mengiringi mobil yang membawa Melody, Melody kaget bukan main karena apartemen Samudra sudah berubah drastis, rupanya dalam 2 jam kepergian Samudra.. para penghias datang dan bekerja keran menyulap apartemen menjadi begitu indah... ratusan bahkan mungkin ribuan bunga segar memenuhi setiap sudut ruangan bahkan kamar Melody tak luput dari hiasan bunga segar.


Samudra duduk si sofa , ia meneldon pak rete yang juga akan bertindak sebagai penghulunya.


" Assalamu alaikum... bapak dimana..? kok belum datang ini sudah jam 9.30 " tanya Samudra


" Lha ini saya sudah 5 menit di depan rumah Iwan.. tapi kok ngak ada yang nyahut dari tadi " jawab pak rete


" Lho bapak ngak baca wa saya terakhir...?? acaranya di apartemen saya pak... bukan di sana, saya sudah kirim juga alamatnya "

__ADS_1


" Oh begitu ya.. maaf he he, Oh iya saya memang ngak buka semenjak semalam, sebentar saya ke sana " ucap pak rete malu


" Pak jangan bilang mau ada pernikahan, bilang aja bapak mau bertamu " pesan Samudra


" Ok.. Ok... "


" Pletak.... hei anak kurang ajar... kau senang kalo mamahmu ini mati karena jantungan hah?? " omel Sakura yang sudah datang... tangannya mengetok kepala Samudra dengan gemas


" Sakit mah... Kenapa sih... Sam dari dulu di suruh nikah, ini sudah mau nikah malah marah... mamah maunya apa sih?? " Sam balik protes


" Mamah bukannya marah karena kamu mau nikah, tapi caramu memberitahu orang tua mu itu yang mamah ngak suka. Mamah itu kan maunya pernikahanmu ini mamah yang mempersiapkan , mamah ingin pernikahan yang paling mewah untukmu dan Melody... tapi apa kau merusak kesenangan mamah huh " omel Sakura panjang lebar... Samudra tersenyum melihat mamahnya yang bagai cacing kepanasan , Samudra menarik Sakura agar duduk di sofa bersamanya... ia memegang tangan Sakura dan meletakkannya di dadanya


" Mamah.... yang penting kan hati anakmu ini sekarang sudah sembuh, dan kini sangat berbunga-bunga... Sam tak perlu kemewahan dan sebagainya untuk pernikahan kami... Kami hanya perlu restu dari kedua orang tua kami " ucap Sam lagi... air mata Sakura langsung menetes mendengarnya...


" Ya sudah... maafkan mamah, mamah hanya ingin yang terbaik untukmu " ucap Sakura akhirnya... di peluknya anak lelakinya sambil terisak


" Acara sudah bisa di mulai tuan... penghulunya sudah datang " potong Ryan


Semua bersimpukndi ruang tamu yang sudah di kosongkan agar semua bisa duduk dengan nyaman. Semua sudah duduk sambil berbincang... sedangkan Melody masih di kamar dengan Iwan dan pak rete untuk melakukan taklik perwalian.


Tak lama Iwan pun keluar dan pernikahanpun segera di gelar, dengan mengenggam tangan penghulu pengucapan ijab kabulpun di mulai....


" Ananda Samudra silahkan ulangi ucapan saya setelah saya selesai... "


Setelah pak rete yang merangkap penghulu mengucapkan istigfar kalimat ijab kabul lalu mengenggam erat tangan Samudra... Samudra pun mengucapkan bagiannya


" Saya terima nikah dan kawinnya Melody binti fulan dengan maskawin seperangkat perhiasan berlian di bayar tunai... " ucapnya dalam sekali tarikan nafas dengan mantap... pak rete lun tersenyum lega


" Bagaimana saksi.. para hadirin...?? sah??? " tanyanya


" Sah.. sah.. sah.... " sahut seisi ruangan bergantian


" Hua hua hua.... anak mamah akhirnya hua 😭😭😭" Sakura menangis saking senangnya anaknya kini sudah tak sendiri lagi. Akhirnya doanya selama ini di kabulkan juga.... 🤗🤗🤗


Ahh thor juga yang menyaksikan sampe keluar air mata nih.... jadi ingat masanya outhor nikah 18 tahun yang lalu... tepat di hari ini ya sis.


Okay See you next eps


Jangan lupa like komen dan votee nya

__ADS_1


__ADS_2