Melodi I Love You

Melodi I Love You
120. Ter.... Ter....


__ADS_3

" Sayang.... ayolah... " rengek Sam


" Tidak... semalam Ay kan sudah janji, ayo kita sholat baru jalan " kekeh Melody... Ia pun turun dari gendongan suaminya dan berlari ke kamar mandi... mau tak mau Samudra hanya bisa mengikuti nya


Keduanya lalu melakukan perjalanan melihat danau dan juga pegunungan Indah di sana. Mereka mendaki bukit bersalju sekuatnya lalu berfoto berdua . Melody merasa sangat bahagia, berkali-kali Ia mengucapkan terimakasih pada Samudra.


Mereka lalu mendatangi danau Minnewanka, Karena kelelahan Melody duduk di jembatan menghadap ke arah gunung. Dengan teropong ia melihat keindahan gunung dari tempatnya duduk...Samudra yang melihatnya lalu mengambil foto Melody dari belakang dengan kameranya. Setelannya Ia pun duduk di sebelah kesayangannya itu.


" Suka banget kayaknya... sampai lupa Sama suaminya ini " ucap Samudra pura-pura ngambek, Melody meletakkan teropongnya dan memandangi wajah tampan Samudra


" Maaf Ayang... Mel ngak lupa kok cuman lagi menikmati keindahan ciptaan Allah " jawabnya...Samudra lalu mendekatkan wajahnya dan berbisik


" Aku juga ciptaan Allah dan tak kalah Indah dari gunung itu, Kau tak ingin menikmatiku juga cantik?? " godanya.. Melody memegang kedua pipi Samudra dan menariknya agar lebih dekat... entah mengapa ia tiba-tiba Ingin mencium bibir suaminya itu dan tanpa ada tolakan dari Samudra...keduanya berciuman dengan mesra.


Ringgo dan Anton yang berdiri tak Jauh dari keduanya hanya bisa saling pandang dan membuang pandangan Dari bos mereka itu...


" Nasip-nasip jadi pengawal.... cuman bisa ngeliat aja ngak bisa ngerasain... nyesel rasanya ikutan kemari 😭😭, kalau kau begini mending ama tuan Moe di Jakarta gue " bisik Anton


" Napa sih lo Anton..?. kan dah punya istri berarti kan sudah pernah rasain, ngak kayak gue dah jomlo belum pernah rasain sama sekali... Hadehhhh nasip nasip... 😢😢" balas Ringgo


" Masa sihhh kamu ngak pernah Sama sekali ciuman kek, pelukan kek... kok aku ngak percaya ya??! hidup dimana si lo Ringgo... di hutan amazon, biar di hutan amazon juga paling Enggak kan pernah Lo ciuman ama singa kek... gajah kah "


" Ya udah kalo ngak percaya... terserah, masa lalu gua mending lo ngak tau dari pada lo tau ntar Lo malah pengen meluk gua lagi saking terhuranya " balas Ringgo


" Memangnya sesedih apa sih hidupmu.. kayaknya elu enak aja hidupnya?? ceritalah Goo daripada kita liatin bos in the hoy mulu.. kalo gua pengen kan malah susah nih " paksa Anton...melihat kedua bosnya masih asik bemesraan akhirnya Ringgopun bercerita


" Gua ini juga anak angkat juga seperti nyonya Melody, tapi nyonya Melody masih beruntung dapat orang tua yang benar-benar menyayanginya... sedangkan gue di kampung dapatnya bapak angkat yang kejam banget... kalo ngak nurut.. habis gua dipukulin sampe babak belur. Jangankan gue... ibu angkatku aja selalu dipukulin, Jadilah gue dari Kecil hanya bekerja dan bekerja di melaut.. mencari ikan..aku bahkan sekolah hanya sampai smp aja " cerita Ringgo


" Trus Kenapa kamu ngak Lari aja?? "


" Gua kasihan sama mama angkat gua... selalu dipukulin oleh bapak, kalau aku lari siapa yang akan melindunginya... ibu sangat baik padaku, Ia sering menjadi tameng menahan pukulan bapak waktu aku Kecil, itulah yang membuatku bertekad akan melindungi ibuku jika aku sudah besar "


" Terus Gimana...?? " tanya Anton penasaran

__ADS_1


" Hari itu... saat aku melaut, aku menolong seorang lelaki yang hampir tenggelam dan lelaki itu adalah tuan Moe, tuan Moe menawariku pekerjaan karena melihat kepiawaianku berenang. Kami pun Hari itu pulang ke rumahku.. maksudku Ingin izin pada ibuku, Namun saat aku pulang kulihat lagi-lagi bapak memukuli ibu sampai ibu berdarah-darah karena ibu menolah memberikan yang tabunganku untuk berjudi, aku langsung kalap... kupukul bapak sampai babakbelur, jika tuan Moe tak menghalangi bisa mati bapak hari itu. Akhirnya bapak masuk penjara dan ibu masuk rs. Tuan Moe membantuku mengobati ibu sampai ibu sembuh dan ia memboyong kami ke Jakarta sampai sekarang. Makanya semua gajiku kuberikan pada ibu, hidupku hanya untuk ibu... aku ngak pernah berfikir wanita sampai sekarang, entahlah mungkin aku takut nanti jika wanita yang kusuka tak menyukainya atau tak mau aku merawatnya... yang begitulah ton..hidup seorang Ringgo... " akhir kisahnya


