
Hai hai sista semua... maaf baru up hari ini ya... sabtu Minggu so padat kegiatan bersosialisasi sebagai mahluk sosial... 😅😅, ngak kalah deh ama Marsha kegiatan arisannya... terimakasih udah mau sabar menunggu Melody up...
Mudahan hari ini bisa double up kalo ngak bisa maafkanlah.. 😆😆
Happy monday... happy reading... happy vote... 😘😘
😈😈😈😈
Dengan hati panas Samudra melangkah tanpa suara... ia ingin mendengar apa yang mereka perbincangkan saat ini...
" Mel nanti hari minggu liburkan ? ikut kakak yuk!! " ajak Dirga
" Kemana kak...?? " tanya Melody
" Ke tempat yang paling kau sukai... nonton ama berenang.. Gimana?? " Melody terdiam.. ya memang sudah lama ia tak nonton dan juga berenang tapi malu ah kalau berenang sama cogan, tapi nolaknya gimana ya ..??. pikir Melody..baru juga mau membuka mulutnya
" Ehem.. Ehem.. apa yang kau lakukan di sini bocah, apa kau lupa ini masih jam kerja?? " suara Samudra terdengar begitu dingin dan tegas.
" Mampus Mel... bakalan kena hukum lagi deh.. ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜" cicit Mel dalam hati.. dengan wajah pucat Melody berusaha tersenyum
" Ya tuan ...Mel tadi kan lagi nungguin tuan makan, Mel bertemu ama adeknya bu guru.. kenalkan ini kak Dirga, Kak Dirga kenalkan ini. bos nya Melody... tuan Samudra he he " ucapnya berusaha mencairkan suasana
Keduanya saling tatap... nampak wajah membara Samudra menatap Dirga tak suka
" Huh enak saja kau mau mengajak Melody nonton dan berenang... tak akan kubiarkan " ucapnya melalui tatapan matanya
" Ohh kamu bos pemarahan yang kerjanya menghukum saja.. huh dasar, aku akan merebut Melody dari perusahaanmu itu " cibir Dirga pun dalam hati
" Samudra... pemilik Pt.Samudra dan beberapa Mal di Jakarta " ucapnya sambil menyalami Dirga
" Dirgantara.. Direktur PT. Gala " sahut Dirga tak kalah tadah
" Sayang sekali cafe ini sangat ramai, jika aku membuat keributan... akan membuat citraku jelek... kali ini kau selamat Dirga " ucap Samudra dalam hati, walaupun ingin sekali Ia mengamuk.. tapi ia masih tau tempat dan sebisa mungkin menahan amarahnya
__ADS_1
" Ayo kita pulang...!! " titah Samudra begitu ia melepas jabatan tangan nya dengan Dirga, Samudra mengenggam tangan Melody dan menariknya keluar cafe ..Melody berjalan cepat untuk mengimbangi langkah kaki Samudra
" Jangan lupa pertimbangkan tawaranku tadi... kutunggu jawabanmu!!! " teriak Dirga.. Melody hanya bisa mendadah sambil berjalan
" Tuan... Lepasin tangan Mel..!! " pintanya.. namun Samudra seolah tak mendengarnya... ia terus mempererat geggamannya dan berjalan menuju mobil
" Masuk!! 😡😡" titahnya setelah membukakan pintu mobil untuk Melody
Mobil pun berjalan membelah kota Jakarta...
