Melodi I Love You

Melodi I Love You
18. Hari yang indah


__ADS_3

2 jam berlalu tanpa terasa, keringat membanjiri tubuh indah Melody... nafasnya juga ngos-ngosan.. selama bekerja beberapa bulan ini Melody sama sekali tak pernah menari ataupun berolah raga.


" Cukup Mel.. sudah 2 jam, kita sambung minggu depan. ayo kita ke balkon ibu sudah siapkan camilan dan minuman " ajak Sinta, Melody berjalan ke Balkon sambil me lap keringat di lehernya, keduanya berbincang sambil memakan camilan mereka. Sinta sangat menyukai Melody karena ia sangat menyenangkan dan lucu.


" Gimana keadaan di tempat kerjamu apakah menyenangkan?? " tanya Sinta


" Alhamdulillah bu... teman2 Mel baik semua, cuman tuan bos aja tuh... galak!! he he " sahutnya


" Ya namanya juga bos... dimana-mana memang galak " sahut Sinta


" Berarti suami ibu galak juga dong, kan bos juga....?? " tanya nya lagi


" Pengecualian untuk suami ibu ya.... orangnya kalemmm banget, pengertian makanya ibu sayanggg banget ama mas Budi, walaupun kami mungkin akan sulit memiliki keturunan ibu akan tetap setia " jawab Sinta


" Lho kok bisa bu? "


" Ya.. kami sudah sering periksa Mel... bibit ****** dari mas Budi yang bermasalah, yah jika kami mau punya keturunan kami harus ikut program bayi tabung.. tapi ibu sama mas Budi masih usaha normal dulu " jelas Sinta


" Oooo gitu ya bu... bu itu kolam renang, kapan bikinnya? terakhir Kemarikan belum jadi?? " teriak Melody kaget melihat kolam renang yang dulunya taman itu


" Itu juga kejutan buat kamu, minggu besok kita renang ya... kita beli dulu baju renangnya ntar sore "


" Horeee..... Mel bisa berenang sepuasnya ya bu.... " ucapnya senang sekali


" Ya tapi ada syaratnya " ucap Sinta


" Apaan bu syaratnya...?? "


" Setiap minggu kau harus belajar menari 3 jam.. belajar memasak juga belajar make up disini... malamnya baru kita berenang " ucap Sinta


" Mel kan sudah bisa memasak bu... belajar apa lagi?? " tanya Melody


" Mas Budi suka masakan luar Mel... jadi nanti kalo sudah mahir kamu yang masak he he... ibu males " jawab Sinta


" Terusss kalo belajar dandan buat apa bu..?? Mel kan cuman ob, bilang ibu bapak.. Mel malah ngak boleh dandan di kantor " tanyanya lagi


" Ya kalau bisa itu ngak ada salahnya Mel... siapa tau suatu saat kamu ngak jadi ob lagi.. jadi karyawan yang duduk di belakang meja.. kan kamu harus tampil cantik dan trendi.. mengerti!! " jelas Sinta lagi


" Ok bu... siapppp!! " ucap Melody sambil memberi hormat


" Ha ha ha Mel.. mel... kamu memang ngak berubah, masih aja lucu 😂😂" Sinta ngakak melihat tingkah Melody

__ADS_1


Setelah mandi dan berganti pakaian Melody dan Sinta ke supermarket untuk berbelanja


" Mel.. ingatin yah yang kita beli ini untuk membuat makan malam kita, biar kamu bisa bikin masakan luar negri " ucap Sinta didalam mobil


" ya bu Siapp.... ibu enak yah dulu kuliahnya di luar negri jadi pinter masak masakan luar negri " ucap Melody


" Yah namanya sayang sama suami.. ibu terus belajar, ibu belajar masaknya bukan diluar negri lho malah setelah nikah sama suami ibu... mertua ibu ajarin semua makanan kesukaan mas Budi " jelas Sinta... Sinta berhenti di toko olahraga.. mereka kemudian masuk ke toko olga untuk membeli baju renang.


Melody memilih baju renang yang lebih tertutup daripada Sinta, walaupun Sinta menjelaskan tak akan ada yang melihat mereka berenang... Melody tak berani terlalu terbuka karena ingat nasehatin kedua orang tuanya.


Saat Melody hendak membayar.. Sinta melarangnya


" Udah biar ibu yang bayar.. anggap saja sebagai terimakasih ibu karena kamu sudah mau menemani ibu " cegah Sinta


" Makasih ya bu... 😍😍" ucapnya senang


Sesampainya di kediaman Sinta, mereka pun memasak bersama di dapur. Sinta mengajari Melody memasak steak untuk makan malam mereka.


