
Hari ini adalah hari yang di nanti-nanti oleh Melody, hari dimana Ia bisa belajar menari sepuasnya dan bu guru berjanji mereka akan berenang bersama. Dengan riang sambil setengah berlari Melody memasuki lift, tak sengaja Ia menubruk Ryan
" Ehh maaf tuan Ryan... Melody ngak liat he he " ucapnya sambil tersenyum manis
" Ngak papa cantik.. mau nubruk lagi juga boleh kok " jawab Ryan sambil mengedipkan matanya.. membuat Melody jadi mengamati mata Ryan
" Matanya Kenapa tuan...?? kelilipan " tanyanya membuat Ryan tertawa ngakak...
" Aduhhh lupa kalo kamu itu masih bocah ha ha ha " ucap Ryan Lagi... keduanya tertawa tanpa menyadari tatapan tajam dari Samudra
" Kok kayaknya happy banget pagi ini.. ntar malam mau malam mingguan ya " tanya Ryan lagi
" Iya dong... " sahut Melody..tambah membuat Samudra melotot
" Mau malam mingguan sama siapa ? mau nonton? " selidik Ryan kepo.. membuat Samudra ikut menajamkan kupingnya
" Ngak.. Mel mau berenang " sahutnya
" Berenang... sama cowok kamu? mending berenang sama aku saja " lanjut Ryan membuat Samudra menjadi panassssss
" Yey ngapain berenang ama cowok, malu atuh tuan buka aurat di depan cowok... Mel berenangnya sama bu guru kok.. wek " jawabnya dan langsung menghilang begitu pintu lift terbuka
" Sebegitu ngak ada gebetannya kamu Ryan.. sampe bocah begitu juga di rayu " ucap Samudra sambil melangkah melewatinya
" Bercanda saja tuan... tapi siapa tau nyangkut.. he he dapat daun muda , Lumayan " sahut Ryan asal
" Mau jadi fedofil kamu??? " ucap Samudra marah lalu membanting pintu ruangannya di wajah Ryan membuat Ryan kaget setengah mati...
" Ternyata tuan Samudra benar-benar marah, aku kan bercanda saja " ucapnya pada Moe... Moe hanya mengangkat kedua bahunya... sedangkan Kartika tertawa melihatnya
" Apa...?? senang kamu kalau aku di marahin!! " ucapnya melotot pada Kartika
" Kapok... wekkk ha ha hi hi... " balas Kartika senang
Samudra membanting tas nya ke Sembarang tempat, di bukanya jas nya dan di lempar begitu saja.. bahkan dasinya juga ditarik dari lehernya
" Pagi-pagi sudah bikin illfill saja tuh Ryan " omelnya sambil duduk di kursi kebesarannya
" Kartika... mana Kopiku!! " teriaknya melalui telfon di mejanya
__ADS_1
" Ya tuan.. itu Melody udah di depan pintu " sahut Kartika lalu menutup telfon tersebut.
" Mell... tunggu, hati-hati ya kamu di dalam, tuan Samudra Kayaknya lagi illfill tuh.. nanya kopi aja pake urat .." bisik Kartika pada Melody.. membuat Melody jadi gugup
" Aduhhhh.. mba.. doain Mel ya, Jangan sampe dipecat " ucap Mel pula
" Assalamu'alaikum " ucapnya pelan sambil membawa kopi Samudra, tak ada sahutan dari Samudra hanya matanya saja yang menatap tajam
" Ini kopinya tuan boss... " ucapnya lalu meletakkan kopi tersebut di depan Samudra tanpa berani menatap mata Elang Samudra yang sedang melotot
" Duh tuan bos.. pagi-pagi kesambet apa ya.. matanya melotot sampe mau keluar gitu... ya Allah tolong Baim Ehh Mell..dong. " doanya dalam hati. Melody melihat di lantai tergeletak jas dan dasi Samudra, Ia lalu memungutnya dan mengantungkannya di tiang gantungan dan mulailah ia membersihkan ruangan Samudra. Samudra menikmati kopinya sambil memandangi Melody yang asik bekerja
" Memangnya kamu mau berenang di mana dengan gurumu ? " tanyanya tiba-tiba
" Di rumahnya bu guru tuan... kolam renangnya kan baru jadi, jadi Mell bisa berenang sepuasnya " jawabnya
" Kamu suka banget ya berenang ?" tanyanya lagi
" He he iya... dulu waktu kecilkan di ajarin bapak berenang tapi di kali, sekarang sudah besar kata bapak ngak boleh Lagi berenang dikali... ntar Mel dikira ikan duyung lagi he he " ia menjawab dan tertawa sendiri
" Besok pagi jangan lupa... Nanti kalo datang minta tolong sama Moe untuk membukakan pintu dari luar, aku mungkin masih tidur.. Karena Hari ini jadwalku sangat padat sampai malam sekali " pesan Samudra
" Boleh aja... pasangkan dasiku *** !! " titahnya
" ***..apaan tuh tuan? "
" Singkatan dari cebol he he " Sahut Samudra membuat Melody keky
" Mel ngak bisa pasangkan dasi tuan " sahutnya kemudian.. membuat Samudra melotot...
