
" Sayang lagi dimana....??" lanjut Samudra
" Lagi mau makan malam sama mamah dan ibu " sahutnya singkat
" Habis makan jemput aku di kantor ya ..." pinta Sam... Melody terdiam ia lagi males ketemu suaminya itu...
" Ayang pulang Ama uncle Moe aja ya... Mel mau antar ibu dulu, Mel mau ketemu bapak " tolaknya halus....
" Sayang...ayolah aku rindu sekali padamu, kemari ya...ahhhh" ucapnya sambil memegang adiknya yang sudah benar-benar mengencang....
" Ngak...tit..." sahut Melody dan langsung mematikan panggilan Samudra....
" Apa...?? mengapa di matikan telfonku, mengapa dia seperti sedang marah padaku ?? apa yang terjadi ??? " tanya Samudra dalam hati, ia pun segera menelfon Anton yang kini sedang mengawal istrinya
" Hallo...selamat sore menjelang malam tuan !!" sahut Anton pada panggilan pertama
" Ada kejadian apa hari ini , mengapa istriku seperti nya kesal ??" selidik Samudra
" Semua baik-baik saja tuan, hanya saja tadi siang..nyonya muda ke kamar mandi dan me- chat saya agar saya menjemputnya ke dalam kamar mandi... jadi saya jemput, ternyata di dalam kamar mandi ada ....." sahut Anton lalu terdiam
" Ada apa..katakan yang jelas !! " bentak Samudra tak sabar
" Ada salah satu... wa ..wanita anda, kalau tak salah namanya nona Citra " lanjut Anton....Samudra kaget mendengarnya
" Apa dia melakukan sesuatu pada istriku ??"
" Sepertinya tidak secara fisik tuan, nyonya muda baik-baik saja tidak kurang suatu apapun... tapi entah apa yang dikatakan wanita anda, saya tak berani bertanya pada nyonya muda !!" sahut Anton
Brak.... Samudra memukul mejanya dengan kesal..
" Ini lah kurasa yang membuat perasaanku tak nyaman tadi pagi " ucapnya dalam hati
" Wanita anda..wanita anda...sejak kapan ia menjadi wanitaku, jaga mulutmu... Mengapa kau tak segera melaporkannya padaku ??π‘π‘" bentaknya lagi
" Rencananya saya akan melaporkannya jika bertemu anda tuan...maaf !!" ucap Anton takut
" Ya sudah....jaga dengan baik istriku, jika ia sampai terluka...kucincang kau π€π€" titahnya lagi
" Siappp tuan...!!" sahut Anton kencang mengagetkan rekan-rekan nya
" Moe.....Moeeeeee....!!!" teriak Samudra panik
" Ya tuan....!!" dalam sekejap Moe sudah sampai di depan Samudra
" Panggil Ryan dan Tika..kita rapat darurat... se..ka..rang...!!" titahnya dengan mata melotot, segera Moe keluar dan memberitahu Kartika yang baru saja bersiap pulang, lalu menelfon Ryan.
Ryan setengah berlari menuju ruangan Samudra
" Ada kondisi penting apa hingga tuan tiba-tiba mengadakan rapat darurat ??" sepanjang jalan ia bertanya-tanya
Tok..tok..tok....kletek
Tanpa dipersilahkan Ryan pun membuka pintu, nampak sudah ada Kartika..Moe ..dan tentunya big boss
__ADS_1
" Ada kejadian apa hingga kita rapat darurat bos ? apa ada bencana alam yang merugikan usaha kita, apa ada salah satu bangunan yang terbakar atau harga saham tuan melorot ??" cecar Ryan menebak semua kemungkinan sebab rapat darurat di adakan. Semua terdiam menunggu jawaban bos mereka yang sedang memijit kepalanya...setelah beberapa detik diam....
" Melody tadi siang bertemu Citra...." ucapnya sambil memandang ke arah ke 3 nya
Gubrak......ketiganya kaget mendengarnya, ternyata tak ada hubungannya sama sekali dengan kondisi perusahaan
" Astaga...tuan saya kira apa ??!!" sahut Ryan sambil menghembuskan nafas lega
" Jangan coba kau bernafas dengan lega Ryan...kau tau sekarang Melody jadi marah padaku, entah apa yang sudah dikatakan oleh Citra padanya...berikan aku solusi !!" ucapnya sambil menunjuk Ryan kesal
" Emangnya tuan belum bilang ..tentang kebiasaan tuan dulu sebelum bertemu Melody ??" tanya Ryan
" Sudah....bahkan tadi pagi sudah kutegaskan agar ia bisa menerima masa laluku dan ia mengerti "
" Terus kenapa nyonya Melody masih marah ??" tanya Moe
" Itulah yang kubingungkan... Tika carikan aku cara merayunya agar ngak marah lagi "
" Lho kok Tika ??" protes Kartika
" Karena kau sudah membuatkan aku ramuan malam Jum'at, dan jika tornadoku tak bisa masuk kandang malam ini apa ngak pingsan aku π€π€" omel Samudra
Ryan dan Moe yang mendengarnya hampir saja tertawa ngakak...
" Berani kalian tertawa.. kopotong gaji kalian 50% bulan ini dan ucapkan by by pada bonus kalian..π‘π‘" ucapnya serius membuat ketiganya terdiam
" Belikan perhiasan mahal tuan... sebagai hadiah pasti Mel senang " celetuk Tika
" Kau tau istriku ngak mata duitan !!" jawab Samudra membuat Kartika harus berfikir lebih keras lagi
" Ya Tuan....!!"
