Melodi I Love You

Melodi I Love You
174. Rupa-Rupa


__ADS_3

" Eh non... kaget saya, maaf sebentar " ucap Ringgo lalu berdiri mengambil kaosnya dan memakainya dan kembali mengendong Amira


" Non kok ke sini ?? " tanya Ringgo


" ya gimana enggak kesini go, ini si Amira dari pagi sampai sore nangis aja nyariin kamu " sahut Sandra membuat Ringgo tersenyum sedih sambil memandangi Amira


" Lho ini kenapa lengan Amira kok merah kebiruan ... kayak memar gitu non ??" tanya Ringgo melihat kulit Amira yang berwarna seperti bekas cubitan


" Itulah papanya, aku tadi sampai bertengkar hebat dengan papanya Amira. Karena Amira menangis terus sambil memanggil papa go go papa Gogo, akhirnya Mas enggak sabar dia pun mencubit Amira " lapor Sandra membuat wajah Ringgo mengeras


" Papa macam apa dia, anak sendiri kok malah disakitin kasihan kamu Amira " ucap Ringgo dalam hati


" Hemm kasian banget my princess... sini om Gogo obatin ya " ucap Ringgo lalu berdiri sambil mengendong Amira menuju kotak obat, dengan telaten Ringgo mengoleskan obat memar pada lengan Amira


" Sakit ??" tanyanya...


" Iya... atit pa, papa Gogo alan-alan !!" ajak Amira


" Jalan kemana ?? "


" Alan main unga " sahutnya begitu serius


" Oh Amira mau ke taman... tapi di sini ngak ada taman sayang, Amira pulang aja sama mami ya... di mansion Amira kan banyak taman !!" bujuk Ringgo


" No no no.... alan ama papa Gogo...hik.hik hik " kekehnya sudah mulai menangis lagi


" Kamu kira Go.. kami semua sudah membujuknya... Oma opanya aja ngak mempan , Ya Tuhan cape banget aku Go seharian gendong Amira " keluh Sandra lalu berebah di ranjang Ringgo


" Lho non... jangan berebah di situ kotor bekas keringat saya, non ke kamar tamu aja ... sini sa..."


" Sudah aku cape...!! biar aja kotor kek bau kek, sudah kamu cepat mandi... tuh Amira nungguin minta jalan ke taman 😤😡😡 " omel Sandra seperti biasa... Ringgo tak bisa mengelak lagi


" Ya udah saya mandi dulu, non tunggu di bawah aja ya...kelamaan di sini ngak enak sama bos Moe " pinta Ringgo lalu menyerahkan Amira pada Sandra


" Ya udah cepat ya...ngak pake lama !!" Sandra lalu mengendong Amira sambil berjalan menuju ke luar...

__ADS_1


" Mami... mimi !!" pinta Amira , akhirnya Sandra ngak jadi keluar dari kamar Ringgo ia balik ke ranjang dan menyusui Amira sambil berebah... ia merasa benar-benar letih, Sandra berbaring sambil melemaskan otot-ototnya yang kaku dan kencang.


Ringgo mandi dengan cepat , ia merasa ngak enak kalau Sandra menunggu lama... sambil melilitkan handuk ke pinggangnya Ringgo keluar dan membuka lemarinya untuk mencari pakaiannya. Ringgo mengambil CD nya dan baru saja hendak memakainya...


" Papa Gogo...ngak pake aju.. malu" terdengar suara cadel Amira kembali sangat mengagetkan Ringgo, ia pun melihat ke arah suara yaitu dari ranjangnya


" Astaga... non kok masuk disini " ucapnya kaget lalu menyembunyikan CD nya ke belakang tubuhnya... wajahnya memerah seperti ketahuan mencontek oleh guru BP 🤣🤣🤣 melihat Sandra yang tertidur di ranjangnya dengan pabrik yang terbuka karena Amira baru saja Mimi


" Ya Tuhan.... cobaan apa lagi ini... astaga....😰😰 " jerit Ringgo tertahan... Untung saja Sandra tertidur... kalau tidak... hallooo mau di taruh di mana mukanya karena benar2 hanya memakai handuk mini saat ini , dengan cepat Ringgo kembali ke kamar mandi sambil membawa pakaiannya.