" Jadi apa bisamu ??! " tanyanya kesal
" Ya bersih-bersih tuan namanya juga ob " sahut Melody
" Kemari.. Kau harus belajar, mana tau Nanti kamu bakalan memasangkan dasi setiap hari untuk suamimu " kekeh Samudra
" Ya amplop tuan... ob kayak Melody palingan ntar Jodohnya satpam kayak bapak bukan direktur " jawab Melody
" Cita-cita kok punya suami satpam, cita-cita itu punya suami bos kayak aku " olok Samudra
__ADS_1
" Ngak ah... Mel ngak mau punya suami kayak tuan bos "
" Kenapa memangnya...?? " tanya Samudra penasaran
" Tuan bos itu pemarahan... Melody ngak mau punya suami tukang marah " sahutnya tanpa dosa
" Kau berani mengatakan aku tukang marah?? " nada suara Samudra sudah naik
" He he ngak kok tuan bos... tuan bos kan orangnya baekkkk.. ganteng... tajir lagi, itu bos sebelah yang tukang marah " rayu Melody begitu menyadari kesalahannya..Samudra langsung senang mendengarnya
" Baiklah... aku akan memaafkanmu jika kau bisa memasangkan dasiku, jika tidak... ngek.. " ucap Samudra sambil menirunkan gaya tangan yang sedang menyembeleh leher.. membuat Melody menjadi ciut Seketika... uhhh Seyemmmm 😱😱
Melody segera membuka hp nya dan segera membuka tutorial memakaikan dasi..matanya memperhatikan dengan cermat. Ia lalu segera mengambil dasi Samudra dan mendatanginya di kursi
" Tuan duduk saja ya!! " perintahnya lalu mengangkat kerah kemeja Samudra dan menyelipkan dasi tersebut, jarinya mulai merangkai dasi tersebut seperti yang di ajarkan di tutorial tadi. Begitu selesai... Melody memandangi dasi tersebut..lalu tertawa sendiri
" Kenapa? " tanya Samudra
" Miring tuan he he... maaf, Mel ulang ya " jawabnya tertawa geli lalu mulai membongkar dasi tadi
" Trus Kenapa kau tertawa karena dasinya miring? " tanya Samudra lagi
" Soalnya Mel jadi ingat kata2 bapak.. kata bapak kalo masang apa-apa itu miring.. artinya otaknya juga miring.. berarti otak Mel Lagi miring dong kayak menara Pisa... " celotehnya cengegesan sambil tangannya terus berusaha membuat simpul dasi dengan benar
Samudra memandangibwajah cantik nan mungilnya di depannya itu... sayang kau masih terlalu Belia.. jika kau 5 atau bahkan 10 tahun lebih tua.. aku dengan senang hati membawamu ke atas ranjang... ucap Samudra dalam hati
" Yey... Mel bisa.. yes....yes.. yes.. " teriaknya tiba2 membuat kaget Samudra yang asik memandangi wajah serius Melody tadi
" Mission is complete " ucapnya pada Samudra, Samudra berdiri lalu melihatnya dikaca
" Gimana tuan boss...?? " tanyanya bangga
" Lumayan lah untuk pemula, besok kita ulang di apartemen! " ucapnya sambil tersenyum
Merasa mood nya sudah membaik, Samudra segera memanggil Ryan untuk memulai pekerjaan mereka yang akan sangat melelahkan hari ini. Kartika sedikit Merasa heran melihat tuan Samudra kembali normal setelah Melody keluar dari ruangannya...
" Hebat juga kau Melody... bisa menenangkan si big boss " puji Kartika dalam hati
See you next eps
__ADS_1
Jangan lupa like komen dan vote nya