" Ternyata memasak steak bumbunya tidak serumit masakan kita ya bu... apalagi sayurannya cuman di panggang atau di rebus aja " ucap Melody seusai memasak


" Yupp benar sekali.. Mell.. mudahkan, nah sekarang ibu ajari seputar table manner" ucap Sinta


" Table manner adalah etika dan sikap di meja makan Mel... dan itu sangat penting saat kita menghadiri acara-acara formal. Dengan memiliki etika dan sikap yang baik di meja makan merupakan bentuk penghormatan terhadap tuan rumah " jelas Sinta


" Oo begitu ya bu.. seperti di film2 itu ya bu, mereka makan memakai garpu dan pisau.. jarang pake sendok seperti kita di sini, apalagi Mel ama bapak ibu kalau makan cakardut aja he he " sahut Melody sambil membuat tangan kanannya seperti cakar harimau


" Ha ha ha.... Mel.. Mel memang paling nikmat itu makan pake tangan... ibu juga doyannya makan pake tangan langsung ha ha, tapi table manner ini perlu juga untuk kau kuasai Mel, walau menjadi ob kau kan tetap saja judulnya kerja di kantor... suatu saat yang namanya kantor pasti akan mengadakan jamuan makan "


" Iya bu... bulan depan perusahaan tempat Mel kerja kan mau ulang tahun bu... siapa tau kami karyawannya di traktir makan di restoran he he "


Dengan semangat Melody pun belajar table manner dengan Sinta.


" Kau memang anak yang cerdas Mel... sebentar saja sudah bisa... masaknya bisa... cara makan nya bisa, uhhh ibu senenggg banget punya murid pintar seperti kamu " puji Sinta


" Ahh ibu bisa aja.... Mel jadi malu.. jadi pengen ngumpet deh di bawah kasur ha ha ha " ucap Mel dengan wajah memerah karena mendapat pujian dari gurunya


" Ha ha ha... Mel.. Mel ada ada aja kamu, sudah sekarang kamu cuci piringnya dulu ya.. ibu mau nelfon mas Budi dulu. Nanti kalau selesai cuci piring Mel langsung naik ke kamar ibu ya " titah Sinta


" Ocre bu guru cantik... " sahutnya lalu langsung membersihkan dapur bu Sinta sampai mengkilat.


Selesai dengan pekerjaan dapurnya Melody hendak ke kamar Sinta, namun tiba2 hp nya berbunyi. Melody kemudian mengambil hp nya dan melihat siapa yang menelfonnya .

__ADS_1


" Pria paling keren??? siapa ya..apa pak Presiden?? " tanyanya lalu dengan ragu ia menekan tombol hijau


" Hallo... Assalamu alaikum , maaf ini siapa ya... pria paling keren, pak Jokowi? " sapa Melody


" Wa alaikum salam... Jokowi Jokowi... ini Samudra bos mu yang paling keren!! " suara Macho Samudra terdengar membahana di dapur karena Melody me-Speaker HP nya


" Eh tuan boss he he kirain pak Jokowi mau kasih sepeda he he " sahutnya tersipu malu


" Sepeda terus.. apa yang ada di otakmu cuman sepeda?? " tanya Samudra kesal


" Ngak tuan bos.. banyak kok yang lain yang ada di otak Mel.. ngak cuman sepeda, Oh ya kenapa tuan bos telfon? " tanya Melody


" Aku sudah chat alamat apartemenku dari tadi, tapi kau tak juga membacanya..apa yang sedang kau kerjakan?? pacaran ya??!! jalan sama cowok " tanya Samudra esmosi 😅😅


" Ihh tuan boss sudah dibilang Mel ngak punya pacar dan ngak niat pacaran... ini Mel. masih di rumah gurunya Mell.... Mel belajar tuan bos " sahutnya sambil memonyongkan bibirnya


" Belajar apaan memangnya kamu? " tanya Samudra


" Mel belajar memasak sama table manner tuan bos... kata bu guru itu penting " jawabnya lagi


" Hemm begitu ya... ya sudah jangan lupa besok jam.... "


" Jam 09.00 Mel harus sudah sampai di depan rumah tuan boss... Mel ingat tuan... " potongnya


" Apartemen dol... bukan rumah!! "


" Iya iya deh ...apartemen, ya udah tuan bos... Mel ditunggu ama gurunya Mell.. assalamualaikum tit.. " ucapnya lalu mematikan panggilan Samudra


" Asemmm nih si cendol... berani2nya dia mematikan telfon dariku, awas besok kau..... " omel Samudra lalu melempar HP nya ke sembarang arah


" Ahh tuan bos menganggu aja, hari mel yang indah ini.... " omelnya sambil berlari ke kamar Sinta


Ocre sampai disini dulu ya


Besok kita sambung lagi


See you bye bye


Mau lihat masakannya bu Sinta dan Mel... silahkan... 😊😊


__ADS_1


__ADS_2