" Hoa hoa.. hoa... sedih banget sih hidupmu sobatku hik hik hik, sini aku peluk ya " tangisnya Anton dan Ia benar-benar memeluk Ringgo sambil mewek


" Pletak... apaan sih kamu Ton, peluk-peluk segala.. ntar dikira orang gua homrxxxx lagi... Makanya gua udah bilang tadi ngak usah tau sama masalalu gua.. mewek kan.. Cih bodyguar apaan sih lo " omel Ringgo dan menjauhi Anton yang masih mewek


" Ringgo...!! hik hik hik aku malah di tinggal sih 😭😭 " teriaknya membuat orang di sekitarnya menoleh.. seorang lelaki pun mendekati Anton dan menepuk bahunya


" Kenapa kau sedih.. cintamu di tolak ya, sudah Jangan sedih.. bagaimana jika kau hangout denganku.. aku juga masih single " ucap pria tersebut sambil tersenyum, Anton langsung saja berlari menjauh dan menyusul Ringgo


" Kampret.. Kampret dasar bule gelo... masa cowok ke macho dan se ganteng gua dikiranya hombxxxx..ih amit amit " ucap Anton bergidik geli


" Bha ha ha... tuh apa kubilang " Ringgo ngakak melihat Anton yang wajahnya pucat pasi.


" Anton... kemari!! " panggil Samudra


" Siapp tuan!! " sahutnya


" Fotokan kami berdua !! " titahnya, Anton pun segera beraksi, mereka menghabiskan sore itu dengan berfoto dan berselfie ria


" Selamat datang kembali Sam... Mel, kalian senang di Banff ? sambut Nana


" Ya Nana.... senang sekali " jawab Sam dengan wajah sumringahnya.. Melody hanya bisa tersenyum dengan wajahnya yang sedikit pucat


" OMG... kasian sekali cucu menantuku, Sam... Sam tak bisakah Kau mengontrol sedikit hasratmu itu, lihatlah istrimu wajahnya sampai begitu pucat... " omel Nana lalu mengandeng Melody ke kamarnya


" Sudah kau istirahat di kamarku saja, agar Nanti malam kamu segar di depan karyawan suamimu " ucap Nana


" Nanaaa.... Jangan culik istriku, biar dia iatirahat di Kamar kami saja " protes Samudra menahan tangan istrinya


" Plak.... istrimu tak akan bisa tidur nyenyak di kamar kalian..."


" Mengapa tidak Nana ..?? "

__ADS_1


" Karena ada buaya daratan yang mencintainya, sudah sana kau urus persiapan acara malam ini, biar istrimu aku yang mengurusnya... Ayo sayang " titah Nana lalu menutup rapat Pintu kamarnya


" Nanaaa.... kembalikan istriku.. Nanaaa... " teriak Samudra namun sia-sia karena Nana yang menghiraukannya sama sekali


" Nana.. Apakah tidak apa-apa Mel tidur di sini, bagaimana jika ayang marah?? " tanya Melody


" Biarkan saja... Jangan terlalu kau turuti suami mu itu, bisa-bisa pingsan kamu nanti... sudah sekarang mandi dan istirahat, Nanti malam aku harus tampil segar ya "


" Baik Nana.... " jawab Melody dan melakukan semua perintah Nana dengan patuh.


Nana memandangi Melody yang tidur dengan nyenyak di ranjangnya...


" Syukurlah cucuku bertemu gadis sebaik dirimu Melody ...aku yakin kau adalah pendampingnya yang terbaik untuk Samudra... " ucap Nana dengan mata berkaca-kaca karena bahagia


🐔🐔🐔🐔


Waktu dinner telah tiba.... Melody telah memakai gaun indah dan selesai di makeup..ia nampak begitu cantik malam ini.


Rombongan karyawan sudah datang dan sedang di temani oleh Nana.


" Bagaimana.. kalian senang di Kanada?? " tanya Nana.. semua menjawab senang dengan serentak


" Baiklah kalau begitu Ayo kita ke ruang makan...!! " ajak Nana dengan ramah, semua pun berjalan mengikuti ester ke ruang makan.. sambil terkagum-kagum melihat isi mansion.


" Ayo silahkan duduk di mana kalian suka , kecuali 2 bangku itu ya...!!" titahnya.. semua menurut tanpa suara tak lama pelayan membawa makanan pembuka


" Silahkan di makan... Jangan malu-malu ya... sembari menunggu Sam datang " ucap Nana lagi


" Terimakasih nyonya...!! " jawab mereka serentak


See you next eps


Jangan lupa like komen dan vote

__ADS_1



__ADS_2