
Flassback on
Akhirnya Melody bisa keluar dari ruangan Samudra dengan selamat. Kartika dan Joko semenjak tadi sudah bolak balik resah... takut jika terjadi sesuatu pada Melody.
Kletek.....
Melody keluar sambil menyeret peralatan tempurnya
" Mel... kamu ngak papa kan?? " tanya Kartika
" Iya mba.. Mel baik-baik saja cuma Mel dapat pr dari tuan bos " jawabnya
" Pr.....??? " beo Kartika dan Joko bersamaan
" Iya... ini.. Mel disuruh baca ini besok mau di tanya-tanya sama tuan bos " jelasnya sambil memperlihatkan majalah yang di beri Samudra tadi
" OMG.. OMG.. OMG.. beruntung banget kamu Mel... majalah ini kan belum beredar di pasaran, 2 hari Lagi baru louncing dan kamu sudah membacanya... hebat... " ucap Kartika heboh
" Gitu ya mba... he he Mel ngak ngerti " sahutnya santui
Tak lama telfon Joko berbunyi
" Ya tuan ada yang bisa saya bantu?? " tanya Joko melihat siapa yang menelfonnya
" Suruh Melody membersihkan kaca di luar ruanganku sekarang!! " titah di sebrang sana
" Baik tuan..., Mel... segera bersihkan kaca besar di balkon!! " ucap Joko meneruskan titah Samudra
" Siap.... Mel meluncur.... " ucapnya sambil langsung beraksi tanpa curiga
" Mel.. majalahnya mba pinjem dulu ya!! " teriak Kartika
" Ya mba...!!! "
Flassback off
Kini Melody sedang asik nemplok di kaca dan membersihkan kaca dengan riang... Samudra terus memandanginya dari dalam ruangan. Ngak pake lama.. hal yang ditunggu Samudra pun terjadi. Melody mulai melihat ke arah kaca sambil melatih A I U E O nya
Samudra kembali tertawa terbahak-bahak melihat wajah lucu Melody
" OMG mengapa bocah itu sangat lucu sih... ha ha ha hi hi " air matanya sampai keluar, namun keasikannya tak bertahanlah lama... hp nya kembali berdering
__ADS_1
" Ya adik jelekku.. ada apa kau mengangguku di jam kerja ? " sapanya
" iya.. iya.. kita bagaikan langit dan bumi, ngak usah diingatin terus juga kali..hadehhh " omel adiknya
" Katakan Ada apa.?? "
" Kakak malam ini masih pulang ke sini kan?? " tanya Sandra
" Kenapa memangnya?? " tanya Samudra waspada, biasanya juga Sandra begitu pasti keluarganya mau mengenalkan seorang wanita padanya
" Ngak nanya doang... galak ama sih " protes Sandra
" Jawabannya ngak tau.. tit... " Samudra langsung memutus panggilan adiknya, Ia kembali hendak melihat Melody namun Melody sudah menghilang
" Bos.. saat nya rapat membahas ulang tahun perusahaan " ucap Ryan mengingatkannya
" Ayo... " Samudra pun berdiri, keduanya lalu keluar ruangan rapat di lantai 10, Karena peserta rapat banyak maka memakai ruangan yang lebih besar
Rapat berlangsung beberapa jam, hasil rapat sudah deal.. beberapa Kegiatan akan di gelar dalam rangka ulang tahun PT. Samudra
Hari sudah sore... Melody dan Joko pun berganti pakaian kembali, baju dinas mereka tak pernah di bawa pulang karena tinggal di masukkan ke kotak Loundry dan akan di Loundry oleh bagian Loundry.
pengawal lalu menekan tombol naik, hingga lift bergerak kembali ke atas.
Melody yang asik membaca majalah dari Samudra pun tak menyadari jika bosnya yang masuk ke dalam lift.
" Samudra Adinata Erlan.. Duda Keren blesteran America - Indonesia ini masuk dalam top ten pengusaha muda Asia... " bacanya lumayan terdengar ,otomatis membuat Samudra cs langsung menengok ke arah suara
" Masa sih keren ya pak Joko.. tuan boss itu?? " tanyanya pada Joko, glek.. Joko langsung panik mendengar pertanyaan Melody sedangkan bigbos nya ada di dalam situ.