Begitu Ringgo menutup pintu kamar mandi... Sandra langsung membuka matanya... ia dan Amira terkekeh geli, rupanya Sandra hanya pura-pura tidur saja tadi, matanya melihat dengan jelas lekuk tubuh sexy Ringgo


" Asemm... asemmm kok bentar banget sih Go kasih bonus cuci matanya ha ha ha " ucapnya lalu mengangkat Amira turun kembali ke bawah di mana Moe dan istri sedang duduk di ruang tengah menunggunya


" Lho Ringgo nya mana ?" tanya Istri Moe


" Masih mandi Bu... uncle Moe.. Amira minta jalan ke taman, dimana taman terdekat uncle ??" tanya Sandra


" Tak jauh dari sini kan TMII non, bawa ke sana aja.." usul istri Moe


" Ngak usah uncle Moe... biar kami pergi bertiga saja, Sandra ngak mau terlalu mencolok " tolak Sandra


" Maaf non... ini sudah peraturan , Amira adalah cucu satu-satunya keluarga Erlan, tak mungkin saya membiarkan hal tersebut " tolak Moe... Sandra hanya bisa menghembuskan nafas rada kesal


" Itulah mengapa saya menugaskan Ringgo menjaga Amira, karena Ringgo punya kinerja yang baik... dan saya hanya percaya pada Ringgo untuk menjaga nona dan Amira " jelas Moe lagi... tak lama terdengar suara kaki menuruni tangga... Ringgo sudah selesai berpakaian.. Sandra tertegun sejenak melihat Ringgo yang terlihat begitu tampan dengan baju hitamnya.


" Papa Gogo... itut..." ucap Amira begitu melihat Ringgo... Ringgo mengangkat Amira dari pangkuan maminya dan mengendongnya ke atas kepalanya membuat Amira tertawa senang


" Acik...tinggi...holee " ucapnya senang


" Ringgo bawa nona dan Amira ke TMII, tenang saja.. team pengamanan akan membayangi kalian.. jaga mereka dengan baik, aku harus kembali mengawal tuan melihat tempat resepsi " titah Moe


" Baik boss... Mama Ringgo pergi dulu " pamit Ringgo, ketiganya lalu masuk ke mobil. Semula Ringgo hendak duduk di samping supir namun karena Amira menangis akhirnya merekapun duduk bertiga di kursi belakang.


" Go.. tolong pangku Amira ya... aku sangat mengantuk " pinta Sandra...

__ADS_1


" Iya non " sahut Ringgo lalu mengambil Amira dan memangkunya, Sandra yang mengantuk memeluk sebelah lengan Ringgo dan menyenderinya sebagai bantal...


" Non.. ja..."


" Diam... jangan cerewet aku perlu bantal... tutup kacanya !!" titah Sandra semaunya .... supir dengan cepat menutup kaca pemisah dari pada kena omel sama nona besar. Tak cukup sampai di situ... sebelah kaki Sandra naik ke paha Ringgo membuat pahanya seperti guling, Ringgo hanya bisa menarik nafas panjang sambil meringis... gimana ngak pabrik Sandra menempel di lengannya seperti itu.. namun apa daya ia tak bisa berkutik


Mata Ringgo menatap kedua wanita cantik di dekatnya... seorang anak nan cantik mengemaskan dan wanita nan sexy nya kebangetan... ia sedikit berkhayal, seandainya saat ini keduanya adalah anak dan istrinya betapa bahagianya...


" Papa Gogo... iya antuk uga " lapor Amira mengucek matanya


" Ya sudah... bobo sini di dada om Gogo " ucap Ringgo


" no no.. papa Gogo !!"


" Om..."


" papa papa papaaa 😡😡😡" sahut Amira ngotot.. membuat Ringgo terkekeh karena mimik Amira persis seperti Sandra jika marah


" Ya sudah papa... sini bobo di dada papa Gogo !!" akhirnya Ringgo mengalah dan membawa Amira ke pelukannya


Sandra yang sebenarnya hanya rupa-rupa mengantuk...tersenyum mendengar perbincangan keduanya


" Mas seandainya kau sehangat ini pada Amira...😭😭😥😥" keluh Sandra dalam hati sambil mengeratkan pelukannya pada Ringgo, hidungnya mengendus wangi tubuh Ringgo... ia menyukai wangi tubuh Ringgo 😜😜


Ringgo yang merasa kesulitan bergerak pun menoleh ke arah Sandra


" Non... non sudah tidur belum, saya susah bergerak non... longgarin dikit dong pegangannya !!" bisiknya namun kembali Sandra rupa-rupa tak mendengarnya


Jiahhh Sandra.... ingat misua di rumah , main peluk-peluk aja... kasian perjaka Ting tong itu, ntar jantungan lagi kamu kekepin kayak gitu 🤣🤣🤣


ocre see you next eps guesss


bonus penampakan papa Gogo


__ADS_1


__ADS_2