" Kita kemana tuan? " tanya Moe
" Ke Mall ..tuan ada rapat jam 3 nanti!! " sahut Melody karena Samudra diam saja dengan bibir yang di manyunkan
" Tuan kenapa..?? tuan lagi marah.. marah sama siapa ?? " tanya Melody melihat wajah Samudra yang mengkerut macam jeruk purut.. 😂😂
" Sama siapa lagi.. kau sudah melanggar janjimu untuk tidak dekat2 dengan pria manapun kecuali bapakmu dan aku.... aku !! " jawabnya kesal sambil menunjuk dadanya
" Mel kan ngak dekat sama kakak cogan Dirga.. cuman ngobrol sambil nunggu tuan selesai makan " jawab Melody santui
" Ya kan kak Dirga ngajakin.. Mel belum tentu mau, malu kali berenang ama cogan yang baru kenal he he " jawab Melody dengan wajah memerah
" huh dasar bocah ganjen!! "
" Apa..?? Mel ngak ganjen, enak aja " protes Mel
" Ngak ganjen apanya.. kalau aku ngak datang pasti kau terima ajakannya ia kan!! " todongnya
" Kalau nonton berenang ama nonton sudah pasti Mel tolak.. tapi kalau tawaran kerja kak cogan... masih Mel pikirkan " sahutnya
" Apa.. dia menawarkan kerja padamu ?? enak saja mau ngambil2 pekerja orang lain.. ngak sopan!! " tak berhenti mengomel si boss
" Kau sudah tandatangan kontrak bocah, kau tak bisa bekerja di tempat lain..lagian ngapain juga kamu mau pindah... kurang besar apa gaji yang kuberikan padamu hah " tanya Samudra gusar
__ADS_1
" Habisnya tuan pemarahan sih.. sedikit2 hukum, ya wajar dong kalau Mel pengen cari bos baru..Coba tuan ngak sering marah dan hukum Mel... pasti Mel betah tuan " jawaban Melody menohok Samudra... bibirnya yang sudah siap memarahi dan hendak menghukum Melody langsung terdiam
Ia memandangi Melody yang berbicara apa adanya itu.
" Jadi kalau aku ngak sering marah.. kau betah bekerja padaku? " tanyanya akhirnya... Melody pun mengangguk sambil tersenyum
" Baiklah kalau itu maumu... aku akan berusaha, kalau aku lupa ingatkan aku dengan syarat... kau harus tandatangan kontrak baru... 5 tahun " ucap Samudra
" Haaa... 5 tahun? ngak Soleh tuan bos, Trus selama 5 tahun Mel ngak boleh berhenti gitu...?? Trus 5 tahun ngak. boleh dekat ama cogan dong... yah lama banget Mel jomlonya tuan, Trus kapan Mel bisa nikah kalo ngak punya pacar... jadi perawan tua dong Mel... ngak ah Mel ngak mau tuan " sahutnya lanjang lebar..Samudra diam sejenak...
" Moe.. tutup kacanya!! " titahnya yang artinya ia tak mau pembicaraan mereka terdengar oleh Moe dan Ringgo... dengan wajah tak iklas mau tak mau Moe menurut.. padahal ia kepo pake banget nih
Setelah kaca pemisah tertutup rapat, Samudra menoleh pada si bocah..
" Begini... bagaimana jika perpanjangan kontrak 2 tahun, dan jika kau pengen merasakan pacaran Ok.. kita pacaran " ucap Samudra.. mulut Melody ternganga mendengarnya, judulnya bos lagi nembak dia atau apa sih....???
" Kenapa kau diam saja bocah ?? " lanjut Samudra
" Pa.. pacaran..? tuan nembak Mel..? ngak so.. "
" Iya.. ngak soleh..puass!! , jadi ngak alasan kamu selama bekerja padaku ngak bisa pacaran.. bisa saja tapi sama aku.. bukan cogan manapun.. deal!! " tanya Samudra sambil mengulurkan tangannya menunggu Mel menyambut tangannya...
" Haaaa..... " kembali Melody hanya bisa ter haaaa aja, entah otaknya ngak konek atau kongslet setelah di tembak dengan aliran listrik tegangan tinggi oleh Samudra.. merasa di anggurin Melody, Samudra menarik pinggang Melody dan cuppp
Sebuah ciuman mesra di layangkan Samudra.... tahukah kamu Mel.. dadaku terasa berhenti berdetak saat kulihat kau bersama pria lain... tahukan kau betapa lemas rasanya tubuhku saat kau bilang mau mencari bos yang lain... aku tak bisa melepasmu Melody... tak bisa....
Samudra menyesap dengan lembut bibir Melody, jika bisa meminta... ia ingin waktu berhenti saat ini.. ia tak ingin memikirkan hal lain.. ia merasa nyaman dengan bibir ini dengan pelukan ini dengan tubuh ini....
Melody yang semula terdiampun mulai terhanyut, bibirnya mulai mengikuti gerakan Samudra... ac yang dingin kini Tak terasa sama sekali... karena rasa panas menjalar dari bibir mereka keseluruhan jaringan tubuh keduanya...... sampai bunyi panggilan telfon mengagetkan keduanya dan ciuman mesra Itupun terputus...
Samudra mengambil hp nya... dan melihat siapa yang sudah menganggu keasikannya...
" Nona Mega tuan... " ucap Melody sambil menatap menelisik wajah tuannya yang baru saja menembak dan menciumnya ........
__ADS_1
See you bye bye