" Ya iyalah Mel... " jawab Joko gugup
" Ngak lah... masih Keren juga idola aku he he " jawab Melody membuat Samudra langsung melotot, sedangkan Joko langsung pucat
" Me.. memangnya siapa idolamu Mel...Bts...?? " tanya Joko
" Bts... no no no.. idola Mel itu..bapak Joko.Widodo... president kita, dia itu orangnya humble.. bersahaja juga sederhana dan dermawan.. Pokoknya Mel suka.. kalau nanti ketemu.... Mel mau minta sepeda.... un.... " belum kelar lagi ucapannya Melosy
" Bha hahahhahahah ...minta sepeda ha ha ha " Samudra yang semula hendak marah langsung tertawa geli mendengar celotehan Melody... Bukan main terkejutnya Melody begitu menyadari siapa yang tadi masuk ke dalam lift. Matanya yang sedikit sipit itu langsung membulat... Ia pun langsung menutupi wajahnya dengan majalah di tangannya dan bersembunyi di belakang Joko
" Pak Joko kok ngak bilang sih... tuan bos nya ada di sini !! " bisiknya pelan
__ADS_1
" Ya salah siapa juga..kamu ngak liat-liat... asik membaca saja " jawab Joko Sambil tersenyum takut ke arah Samudra cs
Bunyi Lift menyelamatkan Melody.. pintu lift pun terbuka, Ryan dan para pengawal langsung keluar... sedangkan Samudra menghadap ke arah Melody dan menarik majalah yang menutupi wajah Melody... begitu majalahnya lepas... Melody langsung. tersenyum sambil cengegesan
" Sore tuan boss... tuan boss Keren juga kok no 2 setelah Pak Jokowi he he " ucap nya sambil mengangkat 2 jarinya... ✌✌
" Urusan kita belum selesai bocah... " ucapnya sambil mencoel kening Melody lalu keluar dari lift... dan pintu lift pun tertutup kembali
" Mampus dah kali ini... ta Allah Jangan pecat Mel ya hua... hua... hua... " ucapnya panik sambil duduk delosor di lantai... Joko hanya bisa mengelengkan kepalanya melihat tingkah Melody
Samudra melanjutkan tawanya Sekeluarnya dari lift....
" Ha ha ha.... aduh sampai sakit perutku... minta sepeda ha ha ha bocah... bocah.... oh ya Ryan... tambahkan catatan di puncak acara aku akan membagikan 10 sepeda bagi yang beruntung... ha ha ha " ucapnya
Para pengawal saling pandang... selama-lamanya mendampingi Samudra selama 3 tahun setelah perceraian nya rasanya baru kali ini bos mereka itu tertawa lepas seperti sekarang ini.
" Baiklah tuan.. saya kerjakan, apakah tuan langsung pulang ?? " tanya Ryan
" Tidak... aku ada janji dengan Budi... sahabatku, aku akan makan malam dengan Budi dan istrinya " jawabnya. Samudra malas pulang cepat karena gelagat Sandra yang menanyakannya makam malam dirumah apa tidak... pasti keluarganya kembali mengundangnya salah satu keluarga Kaya relasi mereka beserta anak gadis mereka...
" Huffff membosankan " ucapnya dalam hati.
Samudra lanjut menyelesaikan pekerjaannya di kantornya bersama Ryan, menjelang malam ia pun mandi dan berganti pakaian di kantornya.
Di perjalanan ....
" Tuan... apa tuan mau ke hotel setelah ini, mau saya siapkan teman?? " tanya Ryan...Samudra diam menimbang
" Tidak... Nanti aku pulang ke apartemen saja...aku sedang tidak Ingin di temani " ucapnya... entah mengapa beberapa Hari ini Ia tak ada hasrat untuk pelepasan... mungkin Karena hatinya sedang senang.
" Apa senang...?? apa yang membuat hatiku senang?? apakah karena bocah itu yang selalu membuatku terhibur...dan tertawa ?? tidak mungkin " pikiran Samudra berkelana sendiri mempertanyakan apa yang membuatnya merasa senang???
" Tuan... tuan... kita sudah sampai " panggilan Ryan membangunkan Samudra dari lamunannya
" Hemmm " sahutnya lalu Ia pun keluar menuju restoran tempat janjinya dengan Budi.
See you next eps
Jangan lupa like komen dan vote
Penasaran dengan Penampakan Melody... ??? ikuti terus novel ini
__ADS_1