" Besok seharusnya aku ke Bandung mengurusi masalah pembangunan vila ku dan juga negosiasi dengan pemilik tanah yang ingin kubeli untuk Mall....tapi kau saja, aku tak bisa meninggalkan Melody saat genting seperti ini..bawa asistenmu . Selesaikan dengan baik dalam 2 hari, Senin kalian harus bekerja seperti biasa lagi..." titahnya lagi
" Baik tuan !!"
" Belikan ini aja tuan...lalu tuan minta maaf , pasti Melody ngak marah lagi deh... jamin " ucap Kartika sambil memperlihatkan foto coklat cucok mehong nan cantik di hp nya...Samudra tersenyum melihatnya, boleh juga usul sekretaris nya ini
" Baiklah...rapat bubar, Moe waktumu 24 jam dan kau Tika jangan jauh-jauh dari hp mu !!" titahnya
" Siappp.....!!" ketiganya pun bubar, Moe pun membawa Ringgo untuk menyelesaikan si ular keket
Kartika sudah memesankan coklat seperti di foto...tak tanggung-tanggung Samudra meminta all varian, setelah coklat nya tersedia...Samudra menelfon Anton dan menanyakan keberadaan istrinya
" Kami sedang berada di rumah orang tuanya nyonya Melody...tuan !!" jawab Anton
" Baik...kalian di sana saja, aku akan menyusul.!!" titahnya dengan semangat
" Tunggu aku sayangku....aku tak mau kehilanganmu, kau adalah jantungku...kehilanganmu sama saja dengan kematian bagiku " ucap Samudra lagi
πͺ΄πͺ΄πͺ΄πͺ΄
Melody sedang berbincang dengan Iwan di ruang tamu, sebenarnya Imah sudah melapor...sikap anaknya agak aneh setelah keluar dari toilet di spa...Imah meminta Iwan mengorek keterangan dari Melody....apa yang salah
__ADS_1
" Kau bertengkar dengan suamimu nak ?? " tanya Iwan setelah beberapa saat..Melody terkejut mendengar pertanyaan bapaknya....
" Enggak kok pak..." sahutnya sambil menunduk
" Kau tak bisa membohongi mata tua ini nak...bapak ibu sudah lama makan asam garam rumah tangga !!"
Melody terdiam....
" Mel....tadi siang ketemu sama salah satu pacarnya ayang, dia bilang dia itu pacar favoritnya ayang....gimana Mel ngak gedek coba, sakit pak hati Mell ππmana bodynya sexy banget..cantik banget, ngak kayak Mel kurus dan serba kecil gini " curhatnya...Iwan tersenyum mendengarnya
" Nak..itu semua masa lalu, bapak juga dulu seperti itu...percayalah..seorang playboy jika sudah bertobat ia akan sangat setia , sudah jangan marah lagi dengan suamimu...seharian dia sudah lelah bekerja , pasti maunya di manja sama istri nya ...bukannya di cemberutin , belajarlah menjadi wanita bijaksana nak " nasihatnya berlahan...Melody kembali terdiam
" Assalamualaikum....!!" terdengar suara Samudra di depan pintu
" Wa alaikum salam...Mel sambut suamimu !!" ucap Iwan...Melody pun mau tak mau menuruti Iwan...setidaknya di depan bapaknya ia harus menurut
Samudra tersenyum lebar melihat Melody menyambutnya .... hilang rasanya rasa lelahnya seketika
" Malam sayang....aku kangen banget... cup " di kecupnya kening Melody..Melody hanya tersenyum kecil
" Wah ada nak Samudra...ayo makan sama bapak sekalian, kalau ibu sama Mel sudah makan di luar tadi " sambut Imah..keduanya lalu makan malam di temani istri masing-masing
Selesai makan keduanya pamit pulang, Iwan kembali mewanti-wanti Melody agar tidak marah lagi pada suaminya... Melody hanya mengangguk
Di dalam mobil....
" Sayang... ini aku belikan kamu hadiah !!" ucapnya lalu memberikan salah satu kotak coklat dari paper bag...Melody memegangnya lalu membukanya...matanya melebar senang melihatnya, namun hanya sesaat...ia kemudian menutupnya lagi
" Kenapa...ngak suka ??"
" Mau nyogok Mel....huh... ngak mempan " sahut Melody masih tensi, Mel paham suaminya pasti sudah tau kejadian tadi siang
" Sayang...memangnya apa yang dikatakan Citra padamu ? jangan percaya padanya..." ucap Samudra
" Mel tidak percaya pada ucapannya....tapi Mel hanya percaya pada ini..." ucapnya sambil memberikan amplom coklat dari Citra tadi siang, berlahan Samudra membuka amplop tersebut dan isinya adalah foto kedekatannya dengan banyak wanita setelah perceraian nya dengan Naura.....dan jumlahnya berapa
..?? belasan saudara-saudara ππ, dari mana Citra mendapatkan semua ini ?? tanya Samudra dalam hati nampak keringat memejuhi keningnya segera
" Sayang...mereka semua masa laluku, masa di mana aku salah jalan...kan kau sudah kuberitahu dan katamu kau akan berlapang dada " protes Samudra...Mata Melody nanar menatap suami tampannya itu
" Iya... Mel janji akan berlapang dada...tapi dada Mel besarnya cuman segini, ngak sebesar lapangan bola
..dimana bisa bersabar menampung kesebelasan itu π‘π‘π‘ " ucapnya menghambur foto tadi ke pangkuan Samudra
Jederrrrrr.......hayo soang...masih mau lagi kamu π€£π€£π€£π€£
Wah kayaknya bakalan tidur di sofa malam ini kau soang
See you next eps
Jangan lupa untuk like komen dan vote nya
Dah dapet beginian masih ngak hilang marahnya ya..π€π€π€, aduh Mel...Thor aja seumur-umur belum pernah di belikan beginian Ama misua..π
__ADS_1